Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M

1.493 karya publik ditemukan.

2026: 982025: 2552024: 532023: 3282022: 3212021: 1192020: 142019: 642018: 2002017: 22016: 12014: 12005: 12004: 1

PERBEDAAN PENGELOLAAN OBAT SEBELUM DAN SAAT PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS PURASEDA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pandemi COVID-19 memberikan dampak pada jumlah kunjungan pasien ke Puskesmas Puraseda karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan adanya himbauan untuk masyarakat yang sakit dengan kondisi ringan agar tidak pergi ke fasilitas kesehatan untuk mengurangi risiko penularan, sehingga mempengaruhi kunjungan pasien ke Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan dari pandemi COVID-19 terhadap pengelolaan obat di Puskesmas Puraseda. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan pendekatan restrospektif terhadap pengelolaan obat dari segi pengendalian dan evaluasi obat rusak/kadaluwarsa sebelum dan saat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukan adanya penurunan kunjungan pasien sebesar 12,54%, persediaan obat berdasarkan jumlah obat mengalami penurunan sebesar 7,44% dan berdasarkan item obat mengalami kenaikan sebesar 2,12%, pemakaian obat berdasarkan jumlah obat dan item obat mengalami kenaikan sebesar 9,1 % dan 5,88%. Persentase obat rusak/kadaluwarsa pada tahun 2019 yaitu 1,1% dan pada tahun 2020 yaitu 13,38%. Kesimpulanya yaitu adanya perbedaan pengelolaan obat sebelum dan saat pandemi COVID-19 di Puskesmas Puraseda.

ISOLASI DAN AKTIVITAS PENGHAMBATAN ENZIM α-GLUKOSIDASE EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana Bertoni)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes merupakan suatu penyakit kronis dengan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dikarenakan kelainan sekresi insulin, kerja insulin maupun keduanya. Terapi yang dapat digunakan untuk mengendalikan kadar glukosa dalam darah salah satunya dengan penghambatan aktivitas enzim α-glukosidase sehingga dapat menunda penyerapan glukosa dan mengurangi peningkatan kadar glukosa darah. Penggunaan bahan alam yang telah lama digunakan dan mempunyai potensi sebagai antidiabetes adalah daun stevia (Stevia rebaudiana Bertoni). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak etil asetat daun stevia dan isolat yang diperoleh yang memiliki potensi sebagai penghambat enzim α-glukosidase. Tahapan penelitian yang dilakukan meliputi pengujian aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase dari ekstrak etil asetatsecara in vitro, kemudian dilakukan proses isolasi dengan metode kromatografi yang dipandu dengan penentuan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dari hasil partisi memiliki aktivitas sebesar 43,43 ppm sedangkan isolat fraksi etil asetat dari hasil kromatografi sebesar 39,42 ppm dan keduanya termasuk kedalam kategori aktif. Hal ini menunjukkan bahwa isolat fraksi etil asetat daun stevia dari hasil kromatografi memiliki aktivitas yang lebih baik dan berpotensi aktif dalam menghambat enzim α-glukosidase dibandingkan dengan ekstrak etil asetat dari hasil partisi.

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN OPERASI SESAR (SECTIO CAESAREA) MENURUT METODE GYSSENS DI RSUD DEPOK

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Operasi Sesar (Sectio caesarea) adalah proses persalinan janin dengan cara buatan, proses persalinan ini melalui insisi pada dinding abdomen. Resiko operasi sesar bagi ibu sering terjadi, contoh resiko yang sering terjadi seperti pendarahan, nyeri dan infeksi. Infeksi luka operasi perlu diatasi dengan pemberian antibiotik profilaksis yang rasional.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil pengobatan dan evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien operasi sesar (Sectio caesarea) menurut metode Gyssens di RSUD Depok periode Oktober sampai Desember 2021 dengan melihat kriteria tepat indikasi,tepat pasien, tepat obat, tepat dosis, tepat waktu pemberian, tepat interval pemberian dan tepat lama pemberian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif dan dianalisis secara alur Gyssens. Dari sampel 62 pasien operasi sesar dianalisis rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis sesuai dengan pedoman Kementrian Kesehatan tahun 2011 dan The American Society of Health-System Pharmacists tahun 2013. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien operasi sesar di RSUD Depok berdasarkan usia paling banyak pada rentang usia 26-35 tahun kategori dewasa awal 42%, Indeks Massa Tubuh yaitu obesitas 53%, penyakit Penyerta terbanyak seperti hipertensi sebesar 18%. Penggunaan Antibiotik Profilaksis paling banyak ceftriaxone dosis tunggal sebesar 90%, penggunaan obat kombinasi ceftriaxone + metronidazole sebesar 7% dan kombinasi ceftriaxone + gentamicine sebesar 3%. Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis berdasarkan Metode Gyssens didapatkan berhenti di Kategori IV D sebanyak 56 pasien, Kategori IV B sebanyak 6 pasien.

