2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Curcuma mangga Val. memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai
antioksidan dan tabir surya alami karena mengandung golongan flavonoid dan kurkumin. Flavonoid dan kurkumin mampu mengabsorpsi sinar UVA dan UVB.
Tujuan penelitian ini yaitu, memformulasikan ekstrak etanol 96% Curcuma manga menjadi sediaan krim yang memiliki aktivitas antioksidan dan nilai SPF. Formulasi sediaan krim ekstrak etanol 96% rimpang temu mangga Curcuma mangga Val. dengan variasi konsentrasi 5% (F1), 10%(F2), dan 20%(F3). Hasil aktivitas antioksidan ekstrak menghasilkan antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 yaitu 84,824 ppm, ekstrak etanol 96% dapat diformulasikan menjadi sediaan krim dengan mutu fisik yang memenuhi persyaratan yaitu F1 dengan parameter organoleptis, pH, homogenitas, viskositas dan daya sebar. Hasil antioksidan menunjukkan bahwa
sediaan krim yang dibuat dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 20% menghasilkan antioksidan yang lemah dengan nilai IC50 berturut-turut yaitu, 34.058,193 ppm, 31.856,362 ppm, dan 15.052,329 ppm dengan pembanding vitamin C yang memiliki nilai sebesar 3,518. Hasil pengujian Sun Protecting Factor terhadap sediaan krim menunjukkan bahwa semakin besar konsentrasi ekstrak yang digunakan maka semakin besar nilai SPF yang dihasilkan dengan niali SPF tertinggi yaitu F3 19,242. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa ekstrak kental
rimpang temu mangga dapat digunakan sebagai antioksidan alami dan memiliki nilai SPF yang baik dalam sediaan sediaan krim.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai
oleh kadar glukosa darah melebihi normal dan gangguan metabolisme
karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan oleh kekurangan hormon
insulin secara relative maupun absolut dan bila dibiarkan tidak terkendali
dapat terjadi komplikasi. Ketidakpatuhan terhadap penggunaan obat menjadi
masalah serius karena dapat meningkatkan risiko komplikasi dan
bertambahnya penyakit yang diderita. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran tingkat kepatuhan pasien minum obat dengan kadar
gula darah di Klinik Bhadra Husada. Metode yang digunakan metode analisis
(chi-square) dengan pendekatan cross-setional. Sampel yang digunakan
sebanyak 58 pasien. Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara total
sampling sampel yang diambil berdasarkan karakteristik yang masuk dalam
kriteria inklusi dan eksklusi sebagain sampel data yang di peroleh disajikan
dalam bnetuk diagram dan tabel. Hasil penelitian ini menunjukan Pasien DM
yang paling banyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 39 pasien (67,2%),
usia yang paling banyak yaitu 46-65 tahun dan pekerjaan yang paling banyak
adalah Ibu Rumah Tangga sebesar 33 pasien (56,9%). Tingkat kepatuhan
minum obat pada pasien diabetes melitus yang melakukan pengobatan di
Klinik Bhadra Husada dengan kategori patuh sebanyak tingkat kepatuhan
tinggi 25 pasien (43,1%). Sehingga dengan kadar gula pasien dengan kategori
normal sebanyak 20 pasien (34,5%). Hasil uji chi-square mnunjukan bahwa
terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan minum obat
dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus dengan nilai p-value
0.000 (p˂α 0.05).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Standar Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit meliputi standar pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai dan pelayanan farmasi klinik. Penyimpanan merupakan salah satu standar pengelolaan sediaan farmasi. Indikator penyimpanan obat adalah parameter yang digunakan untuk menilai kualitas dan efektivitas pengelolaan obat di gudang farmasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi penyimpanan obat di Gudang Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang dengan menggunakan standar penyimpanan Permenkes RI No 72 Tahun 2016 dan indikator penyimpanan Satibi 2014.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan observasional dengan
pengumpulan data secara retrospektif. Sampel penelitian sebanyak 292 item obat. Evaluasi penyimpanan obat di gudang farmasi RSUD Leuwiliang
menunjukkan telah sesuai menurut Permenkes RI No 72 Tahun 2016 dengan
rata-rata nilai untuk persentase persyaratan penyimpanan, komponen
