Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M

1.493 karya publik ditemukan.

2026: 982025: 2552024: 532023: 3282022: 3212021: 1192020: 142019: 642018: 2002017: 22016: 12014: 12005: 12004: 1

KESESUAIAN PENATALAKSANAAN TERAPI PASIEN HEPATITIS B DI RSUD CIAWI BOGOR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hepatitis B adalah kelainan hati berupa peradangan hepar atau sel-sel hati yang merupakan penyakit dengan endemisitas tinggi di Indonesia. Hepatitis B dapat berkembang menjadi sirosis atau bahkan kanker hati bila tidak mendapat pengobatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi terapi yang diberikan kepada pasien hepatitis B meliputi obat, dosis, frekuensi serta profil pasien dan profil pengobatan pasien di RSUD Ciawi Bogor. Metode penelitian berupa observasional deskriptif potong lintang, pengumpulan data dilakukan secara retrospektif melalui 86 rekam medis rawat jalan periode 2019-2020 berusia 17-65 tahun. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu, terapi antiviral (52,32%) menggunakan lamivudin, terapi hepatoprotektor yaitu curcuma (72,09%), terapi simtomatik ondansentron (45,35%), terapi supportif asam folat (9,30%). Kesesuaian obat yang diberikan (93,33%) sesuai, kesesuaian dosis (100%) sesuai, kesesuaian frekuensi (100%) sesuai.

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK ISPA NON PNEUMONIA PADA PASIEN BALITA DI PUSKESMAS CIPAKU BOGOR PERIODE JULI-DESEMBER 2020

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indonesia memiliki angka kematian yang disebabkan oleh ISPA mencakup 20%-30% dari seluruh kematian anak. Berdasarkan Prevalensi ISPA di Indonesia tahun 2018 sebanyak 9,3%. ISPA Non Pneumonia merupakan infeksi yang terjadi pada saluran pernapasan bagian atas yang dengan gejala batuk pilek biasa, demam, tidak ditemukan tarikan dinding dada bagian bawah dan tidak ada napas cepat. Salah satu pengobatan ISPA adalah Antibiotik. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional dapat menyebabkan resistensi, reaksi alergi, toksisitas dan perubahan fisiologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik ISPA Non Pneumonia pada pasien balita meliputi tepat obat, tepat pasien, tepat indikasi dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode observasional dengan cara pengambilan data dari rekam medis pasien balita dengan diagnosa ISPA Non Pneumonia bulan Juli – Desember 2020 di Puskesmas Cipaku Bogor. Dari 48 sampel diperoleh 56,35% pasien perempuan dan 43,75% pasien laki-laki, Antibiotik yang sering digunakan amoxicillin 93,75%, diagnosa terbanyak adalah Commond Cold 68,75%. Kerasionalan penggunaan obat antibiotik diperoleh hasil tepat pasien 100%, tepat indikasi 100%, tepat obat 93,75% dan tepat dosis 6,25%. Persentase penggunaan antibiotik 20% yang dimana hasil sesuai standar indikator POR yaitu ≤ 20%.

FORMULASI DAN STABILITAS SEDIAAN TEH HERBAL DARI KOMBINASI DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) DAN RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antioksidan merupakan suatu subtansi yang pada konsentrasi kecil secara signifikan mampu menghambat atau mencegah oksidasi pada subtrat yang disebabkan oleh radikal bebas. Daun salam dan rimpang jahe merah yang kaya akan senyawa antioksidan mampu menangkal radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh sediaan teh herbal dari kombinasi daun salam dan rimpang jahe merah yang memenuhi syarat SNI 3945-2016 dan memperoleh data stabilitas yang diinterpretasikan sebagai umur simpan sediaan. Pengujian fitokimia dilakukan terhadap simplisia daun salam dan rimpang jehe merah, kemudian dibuat sediaan teh herbal kombinasi daun salam dan rimpang jahe merah dengan variasi 1:0, 0:1, 1:1, 3:1, dan 1:3 yang memiliki nilai IC50 paling baik, kemudia dilakukan uji stabilitas dengan metode ASLT untuk ditentukan umur simpan menggunakan persamaan Arrhenius. Teh herbal yang memiliki nilai IC50 yang baik adalah variasi 3:1 dengan hasil 699,244 ppm. Pengujian stabilitas teh herbal kombinasi dikemas dengan kantong teh celup di masukan kedalam plastik klip dan disimpan dalam box dilakukan pada 3 suhu penyimpanan 4°C, 27°C, dan 40°C selama 28 hari terhadap parameter mutu susut pengeringan dan aktivitas antioksidan. Suhu penyimpanan optimum pada sediaan teh herbal kombinasi dengan penyimpanan suhu 4°C selama 50 hari.