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN ATAS AKUT (ISPaA) ANAK DI INSTALASI RAWAT JALAN RS UMMI BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

ISPA merupakan salah satu penyakit utama yang mendapat perawatan rawat jalan di fasilitas pelayanan kesehatan. Antibiotik merupakan golongan obat yang paling banyak digunakan untuk mengatasi infeksi ini. Antibiotik hendaknya digunakan secara rasional karena mempunyai dampak yang besar, salah satunya yaitu terjadinya resistensi bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif retrospektif, menggunakan rekam medis dan resep pasien rawat jalan penderita ISPA yang menerima antibiotik di RS UMMI Bogor selama periode Juli-November 2021. Data yang diambil meliputi identitas pasien, diagnosis, antibiotik, dan dosis yang digunakan. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 69 pasien yang paling banyak menderita ISPA berdasarkan jenis kelamin adalah pasien laki-laki (57%), berdasarkan usia adalah anak 0-5 tahun (77%). Golongan antibiotik yang paling sering diresepkan adalah golongan sefalosporin yaitu cefixime (71%). Evaluasi penggunaan antibiotik berdasarkan pedoman Pharmaceutical care 2005 meliputi kriteria tepat indikasi (100%), tepat dosis (87%), tepat frekuensi (97%), dan tepat lama pemberian (96%).

TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RSUD R. SYAMSUDIN, S.H SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien. Berdasarkan data keluhan pasien rawat inap salah satunya adalah sikap pegawai yang kurang ramah serta informasi yang diterima oleh pasien/keluarga pasien yang kurang lengkap, dan pelayanan apoteker yang terkesan lambat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD Syamsudin S.H Sukabumi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat prospektif. Data Penelitian diambil dari data primer berupa kuesioner responden, dengan periode Juni-Juli 2022. Sampel yang diambil sebanyak 95 responden. Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD R. Syamsudin, S.H Sukabumi untuk dimensi berwujud memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval 3.18, dimensi daya tanggap memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval sebesar 3.12, dimensi kepastian memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval sebesar 3.07, dimensi empati memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval sebesar 3.06 dan dimensi kehandalan memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval sebesar 3.13.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA NIFEDIPIN DENGAN PROGESTERON UNTUK MENCEGAH KELAHIRAN PREMATUR PADA IBU HAMIL

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nifedipin selama ini telah menjadi agen tokolitik dalam prosedur mempertahankan bayi lahir prematur dan Progesteron untuk pemeliharaan kehamilan, yang sering terjadi pada awal kehamilan karena rendahnya kadar Progesteron diduga dapat menyebabkan terjadinya kelahiran prematur. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien, gambaran penggunaan Nifedipin dan Progesteron serta perbandingan efektivitas antara Nifedipin dengan Progesteron untuk mencegah kelahiran prematur pada ibu hamil di RSIA Assalam Cibinong Bogor. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan mengambil data secara retrospektif dari lembar resep dan rekam medis pasien berdasarkan kriteria inklusi. Hasil penelitian yang dilakukan di rumah sakit pada bulan Januari-Agustus 2019 diperoleh 201 sampel, jumlah pasien yang mendapat nifedipin dan progesteron paling banyak pada usia 20-35 tahun sebanyak 169 pasien (84,1%), jumlah usia kehamilan pasien paling banyak pada usia trimester 1 sebanyak 90 pasien (44,8%) dengan penggunaan obat nifedipin sebagai agen tokolitik sebanyak 69 sampel (34,3%). Berdasarkan hasil analisis dengan uji Mann Whitney dengan nilai P-value 0,00 dapat disimpulkan terdapat perbedaan efektifitas antara nifedipin dengan progeteron untuk mencegah kelahiran prematur pada ibu hamil.

