Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M

1.493 karya publik ditemukan.

2026: 982025: 2552024: 532023: 3282022: 3212021: 1192020: 142019: 642018: 2002017: 22016: 12014: 12005: 12004: 1

PENGARUH LAMA PENYIMPANAN EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP DAYA HAMBAT BAKTERI Propionibacterium acnes

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bakteri Propionibcaterium acnes merupakan bakteri anaerob fakultatif yang dapat menyebabkan jerawat. Daun sirih hijau (Piper betle L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibcaterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa ekstrak etanol 96% daun sirih hijau memiliki kandungan golongan senyawa metabolit sekunder, larutan uji memiliki aktivitas antibakteri dan ada perbedaan aktivitas antibakteri dari lama penyimpanan larutan uji terhadap bakteri Propionibaterium acnes. Metode meliputi serbuk simplisia daun sirih hijau diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 96% dan pengujian aktivitas antibakteri menggunakan difusi cakram. Larutan uji dengan konsentrasi 5%, 7,5% dan 10% disimpan dalam waktu 0, 3, 7 dan 10 hari pada suhu ruang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun sirih hijau mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid dan fenol. Larutan uji memiliki daya hambat terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Diameter zona hambat terbesar ditunjukkan oleh larutan uji konsentrasi 10% berbeda signifikan dibandingkan konsentrasi 5% dan 7,5%. Pengaruh lama penyimpanan selama 3, 7 dan 10 hari terjadi penurunan aktivitas antibakteri menunjukkan diameter zona hambat semakin kecil. Larutan uji konsentrasi 10% pada hari ke-0, 3, 7 dan 10 berturut-turut sebesar 16,92 mm, 14,39 mm, 11,86 mm dan 10,98 mm, menurun dari kategori kuat sampai sedang.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN GEL FACIAL WASH EKSTRAK ETANOL 70% HERBA PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urb)

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tanaman pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki kandungan senyawa bioaktif flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid, dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol 70% herba pegagan menjadi sediaan gel facial wash dan menguji aktivitas antioksidan. Herba pegagan dimaserasi dengan etanol 70%, dibuat sediaan gel facial wash dengan variasi kosentrasi ekstrak 2,5; 5; dan 7,5% menjadi sediaan facial wash dengan mutu fisik baik dan memiliki aktivitas antioksidan. Hasil menunjukan ketiga formulasi memenuhi syarat mutu fisik sediaan dari parameter uji organoleptis, homogenitas, pH, daya busa, dan daya sebar. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dari ketiga kosentrasi tersebut pada kosentrasi 5% dan 7,5% tidak memenuhi syarat viskositas yang baik. Hasil uji aktivitas antioksidan menggunakan metode perendaman 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl (DPPH) menunjukan formulasi gel facial wash dengan kosentrasi 7,5% memiliki nilai IC50 terbaik sebesar 100,243 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sedang.

KESESUAIAN PENATALAKSANAAN TERAPI PADA PASIEN ABORTUS INCOMPLETE DI RUANG RAWAT KEBIDANAN RUMAH SAKIT X BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abortus incomplete adalah pengeluaran hasil konsepsi atau berakhirnya kehamilan sebelum janin dapat hidup di dunia luar dengan berat badan <500 gram atau umur kehamilan <20 minggu. Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi abortus incomplete yaitu usia, paritas, usia kehamilan. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui sosiodemografi pasien abortus incomplete, gambaran paritas abortus incomplete, gambaran usia kehamilan abortus incomplete, penatalaksanaan terapi pada pasien abortus incomplete, dan obat yang digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif diperoleh sampel sebanyak 95 pasien. Profil obat yang digunakan uterotonika paling banyak yaitu methylergometrine (57%), antimikroba yang paling banyak digunakan adalah cefixime (89%), analgetik yang paling banyak digunakan adalah asam mefenamat (76%), sebanyak (90%) pasien tidak diberi vitamin atau penambah darah. Kesesuaian terapi penatalaksanaan pasien abortus incomplete yang sesuai dengan kemenkes 2020 pemberian uterotonika menggunakan misoprostol sebanyak (14%), antimikroba menggunakan metronidazol sebanyak (1%), analgetik menggunakan asam mefenamat sebanyak (76%).

