Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M

1.493 karya publik ditemukan.

2026: 982025: 2552024: 532023: 3282022: 3212021: 1192020: 142019: 642018: 2002017: 22016: 12014: 12005: 12004: 1

ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI POLI RAWAT JALAN EKSEKUTIF RUMAH SAKIT KARTIKA KASIH SUKABUMI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kepuasan pasien merupakan kepuasan yang dirasakan pasien setelah menerima pelayanan. Kualitas pelayanan terdiri dari 5 dimensi yaitu kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti langsung. Tujuan penelitian untuk mengetahui karakteristik sosiodemografi pasien, analisis tingkat kepuasan pasien serta kualitas pelayanan yang diberikan di Poli Rawat Jalan Eksekutif Rumah Sakit Kartika Kasih Sukabumi. Desain penelitian menggunakan metode ServQual pengukuran tingkat kepuasan metode Customer Satisfaction Index (CSI) dan Importance Performance Analysis (IPA). Jumlah sampel penelitian adalah 100 pasien dengan instrumen kuesioner telah diuji validitas dan reliabilitas. Sosiodemografi berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 56%, usia terbanyak dewasa awal (26-35 tahun) 38%, pendidikan terbanyak perguruan tinggi 54%, dan pekerjaan terbanyak pegawai swasta 35%. Hasil Customer Satisfaction Index (CSI) dari lima dimensi kehandalan (80,73%) ketanggapan (80,47%), jaminan (81,19%) empati (79,77%), dan bukti langsung (81,94%). Hal-hal yang menjadi prioritas utama untuk diperbaiki pada kuadran I meliputi; kecepatan pelayanan terhadap pasien, obat tersedia dengan lengkap, petugas cepat tanggap terhadap keluhan pasien tentang obat atau pengobatan, pasien mendapatkan informasi yang jelas dan mudah dimengerti tentang pelayanan yang diberikan selama berobat di Poli Rawat Jalan Eksekutif, obat yang diberikan sesuai dengan resep, lokasi Poli Rawat Jalan Eksekutif mudah dijangkau.

ANALISA EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OBAT PREGABALIN DAN GABAPENTIN PADA PASIEN NEUROPATI DIABETIK DI INSTALASI RAWAT JALAN RS. BMC MAYAPADA BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Neuropati diabetik adalah salah satu komplikasi kronis yang paling sering ditemukan pada penderita diabetes melitus. Neuropati diabetik terjadi karena hiperglikemia serta dapat melukai saraf di seluruh tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sosiodemografi, gambaran nyeri neuropati, lokasi nyeri dan perbedaan efektivitas penggunaan obat pregabalin dan gabapentin terhadap penurunan skala nyeri pada pasien neuropati diabetik di instalasi rawat jalan RS BMC Mayapada Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian prospektif observasional dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner Diabetic Neuropathy Symptom (DNS) dan pengukuran skala nyeri menggunakan Numerical Rating Scale for Pain (NRS Pain), data sekunder diambil dari data rekam medis yaitu no. RM, profil penyakit dan awal peresepan pregabalin dan gabapentin. Kemudian data dianalisis dengan SPSS versi 26 dan hasil disajikan dengan bentuk tabel atau grafik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada penggunaan pregabalin didapatkan penurunan skala nyeri dengan rata-rata sebesar 0,87 dan pada penggunaan gabapentin didapatkan penurunan rata-rata sebesar 0,78. Pada hasil ujistatistik U-Mann-Whitney nilai P-value = 0,000 (p<0,05), hasil tersebut menunjukan adanya perbedaan efektivitas pregabalin dan gabapentin terhadap penurunan skala nyeri pada pasien neuropati diabetik selama 2 minggu.