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH SESAR (SECTIO CAESAREA) DI RUMAH SAKIT PMI BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Section caesarea adalah upaya mengeluarkan janin melalui pembedahan pada dinding abdomen dan uterus yang beresiko tinggi terjadinya infeksi. Infeksi luka operasi adalah kondisi yang dipicu oleh bakteri yang masuk saat atau setelah proses operasi. Antibiotik profilaksis adalah antibiotik yang diberikan sebelum pasien memasuki ruang operasi yang bertujuan untuk mengurangi resiko infeksi yang berhubungan dengan komplikasi dan infeksi pasca operasi. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien section caesarea di Rumah Sakit PMI Bogor pada periode 2019-2021. Penelitian dilakukan secara retrospektif berdasarkan data rekam medis pasien bedah sesar periode 2019-2021. Analisis evaluasi antibiotik profilaksis bedah sesar menggunakan perhitungan ATC/DDD. Profil pasien bedah sesar di Rumah Sakit PMI Bogor periode 2019-2021 berdasarkan karakteristik umur terbanyak kategori dewasa awal (26-35 tahun) (56%). Indikasi medis terbanyak riwayat bedah sesar (27%) dan penggunaan antibiotik terbanyak adalah ceftriaxone (92,5%). Hasil evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis bedah sesar diketahui tepat pasien dan tepat waktu pemberian (100%), tepat dosis dan tepat obat (97,5%). Hasil evaluasi secara kuantitatif diperoleh data kuantitas antibiotik terbesar adalah ceftriaxone dengan total 22,35 DDD/100 patient days.

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIKA PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA BALITA DI INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMMI BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bronkopneumonia adalah salah satu bentuk infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang paru – paru, yang ditandai dengan adanya nanah dan cairan pada alveoli. Antibiotik adalah pengobatan utama untuk bronkopneumonia. Penggunaan antibiotik yang tepat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengobatan sekaligus membatasi laju resistensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien, gambaran profil penggunaan antibiotika dan mengevaluasi ketepatan penggunan antibiotika yang tepat pada pasien bronkopneumonia anak di Rumah sakit UMMI Bogor periode Oktober – Desember 2021. Desain penelitian ini dilakukan secara observasional, bersifat retrospektif dengan rancangan cross sectional dari rekam medik pasien dengan jumlah sampel sebanyak 52 pasien. Hasil penelitian menunjukkan gambaran sosiodemografi : umur paling banyak 0 – 1 tahun 32 pasien (62%), jenis kelamin paling banyak laki – laki 29 pasien (56%) dan berat badan paling banyak 6 – 10 kg 30 pasien (58%). Antibiotika yang digunakan adalah seftriakson 32 pasien (62%) dan sefotaksim 20 pasien (38%). Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotika : tepat obat (100%), tepat dosis (96%), tepat frekuensi (100%), dan tepat lama pemberian (100%).

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN COVID-19 DI KECAMATAN CIBINONG TAHUN 2022