EVALUASI KESESUAIAN WAKTU TUNGGU RESEP RACIKAN DAN NON RACIKAN SEBELUM DAN PADA WAKTU COVID-19 DENGAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL DI RAWAT JALAN RSUD PALABUHANRATU

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia Semenjak awal tahun 2020. Dampaknya dirasakan oleh berbagai bidang tidak terkecuali pada bidang kefarmasian yaitu pelayanan kefarmasian RSUD Palabuhanratu. Salah satu cara untuk menekan jumlah kasus Covid-19, yaitu dengan kebijakan work from home (WFH). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran jenis resep, kesesuaian waktu tunggu, dan perbandingan waktu tunggu resep antara sebelum dan pada waktu Covid-19 di RSUD Palabuhanratu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional dengan pengambilan data sekunder resep racikan dan non racikan sebelum Covid-19 secara retrospektif pada periode Oktober-Desember 2018 dan pengambilan data resep racikan dan non racikan pada saat Covid-19 secara prospektif. Data yang diambil seluruh data resep BPJS racikan dan non racikan. Hasil penelitian didapatkan jenis resep sebelum Covid-19, 40% resep racikan dan 60% resep non racikan, pada waktu Covid-19 sebanyak 36,8% resep racikan dan 63,2% resep non racikan. Kesesuaian waktu tunggu sebelum Covid- 19, sebanyak 22,5% resep racikan dan 81,7% resep non racikan, lalu pada waktu Covid-19 sebanyak 97,1% resep racikan dan 100% resep non racikan sudah sesuai Standar Pelayanan Minimal. Terdapat perbedaan signifikan kesesuaian waktu tunggu resep racikan dan non racikan antara sebelum dan pada waktu Covid-19 dengan nilai signifikansi Uji Mann Whitney sebesar 0,000 < 0,05.

HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB PARU DI RAWAT JALAN RSUD SEKARWANGI SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Banyaknya angka kejadian dari penyakit TB paru di dunia khususnya Indonesia, menimbulkan permasalahan seperti gangguan psikologis sehingga munculnya depresi yang akan berdampak pada tingkat kepatuhan minum obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi yang diambil yaitu pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 71 sampel dan pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak (38%) memiliki tingkat kepatuhan tinggi, (49%) memiliki tingkat kepatuhan sedang, (13%) memiliki tingkat kepatuhan rendah. (34%) memiliki tingkat depresi normal, (41%) memiliki tingkat depresi ringan, (10%) memiliki tingkat depresi sedang, dan (11%) memiliki tingkat depresi berat. Nilai signifikansi yang didapat sebesar 0,000 lebih kecil dari (0,05) yang menujukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi.

PERBANDINGAN POTENSI ANTIFUNGI DARI PERASAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) TERHADAP Malassezia furfur DENGAN MENGGUNAKAN METODE DIFUSI CAKRAM DAN DIFUSI SUMURAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

kondisi Indonesia dengan letak geografis sebagai negara yang beriklim tropis yang mempunyai suhu dan kelembaban cukup tinggi memudahkan fungi untuk berkembang biak sehingga infeksi oleh fungi mudah terjadi, salah satunya adalah Malassezia furfur penyebab penyakit panu. Salah satu tumbuhan yang bisa dimanfaatkan sebagai antifungi adalah bawang putih (Allium sativum). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan potensi antifungi dari perasan bawang putih terhadap Malassezia furfur dengan menggunakan metode difusi cakram dan difusi sumuran. Perasan bawang putih diuji fitokimia dan uji antifungi. Pengujian antifungi dilakukan dengan metode difusi cakram dan difusi sumuran. Perasan bawang putih mengandung metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, saponin, dan triterpenoid. Aktivitas antifungi perasan bawang putih terhadap fungi Malassezia furfur pada konsentrasi 40%-80% (%v/v) dengan metode difusi cakram memiliki diameter zona hambat berkisar 14,45 mm (Kuat) -22,03 mm (Sangat kuat) sedangkan dengan metode difusi sumuran berkisar 23,50 mm (Sangat kuat) -31,15 mm (Sangat kuat). Oleh karena itu, aktivitas antifungi terhadap Malassezia furfur dengan metode difusi sumuran memiliki nilai yang lebih besar daripada metode difusi cakram.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RSUD CIBINONG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan kefarmasian dalam rumah sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien. Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit dapat menggunakan lima dimensi, yang terdiri dari Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan data primer. Jumlah sampel penelitian adalah 98 responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Secara keseluruhan hasil penelitian didapatkan hasil Tangibles 78%, Reliability 84 %, Responsiveness 48 %, Assurance 74, Empathy 76 % dan kepuasan pasien 85% Sedangkan berdasarkan uji t didapatkan 2 variabel memberikan pengaruh yang signifikan tangibles nilai sig. 0,000< 0,05, empathy nilai sig. 0,000< 0,05 dengan nilai sig sedangkan 3 variabel yang tidak berpengaruh reliability nilai sig 0,379> 0,05, Responsiveness 0,787>0,05 dan assurance nilai sig 0,772>0,05 sedangkan hasil dari uji f didapatkan hasil yaitu nilai sig. 0,000<0,05 yang artinya H1 diterima yaitu ada pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Cibinong.