STUDI IN SILICO PENAMBATAN PROTEIN PRO INFLAMASI DENGAN SENYAWA AKTIF KAYU MANIS ( Cinnamomum sp. )

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Peradangan atau inflamasi adalah respons sistem kekebalan terhadap rangsangan berbahaya, seperti patogen, sel yang rusak, senyawa beracun, atau radiasi, dan bertindak dengan menghilangkan rangsangan yang merugikan dan memulai proses penyembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Mendapatkan senyawa kandidat obat dari senyawa alam kayu manis yang memiliki aktivitas inhibitor protein pro inflamasi untuk pengobatan anti radang yang lebih baik dari kontrol positif dengan toksisitas rendah; dan Menentukan nilai binding affinity dan konstanta inhibisi serta analisis interaksi antara ligan ( kandidat senyawa potensial) dengan reseptor. Metode penelitian ini dilakukan secara in silico dengan melakukan penambatan molekuler untuk mengetahui nilai binding affinity serta perhitungan konstanta inhibisi, yang kemudian divisualisasikan menggunakan Discovery Visualizer 2021 dan Pymol. Potensi senyawa uji dianalisis berdasarkan kriteria Lipinski’s Rule of Five untuk memprediksi aktivitas farmakokinetik senyawa tersebut. Setelah itu, dilakukan uji toksisitas melalui situs online ProTox-II. Dari penelitian ini diperoleh 3 kandidat senyawa potensial sebagai antiinflmasi, yaitu Procyanidin B1, Prosianidin B2, Prosianidin C1, dengan nilai binding affinity -11,4 kkal/mol, -11,5 kkal/mol, dan -13,4 kkal/mol. Semua senyawa tersebut memiliki afinitas ikatan yang lebih kecil dari pada Deksametason (-9,8 kkal/mol) sebagai ligan pembanding.

UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN BAYAM BRAZIL (Althernanthera sisso) DAN DAUN MURBEI (Morus alba L.) DENGAN PENGHAMBATAN RADIKAL BEBAS BERSERTA KOMBINASINYA

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bayam brazil (Althernanthera sisso) mengandung karetenoid, vitamin C, vitamin K, vitamin B6, asam folat, zat besi, kalsium dalam jumlah tinggi dan berfungsi sebagai antioksidan yang membantu mencegah fungsi neuronal dan kognitif otak. Daun Murbei (Morus alba L.) mengandung senyawa aktif alkaloid, flavonoid, dan polifenol. Antioksidan berperan penting dalam menangkal radikal bebas, mencegah penyakit-penyakit degeneratif seperti kardiovaskular, karsinogenik dan penyakit lainnya. Bayam brazil dan daun murbei dibuat dalam bentuk ekstrak etanol 96% yang dimana metode yang digunakan adalah peredaman radikal bebas dengan DPPH (2,2- diphenyl-1-picrylhydrazyl). Tujuannya untuk melihat aktivitas antioksidan terbaik, diantara tunggal dan kombinasinya yang nilai perbandinganya adalah (1:1), (1:3) dan (3:1) diantara daun murbei dan bayam brazil. Pengujian direaksikan dimana sampel dan larutan DPPH sebagai radikal bebas yang diinkubasi selama 30 menit dan dilihat nilai absorbansinya dengan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukan bahwa ektrak kombinasi daun murbei dan bayam brazil menghasilkan aktivitas antioksidan kategori sangat kuat yang dimana IC50 dari masing-masing perbandingan berturut-turut (1:1) 12,78 ppm, (1:3) 6,37 ppm, (3:1) 8,29 ppm yang menurut Molyneux berada di konsentrasi kurang dari 50 ppm. Begitupun dengan ekstrak tunggalnya yang berada dikategori sangat kuat dengan nilai IC50 daun murbei 6,70 ppm dan bayam brazil 4,98 ppm. Semakin tinggi konsentrasi sampel, semakin besar kemampuan untuk menghambat radikal bebas dengan menurunnya nilai absorbansi .