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kejadian kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia masih terus terjadi, berbagai usaha untuk mencegah penyebaran lebih lanjut telah dilakukan oleh pemerintah salah satunya dengan memberikan edukasi sebagai langkah awal untuk membentuk perilaku yang dapat mengurangi penyebaran Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dengan tingkat perilaku pencegahan Covid-19 pada masyarakat di Kecamatan Cibinong. Desain penelitian ini adalah prosfektif non eksperimental. Bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Alat ukur berupa data primer yaitu menggunakan kuesioner dalam bentuk google form, untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dengan perilaku pencegahan Covid-19. Dilakukan pada 100 orang sampel yang didapat dari populasi menggunakan metode purposive sampling. Selanjutnya dianalisis menggunakan SPSS versi 26 dengan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan Covid-19 sebagian besar berkategori cukup yaitu sebanyak 69% dan tingkat perilaku pencegahan Covid-19 sebagian besar berkategori baik sebanyak 65%. Dari hasil uji chi-square diperoleh p-value 0,007 (<0,05), sehingga disimpulkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan tentang Covid-19 dengan tingkat perilaku pencegahan Covid-19.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI ETIL ASETAT DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antioksidan adalah suatu senyawa yang dapat mencegah dan memperlambat kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas melalui penghambatan mekanisme oksidatif. Daun salam memiliki aktivitas antioksidan dengan kandungan senyawa flavonoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai IC50 dari ekstrak etil asetat fraksi etil asetat daun salam (Syzygium polyanthum (Wigh) Walp.). Metode yang digunakan pada penetuan antioksidan adalah metode peredaman radikal 2,2 difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Pada penelitian ini daun salam diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 96% kemudian dipartisi dengan etil asetat dan air. Ektrak etil asetat daun salam diuji aktivitas antioksidannya serta dilakukan pemisahan dengan metode kromatografi Lapis Tipis dan Kolom, hingga diperoleh fraksi dan sub fraksi terbaik berdasarkan persen hambatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etil asetat memiliki nilai IC50 sebesar 72,54 ppm (kuat) dan F.5.6 merupakan fraksi terbaik sebagai antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 7,33 ppm (sangat kuat). Pembanding yang digunakan yaitu vitamin C menunjukan nilai IC50 sebesar 5,52 ppm (sangat kuat). Antioksidan setelah fraksinasi memiliki aktivitas lebih kuat dari ekstrak dengan katagori sangat kuat dan setara dengan vitamin C.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENYALAHGUNAAN OBAT TRAMADOL PADA REMAJA DI KABUPATEN SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tramadol adalah obat susunan syarat pusat yang memiliki khasiat analgetik sedang, tramadol sama efektifnya dengan morfin. Tramadol mempunyai efek halusinasi dan membuat ketergantungan. Ketergantungan dan penyalahgunaan Obat-obatan terlarang bukan merupakan masalah baru di Indonesia. Penggunaan obat tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, faktor tersebut adalah faktor lingkungan sekitar, sumber informasi yang didapat, pengetahuan dan teman sebaya. Penyalahgunaan obat-obatan seringkali dilakukan oleh remaja, karena masa-masa remaja dimana rasa kaingin tahuan untuk coba-coba sangatlah besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara faktor pengetahuan, sumber informasi dan teman sebaya dengan perilaku penyalahgunaan obat tramadol pada remaja di Kabupaten Sukabumi. Penelitian ini bersifat Prosfektif Non Eksperimental dengan pengambilan data menggunakan kuesioner. Penelitian ini dilakukan pada 53 responden pengguna tramadol di Kabupaten Sukabumi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Snowball Sampling. Hubungan faktor pengetahuan, teman sebaya dan sumber informasi terhadap perilaku penyalahgunaan tramadol pada remaja dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukan yang paling banyak memiliki pengetahuan baik dengan perilaku penyalahgunaan rendah (32%), memiliki teman sebaya yang kurang baik dengan perilaku penyalahgunaan rendah (38%) dan sumber informasi yang didapat dari non media dengan perilaku penyalahgunaan rendah (34%). Hasil uji statistik (Chi- Square) faktor pengetahuan nilai P Value = 0,51 > (0,05), faktor teman sebaya nilai P Value = 0,691 > (0,05), dan faktor sumber informasi nilai P Value = 0,747 > (0,05). Hasil tersebut menujukan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara faktor pengetahuan, teman sebaya, dan sumber informasi dengan perilaku penyalahgunaan obat tramadol pada remaja di Kabupaten Sukabumi.

ISOLASI DAN AKTIVITAS EKSTRAK ETIL ASETAT DAUN TEH (Camellia sinensis (L.) Kuntze) SEBAGAI PENGHAMBAT ENZIM α-GLUKOSIDASE

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus merupakan suatu kelompok gangguan metabolisme yang ditandai dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena adanya kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya, serta gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein. Terapi diabetes melitus dapat menggunakan obat antihiperglikemik oral golongan penghambatan enzim α-glukosidase dengan menunda proses absorpsi glukosa ke dalam darah sehingga menurunkan peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase ekstrak etil asetat daun teh hasil fraksinasi dan membandingkan aktivitas yang lebih baik antara ekstrak etil asetat dan isolat. Penelitian ini menggunakan ekstrak etil asetat daun teh hasil partisi, kemudian diuji aktivitas hingga diperoleh nilai IC50. Ekstrak tersebut dipisahkan dengan metode kromatografi kolom dan KLT hingga diperoleh fraksi dengan aktivitas terbaik dalam menghambat enzim α-glukosidase. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etil asetat memperoleh nilai IC50 sebesar 45,00 ppm. Fraksi terbaik diperoleh pada kromatografi kolom kedua dengan kode CSEA-2.1 dengan nilai IC50 41,51 ppm. Kesimpulannya fraksi hasil kromatografi kolom memiliki aktivitas lebih baik dari eksttrak dalam menghambat enzim α-glukosidase.