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) DI PUSKESMAS TANAH SAREAL KOTA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab penyakit utama morbiditas dan mortalitas yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Evaluasi Ketepatan Penggunaan Antibiotik Pada Pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pada pasien ISPA, untuk mengetahui penggunaan obat antibiotik, untuk mengetahui ketepatan indikasi, ketepatan obat, ketepatan dosis, ketepatan frekuensi dan ketepatan lama pemberian berdasarkan panduan Pharmaceutical Care 2005 dan IDI 2017. Penelitian ini merupakan non eksperimental dengan mengambil data secara retrosopektif menggunakan data sekunder rekam medik sebanyak 229 pasien dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan data sosiodemografi usia paling banyak 17-25 tahun sebanyak 57 pasien (24,57%), jenis kelamin laki-laki lebih banyakyaitu sebanyak 118 pasien (51,53%), diagnosa paling banyak yaitu faringitis sebanyak 138 pasien (60,26%). Obat- obatan ISPA yang digunakan yaitu Amoksisilin (79,40%), Sefadroksil (15,58%), Cefixime (3.02%), Siprofloksasin (2,01%), Parasetamol (8,54%), Deksametason (1,83%), CTM (17,58%), Cetirizine (61,59%), Ambroksol (5,49%), Vitamin B Kompleks (4,88%). Ketepatan Indikasi (89,96%), Ketepatan Obat (82,97%), Ketepatan Dosis (99,13%), Ketepatan Frekuensi (100,00%), Ketepatan Lama Pemberian (94,97%).

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT ANTIDIABETES ORAL BERDASARKAN PERUBAHAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD KOTA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten tehadap insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien, gambaran obat yang digunakan pasien, gambaran perubahan kadar gula darah dan perbedaan efektivitas obat antidiabetes berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data yang diambil secara retrospektif dilakukan pengamatan melalui sumber data rekam medik. Penelitian ini dilakukan terhadap 80 pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2 tanpa penyakit penyerta menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini diperoleh data sosiodemografi paling tinggi pada jenis kelamin perempuan sebanyak 55 pasien (68,8%), pada usia 56-65 tahun sebanyak 34 pasien (42,%), dan berdasarkan pekerjaan adalah Ibu Rumah Tangga yaitu sebanyak 25 pasien (31,3%). Penggunaan obat tertinggi pada penelitian ini obat antidiabetes metformin sebanyak 55 pasien (68,75%) dan obat antidiabetes yang menurunkan kadar glukosa darah sewaktu adalah obat metformin sebanyak 23 pasien (28,75%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektifitas yang signifikan antara pemberian obat antidiabetes melitus terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu di RSUD Kota Bogor Periode Tahun 2021 berdasarkan uji Kruskal wallis dengan nilai signifikasi >0,05 yaitu 0,757.

PERBEDAAN TERAPI COVID-19 PADA GELOMBANG 1 COVID 2020 DENGAN GELOMBANG 2 COVID 2021 DI RSUD KOTA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus SARS-CoV 2, dapat menginfeksi manusia dan menyerang sistem pernafasan. Penanganan Covid-19 sangat beragam, setiap negara mencoba berbagai pengobatan yang berbeda untuk mengobati dengan mengembangkan protokol pengobatan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien dan perbedaan terapi Covid-19 pada gelombang 1 dan gelombang 2. Penelitian bersifat retrospektif dari rekam medis pasien terkonfirmasi Covid-19 periode Maret 2020 sampai Desember 2021. Data dianalisis dengan Microsoft excel dan disajikan secara deskriptif dengan uji proporsi 2 sampel dalam bentuk gambar dan tabel. Berdasarkan hasil yang didapatkan penderita terbanyak didominasi perempuan pada gelombang 1 (58%) dan gelombang 2 (62%) dengan usia 45-55 pada gelombang 1 (30%) dan gelombang 2 (32%). Perbedaan terapi Covid-19 gelombang 1 dengan gelombang 2 terdapat perbedaan secara bermakna berdasarkan uji proporsi 2 sampel. Hal ini dikarenakan pada gelombang 1 lebih banyak pasien dengan derajat keparahan ringan sampai sedang dan gelombang 2 lebih banyak pasien dengan derajat sedang hingga berat