FORMULASI TABLET KOMBINASI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT (Curcumma domestica) DAN DAUN SALAM (Syzigium polyanthum) DENGAN GELATIN SEBAGAI BAHAN PENGIKAT

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Rimpang kunyit (Curcuma domestica) mengandung senyawa kurkumin yang berkhasiat sebagai antikolesterol. Daun salam (Syzygium polyanthum) memiliki kandungan flavanoid, saponin, tanin, vitamin C, B3, A, dan E yang berpotensi sebagai antikolesterol. Sediaan tablet memiliki keuntungan seperti pemberian dosis yang lebih tepat dan mudah dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik tablet kombinasi ekstrak rimpang kunyit dan daun salam dengan variasi konsentrasi gelatin sebagai bahan pengikat. Tablet dibuat menggunakan metode granulasi basah dengan perbandingan ekstrak 1 : 1 menggunakan konsentrasi gelatin 5% (F1) : 7,5% (F2) : 10% (F3). Evaluasi tablet yang dilakukan meliputi uji keseragaman bobot, uji keseragaman ukuran, uji kekerasan, uji kerapuhan dan uji waktu hancur tablet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tablet kombinasi rimpang kunyit dan daun salam dengan konsentrasi gelatin 5% menghasilkan mutu tablet terbaik berdasarkan evaluasi keseragaman bobot, keseragaman ukuran, kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur tablet. Penggunaan variasi konsentrasi gelatin sebagai bahan pengikat mempengaruhi kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur tablet. Semakin besar konsentrasi gelatin maka semakin besar nilai kekerasan, semakin kecil nilai kerapuhan dan semakin lama waktu hancur tablet.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU SWAMEDIKASI NYERI HAID PADA SISWI SMK INSAN MEDIKA KOTA DEPOK

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nyeri haid adalah rasa sakit atau nyeri hebat pada bagian bawah perut yang terjadi saat wanita mengalami siklus menstruasi. Nyeri haid merupakan penyakit ringan yang dapat disembuhkan dengan swamedikasi. Swamedikasi berarti mengobati segala keluhan pada diri sendiri dengan obat-obat sederhana yang dibeli bebas di apotik atau toko obat, atas inisiatif sendiri tanpa nasihat dokter. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui gambaran sosiodemografi swamedikasi nyeri haid, gambaran tingkat pengetahuan, gambaran perilaku, dan hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri haid pada siswi SMK Insan Medika Kota Depok. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian cross sectional dengan pendekatan prospektif. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari – Mei tahun 2023. Tempat penelitian dilaksanakan di SMK Insan Medika Kota Depok. Alat ukur berupa kuesioner, dengan jumlah sampel 85 secara Purposive Sampling. Responden yang memenuhi kriteria inklusi yaitu siswi yang mengalami nyeri haid dan pernah melakukan swamedikasi nyeri haid. Hasil penelitian menunjukan sosiodemografi: usia paling banyak yaitu kategori remaja awal (12-16 tahun) sebesar 64,71%, kelas dengan responden terbanyak kelas X sebesar (52,94%), gambaran tingkat pengetahuan dengan kategori tinggi sebesar(85,88%), dan gambaran perilaku dengan kategori perilaku cukup baik sebesar (82,35%). Pengujian hubungan tingkat pengetahuan dan perilaku menggunakan uji chi-square diperoleh hasil signifikansi dengan nilai p-value yaitu sebesar 0,791 dimana p – Value > α (0,05) yang artinya tidak terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan perilaku swamedikasi nyeri haid.

FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BODY GEL EKSTRAK UMBI BIT MERAH (Beta vulgaris L.)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Umbi bit merah (Beta vulgaris L.) merupakan tanaman umum yang mempunyai sifat antioksidan, namun pemanfaatannya masih jarang.Tujuan penelitian ini dilakukan untuk memformulasikan ekstrak etanol 70% umbi bit merah (Beta vulgaris L.) sebagai sediaan body gel dan mengevaluasi aktivitas antioksidan. Umbi bit merah diekstrasi dengan etanol 70%. Pengukuran aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode DPPH dan dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan panjang gelombang 515,5 nm. Hasil penelitian umbi bit merah mengandung senyawa flavonoid, tanin, dan alkaloid. Pada hasil uji aktivitas aktioksidan pada esktrak umbi bit menunjukkan nilai IC50 74.43 μg/mL. aktivitas sediaan body gel diformulasikan dengan memvariasikan ekstrak etanol 70% dengan variasi 5% (F1), 7,5% (F2) dan 10% (f3). Aktivitas antioksidan sediaan body gelmenunjukkan nilai IC50 masing-masing 8267.02 (F1), 5275.12 (F2), 2608.03 (F3). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ektrak etanol 70%, umbi bit merah dapat diformulasikan menjadi sediaan body gel namun aktivitas antioksidan tergolong kategori lemah.