TOKSISITAS KOMBINASI EKSTRAK ETANOL 96%DAUN SIRSAK (Annona mucirata) DAN DAUN JOHAR (Senna siamea) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daun sirsak merupakan tumbuhan suku Annonaceae dan daun johar merupakan tumbuhan suku Fabaceae yang mempunyai potensi sebagai obat antikanker, karena pada daun sirsak dan daun johar mengandung senyawa flavonoid, flavonoid adalah senyawa Fenolik yang terdapat pada pigmen tumbuh- tumbuhan yang diduga berpotensi sebagai antikanker. Uji toksisitas digunakanuntuk mendeteksi potensi senyawa antikanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai toksisitas dari masing-masing ekstrak dan kombinasi antara daun sirsak dan daun johar. Uji toksisitas menggunakan metode (BSLT) Brine Shrimp Lethality Test dengan Artemia Salina L sebagai bioindikator. Parameter yang digunakan adalah LC50 (Lethality concentration). Nilai LC50 dari ekstrak tunggal daun sirsak dan daun johar yang diperoleh sebesar 297,16 ppm, 256,44 ppm, dan untuk kombinasi 1:1,1:3,3:1, diperoleh sebesar 129,41; 172,16 dan 67,764 ppm. Hasil penelitian ini menunjukan masing-masing ekstrak tunggal dan kombinasi 1:1,1:3 termasuk kategori toksik sedang, untuk kombinasi 3:1 termasuk kategori sangat toksik. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kelima sampel tersebut memiliki potensi sebagai antikanker.

AKTIVITAS ANALGESIK KOMBINASI INFUSA DAUN RANTI (Solanum nigrum L) DAN DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP MENCIT PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nyeri merupakan masalah umum yang sering dirasakan oleh masyarakat sehingga masyarakat berupaya mencari pereda rasa nyeri (analgesik). Daun ranti dan daun pepaya mengandung senyawa flavonoid yang berkhasiat sebagai analgesik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas analgetik kombinasi dari infusa daun ranti (Solanum nigrum L) dan infusa daun pepaya (Carica papaya) terhadap mencit putih jantan yang diinduksi asam asetat. Kandungan senyawa daun ranti dan daun pepaya ditetapkan dengan pengujian fitokimia. Konsentrasi yang digunakan untuk masing-masing infusa daun ranti dan infusa daun papaya adalah 8% dan konsentrasi kombinasi infusa yang digunakan dengan perbandingan 1:1, 1:3, dan 3:1. Mencit yang digunakan pada uji ini sebanyak 28 ekor yang dibagi menjadi 7 kelompok perlakuan uji. Penurunan nyeri pada mencit digunakan metode geliat writhing. Hasil uji fitokimia menunjukan bahwa daun ranti memiliki kandungan senyawa flavonoid, saponin, tanin, steroid sedangkan pada daun pepaya mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil perlakuan menunjukkan efek analgetik pada infusa daun papaya 8% sebesar 66% lebih besar dari infusa daun ranti 8% sebesar 59% . Pada kombinasi infusa 1:3 sebesar 61% lebih tinggi dari kombinasi infusa 3:1 sebesar 49% dan pada kombinasi infusa 1:1 sebesar 29%. Pada kombinasi infusa 1:3 memiliki efek analgetik yang paling terbaik karena mendekati kontrol positif 67% namun tidak lebih baik dari infusa tunggalnya.