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK ETANOL 96% DAN PERASAN LENGKUAS MERAH (Alpinia galangal L. Swartz) TERHADAP Malassezia furfur DENGAN METODE DIFUSI CAKRAM DAN DIFUSI SUMURAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Indonesia merupakan negara beriklim tropis sehingga memiliki tingkat suhu dan kelembaban yang tinggi. Kelembaban yang tinggi dapat menjadi pemicu tumbuhnya fungi Malassezia furfur penyebab penyakit infeksi fungi seperti Tinea versicolor atau biasa disebut panu. Salah satu tumbuhan yang dapat dimanfaatkan sebagai antifungi adalah lengkuas merah (Alpinia galangal L. Swartz). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan aktivitas antifungi ekstrak etanol 96% lengkuas merah dan perasan lengkuas merah terhadap Malassezia furfur menggunakan metode difusi cakram dan difusi sumuran. Ekstrak etanol dan perasan lengkuas merah yang digunakan adalah 20%, 40%, dan 60% lalu sampel tersebut diuji komponen fitokimia dan uji aktivitas antifungi. Ekstrak etanol 96% dan perasan lengkuas mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Rata-rata nilai diameter zona hambat ekstrak etanol pada metode difusi sumuran yaitu 14,08 mm, 17,42 mm, dan 19 mm. Rata-rata nilai diameter zona hambat ekstrak etanol pada metode difusi cakram yaitu 8,08 mm, 10,83 mm, dan 14,25 mm. Rata-rata nilai diameter zona hambat perasan lengkuas pada metode difusi sumuran yaitu 0 mm, 5,58 mm, dan 7,5 mm. Rata-rata nilai diameter zona hambat perasan lengkuas pada metode difusi cakram yaitu seluruhnya 0 mm. Nilai diameter zona hambat ekstrak etanol lengkuas merah lebih tinggi dan berbeda nyata (α<0,05) dibandingkan perasan lengkuas merah sehingga ekstrak etanol lengkuas merah lebih berpotensi sebagai antifungi. Berdasarkan perbandingan dua metode pengujian antifungi, metode difusi sumuran memiliki nilai zona hambat yang lebih besar.

HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN DENGAN LOYALITAS PELANGGAN DI APOTEK SURYAKENCANA SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan yang banyak dikunjungi oleh masyarakat. Kepuasan pelanggan adalah suatu perasaan yang timbul sebagai akibat dari kinerja pelayanan yang diperoleh setelah pelanggan membandingkannya dengan apa yang diharapkan. Loyalitas tidak pernah lepas dari adanya kepuasan pelanggan dalam melakukan aktivitas kegiatan dan permintaan pada sebuah jasa dan produk.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan dengan loyalitas pelanggan di Apotek Suryakencana Sukabumi. Desain penelitian bersifat deskriptif observasional dengan menggunakan metode cross sectional pengambilan data menggunakan data primer dilakukan secara prosfektif dengan menggunakan lembar kuesioner dengan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel yang diperoleh sebanyak 100 responden. Uji hubungan tingkat kepuasan dengan loyalitas pelanggan di Apotek Suryakencana Sukabumi dianalisis menggunakan uji Somer’s D pada SPSS statistic 26. Hasil penelitian didapatkan tingkat kepuasan pada dimensi kehandalan (Reliability) sebesar 64,0% (Sangat Puas), Daya tanggap (Responsiveness) sebesar 65,0% (Sangat Puas), Jaminan (Assurance) sebesar 71,0% (Sangat Puas), Empati (Empathy) sebesar 84,0% (Sangat Puas), Wujud nyata (Tangible) sebesar 86,0% (Sangat Puas). Loyalitas pelanggan 92,0% (Loyal). Hasil uji statistic (somer’s D) nilai signifikansi sebesar 0,000 <(0,05), hasil tersebut terdapat hubungan antara Tingkat kepuasan dengan loyalitas pelanggan di Apotek Suryakencana Sukabumi.