penyimpanan, sistem penyimpanan dan peralatan penyimpanan adalah 100% sedangkan persentase metode penyimpanan adalah 87.71 %. Hasil indikator penyimpanan menurut indikator Satibi 2014 persentase untuk ketepatan data jumlah obat pada kartu stok sebesar 98.63%, nilai TOR 4.64x/tahun, persentase stok mati 0.68% dan persentase stok kosong 1.71% menunjukkan belum sesuai sedang persentase sistem penataan gudang 100% menjalankan prinsip FEFO dan FIFO dan persentase obat kadaluarsa 0% menunjukkan telah sesuai dengan indikator Satibi 2014.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes melitus merupakan gangguan metabolisme karena peningkatan kadar glukosa dalam darah sehingga tubuh tidak dapat secara efektif menggunakan insulin yang dihasilkannya. Terapi penghambatan enzim α-glukosidase salah satu cara untuk mengobati diabetes. Penggunaan bahan alam seperti daun sirih hutan merupakan tanaman yang secara empiris dapat mengobati berbagai penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol 96%, fraksi etil asetat dan fraksi air daun sirih hutan dalam menghambat enzim α-glukosidase. Penarikan golongan senyawa aktif daun sirih hutan dilakukan dengan cara ekstraksi
dan fraksinasi. Penghambatan enzim α-glukosidase dilakukan dengan cara In vitro menggunakan instrumen ELISA Reader. Golongan metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak etanol 96% dan fraksi etil asetat daun sirih hutan adalah flavonoid, tanin, saponin, fenol, steroid dan glikosida tetapi pada fraksi air tidak mengandung steroid/triterpenoid. Hasil pengujian aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase yang termasuk kedalam kategori kuat adalah adalah ekstrak etanol 96%
dengan nilai IC50 sebesar 27,45 ppm dan fraksi etil asetat sebesar 44,68 ppm sedangkan fraksi air sebesar 54,44 ppm masuk dalam kategori sedang dalam menghambat enzim α-glukosidase, kemudian kontrol positif akarbosa masuk dalam kategori kuat memiliki nilai IC50 sebesar 12,66 ppm.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Luka bakar sebagai kerusakan ditemukan pada jaringan epidermis, jaringan dermal atau jaringan lebih dalam, disebabkan dengan kontak jaringan termal, kimia, atau listrik. Daun gaharu dan kolang-kaling dapat menyembuhkan luka bakar. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa tanaman dan untuk menganalisis efek penyembuhan luka bakar dalam sediaan gel ekstrak etanol 96% daun gaharu (Gyrinops versteegii (Gilg.) Domke) dan kolang-kaling (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) dengan menggunakan bahan percobaan mencit putih jantan (Mus musculus). Penelitian ini dibuat dengan 7 kelompok percobaan yaitu
ekstrak etanol 96% daun gaharu, kolang-kaling, kombinasi 1:1, 1:2, 2:1, kontrol
positif (Bioplacenton) dan kontrol negatif (Basis Gel). Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol 96% daun gaharu mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid dan tanin. Kolang-kaling mengandung golongan senyawa flavonoid. Data yang diperoleh yaitu pengukuran diameter luka bakar dan persentase penyembuhan luka bakar. Hasil yang diperoleh dari pengujian statistik berbeda signifikan yaitu menunjukkan bahwa perlakuan dengan kombinasi 1:2 dengan perlakuan lainnya memiliki perbedaan dengan 1:2 sebesar 78,66% dengan kontrol
positif memiliki persentase sebesar 100% mampu mempercepat penyembuhan luka bakar pada mencit jantan (Mus musculus) yang menunjukan hasil terbaik terhadap penyembuhan luka bakar pada hari keempat belas.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kadar glukosa di dalam darah dikendalikan oleh beberapa mekanisme
homeostatik yang dalam keadaan sehat dapat mempertahankan kadar dalam rentang 70 sampai 110 mg/dl dalam keadaan puasa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui aktivitas ekstrak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dan daun stevia (Stevia rebaudiana Bertoni), beserta kombinasinya terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit. Penelitian ini menggunakan hewan percobaan mencit (Mus musculus) yang terdiri dari 7 kelompok. Semua kelompok diinduksi dengan aloksan 150 mg/kgBB. Pada hari ke 3 setelah induksi semua mencit di ukur kadar glukosanya. Mencit yang telah hiperglikemi diberi perlakuan dengan pemberian secara peroral yaitu ekstrak bunga rosella, ekstrak daun stevia, kombinasi ekstrak bunga rosella dari ekstrak daun stevia dengan perbandingan 1:1, 2:1, 3:1 , kontrol positif (Metformin) dan kontrol negatif ( Na-CMC 0,5%) selama 15 hari. Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol 70% pada bunga