FORMULASI DAN AKTIVITAS OBAT KUMUR EKSTRAK DAUN KITOLOD (Hippobroma longiflora (L) G.Don) TERHADAP BAKTERI Streptococcus mutans

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Karies adalah penyakit jaringan keras gigi yang dimulai dari permukaan gigi meluas kebagian yang lebih dalam gigi, dari email ke dentin akhirnya ke pulpa. Bakteri mempunyai peran penting pada proses terjadinya karies. Bakteri Streptoccocus mutans diketahui sebagai bakteri penyebab utama terjadinya karies. Daun kitolod mempunyai kandungan senyawa fitokimia seperti alkaloid, flavonoid, fenol, dan tanin yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak dan formulasi daun kitolod terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Uji aktivitas antibakteri menggunakan difusi sumuran yang terdiri dari 3 kelompok perlakuan masing – masing pada konsentrasi 10%, 13%, dan 15% dan 2 kelompok kontrol, terdiri dari kontrol negatif aquadest steril dan kontrol positif klorheksidin 0,2%. Formula sediaan obat kumur diuji mutu fisik sediaan yang berupa uji organoleptik, pH, viskositas, dan stabilitas. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak daun kitolod pada konsentrasi 10%, 13%, dan 15% memiliki diameter daya hambat sebesar 13,96 mm, 14,50 mm, dan 15,33 mm. Sedangkan pada sediaan obat kumur ekstrak daun kitolod diameter daya hambat yang diperoleh sebesar 9,46 mm, 11,56 mm, dan 13,31 mm. Ekstrak dan sediaan obat kumur daun kitolod menunjukan konsentrasi terbaiknya pada konsentrasi 15% yang termasuk kedalam kategori kuat. Hasil uji One Way ANOVA didapatkan bahwa nilai diameter daya hambat yang diperoleh dari ekstrak daun kitolod dan sediaan obat kumur ekstrak daun kitolod sebesar 0,156 dan 0,120 menunjukan hasil yang homogen karena nilai signifikan yang didapatkan >0,05. Menandakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua perlakuan.

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PASIEN RAWAT JALAN DI UPTD PUSKESMAS CILODONG DEPOK SECARA KUANTITATIF DENGAN METODE ATC/DDD

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang penting, khususnya dinegara berkembang. Salah satu obat andalan untuk mengatasi masalah tersebut adalah antibiotik. Intensitas penggunaan antibiotik yang relatif tinggi menimbulkan berbagai permasalahan dan merupakan ancaman global bagi kesehatan terutama resistensi bakteri terhadap antibiotik.penggunaan antibiotik yang irrasional menjadi penyebab utama resistensi. Sekitar 80% antibiotik yang dikonsumsi dipakai untuk kepentingan manusia dan 40% dikonsumsi berdasarkan indikasi yang kurang tepat, misalnya infeksi virus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi penggunaan antibiotik dengan metode ATC/DDD di UPTD Puskesmas Cilodong Depok terkait kuantitas penggunaan antibiotik dengan metode ATC/DDD .Metode penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif dimana pengambilan data secara retrospektif, berupa resep diUPTD Puskesmas Cilodong Depok. Selama periode januari – desember 2019 ,berdasarkan kriteria jenis kelamin perempuan paling banyak menggunakan antibiotik, berdasarkan kriteria umur 17-25 paling banyak menggunakan antibiotik , Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antibiotik yang paling banyak digunakan diUPTD Puskesmas Cilodong Depok tahun 2019 adalah Amoxicillin sebesar 252,132 DDD/1000 pasien/tahun

PENGARUH Chito Oligosaccharides DALAM MINUMAN SINBIOTIK MENGANDUNG BEKATUL BERAS PUTIH SEBAGAI ANTIBAKTERI Streptococcus mutans

