2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Manajemen pengelolaan obat yang kurang baik dapat mengakibatkan persediaan
obat mengalami kelebihan persediaan obat dan kekurangan persediaan obat. Obat
yang mengalami kelebihan persediaan obat beresiko kadaluarsa dan kerusakan
bila tidak disimpan dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui prioritas barang yang perlu diadakan berdasarkan kontribusinya
terhadap penjualan di Apotek Askia. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian
Deskriptif Retrospektif untuk melihat gambaran suatu keadaan secara objektif
dengan melihat data ke belakang. Populasi dalam penelitian ini dari data
penjualan di Apotek Askia pada periode Oktober 2021-Oktober 2022 kemudian
dilakukan analisis data dengan metode Analisis ABC Penjualan. Hasil penelitian
ini menunjukan bahwa dari total 2592 item barang, yang masuk pada kelompok A
memiliki jumlah 551 item 21,26% dengan nilai penjualan sebesar 79,98%. Obat
yang masuk kelompok B memiliki jumlah 786 item 30,32% dengan nilai
penjualan sebesar 15,02%. Obat yang masuk kelompok C memiliki jumlah 1.255
item 48,42% dengan nilai penjualan sebesar 5,00%. Diharapkan Apotek Askia
dapat menerapkan metode analisis ABC penjualan untuk menentukan prioritas
obat yang akan diadakan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
HIV yaitu virus yang menyerang sel darah putih yang mengakibatkan turunnya sistem imun tubuh manusia, AIDS kumpulan tanda gejala yang muncul karena rusaknya system kekebalan tubuh akibat virus HIV. Pengobatan ARV bertujuan mengurangi laju penularan, menurunkan angka kesakitan dan kematian, memperbaiki kualitas hidup ODHIV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan ARV pada pasien HIV/AIDS. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif dilakukan secara prospektif menggunakan data dari rekam medis pasien HIV/AIDS. Sampel pada penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus slovin dan diambil dengan menggunakan teknik Purposive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi sampel sebanyak 77 pasien. Hasil penelitian ini Pasien HIV/AIDS yang mendapat terapi ARV mayoritas usia produktif kelompok usia dewasa awal (26-35) (40,3%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak (71,4%), berlatar belakang pendidikan SMA (68,8%), pada umumnya bekerja sebagai karyawan swasta (63,3%), dan berstatus belum menikah (55,8%), sumber penularannya melalui hubungan seksual dan pasangan seksual dominasi yaitu homoseksual (LSL) sebanyak (43,5%), rata-rata pasien tidak memiliki infeksi oportunistik atau penyakit penyerta sebanyak (55,8%), serta pasien berada pada tahap stadium klinis III (58,4%) Pasien HIV/AIDS yang mendapat terapi ARV di Poliklinik Edelweiss RSUD Ciawi terbagi menjadi 6. Regimen yang paling banyak digunakan yaitu kombinasi FDC (fixed Dose Combinasion) TDF+3TC+DTG (42,9%), kombinasi FDC TDF+3TC+EFV (41,6%), kombinasi AZT+3TC+NVP sebanyak (6,5%), kombinasi ABC+3TC+DTG (3,9%), pada kombinasi TDF+3TC+NVP dan kombinasi TDF+3TC+ALL (lini 2) dengan hasil masing-masing sebanyak (2,6%).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pengkajian resep merupakan salah satu pelayanan kefarmasian di Apotek yang diatur dalam Permenkes RI No. 73 Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pengkajian kelengkapan resep administratif dan farmasetik resep di Apotek Kimia Farma Parung Bogor. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif (data resep obat periode Juni-Agustus 2021) di Apotek Kimia Farma Parung Bogor. Metode penetapan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sempling, didapatkan sebanyak 175 lembar resep. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kelengkapan resep di Apotek Kimia Farma Parung Bogor belum memenuhi semua aspek administratif dan farmasetik resep berdasarkan Permenkes RI No. 73 Tahun 2016. Persentase resep yang memenuhi persyaratan administratif, yaitu nama pasien 99,42%, umur pasien 86,85%, jenis kelamin 99,42%, berat badan 3%, nama dokter, 82,28%, nomor SIP 69,71%, nomor telepon 88,57%, paraf dokter 8%, tanggal resep 96% dan persentase resep yang memenuhi persyaratan farmasetik, yaitu kekuatan obat 93,14%, jumlah obat 100%, aturan pakai 98,29%, bentuk sediaan obat 95,43%.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
hernia inguinalis adalah penonjolan organ intra abdomen melalui fossa
atau lubang yang berada didalam rongga abdomen sehingga benjolan tidak
tampak dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antibiotik
pada pasien operasi hernia di Rumah Sakit Ummi Bogor. Menggunakan data
sosiodemografi yaitu jenis kelamin, usia, pekerjaan dan penggunaan antibiotik.