EVALUASI KESESUAIAN PENGOBATAN HEPATITIS B DI RSUD SEKARWANGI SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hepatitis B adalah kelainan hati berupa peradangan hati yang merupakan penyakit dengan endemisitas tinggi di Indonesia. Hepatitis B dapat berkembang menjadi sirosis atau bahkan kanker hati bila tidak mendapat pengobatan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengobatan yang diberikan kepada pasien hepatitis B meliputi profil dan kesesuaian pengobatan di RS Sekarwangi Sukabumi. Metode penelitian berupa deskriptif observasional, pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dari 69 rekam medis pasien rawat jalan periode 2018-2021 berusia 17-65 tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari keseluruhan terapi yang sesuai dengan Kesesuaian dengan Konsensus Nasional Penatalaksanaan Hepatitis B di indonesia tahun 2012 (PPHI) sebanyak 27 (39,13%) penggunaan antiviral, sebanyak 47 (67,14%) sesuai berdasarkan terapi hepatoprotektor, sebanyak 19 ( 27,53%) sesuai berdasarkan terapi simtomatik, sebanyak 17 (24,63%) sesuai berdasarkan terapi suportif.

VIABILITAS Lactobacillus plantarum YANG TERENKAPSULASI NATRIUM ALGINAT DI DALAM SARI BUAH SIRSAK (Annona muricata L ) PADA SIMULASI CAIRAN ASAM LAMBUNG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Enkapsulasi bertujuan untuk melindungi bahan inti dari kondisi lingkungan yang kurang menguntungkan selama proses pengolahan, penyimpanan, pencernaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui viabilitas Lactobacillus plantarum yang terenkapsulasi natrium alginat pada sediaan sari buah sirsak dalam lingkungan cairan asam lambung. Enkapsulasi pada penelitian ini dilakukan metode ektrusi dengan matriks natrium alginat konsentrasi 1%, 2%, 3%. Ketiga konsentrasi ini diuji untuk melindungi Lactobacillus plantarum didalam sari buah sirsak dari pengaruh cairan simulasi asam lambung. Hasil enkapsulasi dilakukan pengujian efisiensi serta pengujian viabilitas dalam cairan simulasi asam lambung. Dari pengujian viabilitas didapatkan hasil enumerasi sel dalam matriks natrium alginat dengan konsentrasi 1%, 2%, 3% berturut turut adalah, adalah 4 x 107 CFU/gram, 5,7 x 107 CFU/gram, 1,56 x 108 CFU/gram. Setelah diuji dengan cairan simulasi asam lambung didapatkan nilai jumlah bakteri dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 3% berturut turut adalah < 30 koloni, 3,2 x 107 CFU/gram , 9,4 x 107 CFU/gram. Nilai pH sari buah sirsak yang ditambahkan kapsul probiotik yaitu 3,8 , 3,9 dan 4,05. Konsentrasi terbaik Na alginat untuk menjerat Lactobacillus plantarum yaitu 3% dengan jumlah bakteri 9,4 x 107 CFU/gram.

EVALUASI WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP BERDASARKAN KEPMENKES RI NOMOR 129/MENKES/SK/II/2008 PADA PASIEN BPJS DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RS SENTOSA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Waktu tunggu merupakan salah satu standar pelayanan minimal yang harus di evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kefarmasian di rumah sakit. Waktu tunggu pelayanan resep obat non racikan atau obat racikan adalah tenggang waktu mulai dari pasien menyerahkan resep sampai dengan obat diberikan dengan standar waktu menurut Kepmenkes dengan rata-rata waktu tunggu obat racikan ≤ 60 menit, dan waktu tunggu obat non racikan ≤ 30 menit.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik resep, profil waktu tunggu dan evaluasi waktu tunggu berdasarkan Kepmenkes RI Nomor 129/Menkes/SK/II/2008. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan menggunakan survey pendekatan prospektif. Pada penelitian ini digunakan sampel sebanyak 98 lembar resep yang terdiri dari 68 lembar resep obat non racikan dan 30 lembar resep obat racikan dari total 8 poliklinik, dengan persentase non racikan 69,4 % dan resep racikan 30.6 %. Gambaran karaketistik resep pada masing-masing poli menunjukan resep non racikan terbanyak berada pada poli kandungan dengan jumlah resep sebanyak 22,10 % dan resep racikan terbanyak berada pada poli anak sebanyak 46,70 %. Profil waktu tunggu resep berdasarkan poli pada resep non racikan tercepat poli bedah dengan rata-rata 8 menit dan terlama pada resep poli syaraf 26 menit. Sedangkan pada resep racikan waktu tunggu tercepat pada poli bedah dengan rata-rata 19 menit dan waktu tunggu terlama pada poli THT dengan waktu tunggu 35 menit. Evaluasi kesesuaian rata-rata waktu tunggu resep obat non racikan 18 menit dan untuk obat racikan 27,3 menit dinyatakan sesuai dengan standar Kepmenkes RI nomor 129/Menkes/SK/II/2008. Persentase kesuaian pada resep non racikan yaitu 95.58 % dan pada resep racikan yaitu 100%.