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sinbiotik merupakan kombinasi antara campuran prebiotik dan probiotik. Salah satu bahan pangan prebiotik adalah bekatul beras putih dan Chito oligosaccharides. Inokulasi bakteri asam laktat menghasilkan minuman sinbiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pada konsentrasi yang berbeda terhadap pengaruh Chito oligosaccharides dalam minuman sinbiotik mengandung bekatul beras putih sebagai antibakteri Streptococcus mutans. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh Chito oligosaccharides dalam minuman sinbiotik mengandung bekatul beras putih dengan inokulum Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus berpotensi sebagai penghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Hasil penelitian menunjukkan minuman sinbiotik formula F1, F2 dan F3 secara berturut-turut memiliki nilai pH 4,5 ; 4,5 ; dan 4 ; total asam laktat 1,31% ; 1,22% ; dan 0,98% ; jumlah bakteri asam laktat 1,44x106 CFU/mL ; 1,57x106 CFU/mL ; 1,71x106 CFU/mL ; dan diameter zona hambat 21,6 mm ; 24,33 mm ; dan 26,4 mm.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KARAKTERISTIK YOGURT KEDELAI (Glycine max) DENGAN PENAMBAHAN SARI DAUN PANDAN (Pandanus amaryllifolius)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kacang kedelai memiliki kandungan protein yang tinggi. Didalam proses pembuatan pangan fungsional kacang kedelai diperkaya dalam pembuatan yogurt nabati menggunakan fermentasi Lactobacillus casei Shirotta strain dan Lactobacillus acidophillus. Yogurt memiliki manfaat diantaranya untuk mencegah obesitas, mencegah diabetes, mencegah kanker, hiperkolestrolemia dan mengatasi gangguan pencernaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan nilai aktivitas antioksidan dan karakteristik dari yogurt kedelai yang ditambahkan sari daun pandan. Penelitian ini menggunakan sari kedelai pandan yang difermentasi dengan Lactobacillus casei Shirotta strain 3%, Lactobacillus acidophillus 3% dan kultur campuran selama 18 jam. Yogurt sari kedelai dengan penambahan sari daun pandan akan diuji karakteristik nilai pH, total asam, total BAL, organoleptik, aktivitas antioksidan dan total fenol. Berdasarkan hasil penelitian yogurt kedelai sari pandan didapat nilai pH, nilai total asam dan total BAL sudah masuk kedalam kriteria SNI 291:2009. Dengan nilai rerata antioksidan pada masing-masing sampel fermentasi 29,77%, 89,50%, 73,99%. Dengan analisis statistik ANOVA dengan uji lanjut Ducan menunjukkan (α < 0,05) beda nyata. Oleh karena itu yogurt sari kedelai dengan penambahan sari pandan dengan penambahan Lactobacillus acidophillus 3% memiliki aktivitas antioksidan tertinggi mempunyai rerata pH 4,1, rerata kadar total asam 0,52%, rerata bakteri asam laktat 1,62x1012 dan total fenol 457,38 ppm.

UJI TOKSISITAS KOMBUCHA DAUN SALAM (Syzigium polyantha Wigh Walp) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kombucha adalah minuman ringan dari china yang merupakan hasil fermentasi teh yang bermanfaat bagi kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk uji toksisitas kombucha daun salam (Syzigium polyantha (Wigh) Walp) dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Kombucha daun salam dibuat melalui fermentasi hasil infusa daun salam dan gula dengan SCOBY (Symbotic Culture of Bacteria Yeast). Kombucha daun salam yang diperoleh di uji fitokimia dan ditetapkan nilai pH nya. Uji toksisitas kombucha dilakukan dengan metode BSLT untuk mendapatkan nilai LC50. Hasil penelitian menunjukkan kombucha daun salam mengandung senyawa bioaktif flavonoid, saponin dan tanin, serta bersifat masam dengan nilai pH 3,09-3,17. Dalam Uji toksisitas diperoleh Nilai LC50 kombucha daun salam pada konsentrasi 0,625%, 1,25%, 1,875%, 2,5% dan 3,75% secara berturut-turut sebesar 476,43 ppm, 439,54 ppm, 434,51 ppm, 373,25 ppm, dan 370,68 ppm. Dengan demikian kombucha daun salam termasuk dalam kategori toksik yang berpotensi potensi sebagai antikanker.