rosella dan daun stevia masing-masing mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan tritepernoid. Penurunan kadar glukosa darah puasa mencit yang mendapat ekstrak bunga rosella sebesar (73,04%), ekstrak daun stevia sebesar (74,75%), kombinasi ekstrak bunga rosella dan daun stevia dengan perbandingan 1:1 sebesar (80,08%), 2:1 sebesar (65,95 %), 3:1 sebesar (65,03%)
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Swamedikasi merupakan upaya yang dilakukan masyarakat untuk mengatasi gejala yang dialami dengan menggunakan obat tanpa resep. Dalam pelaksanaannya, swamedikasi dapat menimbulkan masalah terkait obat jika tidak dilakukan dengan benar. Masalah terjadi karena keterbatasan pengetahuan dalam penggunaan obat untuk swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan, perilaku, dan hubungan tingkat pengetahuan terhadap perilaku mengenai
swamedikasi nyeri gigi di Apotek Bunda 2 Karadenan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 90 sampel/responden didapatkan melalui teknik Total sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien memiliki tingkat pengetahuan baik (76%). Perilaku masyarakat termasuk ke dalam kategori baik (66%). Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan perilaku masyarakat mengenai swamedikasi nyeri gigi dengan
nilai signifikansi p value 0,002.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hipertensi adalah suatu keadaan dimana tekanan darah meningkat melebihi batas normal yaitu ≥140/90 mmHg. Tujuan dari penelitian ini untuk pengetahui gambaran data sosiodemografi, gambaran jenis obat antihipertensi, efektivitas serta perbedaan efektivitas Amlodipin dan Captoprilpada pasien hipertensi di Puskesmas Sukalarang Sukabumi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif, yaitu penelitian yang didasarkan pada informasi dari berkas pasien yang diperoleh dengan mengolah kejadian sebelumnya. Data yang diambil dari rekam medis dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pasien hipertensi terbanyak perempuan sebesar 71% dengan rentang usia terbanyak 20-60 tahun sebesar 74%. Penggunaan obat antihipertensi terbanyak amlodipin 62%. Untuk hasil perbedaan Efektifitas menggunakan uji SPSS Mann-Whitney hasilnya Amlodipin lebih efektif memiliki rata-rata penurunan TD sistolik/diastolik sebesar 34,67/7,00 mmHg sedangkan rata-rata penurunan TD sistolik/diastolik obat Captopril sebesar 23,94/7,10 mmHg. Dengan nilai sig amlodipin dan Captopril Ƿ <0.05 yang berarti terdapat perbedaan rata-rata penurunan tekanan darah sistolik/diastolik pada penggunaan obat Amlodipin dan obat Captopril.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Sabut kelapa memiliki persentase terbesar dari komponen buah kelapa lainnya yaitu 35%. Sehingga limbah sabut kelapa yang dihasilkan sangat banyak, namun pemanfaatannya masih kurang. Sabut kelapa juga memiliki kandungan selulosa yang sangat tinggi yaitu sebesar 27%. Oleh karena itu, selulosa tersebut dimanfaatkan menjadi Hidroksi Propil Metil Selulosa (HPMC). Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variasi NaOH terhadap HPMC, menghasilkan HPMC yang optimal berdasarkan nilai Molar Substitusi (MS) dan Derajat Substitusi (DS) dan mendapatkan HPMC dari sabut kelapa yang optimal dengan karakteristik yang memenuhi standar. HPMC sabut kelapa dibuat dengan mengisolasi selulosa terlebih dahulu. Dilanjutkan dengan mensintesis HPMC dengan variasi konsentrasi NaOH (15%, 20% dan 25%) dan jumlah propilen oksida yang ditambahkan 2,5 ml serta dimetil sulfat sebanyak 0,92 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi NaOH semakin tinggi pula nilai
MS dan DSnya. HPMC yang optimal ialah HPMC dengan konsentrasi 20%
karena memiliki nilai Molar Substitusi (MS) sebesar 0,300 dan Derajat Substitusi (DS) sebesar 1,119 yang memenuhi standar HPMC yang aman untuk pangan. Dengan karakteristik HPMC berbentuk butiran kasar, berwarna putih kekuningan dan memiliki bau yang samar, memiliki pH 7, nilai Water Holding Capacity (WHC) 7,3 g/g dan nilai Oil Holding Capacity (OHC) 6,6 g/g.