PERBANDINGAN OUTCOME PASIEN COVID-19 KOMORBID DAN NON KOMORBID DI RSUD KOTA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Covid-19 merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh Coronavirus jenis baru yang diberi nama SARS-CoV-2. Pada kasus Covid-19 ini pasien dengan komorbid lebih banyak berkaitan dengan outcome klinis yang lebih buruk dibandingkan pasien non komorbid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perbandingan outcome pasien Covid-19 komorbid dan non komorbid di RSUD Kota Bogor. Penelitian dilakukan secara retrospektif melalui data rekam medik pada 356 pasien terkonfirmasi Covid-19 dirawat inap periode Maret 2020 – Desember 2021. Data outcome pasien Covid-19 akan dianalisis perbedaannya pada pasien komorbid dan non komorbid. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas dan uji Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi 0,05. Pasien Covid-19 pada penelitian ini ditemukan terbanyak pada usia 45–55 tahun (25,56%), pada jenis kelamin perempuan (55,90%), dengan komorbid terbanyak yaitu diabetes melitus tipe 2 (41%) dan hipertensi (34,3%), derajat gejala klinis terbanyak yaitu gejala ringan (60,39%), lama hari rawat terbanyak terdapat pada 8–14 hari (52,25%). Pada pasien komorbid diperoleh outcome pulang 71,35% dan meninggal 28,65%, sedangkan pada pasien non komorbid diperoleh outcome pulang 90,45% dan meninggal 9,55%. Terdapat perbedaan yang signifikan antara outcome pasien pulang dan meninggal baik dengan komorbid maupun non komorbid dilihat pada hasil nilai P-value 0,000 ≤ 0,05.

PERBANDINGAN LAMA RAWAT INAP PADA PASIEN YANG MENGGUNAKAN OBAT DISPEPSIA DI RSUD DEPOK TAHUN 2019

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Dispepsia merupakan gangguan saluran pencernaan atas terutama dibagian epigastrium meliputi rasa mual atau muntah, perut kembung, sendawa dan perut terasa penuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sosiodemografi pasien dispepsia rawat inap RSUD Kota Depok serta membandingkan lama rawat inap pasien yang menggunakan obat dispepsia. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional secara retrospektif melalui rekam medis pasien dispepsia periode Januari-Desember 2019. Terdapat 97 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data disajikan dalam bentuk diagram maupun grafik. Obat tunggal yang paling banyak digunakan adalah PPI (24%). Obat Kombinasi yang paling banyak digunakan adalah PPI + Antasida (21%). Obat tunggal yang digunakan berdasarkan lama rawat inap pasien dispepsia paling cepat adalah Antasida (3,3 hari) dan paling lama PPI (3,87 hari). Sedangkan obat kombinasi paling cepat adalah Antagonis Reseptor H2 + Sitoprotektif (3,5 hari) dan paling lama PPI + Prokinetik + Sitoprotektif (6 hari), PPI + Antasida + Prokinetik (6 hari), Antasida + Antagonis Reseptor H2 + Sitoprotektif (6 hari). Hasil perbandingan lama rawat inap pada pasien yang menggunakan obat dispepsia Januari-Desember 2019 tidak terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan lama hari rawat dengan P-Value 0,253 pada uji Kruskal-Wallis.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT DM TIPE 2 DENGAN HIPERTENSI DALAM PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PULO ARMYN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Hipertensi merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien, gambaran penggunaan obat, dan perbedaan efektivitas penggunaan obat antidiabetik berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada pasien DM tipe 2 Puskesmas Pulo Armyn. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Penelitian ini dilakukan terhadap profil 80 pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan penyakit penyerta hipertensi menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian ini memiliki data sosiodemografi paling banyak pada usia 56 – 65 tahun sebanyak 32 pasien (40%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 52 pasien (65%). Penggunan obat terbanyak merupakan Obat Antidiabetik metformin sebanyak 44 pasien (55%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna dari penggunaan obat antidiabetik oral tunggal metformin dengan kombinasi metformin dengan glimepiride pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Pulo Armyn periode Oktober - Desember 2021, berdasarkan analisis Mann – Whitney dengan (p = 0,278).

AKTIVITAS PENURUNAN KADAR KOLESTEROL EKSTRAK AIR DAUN ALPUKAT (Persea americana Mill) SECARA IN VITRO

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Daun alpukat ( Persea americana Mill) merupakan tanaman yang sudah sejak lama dikenal masyarakat Indonesia serta digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kolesterol. Kandungan senyawa yang terdapat pada daun alpukat adalah polifenol, flavonoid, saponin, kuersetin. Daun alpukat yang di ekstrak dengan metode infus, dipekatkan dan dibuat deret konsentrasi hingga diperoleh persen hambat dan nilai IC50 kemudian ditentukan kadar fenol, flavonoid dan steroidnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak air daun alpukat mengandung senyawa fenolik dengan aktivitas penurunan kadar kolesterol dengan nilai IC50 48.30ppm, kadar total fenol 201.1 mg GAE/g, kadar total flavonoid 37.3 mgQE/g, kadar total steroid 92.06 mg/g sitosterol, hasil tersebut menyatakan bahwa daun alpukat dapat dijadikan sebagai bahan baku obat alternatif dalam menurunkan kadar kolesterol.

