Abstrak
Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peran penting dalam mewujudkan kesehatan bermutu dengan apoteker sebagai bagian dari tenaga kesehatan yang mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam mewujudkna pelayanan kefarmasian yang berkualitas. Kepuasan merupakan fungsi dari kinerja dan harapan. Jika kinerja dibawah harapan maka konsumen tidak puas, sebaliknya bila kinerja memenuhi harapan maka konsumen akan puas dan konsumen akan sangat puas jika kinerjanya melebihi harapan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian terhadap lima dimensi, jenis penelitian ini yang dilakukan yaitu penelitian deskriptif, cara pengambilan sampel yaitu dengan cara purposive sampling dengan kriteria berumur 26-65 tahun. Dapat berkomunikasi dengan baik, bersedia diwawancarai dengan mengisi kuesioner, keluarga pasien atau pasien yang berkunjung di Apotek Sambuja Pabuaran Bojonggede. Berdasarkan perhitungan tingkat kepuasan pasien terhadap indikator kehandalan (reliability) sebesar 3,90 memberikan nilai puas, ketanggapan (responsiveness) 4,16 memberikan nilai puas, keyakinan (assurance) sebesar 4,01 memberikan nilai puas, empati (emphaty) sebesar 4,01 memberikan nilai puas, fasilitas berwujud (tangible) sebesar 4 dengan memberikan nilai puas.