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun binahong dan daun babadotan salah satu tanaman obat tradisional yang banyak digunakan yang secara empiris sejak jaman dahulu dan dimanfaatkan untuk antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kandungan senyawa tanaman dan untuk mengetahui adanya efek penyembuhan peradangan pada kulit, pada ekstrak etanol 96% Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten) Steenis) dan Daun Babadotan (Aregatum conyzoides, L.) serta kombinasinya dengan menggunakan hewan uji mencit (Mus musculus). Penelitian ini dibuat dengan 7 kelompok percobaan yaitu tunggal binahong, tunggal babadotan, kombinasi 1:1, 3:1, 1:3, kontrol positif (salep trombophob) dan kontrol negatif (Na-CmC). Pada penelitian ini ekstrak etanol 96% pada daun binahong dan daun babadotan masing-masing mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan terpenoid. Data diperoleh dengan cara menghitung persen penurunan pada udema mencit Selama 6 jam, hasil data untuk penurunan pembengkakan kontrol positif persen penurunan udem sebesar 83.79%, untuk kontrol negatif persen penurunan sebesar 23,75%, untuk ekstrak etanol 96% daun binahong memiliki persen penurunan sebesar 37,80%, untuk ekstrak etanol 96% daun babadotan persen penurunan sebesar 72.64%, untuk kombinasi 1:1 penurunan persen sebesar 36,87%, untuk kombinasi 3:1 persen penurunan sebesar (79.32% dan untuk kombinasi 1:3 persen penurunan sebesar 57,54%. Kandungan senyawa flavoid yang terdapat pada ekstrak yang berfungsi menurunkan pembengkakan pada mencit.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Mutu pelayanan farmasi rumah sakit adalah pelayanan farmasi yang menunjuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan dalam menimbulkan kepuasan pasien sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata masyarakat, serta penyelenggaraannya sesuai dengan standar pelayanan profesi yang ditetapkan serta sesuai dengan kode etik profesi farmasi. Sisi mutu pelayanan yang meliputi aspek keandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti langsung. Desain penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini, menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel penelitian adalah 100 responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Data sosiodemografi jenis kelamin terbanyak perempuan 55%, usia terbanyak lansia awal (46-55 tahun) 36%, Pendidikan terbanyak SMA 59%, dan pekerjaan terbanyak karyawan swasta sebanyak 43%. Secara keseluruhan didapatkan hasil Kesesuaian antara harapan dengan kenyataan mutu pelayanan bukti langsung pelayanan (84,28%), keandalan pelayanan (84,42%), daya tanggap
pelayanan (87,87%), jaminan pelayanan (81,86%), dan empati pelayanan (88,92%).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun Melinjo (Gnetum gnemon L.) dan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa
bilimbi L.) merupakan tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional. Daun Melinjo memiliki kandungan alkaloid, saponin, tanin, fenol, flavonoid, triterpenoid dan steroid. Buah Belimbing Wuluh memiliki kandungan alkaloid, flavonoid dan triterpenoid. Senyawa-senyawa tersebut berfungsi sebagai antioksidan dapat menangkal radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui golongan metabolit sekunder dan menentukan aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak etanol 70% daun
melinjo dan buah belimbing wuluh. Serbuk simplisia diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 70%, kemudian dilakukan uji fitokimia, setelah itu uji antioksidan tunggal dan kombinasi ekstrak pada perbandingan 1:3, 3:1, 1:1 dengan deret konsentrasi 5, 10, 20, 40, 80 ppm, penentuan antioksidan dilakukan menggunakan DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) dengan mengukur absorbansi DPPH pada panjang gelombang 515 nm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai IC50 untuk ekstrak etanol daun melinjo sebesar 7,86 μg/mL, ekstrak etanol buah belimbing wuluh sebesar 33,70 μg/mL dan nilai IC50 dari masing-masing kombinasi ekstrak etanol daun melinjo dan buah belimbing wuluh pada perbandingan 1:3 diperoleh sebesar 32,1 μg/mL, perbandingan 3:1 diperoleh sebesar 5,91 μg/mL dan perbandingan 1:1 diperoleh sebesar 19,49 μg/mL. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak etanol 70% daun melinjo dan buah belimbing wuluh perbandingan 3:1 memiliki nilai IC50 terbaik sebesar 5,91 μg/mL yang termasuk kategori sangat kuat.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes melitus dapat menyebabkan metabolisme di dalam tubuh terganggu sehingga kekebalan tubuh menurun dan rentan terinfeksi mikroorganisme seperti bakteri yang berasal dari lingkungan sekitar. Bakteri yang ada di dalam tubuh dengan sistem imun rendah tersebut akan berkembang biak dengan mudah dan menyebabkan komplikasi pada penderita diabetes melitus. Salah satu tanaman obat yang memiliki efek antidiabetes dan antibakteri yaitu adalah krokot (Portulaca