PEMETAAN KEJADIAN EFEK SAMPING OBAT ANTI TUBERKULOSIS PADA PASIEN TB-MDR (MULTI DRUG RESISTANT TUBERCULOSIS) DI RUMAH SAKIT PARU DR.M. GOENAWAN PARTOWIDIGDO CISARUA BOGOR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Multi Drug Resistant Tuberculosis atau TB-MDR adalah TB resistan obat terhadap minimal 2 obat anti TB yang paling poten yaitu INH dan Rifampisin secara bersama sama atau disertai resistan terhadap obat anti TB lini pertama lainnya seperti Etambutol, Streptomisin dan Pirazinamid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemetaan kejadian efek samping OAT pada pasien TB-MDR di RSPG Cisarua Bogor. Penelitian ini merupakan jenis penelitian cross sectional yang dianalisis dan hasilnya dipaparkan secara deskriptif dengan metode pengambilan data secara purposive sampling pada rekam medik pasien. Hasil penelitian dari 67 pasien secara total sampling diperoleh: 26-35 tahun sebanyak 24 pasien (36%), jenis kelamin laki-laki sebanyak 40 pasien (60%); OAT yang paling sering digunakan Levofloksasin 750mg sebanyak 55 orang (11,96%); efek samping OAT yang paling banyak dikeluhkan adalah mual muntah ringan sebanyak 60 pasien (25,32%); efek samping berdasarkan OAT paling banyak diterima adalah Etionamid (Eto) dengan efek samping mual muntah sebanyak 55 pasien (13,16%), disertai ruam kulit sebanyak 4 pasien (0,96%), sakit kepala sebanyak 21 pasien (5,02%), dan gangguan penglihatan sebanyak 5 pasien (1,20%); penggunaan OAT berdasarkan efek samping paling banyak dikeluhkan pasien TB-MDR adalah mual muntah dengan pemberian Etionamid (Eto) sebanyak 55 pasien (13,55%); waktu kejadian efek samping diperoleh data terbanyak pada bulan 1 sampai 6 yaitu sebanyak 96 keluhan (25,33%); total keluhan selama 20 bulan yang paling banyak adalah mual muntah ringan sebanyak 126 keluhan (33,25%).

STANDARDISASI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN YAKON (Smallanthus sonchifolius (Poepp) H.Rob) DARI PERKEBUNAN DI WONOSOBO

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daun yakon merupakan tanaman yang berasal dari pegunungan Andes yang memiliki khasiat sebagai anti diabetes, anti oksidan, dan lain-lain, daun yakon dapat digunakan sebagai bahan baku untuk obat herbal alternatif. agar bahan baku tersebut sesuai dengan persyaratan mutu, maka dilakukan standardisasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai standar mutu serta identitas dari ekstrak etanol 96% daun yakon yang mengacu kepada Farmakope Herbal Indonesia. Metode yang dilakukan meliputi beberapa tahap antara lain, persiapan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi, perhitungan rendemen, penapisan fitokimia, perhitungan bobot jenis ekstrak, penetapan kadar air dengan metode gravimetri, pengujian angka logam berat Pb dan Cd menggunakan metode spektrofotometri, dan pengujian cemaran mikroba angka lempeng total dan angka kapang khamir. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa ekstrak etanol daun yakon memiliki kandungan fitokimia alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid dengan nilai rendemen 9,59%, kadar total flavonoid sebesar 8,432 mg QE/g Ekstrak, kadar abu total sebanyak 5,59%, kadar air 3,6%, kadar logam Pb dan Cd tidak terdeteksi, angka lempeng total dan angka kapang khamir negatif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak etanol 96% daun yakon yang berasal dari perkebunan di Wonosobo memenuhi standar mutu untuk dapat dijadikan sebagai bahan obat herbal.

PENETAPAN KADAR FLAVONOID EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L) DAN DAUN BAYAM (Amaranthus hybridus L) SERTA FORMULASI SEDIAAN Hair Tonic