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DENGAN METODE GYSSENS PADA PASIEN TIFOID RAWAT JALAN DI PUSKESMAS TANAH SAREAL TAHUN 2021

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Demam tifoid adalah infeksi akut pada usus halus dengan gangguan saluran cerna dan gejala demam lebih dari seminggu, atau tanpa gangguan kesadaran. Antibiotik yang digunakan pasien demam tifoid yaitu kloramfenikol, thiampenicol, cefixime, amoxicillin, cotrimoxazole, dan ciprofloxacin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien demam tifoid dewasa di Puskesmas Tanah Sareal berdasarkan metode Gyssens. Penelitian ini bersifat retrospektif dengan pengambilan data dari rekam medis. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan berdasarkan profil pasien demam tifoid dewasa paling banyak diderita oleh perempuan sebanyak 58 pasien dengan persentase (60%) dan rentang usia 17-25 tahun dan 36-45 sebanyak sebanyak 25 pasien (27 %). Jenis antibiotik yang paling banyak digunakan pasien demam tifoid dewasa di Puskesmas Tanah Sareal adalah thiampenikol dengan persentase (48%). Evaluasi penggunaan antibiotik berdasarkan metode Gyssens pada pasien demam tifoid dewasa di Puskesmas Tanah Sareal dalam kategori III B yaitu penggunaan antibiotik terlalu singkat mendapatkan nilai presentasi tertinggi sebesar 52%, kategori II B 2 %, kategori II A 13%, kategori IV A 6%, kategori IV B 27%.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DI APOTEK ASKIA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Kefarmasian adalah pelayanan langsung dan bertanggungjawab kepada pasien terkait sediaan farmasi dengan tujuan untuk mencapai hasil yang jelas guna meningkatkan kualitas hidup pasien. Kepuasan adalah konsep dasar dalam memahami hubungan perusahaan dengan pelanggannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas pelayanan dan pengaruh kualitas pelayanan kefarmasian terhadap tingkat kepuasan pelanggan di Apotek Askia Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dengan jumlah 98 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis multivariat dengan uji secara simultan (uji f) dan parsial (uji t). Data hasil penelitian menghasilkan kualitas pelayanan dimensi bukti langsung 88% (baik), kehandalan 79% (baik), ketanggapan 73% (baik), jaminan 76% (baik), empati 72% (baik), dan tingkat kepuasan pelanggan 82% (sangat puas). Hasil pengujian simultan (uji f) dimensi bukti langsung, kehandalan, ketanggapan, jaminan dan empati mempunyai pengaruh yang signifikan dengan nilai p value 0,000 < 0,05. Pada pengujian secara parsial (uji t) tidak ada dimensi yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan.

PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK SAMBUJA PABUARAN-BOJONGGEDE

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan kesehatan bermutu dengan apoteker sebagai bagian dari tenaga kesehatan yang mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkna pelayanan kefarmasian yang berkualitas. Kepuasan merupakan fungsi dari kinerja dan harapan. Jika kinerja dibawah harapan maka konsumen tidak puas, sebaliknya bila kinerja memenuhi harapan maka konsumen akan puas dan konsumen akan sangat puas jika kinerjanya melebihi harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian terhadap lima dimensi, jenis penelitian ini yang dilakukan yaitu penelitian deskriptif, cara pengambilan sampel yaitu dengan cara purposive sampling dengan kriteria berumur 26-65 tahun. Dapat berkomunikasi dengan baik, bersedia diwawancarai dengan mengisi kuesioner, keluarga pasien atau pasien yang berkunjung di Apotek Sambuja Pabuaran Bojonggede. Berdasarkan perhitungan tingkat kepuasan pasien terhadap indikator kehandalan (reliability) sebesar 3,90 memberikan nilai puas, ketanggapan (responsiveness) 4,16 memberikan nilai puas, keyakinan (assurance) sebesar 4,01 memberikan nilai puas, empati (emphaty) sebesar 4,01 memberikan nilai puas, fasilitas berwujud (tangible) sebesar 4 dengan memberikan nilai puas.