oleracea L.). Senyawa flavonoid pada krokot memiliki sifat antibakteri dan sebagai antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar total flavonoid, penghambatan pada enzim α-glukosidase, dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Eschericia coli pada ekstrak etanol 96%, metanol, akuades, etil asetat, dan n-heksan herba krokot. Pengujian kadar total flavonoid dihitung dengan metode AlCl3, inhibisi α-glukosidase dilakukan secara in vitro menggunakan microplate reader pada panjang gelombang 410 nm, serta aktivitas antibakteri dilakukan dengan menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa nilai total flavonoid tertinggi terdapat pada ekstrak metanol herba krokot yaitu 4,547 mgQE/g BK, penghambatan enzim α-glukosidase tertinggi terdapat pada ekstrak metanol herba krokot 10.000 ppm yaitu 30,825%, serta diameter zona hambat terbesar 4,37 mm terdapat pada rata-rata pengujian terhadap bakteri Escherichia coli dengan ekstrak etil asetat herba krokot konsentrasi 30%.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri. Antibiotik diresepkan pada pasien, tetapi pemakaiannya sering disalahgunakan. Penggunaan antibiotik akan menguntungkan dan memberikan efek bila diresepkan dan dikonsumsi sesuai aturan. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai pada mengakibatkan resiko terjadinya resistensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan terhadap
tingkat pengetahuan responden tentang antibiotik di Klinik Medistira 2 Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Jenis penelitian merupakan deskriptif dengan metode cross sectional. Alat ukur menggunakan data primer yaitu menggunakan kuesioner, dengan jumlah sampel 100 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini menunjukan data sosiodemografi responden paling banyak berusia 46-55 tahun sebesar 40 responden (40%), jenis kelamin yang paling banyak responden perempuan sebesar 55 responden (55%),
mayoritas pekerjaan responden adalah karyawan swasta sebesar 41 responden (41%), dan tingkat pendidikan responden mayoritas adalah lulusan SMA sebesar 35 responden (35%). Tingkat pengetahuan responden tentang penggunaan antibiotik dikategorikan cukup sebesar 41%. Terdapat hubungan yang bermakna antara usia, pekerjaan, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan responden tentang antibiotik dilihat dari nilai p value usia 0,030, pekerjaan 0,049, dan tingkat pendidikan 0,033. Sedangkan pada jenis kelamin tidak terdapat hubungan yang bermakna dilihat dari nilai p value 0,385.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama
morbiditas dan mortalitas penyakit infeksi di dunia. Demikian pula, ISPA
merupakan salah satu penyebab utama rawat jalan atau rawat inap di institusi pelayanan kesehatan, terutama di sektor perawatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien terdiagnosa ISPA anak, gambaran jenis penyakit ISPA anak, gambaran penggunaan obat ISPA, dan untuk mengetahui kesesuaian penggunaan obat pada pasien ISPA anak meliputi tepat obat, tepat dosis, tepat frekuensi, dan tepat lama pemberian dengan panduan Pharmaceutical
Care 2005. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deksriptif yang bersifat retrospektif dengan pendekatan cross sectional. Data penelitian ini diambil dari data sekunder berupa data rekam medik pasien, dengan periode Oktober – Desember 2022. Sampel yang diambil sebanyak 104 pasien dengan metode total sampling. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan, rentang usia yang paling banyak 3 – 5 tahun sebanyak (52%), jenis kelamin yang paling banyak laki-laki sebanyak (63%), rentang berat badan terbanyak 13 – 19 kg sebanyak (33%). Jenis ISPA terdapat rhinitis sebanyak (14%), tonsilitis sebanyak (48%), faringitis sebanyak (38%), obat yang paling banyak digunakan amoksisilin sebanyak (76%). Berdasarkan hasil evaluasi ketepatan obat diperoleh tepat obat 100%, tepat dosis 89,4%, tepat frekuensi 100% dan tepat lama pemberian 62,5%.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dismenorea adalah salah satu kondisi nyeri haid yang terjadi pada masa menstruasi
sebagian besar wanita. Penyuluhan adalah salah satu dari sekian banyak Langkah
yang dilakukan guna meningkatkan pengetahuan manusia. Penyuluhan dilakukan
dengan memberikan informasi tentang dismenorea. Tujuan penelitian yang
dilakukan adalah untuk melihat apakah antara sebelum dan sesudah penyuluhan
tentang dismenorea pada siswi di SMK Farmasi Bhakti Kencana Bogor
menyebabkan peningkatan level pengetahuan pada partisipan. Penelitian ini
menggunakan penelitian Kuantitatif Observasional yang bersifat prospektif.