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rambut mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia sebagai proteksi terhadap lingkungan dan menunjang penampilan seseorang. Kerontokan rambut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain umur, genetik, hormonal, setres, radikal bebas, dan penyakit kulit tertentu. Pencegahan kerontokan rambut dapat dilakukan secara alami. Senyawa seperti alkaloid, saponin, fenol dan flavonoid diketahui sebagai senyawa kimia yang dapat merangsang pertumbuhan rambut. Salah satu tanaman yang dapat digunakan untuk mencegah kerontokan rambut yaitu buah mengkudu (Morinda citrifolia L) dan daun bayam (Amaranthus hybridus L). Buah mengkudu dan daun bayam diekstraksi dengan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi. Ekstak yang didapat diuji flavonoid, Hasil flavonoid total ekstrak buah mengkudu 7,982 dan ekstrak daun bayam 2,613. Sediaan Hair tonic diformulasikan menjadi tiga formula dengan konsentrasi ekstrak 20% Kemudian sediaan Hair Tonic diuji evaluasi meliputi uji organoleptik metiputi : warna , bau dan homogenitas lalu uji pH konsentrasi formula I 5,4 formula II 5,2 dan formula III 5,16 dari formula I,II dan III memiliki ph yang sesuai dengan pH kulit kepala 4,5 - 6,5.Uji viskositas menggunakan Viskometer Ostwald hasil uji sediaan hair tonic formula I sebesar 1,273cp formula II sebesar 1,416cp dan formula III sebesar 1,486cp Semakin tinggi nilai viskositas maka semakin tinggi nilai kekentalannya.

FORMULASI GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas, L) DENGAN METODE GRANULASI BASAH

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) telah diteliti memiliki kandungan polifenol dan tanin yang berfungsi sebagai antioksidan dan digunakan untuk meningkatkan kadar trombosit pada keadaan demam berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan granul effervescent dari ekstrak daun ubi jalar ungu yang memiliki mutu karakteristik yang sesuai sediaan formula standar menggunakan metode granulasasi basah. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental yaitu pembuatan formulasi sediaan granul effervescent ekstrak daun ubi jalar ungu. Pada granul effervescent yang telah dihasilkan, dilakukan uji mutu fisik karakteristik dan uji evaluasi stabilitas granul meliputi; kadar air,sudut istirahat,waktu larut, pH larutan, organoleptik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada formulasi 1, didapatkan hasil pengujian kadar air %LOD 2,2%,sudut istirahat 28°, waktu larut 15 gram/detik dengan pengadukan dan tanpa pengadukan 60 gram/detik, waktu alir 05.24 detik, pH 3,91, pada formulasi 2, didapatkan hasil pengujian kadar air %MC 2,04%, sudut istirahat 26°, waktu larut 20 gram/detik dengan pengadukan, tanpa pengadukan 60 gram/detik, waktu alir 06.40 detik,pH 3,81. Kedua formulasi memenuhi syarat mutu fisik granul efferves- cent, kecuali pH tidak memenuhi syarat, namun kurang stabil selama waktu penyimpanan

HUBUNGAN KADAR ALKOHOL DAN KARAKTERISTIK SENSORIS MAKANAN FERMENTASI BERAS KETAN HITAM (Oryza sativa var glutinosa) DAN BERAS KETAN PUTIH (Oryza sativa L. var glutinosa) DENGAN VARIASI RAGI

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tape merupakan hasil produk makanan tradisioanal yang berbahan dasar beras ketan yang dalam pengolahannya ditambahkan ragi tertentu sebagai agent biologis yang dapat melalukan fermentasi pada beras ketan. Dalam pembuatan tape terdapat peran mikroorganisme yaitu mikroba jenis khamir. Pada prinsipnya, selama fermentasi berlangsung, gula yang terkandung didalam beras ketan akan diubah oleh mikroba khamis menjadi bentuk alkohol dan bentuk karbondioksida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar alkohol di dalam tape ketan dan karakteristik sensoris dengan waktu fermentasi. Pada penelitian ini, metode pengujian kadar alkohol pada tape ketan hitam dan tape ketan putih dilakukan menggunakan spectrofotometer UV Vis dengan variasi waktu fermentasi dan variasi suhu fermentasi. Variasi waktu fermentasi yang selanjutnya dijadikan sebagai waktu pengujian adalah pada waktu hasil fermentasi hari ke-3, hari ke-4, dan hari ke-5. Sedangkan variasi suhu pengujian dilakukan pada suhu ruang dan pada suhu dingin (4oC). Hasil penelitian menunjukan bahwa semakin lama waktu fermentasi maka akan mempengaruhi tingginya kadar alkohol dalam tape ketan hitam dan tape ketan putih, cita rasa tape dan pH tape . Dari seluruh perlakuan, kadar alkohol tertinggi dihasilkan pada fermentasi tape ketan hitam menggunakan ragi NK pada kondisi suhu 4 C dengan kadar alkohol 8,53% .