HUBUNGAN KESESUAIAN TERAPI ANTIHIPERTENSI DENGAN KEBERHASILAN TERAPI MENURUT GUIDELINE JOINT NATIONAL COMMITTE VIII DI KLINIK DENTI SARI KABUPATEN BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian. Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg pada dua kali pengukuran dengan selang waktu lima menit dalam keadaan cukup tenang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kesesuaian obat dengan keberhasilan terapi menurut JNC VIII di Klinik Denti Sari Kabupaten Bogor. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Cross Sectional dengan pengambilan data retrospektif. Jumlah sampel sebanyak 64 pasien hipertensi di Klinik Denti Sari periode Juli-Agustus 2022. Pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Analisa data menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jenis kelamin perempuan terbanyak (71,90%), rentang usia terbanyak 55-65 tahun (50%), penggunaan amlodipin 5 mg terbanyak (62,5%), kesesuaian terapi obat sebanyak (75%) dan keberhasilan terapi obat sebanyak (67,20%) .Hasil analisis didapatkan ( nilai P-Value = 0,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kesesuaian dengan keberhasilan terapi yang ditandai dengan P-Value = 0,000.

HUBUNGAN PERILAKU SANTRI PUTRA TERHADAP KEJADIAN SKABIES DI PONDOK PESANTREN DARUL MUTTAQIEN KECAMATAN PARUNG

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei, yang penularannya terjadi secara kontak langsung. Penyakit skabies umumnya menyerang individu yang hidup berkelompok seperti asrama dan pesantren. Prevalensi skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor terlihat meningkat pada Tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya hubungan perilaku santri putra terhadap kejadian skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Kecamatan Parung. Penelitian ini menggunakan metode deskripstif untuk melihat hubungan perilaku santri putra terhadap kejadian skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor . Total populasi 933 santri putra. 300 santri putra sebagai sampel diambil berdasarkan rumus Slovin. Analisis data menggunakan metode Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05. Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawacara mulai dari kebiasaan mandi,kebersihan handuk, kebersihan tempat tidur dan kebersihan pakaian. Kesimpulan dari penelitian ini meliputi sosiodemografi santri, distribusi frekuensi dan terdapat hubungan perilaku santri terhadap kejadian skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Kecamatan Parung dengan nilai p value yaitu sebesar 0,032 dimana p < α (0,05) yang artinya terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku terhadap kejadian skabies.

EFEKTIVITAS EDUKASI DENGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS LEUWILIANG

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular melalui udara yang disebabkan mikroogranisme Mycobacterium tuberculosis yang bisa menyerang pada hampir seluruh bagian dalam tubuh seperti kelenjar di leher, kulit, tulang, ginjal, nodus limfe, selaput otak dan organ tubuh lainnya. Media leaflet bisa membantu publik menerima informasi lebih mudah, membangun komunikasi dalam upaya mendukung keberhasilan program pengobatan dan pencegahan TB paru. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas media promosi kesehatan leaflet terhadap tingkat pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Leuwiliang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional yang besifat prospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 55 sampel. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner. Analisis data menggunakan metode Wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan terdapat perpedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan menggunakan media leaflet dilihat dari nilai p value 0,000 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Leuwiliang.

HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI PUSKESMAS PASIR MULYA KOTA BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kepuasan pasien merupakan suatu perasaan pasien yaitu muncul akibat dari kinerja layanan kesehatan yang didapatkan setelah pasien membandingkan yang dirasakannya. Kinerja layanan kesehatan yang diperoleh sama ataupun lebih dari harapan pasien, maka pasien akan merasa puas. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosiodemografi responden terhadap pelayanan kefarmasian di Puskesmas Pasir Mulya Kota Bogor. Penelitian ini bersifat non-ekperimental dilakukan secara deskriptif dengan prospektif menggunakan kuisoner. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan mengambil obat di Instalasi Farmasi Puskesmas Pasir Mulya periode Desember 2021-Februari 2022. Sampel penelitian ini diambil secara random yaitu sebanyak 98 orang. Hasil dari penelitian ini kategori jenis kelamin tertinggi perempuan (74%), usia paling banyak 36-45 tahun (25%), pekerjaan swasta (42%), pendidikan SMA (58%) . Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan di instalasi farmasi Puskemas Pasir Mulya menunjukan bahwa kategori tingkat kepuasan pasien pada dimensi kehandalan sebanyak (86,59%) , dimensi ketanggapan (85,03%), dimensi jaminan (90,81%) , dimensi empati (81,83%) , dan yang terakhir yaitu dimensi bukti fisik sebanyak (79,51 %). Hasil data disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi Puskesmas Pasir Mulya berdasarkan 5 dimensi adalah sangat puas dengan presentase sebanyak (84,75%). dari Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat kepuasan pasien dengan usia, jenis kelamin, pekerjaan dan pendidikan.

EVALUASI PENERAPAN CPOB PADA SALAH SATU GUDANG FINISHED GOODS INDUSTRI FARMASI OBAT GENERIK DI CIKARANG

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Warehouse merupakan infrastruktur penting dalam bisnis farmasi yang berfungsi untuk menyimpan berbagai komponen seperti bahan baku, bahan awal, bahan pengemas, dan obat jadi. Karena pentingnya penerapan CPOB, maka perlu dilakukan evaluasi penerapan CPOB dengan kesesuaian proses disalah satu industri farmasi Obat Generik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui flow proses dan kesesuaian proses gudang finished goods terhadap standar CPOB edisi 5 tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dengan cara melakukan observasi menggunakan lembaran ceklist berdasarkan CPOB dan dibandingkan terhadap standar yang berlaku di gudang industri farmasi obat generik yang kemudian dihitung presentase kesesuaiannya menggunakan rumus perhitungan skor. Hasil penelitian yaitu sebanyak 8 aspek mendapatkan nilai presentase 100%, hanya satu aspek yang mendapatkan nilai presentase dibawah 100%, yaitu pada aspek Bangunan dan Fasilitas Penyimpanan dengan total presentase 71.4%. Kesimpulan penelitian ini, penerapan CPOB di gudang finished goods di gudang industri farmasi obat generik tersebut sudah berjalan baik. Namun masih ada yang perlu dilakukan perbaikan pada luas penyimpanan yang belum memadai. pencahayaan area penyimpanan yang masih kurang dari standar CPOB yang telah ditetapkan yaitu 100 Lux.