Teknik Pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah
responden 170 sampel. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner.
Hasil penelitian menunjukan sosiodemografi: usia kategori remaja awal(12-16
tahun) sebesar 97%, kelas dengan responden terbanyak kelas XI (sebelas) 52%.
Tingkat pengetahuan sebelum penyuluhan diperoleh yaitu 27 responden (16%)
memiliki pengetahuan baik, sebanyak 112 responden (66%) memiliki pengetahuan
cukup, dan sebanyak 31 responden (18%) memiliki pengetahuan baik. Tingkat
pengetahuan sesudah penyuluhan diperoleh 118 responden (69%) memiliki
pengetahuan baik, dan sebanyak 52 responden (31%) memiliki pengetahuan cukup
Analisis data menggunakan metode Wilcoxon dengan taraf signifikan 0,05.
Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan signifikan antara
tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dengan memberikan
informasi mengenai dismenorea, dilihat dari nilai p value 0,000 (<0,05). Sehingga
dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan siswi.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Infusa merupakan sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi serbuk simplisia dengan air pada suhu 90°C selama 15 menit. Perpaduan bunga rosella dengan stevia dapat dimanfaatkan sebagai minuman kesehatan yang mengandung lebih banyak antioksidan yaitu dengan diolah menjadi “Teh kombucha” merupakan produk fungsional hasil fermentasi larutan teh menggunakan starter mikroba SCOBY (Symbiotic Culture of Bacterial and Yeast). Tujuan penelitian ini yaitu menentukan golongan senyawa metabolit sekunder, menentukan aktivitas antioksidan serta karakteristik infusa dan kombucha. Infusa serta kombucha bunga Rosella dan stevia
dibuat dengan berbagai konsentrasi yaitu 20-100 g/L dengan waktu fermentasi selama 8 hari. Paramater uji yang dilakukan terhadap infusa serta kombucha meliputi penentuan metabolit sekunder dengan uji fitokimia, uji pH, total asam titrasi, total fenol serta aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH. Metabolit sekunder yang terkandung pada infusa bunga rosella dan stevia adalah
flavonoid, saponin dan tanin, sedangkan pada kombuchanya terkandung flavonoid dan saponin. Infusa dan kombucha bunga rosella dan stevia memiliki aktivitas peredaman radikal bebas DPPH berturut-turut dengan nilai IC75 54,73 g/L dan 28,23 g/L. Infusa dan kombucha bunga rosella dan stevia mempunyai nilai pH 3-4. Total asam tertitrasi pada infusa dan kombucha bunga rosella dan stevia masing-masing sebesar 3,12%-
4,42%, dan 3,97%-5,82%. Kadar total fenol kombucha lebih tinggi dibandingkan dengan infusanya yaitu sebesar 18,580-25,378 mg/g GAE. Oleh sebab itu, kombucha bunga rosella dan stevia mempunyai aktivitas antioksidan, total fenol, dan total asam yang lebih tinggi dibandingkan sediaan infusanya.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Swamedikasi adalah Pengobatan yang banyak dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan ringan atau gejala penyakit, sebelum memutuskan mencari pertolongan pada tenaga kesehatan. Gastritis merupakan terjadinya inflamasi yang diakibatkan oleh faktor iritasi dan infeksi pada mukosa dan submukosa lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik sosiodemografi, dengan tingkat pengetahuan pasien swamedikasi gastritis di Apotek Askia Bogor. Metode yang digunakan adalah deksriptif analitik dengan pendekatan Prospektif
yang menggambarkan fenomena untuk diteliti yang terjadi di dalam suatu populasi tertentu, dengan model penelitian yang menggunakan metode cross-sectional, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara karakteristik, risiko dengan efek, serta cara pendekatan, observasional, atau pengumpulan data. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa gambaran karakteristik sosiodemografi