EVALUASI KETEPATAN PENGOBATAN PADA PASIEN OSTEOARTHRITIS DI POLIKLINIK RAWAT JALAN RUMAH SAKIT UMUM MARY CILEUNGSI HIJAU

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Osteoarthritis merupakan bentuk radang sendi yang serius dan menyebabkan rasa sakit di tulang. Biasanya sendi yang menjadi sasaran pada penyakit ini adalah sendi penopang berat badan, seperti sendi tulang belakang, sendi lutut, sendi panggul, selain itu juga pada sendi tangan dan kaki. Gejala biasanya mengenai satu atau dua sendi yang berperan sebagai weight bearing (panggul atau lutut) nyeri merupakan gejala awal terasa secara tiba-tiba dengan intensitas yang meningkat secara perlahan dengan jangka waktu berbulan sampai bertahun. Penelitian dil- akukan untuk mengetahui evaluasi ketepatan pengobatan pasien Osteoarthritis dengan tepat obat, tepat dosis dari frekuensi pemberian yang menggunakan metode Observasional dengan jenis penelitian deskriptif pada periode Januari – Juni 2020. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif yang diambil dari data rekam medik (medical record) menggunakan lembar pengumpulan data dengan populasi 146. Hasil penelitian menunjukan bahwa Osteoarthritis pasien terbanyak pada Usia 46 – 55 tahun sebanyak 38 pasien dengan persentase 35,5%, jenis kelamin pasien yang terbanyak adalah perempuan sebanyak 89 pasien dengan persentase 83%, berdasarkan klasifikasi Osteoarthritis yang diderita, pasien yang terbanyak dengan kriteria nyeri pada kedua lutut sebanyak 42 pasien dengan persentase 39%, Penggunaan obat OAINS yang paling banyak digunakan atau diresepkan oleh dokter ialah Natrium Diclofenak 50 mg dengan persentase 80.4% dari 86 pasien. Pada evaluasi Ketepatan penggunaan obat, berdasarkan tepat obat (100%), Tepat dosis (36%),tidak tepat dosis (64%) dan tepat frekuensi obat (100%).

ANALISIS PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR DAN EKSTRAK ETANOL DAUN SENGGANI (Melastoma malabathricum L.), SARANG SEMUT (Myrmecodia pendans) DAN KOMBINASINYA DENGAN METODE DPPH

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Salah satu tanaman obat yang memiliki manfaat sebagai antioksidan adalah daun senggani (Melastoma malabathricum L.) dan sarang semut (Myrmecodia pendans) diketahui karena adanya kandungan flavonoid. Antioksidan dapat membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya kandungan metabolit sekunder, serta mengukur aktivitas antioksidan pada ekstrak daun senggani (Melastoma malabathricum L.) dan sarang semut (Myrmecodia pendans). Metode uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak tunggal air daun senggani dan sarang semut memiliki nilai IC50 sebesar 20,85 μg/mL dan 4,94 μg/mL. Konsentrasi kombinasi ekstrak terbaik terdapat pada kombinasi ekstrak air 3:1 didapatkan nilai IC50 sebesar 3,46 μg/mL. Vitamin C didapatkan nilai IC50 sebesar 5,26 μg/mL. Pengujian aktivitas antioksidan ekstrak tunggal dan ekstrak kombinasi memiliki nilai IC50 yang tergolong sangat kuat. Data uji dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan pengujian lanjut Duncan menunjukkan hasil yang berbeda nyata (p<0,05).

ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETIL ASETAT DARI DAUN PEPAYA (Carica papaya L.) DAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daun pepaya (Carica papaya L.) dan daun salam (Syzygium polyanthum (wight) walp.) merupakan tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan. Daun pepaya memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin. Daun salam memiliki kandungan flavonoid, saponin dan tannin. Flavonoid memiliki kemampuan sebagai antioksidan untuk menghambat radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metabolit sekunder dan menentukan aktivitas antioksidan kombinasi dari ekstrak etil asetat daun pepaya dan daun salam menggunakan metode perendaman radikal bebas dengan DPPH. Ekstrak etil asetat daun pepaya, daun salam serta kombinasinya dengan perbandingan 1:1, 1:3 dan 3:1 dibuat deret konsentrasi 5,10,25,50 dan 100 ppm dilarutkan dengan aquadest dan DPPH. Kemudian diukur absorbannya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 515 nm. Ekstrak tunggal daun pepaya dan daun salam mempunyai nilai IC50 berturut-turut sebesar 89,53 ppm dan 35.31 ppm sedangkan kombinasi ektrak etil asetat daun pepaya dan daun salam 1:1, 1:3, 3:1 mempunyai IC50 sebesar 31,91 ppm, 23,98 ppm dan 28,24 ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak daun pepaya dan daun salam perbandingan 1:3 memiliki nilai IC50 lebih baik dari masing-masing ekstrak tunggal.

ANALISA INTERAKSI OBAT POTENSIAL PADA PASIEN HIPERTENSI DI INSTALASI RAWAT JALAN RS SWASTA X TANGERANG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah secara kronis. Beberapa pasien hipertensi memiliki penyakit penyerta ataupun komplikasi sehingga membutuhkan kombinasi obat yang dapat meningkatkan risiko interaksi obat yang dapat mempengaruhi hasil terapi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa interaksi obat potensial pada pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RS Swasta X Tangerang periode Oktober – Desember 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-observasional berdasarkan data retrospektif dari data sekunder yang diambil dari rekam medis dan resep elektronik sebanyak 85 pasien dengan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan website drugs.com dan medscape.com serta diolah dengan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukkan pasien hipertensi terbanyak adalah laki - laki sejumlah 69% dengan rentang usia terbanyak ialah >65 tahun sejumlah 36%. Penyakit penyerta terbanyak adalah Coronary Artery Disease (CAD) sejumlah 40%. Jumlah terapi obat terbanyak adalah 5 jenis obat sebanyak 51%. Golongan obat yang paling sering digunakan adalah Angiotensin Receptor Blocker (ARB) sebanyak 60 kasus. Terapi obat penyakit penyerta terbanyak adalah Atorvastatin sebanyak 61 resep. Terdapat 80% interaksi obat potensial, dengan interaksi obat potensial terbanyak antara Amlodipin dan Atorvastatin sebanyak 35 kasus. Tingkat keparahan terbanyak yaitu moderat sejumlah 78%. Mekanisme interaksi terbanyak adalah interaksi farmakokinetik sejumlah 59%.

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN GASTROENTERITIS AKUT ANAK RAWAT INAP DENGAN METODE GYSSENS DI RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Gastroenteritis Akut merupakan radang lambung dan usus serta dapat menimbulkan gejala diare yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan parasit lebih sering dari biasanya. Gastroenteritis Akut menempati persentase tertinggi sebagai 10 penyakit rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien Gastroenteritis Akut anak rawat inap di RS Islam Bogor berdasarkan metode Gyssens. Penelitian ini bersifat deskriptif dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif yaitu mengambil data dari rekam medis pada pasien anak rawat inap dengan diagnosis gastronteritis akut di RS Islam Bogor periode Januari – Desember 2021. Data sosiodemografi pasien yang menderita gastroenteritis akut terbanyak adalah laki-laki sebanyak 45 pasien (58,44%), dengan kelompok usia 1 - 3 tahun sebanyak 53 pasien (68,83%) dan berat badan paling banyak 10 kg sebanyak 55 pasien (71,43%), Penyakit penyerta terbanyak adalah ISPA sebanyak 11 pasien (14,29%). Jenis penggunaan antibiotik yang terbanyak digunakan adalah seftriakson sebanyak 29 kasus (34,94%). Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik berdasarkan metode Gyssens masuk kedalam kategori: Kategori III B sebanyak 44 pasien (53,01%), Kategori 0 sebanyak 18 pasien (21,69%), Kategori IV A sebanyak 16 pasien (19,28%), Kategori II A sebanyak 3 pasien (3,61%), Kategori IV C sebanyak 2 pasien (2,41%).