ANALISA KESESUAIAN ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN TERHADAP KEPUASAN PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK K-24 GUNUNG PUTRI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada konsumen yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan konsumen. Aspek pelayanan meliputi aspek bukti fisik, kehandalan, jaminan, kepedulian dan daya tanggap. Desain penelitian yang akan digunakan adalah dengan menggunakan metode ServQual dan dianalisis menggunakan metode Importance Peformance Analysis (IPA). Tujuan penelitian ini ingin mengetahui tingkat kepuasan serta kesesuaian antara harapan dan kenyataan pelayanan kefarmasian. Jumlah sampel penelitian adalah 300 konsumen dengan instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Hasilsosiodemografi berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 71%, usia terbanyak dewasa awal (26-35 tahun) 43%, pendidikan terbanyak SMA 51%, dan pekerjaan terbanyak karyawan swasta 38%. Tingkat kepuasan kenyataan pelayanan di Apotek K-24 Gunung Putri adalah puas dengan dimensi kepuasan yang terdiri dari bukti fisik (68%), kehandalan (70%), jaminan (72%), kepedulian (71%), dan daya tanggap (72%). Tingkat kepuasan harapan pelayanan di Apotek K-24 Gunung Putri adalah sangat puas dengan dimensi kepuasan yang terdiri dari bukti fisik (95%), kehandalan (95%), jaminan (95%), kepedulian (95), dan daya tanggap (96%). GAP rerata kesesuaian antara harapan dan kenyataan pelayanan di Apotek K-24 Gunung Putri ditunjukan dengan dimensi bukti fisik (-1,33), kehandalan (-1,25), jaminan (-1,15), kepedulian (-1,20), dan daya tanggap (-1,17).

ANALISIS BEBAN KERJA PETUGAS FARMASI DAN INSIDEN PATIENT SAFETY DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RUMAH SAKIT KARYA BHAKTI PRATIWI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Insiden keselamatan pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi dapat terjadi karena beban kerja yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beban kerja petugas farmasi yang dapat mengakibatkan insiden di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan total sampling. Alat ukur berupa data sekunder yaitu menggunakan dokumen Sumber Daya Manusia dan dokumen Komite Keselamatan Pasien di Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi. Data dianalisis menggunakan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes). Hasil penelitian menunjukan kebutuhan petugas farmasi di Instalasi Farmasi Rawat Jalan Rumah Sakit Karya Bhakti Pratiwi berdasarkan metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK Kes) diperoleh hasil kebutuhan yaitu 19 orang sedangkan petugas yang tersedia yaitu 14 orang. Hasil penelitian patient safety Kejadian Nyaris Cedera (KNC) terjadi sebanyak 2 insiden dan Kejadian Potensial Cedera (KPC) terjadi sebanyak 1 insiden.

AKTIVITAS ANTIKOLESTEROL DARI INFUSA DAUN SALAM DAN KOMBUCHA DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak yang bermanfaat untuk pembentukan dinding sel – sel dalam tubuh dan pembentukan hormon steroid. Kolesterol berfungsi sebagai molekul prekursor dalam sintesis vitamin D dan hormon steroid. Sedangkan kombucha adalah hasil fermentasi teh dan gula oleh SCOBY (symbiotic culture of bacteria and yeast). Kombucha dapat dibuat dari daun yang tinggi kandungan fenol salah satunya adalah daun salam. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas metabolit sekunder, pH, kadar total fenol dan aktivitas inhibisi kolesterol dari infusa daun salam dan kombucha daun salam. Pada penelitian ini menggunakan infusa daun salam dan kombucha daun salam dibuat dengan konsentrasi 12,5 g/L; 25g/L; 37,5 g/L; dan 50 g/L. Kombucha daun salam yang diperoleh akan di uji karakteristik kombucha daun salam meliputi uji fitokimia, pH, serta pengujian kadar total fenol secara in vitro dan aktivitas antikolesterol dengan metode Liebermann- Burchard. Aktivitas antikolesterol infusa daun salam dan kombucha daun salam pada penelitian ini diperoleh Aktivitas Inhibisi Kolesterol oleh Infusa daun salam 12,5 g/L- 50g/L berkisar 10,32- 27,97 sedangkan aktivitas inhibisi kolesterol oleh kombucha daun salam 12,5 g/L- 50g/L berkisar 16,64- 39,65. Infusa daun salam mengandung flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, steroid, pH 5,44- 6,11, dan total fenol berkisar 22,38- 41,72 mg GAE/g. Kombucha daun salam mengandung flavonoid, saponin, tanin, pH 2,63- 2,73, dan total fenol berkisar 27,61- 44,79 mg GAE/g. Oleh karena itu, infusa dan kombucha daun salam memiliki potensi sebagai agen antikolesterol.