dilakukan secara deskriptif observasional dengan pengambilan data secara
retrospektif dari data sekunder berupa rekam medik pasien, penelitian ini diambil
dengan total sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa berdasarkan jenis
kelamin yang paling banyak yaitu laki-laki sebesar 95,2 % (119 pasien), dan
berdasarkan usia yang paling banyak 45-55 tahun sebesar 66,4% (83 pasien),
Bedasarkan status pekerjaan yang paling banyak yaitu buruh sebesar 37,6% (47
pasien), Berdasarkan jenis obat antibiotik yang banyak digunakan yaitu
seftriaxone sebesar 54,4% (68 pasien).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Suplemen kesehatan adalah produk yang dimaksudkan untuk melengkapi kebutuhan zat gizi, memelihara, meningkatkan dan/atau memperbaiki fungsi kesehatan, mempunyai nilai gizi dan/atau efek fisiologis, mengandung satu atau lebih bahan berupa vitamin, mineral, asam amino dan/atau bahan lain bukan tumbuhan yang dapat dikombinasi dengan tumbuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap mahasiswa diploma tiga STTIF Bogor mengenai suplemen kesehatan pada masa pandemi Covid-19 Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Sampel yang diambil sebanyak 107 responden yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi pada mahasiswa diploma tiga STTIF Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden terbanyak jenis kelamin perempuan sebesar 75,70%, usia terbanyak remaja akhir sebesar 82,24%, pekerjaan disamping sebagai mahasiswa terbanyak sebagai asisten tenaga kesehatan sebesar 98,13%, tahun masuk STTIF Bogor terbanyak pada tahun 2019 sebesar 38,32%, riwayat penyakit Covid-19 sebagai penyintas Covid-19 sebesar 57,01%. Mahasiswa diploma tiga STTIF Bogor mempunyai pengetahuan baik sebesar 77,57%, cukup sebesar 8,41% dan kurang sebesar 14,02%. Sikap positif sebesar 74,77% dan sikap negatif sebesar 25,23%.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Masker peel-off merupakan masker gel yaitu penggunaannya mudah, tidak
perlu dibilas dan mudah diangkat. Dalam kulit jeruk mengandung minyak atsiri
dan vitamain C yang memberi efek baik pada kulit wajah. Lidah buaya
dimanfaatkan untuk kosmetika sebagai pelembab kulit wajah. Penelitian ini
bertujuan membuat formulasi dan mengevaluasi ekstrak dari kulit jeruk manis
(Citrus sinensis) kombinasi dengan sari lidah buaya (Aloe vera) dapat dalam
bentuk sediaan maskeriigel peel off dengan perbandingan 1:1, 1:2, 2:1. Metode
yang digunakan untuk kulit jeruk manis adalah metode maserasi dengan pelarut
etanol 70%, lidah buaya yang dipotong dan diblender lalu diperas, kemudian
dilanjutkan membuat sediaan formulasi masker gel peel off, pengujian terhadap
sediaan yang dibuat meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH,
uji dayaiisebar,uji waktu mengering, uji iritasi. Hasil penelitian sediaan masker
gel peel off untuk uji organoleptis menunjukkan adanya warna coklat tua dan
berbau khas perpaduan antara ekstrak kulit jeruk maniis dan lidah buaya, nilai uji
pH menunjukkan 5,77 sampai 6,64. Uji daya sebar sediaan yang dihasilkan 7,0
sampai 7,5cm, uji waktu kering pada sediaan menunjukkan 8-12 menit, dan pada
uji iritasi terhadap 20 orang sukarelawan hasilnya tidak ada yang mengiritasi pada
kulit.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Demam Berdarah merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus
dengue tipe 1-4. Virus ini lebih dominan ditularkan melalui gigitan nyamuk betina
Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Jumlah kasus Demam Berdarah di Indonesia
mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang penyakit Demam
Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan Rw 05 Kelurahan Cibinong Kabupaten
Bogor berdasarkan karakteristik responden. Desain penelitian ini adalah deskriptif
kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan
metode sample random sampling dengan jumlah sample 100 orang. Teknik analisa
data menggunakan analisis univariate. Hasil dari 100 orang karakteristik
diantaranya mayoritas responden berumur 36-45 tahun sebesar 37%, berjenis
kelamin perempuan berjumlah 57%, pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA)
49%, pekerjaan karyawan swasta 43%. Hasil penilitian ini juga menunjukan bahwa
