Abstrak
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah secara kronis. Beberapa pasien hipertensi memiliki penyakit penyerta ataupun komplikasi sehingga membutuhkan kombinasi obat yang dapat meningkatkan risiko interaksi obat yang dapat mempengaruhi hasil terapi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa interaksi obat potensial pada pasien hipertensi di Instalasi Rawat Jalan RS Swasta X Tangerang periode Oktober – Desember 2021. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-observasional berdasarkan data retrospektif dari data sekunder yang diambil dari rekam medis dan resep elektronik sebanyak 85 pasien dengan metode purposive sampling. Data dianalisis menggunakan website drugs.com dan medscape.com serta diolah dengan Microsoft Excel. Hasil penelitian ini menunjukkan pasien hipertensi terbanyak adalah laki - laki sejumlah 69% dengan rentang usia terbanyak ialah >65 tahun sejumlah 36%. Penyakit penyerta terbanyak adalah Coronary Artery Disease (CAD) sejumlah 40%. Jumlah terapi obat terbanyak adalah 5 jenis obat sebanyak 51%. Golongan obat yang paling sering digunakan adalah Angiotensin Receptor Blocker (ARB) sebanyak 60 kasus. Terapi obat penyakit penyerta terbanyak adalah Atorvastatin sebanyak 61 resep. Terdapat 80% interaksi obat potensial, dengan interaksi obat potensial terbanyak antara Amlodipin dan Atorvastatin sebanyak 35 kasus. Tingkat keparahan terbanyak yaitu moderat sejumlah 78%. Mekanisme interaksi terbanyak adalah interaksi farmakokinetik sejumlah 59%.