ANALISA KESESUAIAN ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN YANG DITERIMA DI APOTEK PALEDANG FARMA BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pertumbuhan Apotek di daerah Kota Bogor yang semakin meningkat pesat sampai tahun 2022 serta konsumen yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Apotek untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Oleh sebab itu perlu diketahui apakah pelayanan yang telah diberikan selama ini telah sesuai dengan harapan konsumen atau belum dari sisi kualitas pelayanan yang meliputi aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Desain penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan prospektif dan dianalisis secara deskriptif jenis penelitian kuantitatif noneksperimental menggunakan rancangan crosssectional dengan melakukan pengukuran pada saat yang sama (point time approach). Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil kuesioner pasien yang melakukan pembelian obat ke Apotek Paledang Farma Bogor yang diambil secara prospektif. Hasil penelitian berdsarkan kesesuaian antara harapan dengan kenyataan mutu pelayanan berdasarkan diagram kartesius pada bukti langsung yang menjadi prioritas utama yaitu pada P7, dan P8 dengan presentase kenyataan (kuadran A). Kegiatan keandalan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P13. Kegiatan daya tanggap kenyataan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P18. Kegiatan jaminan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P21 dan P22. Kegiatan empati pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P25 dan P27.

INTERAKSI OBAT DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RS FAMILY MEDICAL CENTER BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes merupakan penyakit kronis yang terjadi secara menahun yang disebabkan gangguan pada metabolik ditandai kadar gula dalam darah meningkat. Beberapa pasien diabetes melitus tipe 2 memiliki penyakit penyerta sehingga membutuhkan kombinasi obat yang dapat mempengaruhi hasil terapi pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kejadian interaksi obat pada pasien diabetes melitu tipe 2 pada pasien rawat jalan di RS FMC Bogor periode Januari- Maret 2023. Penelitian merupakan penelitian dekriptif-observasional dengan pengambilan data secara retrospektif dari data sekunder rekam medis dan resep sebanyak 90 pasien dengan metode purposive sampling. Data dianalisis dengan website drug.com dan Medscape diolah dengan Microsoft excel. Hasil penelitian ini menunjukkan pasien diabetes melitus tipe 2 terbanyak perempuan (70%) dengan rentang usia 56-65 tahun (41%). Penyakit penyerta terbanyak yaitu hipertensi (51,92%). Jumlah obat terbanyak adalah 2-3 jenis obat sebanyak (39%). Obat antidiabetes yang paling banyak digunakan adalah metformin sebanyak (45,14%) dan obat penyakit penyerta terbanyak yaitu amlodipine (17,37%). Potensi interaksi terjadi sebanyak 201 kasus, mekanisme terbanyak farmakodinamik (91%) dengan level keparahan moderate (96%). Kejadian interaksi terjadi sebanyak 29 kasus (14,43%) dengan mekanisme farmakodinamik dan level keparahan moderate dan kasus terbanyak pada metformin dengan sucralfate syr sebanyak 6 kasus (20,68%).

FORMULASI, UJI HEDONIK DAN UJI STABILITAS YOGURT DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG BEKATUL BERAS MERAH (Oryza sativa L.)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Yogurt merupakan salah satu produk probiotik berupa susu fermentasi yang dapat memberikan manfaat kesehatan melalui peningkatan keseimbangan mikroflora usus. Substitusi tepung bekatul beras merah pada yogurt selain meningkatkan nutrisi, juga meningkatkan sifat fisik yogurt. Penelitian dilakukan untuk mendapatkan formula yogurt yang ditambah tepung bekatul beras merah, uji hedonik dan uji stabilitas yogurt yang dihasilkan. Tepung bekatul beras merah setelah diayak, disterilisasi dan dipanaskan. Formulasi yogurt dilakukan dengan cara mempasteurisasi susu full cream (F1), low fat (F2), skimmed (F3) dan fresh (F4) dengan penambahan susu bubuk skim 5%, sukrosa 5% dan tepung bekatul beras merah 1% kemudian difermentasi selama 8 jam. Organoleptik F1, F2, F3, F4 kental, homogen, F2 lebih disukai dalam segi penampakan, tekstur dan rasa, sedang F1 lebih disukai dalam segi aroma. Seluruh formula stabil selama penyimpanan dan memenuhi standar SNI 2981:2009 tentang yogurt.

EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL 70% BUAH KESEMEK (Diospyros kaki L) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT JANTAN (Mus musculus) YANG DIINDUKSI ALOKSAN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit kronis yang progresif. Pengobatan diabetes melitus bisa dilakukan menggunakan bahan-bahan alami, salah satunya dengan menggunakan buah kesemek yang mengandung tanin dan senyawa fenolik. Tujuan pada penelitian ini untuk menganalisis efek pemberian Ekstrak etanol 70 % buah kesemek (Diospyros kaki L.)dalam menurunkan kadar glukosa darah mencit jantan yang diinduksi aloksan. Kandungan fitokimia ekstrak 70% buah kesemek mengandung senyawa aktif glikosida, flavonoid, tannin, saponin, dan triterpenoid/steroid. Rancangan percobaan yang digunakan adalah dengan uji Anova (Analisis of Variance) satu arah yaitu RAL (rancangan acak lengkap) dan uji lanjutan LSD (Least Significant Differences). Pada pembuatan ekstrak etanol 70% Buah Kesemek sebagai antidiabetes melitus dilakukan pada mencit putih jantan dibagi 3 kelompok dengan masing-masing dosis 250 mg/kgBB, 500 mg/kgBB dan 750 mg/kgBB (Dosis I, II & III) yang diinduksi aloksan dengan perbandingan menggunakan Metformin 65 mg/kgBB. Hasill pengujian didapatkan persentase pada dosis kadar penurunan glukosa darah berturut-turut 28,8%, 33,75%, 39,27%. Pada kontrol negatif 5,24% dan kontrol positif 13,14%. Penelitian ini merupakan pembuktian penggunaan buah kesemek secara empiris. Penggunaan buah kesemek dapat digunakan untuk antidiabetik karena terbukti dalam penelitian dapat menurunkan kadar glukosa pada mencit.

AKTIVITAS ANTIKOLESTEROL EKSTRAK KULIT BATANG SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) DENGAN PELARUT AIR, ETANOL DAN ETIL ASETAT

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tanaman salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) merupakan tanaman yang sudah lama dikenal masyarakat Indonesia. Kulit batang salam mengandung senyawa alkaloid, tanin, tanin dan flavonoid. Alkaloid dapat menghambat aktivitas enzim lipase pankreas sehingga meningkatkan sekresi lemak melalui feses, tanin menghambat penyerapan lemak di usus dengan cara bereaksi dengan protein mukosa dan sel epitel usus sedangkan fenolik dan flavonoid mengurangi kadar kolesterol dalam darah dengan menghambat kerja enzim HMG-CoA reduktase. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya aktivitas antikolesterol dari ekstrak kulit batang salam serta membandingkan pelarut mana yang lebih baik dalam menurunkan kolesterol. Kulit batang salam dibuat ekstrak secara maserasi menggunakan pelarut air, etanol dan etil asetat. Masing-masing ekstrak diuji kandungan fitokimia kemudian diukur penurunan kadar kolesterol dengan dibuat deret konsentrasi 50-150 ppm. Aktivitas penurunan kadar kolesterol dilakukan dengan menambahkan pereaksi Lieberman-Buchard dan diukur dengan Spektrofotometer UV-Vis. Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak kulit batang salam mengandung flavonoid, tanin, triterpenoid, saponin dan fenol. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak air, etanol dan etil asetat memiliki aktivitas antikolesterol secara in vitro. Persen penurunan kadar kolesterol pada konsentrasi paling rendah (50 ppm) yang paling baik yaitu ekstrak etanol dengan persentase 73,9% dibandingkan dengan ekstrak air sebesar 70,19% dan ekstrak etil asetat sebesar 68%.