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT DISLIPIDEMIA PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RS BHAYANGKARA SETUKPA SUKABUMI

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit Jantung Koroner (PJK) adalah suatu kelainan yang disebabkan oleh penyempitan atau penghambatan pembuluh arteri yang mengalirkan darah ke otot jantung. Angka kematian yang disebabkan oleh PJK di Indonesia cukup tinggi mencapai 1,25 juta jiwa jika populasi penduduk Indonesia 250 juta jiwa. Obat dislipidemia merupakan salah satu pilihan terapi untuk PJK. Statin merupakan obat yang efektif digunakan untuk dislipidemia. Penelitian ini merupakan penelitian non eksprimental dengan rancangan penelitian observasional menggunakan pengambilan data retrospektif responden bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi, profil penggunaan obat, dan mengevaluasi ketepatan penggunaan obat dislipidemia pada pasien PJK rawat jalan di RS Bhayangkara Setukpa Sukabumi. Dari hasil pengambilan sampel didapatkan 100 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dengan pasien terbanyak wanita 53 orang dan pria 47 orang. Usia penderita terbanyak adalah lansia awal (56-65 tahun) 36 orang. Golongan obat terbanyak dipakai adalah statin 97% dan fibrat 3%. Adapun aspek ketepatan obat meliputi penilaian ketepatan indikasi, ketepatan obat, ketepatan dosis, ketepatan interval waktu pemakaian. Hasil penelitian ini didapatkan yaitu tepat indikasi sebesar 100%, tepat obat 100%, tepat dosis 93%, dan tepat interval waktu pemberian 100%.

EVALUASI KESESUAIAN PENULISAN RESEP DENGAN FORMULARIUM NASIONAL PADA PASIEN RAWAT INAP DI INSTALASI FARMASI RSJ. dr. H. MARZOEKI MAHDI BOGOR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Formularium Nasional merupakan daftar obat terpilih yang dibutuhkan dan tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan sebagai acuan dalam pelaksanaan jaminan kesehatan nasional. Ketidak sesuaian penulisan resep dengan Fomularium Nasional untuk peserta BPJS kesehatan akan menyebabkan terjadinya kekurangan dan kekosongan obat serta akan mempengaruhi biaya rawatnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kesesuaian penulisan resep, gambaran obat-obatan yang diresepkan serta gambaran kelas terapi obat-obatan di luar Formularium Nasional. Penelitian ini bersifat deskriptif retrospektif dimana data yang diambil adalah data masa lalu yaitu resep-resep pasien rawat inap di RSJ. dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor periode Oktober-Desember 2020. Pengolahan data dilakukan dengan melakukan pencatatan dan menampilkan obat-obatan, kelas terapinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesesuaian dengan Formularium Nasional pada bulan Oktober 98,10%, bulan Nopember 98,77%, bulan Desember 98,10%. Rata-rata kesesuaian dengan Formularium Nasional diperoleh data 98,32%. Obat-obatan golongan kelas terapi vasodilator menunjukkan banyak diresepkan di luar Formularium Nasional. Kesimpulannya adalah kesesuaian penulisan resep dengan Formularium Nasional di RSJ. dr. H. Marzoeki Mahdi sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh rumah sakit yaitu di atas 90%.