Apotek Askia Bogor periode Agustrus-September 2022 menunjukan presentase terbesar pada usia 18-25 tahun sekitar (35%), jenis kelamin tebanyak yaitu perempuan (60%), pendidikan terbanyak yaitu perguruan tinggi (48%), pekerjaan terbanyak yaitu karyawan swasta (36%), dan pendapatan terbanyak yaitu kurang 2- 4 juta (37%). Karakteristik sosiodemografi yang meliputi (Usia, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan) memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat
pengetahuan swamedikasi gastritis dengan nilai 0,05. Sedangkan karakteristik sosiodemografi pada (Jenis kelamin) tidak memiliki hubungan siginifikan terhadap tingkat pengetahuan swamedikasi gastritis dengan nilai ≥0,05.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun kelor dan daun stevia merupakan tanaman obat tradisional yang
secara empiris dimanfaatkan untuk dijadikan antibakteri alami sebagai alternatif pengganti bahan sintesis dalam mencegah infeksi bakteri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa tanaman, mendapatkan sediaan obat kumur kombinasi infusa daun kelor dan daun stevia, dan mendapakan nilai zona hambat sediaan obat kumur dari kombinasi infusa daun kelor dan daun stevia dengan menggunakan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini dibuat dengan 6 formulasi dan 1 sediaan pembanding yaitu infusa daun kelor, infusa daun stevia,
kombinasi infusa daun kelor dan daun stevia perbandingan 1:1, 1:3 dan 3:1,
sediaan pembanding adalah obat kumur enkasari sebagai kontrol positif dan akuades sebagai kontrol negatif. Pada penelitian ini masing-masing mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, triterpenoid dan tanin. Data diperoleh dari hasil uji organoleptis, uji pH, dan pengujian antibakteri dengan diukur zona hambat dari sediaan infusa. Hasil data antibakteri kontrol positif (19,58 mm), kontrol negatif (0 mm), infusa daun kelor (19,526 mm), infusa daun stevia (13,126 mm), kombinasi 1:1 (14,463 mm), kombinasi 1:3 (17,387 mm) dan kombinasi 3:1 (22,386 mm). Kandungan senyawa seperti flavonoid, saponin dan tanin yang berperan sebagai antibakteri.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Gagal Ginjal (renal atau kidney failure) merupakan kasus penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara akut (kambuhan) maupun kronik (menahun). Gagal kronik gejala awalnya muncul secara bertahap biasanya tidak menimbulkan gejala awal yang jelas, sehingga penurunan fungsi ginjal tersebut tidak sering dirasakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji ketepatan obat berdasarkan tepat pasien, tepat obat, tepat dosis dan tepat frekuensi, pada pasien rawat jalan penderita gagal
ginjal kronik di RS. RST Dompet Dhuafa. Data yang digunakan adalah data
rekam medik, dengan data yang diambil meliputi , usia, jenis kelamin dan jenis obat yang digunakan pada pasien rawat jalan penderita gagal ginjal kronik periode Januari – Maret 2022. Data dianalisis dengan menggunakan data deskriptif, data disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran tentang ketepatan penggunaan obat pada pasien gagal ginjal kronik di RS. RST Dompet Dhuafa. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pengumpulan data secara retrospektif. Sampel yang diambil sebanyak 103 pasien dengan metode total sampling. Hasil penelitian menunjukan
data sosiodemografi jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 55,3%, usia terbanyak 56-65 tahun 31,1%, berat badan terbanyak 51,60 kg 35%. Distribusi pasien berdasarkan diagnosis penyakit penyerta terbanyak yaitu penyakit hipertensi dengan persentase 72,82%. Evaluasi ketepatan pengobatan berdasarkan tepat pasien diperoleh hasil sebanyak 99%, pada tepat obat sebanyak 98%, pada tepat dosis diperoleh sebanyak 83%, dan tepat frekuensi sebanyak 99%.