total keseluruhan masyarakat berada dalam kategori pengetahuan baik (76,48%)
sebesar 54%.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hipertensi dijuluki sebagai Silent Killer atau sesuatu yang secara diam-diam dapat menyebabkan kematian mendadak pada penderitanya. Pengetahuan seseorang tentang penyakit hipertensi meliputi penyebabnya, gejala yang menyertainya dan pentingnya melakukan pengobatan yang teratur dan terus menerus dalam jangka panjang serta mengetahui bahaya jika tidak minum obat.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengetahuan tentang penyakit Hipertensi. Desain penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 100 orang. Teknik analisa data
menggunakan analisa univariat, hasil penelitian bahwa dari 100 responden berdasarkan sosiodemografi diantaranya mayoritas responden berumur 17- 25 tahun (33%) dengan jenis kelamin perempuan (58%), pendidikan SMA (48%), pekerjaan karyawan swasta (49%) dan tingkat penghasilan lebih besar dari Rp. UMK Kota Depok (57%). Hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa total
keseluruhan masyarakat berada dalam kategori pengetahuan baik mengenai penyakit hipertensi (79,5%).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
ingkat minat merujuk pada keinginan yang timbul di dalam diri seseorang
sebelum melakukan pembelian terhadap suatu produk atau layanan, yang
dipertimbangkan secara seksama sebelum proses pembelian dimulai. Obat generik
merupakan obat yang menggunakan nama sesuai dengan International
Nonproprietary Names Modified yang telah ditetapkan oleh Badan Kesehatan
Dunia (WHO). Sementara itu, obat generik bermerek ialah obat yang memiliki
nama merek dagang yang mengandung zat aktif dengan rute pemberian, komposisi,
kekuatan, bentuk sediaan, indikasi, dan dosis yang sama dengan obat asli yang telah
disetujui di Indonesia.Tujuan penelitian ini yaitu untuk membandingkan tingkat
minat konsumen terhadap obat generik dan generik bermerek dalam swamedikasi.
Metode pada penelitian ini ialah kuantitatif dengan menggunakan menggunakan
kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Dari hasil penelitian
diperoleh 90 responden dengan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki dengan
58,89%, usia terbanyak yaitu remaja akhir dan dewasa awal dengan persentase
40,0% serta pendidikan terbanyak yaitu SMA/sederajat atau 60%, dan tingkat minat
konsumen terhadap obat generik paling banyak yaitu dengan kategori tingkat minat
cukup berarti (17-49%) sebanyak 31,1% responden, sedangkan pada generik
bermerek tingkat minat paling banyak yaitu kategori tinggi atau kuat (50-80%)
sebanyak 63,3% responden. Adapun perbandingan tingkat minat obat generik
dalam swamedikasi sebanyak 24,76% dan generik bermerek sebanyak 75,24%.
Hasil dari uji man-whitney menujukan terdapat perbedaan tingkat minat konsumen
terhadap obat generik dan generik bermerek dalam swamedikasi di Apotek
Kemang Farma Bogor bulan Desember 2023 dengan hasil p value sebesar 0,00
(<0,005).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kolesterol merupakan suatu alkohol steroid atau sterol utama yang
tersebar luas di dalam semua sel tubuh khususnya pada jaringan saraf, dimana
berperan penting sebagai pembentuk membran plasma, vitamin D, dan asam
empedu. Beberapa tumbuhan seperti daun salam dan daun stevia dinilai tepat
sebagai pengobatan tradisional untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi terbaik dari seduhan teh
daun salam (Syzygium polyanthum (Wight.)Walp) dan daun stevia (Stevia
rebaudiana) dalam menghambat pembentukan kolesterol baik secara tunggal atau
kombinasi. Pengujian aktivitas antikolesterol dilakukan secara in vitro dengan
menggunakan Spektrofotometer UV-Vis pada 670 nm, nilai absorbansi yang
diperoleh digunakan untuk menghitung % inhibisi dan IC50. Sampel diperoleh
dengan metode seduhan. Kandungan fitokimia pada daun salam antara lain
Alkaloid pereaksi Mayer dan Dragendorff, Saponin, Tanin, Fenol, Flavonoid,
Triterpenoid, dan Steroid. Sedangkan untuk daun stevia antara lain senyawa
Alkaloid pereaksi Mayer dan Dragendorff, Saponin, Fenol, Flavonoid,
Triterpenoid, dan Steroid. Hasil penelitian aktivitas antikolesterol yang diperoleh