HUBUNGAN ANTARA WAKTU TUNGGU PELAYANAN RESEP TUNAI DENGAN KEPUASAN PELANGGAN Dl APOTEK KIMIA FARMA JUANDA PERIODE MARET 2021

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Waktu tunggu pasien merupakan.salah satu komponen yang potensial menyebabkan. ketidakpuasan. Penelitian.ini bertujuan untuk.mengetahui gambaran waktu tunggu pelayanan resep tunai di Apotek Kimia Farma Juanda, kepuasan pelanggan terkait waktu tunggu, dan hubungan.waktu,tunggu.resep,tunai dengan kepuasan.pelanggan. Metodenya adalah deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data waktu tunggu di peroleh dari pencatatan waktu dari resep masuk sampai obat di terima, meliputi resep obat jadi dan racikan. Data kepuasan di peroleh dari kuesioner yang di berikan ke 120 responden. Kemudian di lakukan uji chi square untuk mengetahui apakah ada hubungan antara waktu tungggu resep dengan kepuasan pelanggan. Hasilnya menunjukkan waktu tunggu resep obat jadi, yang sesuai standar 88,3 % dan yang tidak sesuai standar 11,7 %. Obat racikan yang sesuai standar 61,7% dan yang tidak sesuai standar 38,3%. Data kepuasan untuk obat jadi, yang puas 46,7%, yang tidak puas 53,3%. Untuk obat racikan, yang puas 45% dan yang tidak puas 55%. Rata-rataawaktuutungguapelayanannobat jadi 10,7 menitndannobatnracikan 32,4 menit. Pada uji stastistik chi square di peroleh hasil dengan nilai Asymp.sig(2-sided) untuk obat jadi = 0,554 > 0,05 dan obat racik = 0,471n>0,05.nKesimpulannyanberartintidakaadaxhubunganaantaraawaktuatunggu pelayanan resep.tunai dengan. Kepuasan.pelanggan.

GAMBARAN WAKTU TUNGGU RESEP RAWAT JALAN BPJS DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT JIWA MARZOEKI MAHDI BOGOR

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Salah satu pelayanan farmasi yang harus memenuhi standar dirumah sakit adalah waktu tunggu. Belum tercapainya waktu tunggu pelayanan resep pasien rawat jalan di instalasi farmasi menyebabkan masih banyaknya komplain pasien atau keluarga pasien yang merasa tidak puas dengan waktu tunggu pelayanan resep, sehingga menjadi masalah bagi mutu pelayanan Farmasi Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang didukung metode retrodeskriptif kualitatif, dengan mengambil data waktu tunggu pelayanan resep pada bulan Desember 2020. Hasil penelitian menunjukan rata- rata waktu tunggu pelayanan resep pasien rawat jalan dengan jaminan BPJS di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor selama 40,77 menit untuk resep non racikan dan 66,54 menit untuk resep racikan sehingga belum memenuhi standar Kepmenkes RI No 129/Menkes/SK/II/2008.

OPTIMASI EMULGATOR TERHADAP MUTU FISIK SEDIAAN KRIM ANTI ACNE KOMBINASI EKSTRAK ETANOL 96% RIMPANG KUNYIT (Curcuma domesticae Val) DAN MINYAK JINTAN HITAM (Nigella sativa)

2022 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ekstrak etanol 96% rimpang kunyit (Curcumae domesticae Val) dan minyak jintan hitam (Nigella sativa) adalah kombinasi bahan alam yang menghambat pertumbuhan Propionibacterium acnes dan Staphylococus aureus. Penelitian ini melakukan optimasi emulgator menggunakan tween 80 dan span 80 dengan 4 formulasi yang memiliki nilai HLB berbeda. Tujuannya untuk melihat pada nilai HLB berapa sediaan krim anti acne dengan emulgator tween 80 dan span 80 memiliki mutu fisik yang stabil dan optimal. Hasil Penelitian menunjukkan sediaan terbaik diperoleh dari Formulasi 1 dengan konsentrasi Emulgator 2,48% dengan perbandingan tween 80 sebanyak 1,1 gram dan span 80 sebanyak 0,14 gram. Krim dengan nilai HLB 9 merupakan formulasi dengan stabilitas fisik yang baik, karena kenaikan nilai viskositas yang terjadi sesudah cycling test tidak signifikan dan cenderung stabil. Dari analisis data menggunakan Two-Way Anova yang dilakukan terhadap hasil uji pH, viskositas dan daya sebar, dihasilkan bahwa tidak ada perbedaan bermakna pada mutu fisik keempat formulasi krim pada nilai HLB yang berbeda dapat dilihat dari nilai p-value > 0,05.