dari nilai IC50 seduhan tunggal daun salam dan daun stevia sebesar 85,15ppm dan
100,2ppm. Sedangkan kombinasi terbaik dalam perbandingan masing-masing 1
:1, 1:3, dan 3:1 terdapat pada kombinasi daun salam dan daun stevia 1:1 dengan
nilai IC50 sebesar 60,8ppm.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Stunting adalah kondisi gangguan tumbuh kembang pada anak yang diakibatkan oleh kekurangan nutrisi, infeksi, atau terbatasnya stimulasi yang mencukupi. Jika seorang anak kekurangan vitamin dan mineral,dapat menyebabkan cepat sakit dan pertumbuhannya melambat. Suplementasi vitamin
dan mineral dalam penelitian ini berupa taburia. Taburia yaitu suplemen mikronutrien yang terdiri dari 12 jenis vitamin dan 4 jenis mineral. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melihat pengaruh suplementasi taburia terhadap kejadian stunting di Desa Lemah Duhur Wilayah Kerja Puskesmas Caringin, Kabupaten Bogor. Desain pada penelitian ini adalah analitik observasional dengan
pendekatan case control periode Desember 2023 – Februari 2024. Data primer diperoleh langsung dari kegiatan posyandu. Penarikan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling yang melibatkan 68 balita yaitu 34 anak kasus stunting dan 34 anak sebagai kontrol (tidak stunting). Pada hasil uji regresi logistik p-value = 0,000 < α = 0,05, menunjukkan adanya pengaruh yang
signifikan antara suplementasi taburia dengan kejadian stunting. Nilai Exp(B) 0,000007 yang menunjukkan pengaruh suplementasi taburia memberikan pengaruh sebanyak 0,000007 kali terhadap kejadian stunting.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Osteoartritis (OA) adalah penyakit sendi degeneratif progresif, tidak teratur, yang
disebabkan oleh kerusakan biokimia pada tulang rawan artikular (tulang rawan
hialin) lutut.Penyakit ini ditandai dengan degenerasi tulang rawan artikular dan
terbentuknya tulang baru (osteofit) di ujung sendi. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui karakteristik pasien osteoarthritis di Rumah Sakit Pajajaran
Bogor dan mengetahui perbedaan penurunan skor WOMAC dengan pemberian
obat antinyeri. Desain penelitian ini adalah deskriptif observasional dengan
pendekatan cross-sectional. Kuesioner dan rekam medis akan digunakan sebagai
bahan evaluasi. Sebanyak 91 responden diwawancarai dengan menggunakan
metodologi survei sumatif. Berdasarkan pertimbangan tersebut, mayoritas
responden yang mengikuti survei Western Ontario and McMaster Universities
Osteoarthritis Index (WOMAC) berusia 65 tahun ke atas (47,25%) dan berjenis
kelamin perempuan (78,02%). Skor keparahan osteoartritis tertinggi adalah grade
3 (38,46%) dengan pekerjaan terbanyak sebagai ibu rumah tangga (51,65%), oat
antinyeri yang paling direkomendasikan adalah meloxicam (41,76%), dan skor
standar survei WOMAC yang diperoleh setelah pengobatan dengan obat adalah
“sedang” (73,63%). Standar setelah pengobatan adalah “ringan” (84,62%).
Berdasarkan hasil uji Kruskal-Wallis untuk perbedaan penurunan skor kuesioner
WOMAC ditentukan nilai kritis sebesar 0,537 (>0,05) sehingga tidak terdapat
perbedaan efikasi yang signifikan antara terapi obat antinyeri pada pasien penderita
osteoartritis di Rumah Sakit Mulia Pajajaran Bogor.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jarak pagar (Jatropha curcas L) telah banyak digunakan masyarakat luas untuk
dijadikan tanaman berkhasiat bagi kesehatan. Senyawa bersifat antibakteri,
sehingga daun jarak pagar ini dapat dijadikan sebagai obat tradisional. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa fitokimia dan aktivitas
antibakteri. Ekstrak daun jarak pagar diformulasikan dalam sediaan lotion untuk
menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acne, Stoplycocccus
epidermidis dengan 3 konsentrasi 10,15 dan 20%. Metode penelitian menggunakan
difusi cakram, hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol 96% daun jarak pagar
mengandung flavonoid, saponin, tanin, triterpenoid, fenol. Hasil penelitian
aktivitas bakteri Propionibacterium acne pada esktrak etanol daun jarak pagar
(Jatropha curcas L) memiliki daya hambat 9,23 mm, 11,13 mm dan bakteri
Stoplycocccus epidermidis memiliki daya hambat 5,6 mm, 10,83 mm, 12,7 mm.
Sediaan lotion esktrak daun jarak pagar pada formula 1 memiliki daya hambat
19,89 mm, formula 2 21,46 mm, formula 3 memiliki daya hamba 19,74 mm,
formula 2 memiliki zona hambat paling besar dan lanjut untuk diujimutu fisik
(organoleptik, homogenitas, pH, dan viskositas). Hasil evaluasi stabilitas mutu fisik
sediaan lotion memenuhi syarat mutu fisik yaitu berwarna coklat kehijauan, aroma
khas ekstrak, tekstur lotion, homogen, pH 6.Hasil analisa menunjukan bahwa data
normal dan homogen, dilakukan uji One Way ANOVA. Hasil uji One Way Anova
diperoleh (p<0,05) yang menunjukan semua sample memiliki perbedaan.
Berdasarkan hasil penelitian aktivitas zona hambat paling terbaik pada formula F2.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penyakit infeksi merupakan salah satu masalah kesehatan yang terus berkembang
dari waktu ke waktu dan membahayakan kesehatan manusia dan hewan yang
disebabkan oleh mikroorganisme seperti salah satunya bakteri Staphylococcus
aureus. Bidara putsa (Ziziphus mauritiana Lam.) merupakan salah satu tanaman
yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui golongan
metabolit sekunder dalam rebusan daun bidara putsa yang ditetapkan melalui uji
fitokimia serta mengetahui aktivitas antibakteri dari rebusan daun bidara putsa
terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Pada penelitian ini rebusan daun bidara
putsa dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%, dan 30% (%b/v) diekstraksi dengan cara
perebusan pada suhu 90oC selama 15 menit dan ditentukan golongan senyawa
fitokimia secara kualitatif. Selanjutnya diuji aktivitas antibakteri terhadap
Staphylococcus aureus dengan metode difusi cakram. Metabolit sekunder yang
terkandung dalam rebusan daun bidara putsa konsentrasi 30% adalah alkaloid,
flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
rebusan daun bidara putsa dengan konsentrasi 30% memiliki aktivitas terbaik
dengan diameter zona hambat 13,22 mm. Namun, aktivitas antibakteri rebusan daun
bidara putsa 30% masih rendah dan berbeda nyata (α<0,05) dengan kontrol positif
kloramfenikol 0,1%. Berdasarkan diameter zona hambat tersebut dapat
disimpulkan bahwa rebusan daun bidara putsa memiliki potensi untuk menghambat
bakteri Staphylococcus aureus.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kualitas pelayanan dapat didefinisikan sebagai tingkat kesempurnaan antara harapan
dan kenyataan, diukur melalui sejauh mana tingkat keunggulan dapat memuaskan
keinginan konsumen. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran sosiodemografi,
harapan, kenyataan, dan kesesuaian harapan dan kenyataan kualitas pelayanan.Sisi
kualitas pelayanan yang meliputi aspek keandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan
bukti langsung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan
jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Jumlah sampel penelitian adalah 214 responden
dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling.
Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan metode diagram kartesius. Data
sosiodemografi jenis kelamin terbanyak perempuan 61%, usia terbanyak dewasa awal
(26-35 tahun) 42%, Pendidikan terbanyak Perguruan Tinggi 74%, pekerjan terbanyak
karyawan swasta 35%, dan pendapatan terbanyak Rp. 4.500.000-Rp.6.000.000
sebanyak 26%. Secara keseluruhan didapatkan hasil Kesesuaian antara harapan dengan
kenyataan kualitas pelayanan bukti langsung pelayanan (97,42%), keandalan pelayanan
(96,91%), daya tanggap pelayanan (95,53%), jaminan pelayanan(94,78%), dan empati
pelayanan (97,12%). Secara variabel Kuadran A yaitu daya tanggap dan jaminan,
Kuadran B yaitu keandalan dan empati, Kuadran C yaitu bukti langsung.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kepuasan pelanggan memegang peranan penting dalam kelancaran suatu bisnis dan mempengaruhi strategi bisnis, dengan cara mengukur nilai kesenjangan antara kenyataan dan harapan. Ketika kualitas pelayanan melebihi harapan, tentu akan
menentukan tingkat kepuasan pelanggan. Pelayanan resep tunai merupakan bagian
pelayanan kefarmasian di Apotek. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui
tingkat kepuasan pelanggan dan kualitas pelayanan yang akan diprioritaskan dalam
perbaikan pelayanan resep tunai di Apotek Kimia Farma 8 Sukabumi. Desain penelitian ini deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional secara prospektif menggunakan kuesioner. Jumlah sampel penelitian sebanyak 95
pelanggan yang merupakan pasien atau keluarga pasien secara purposive sampling yang memuat kriteria inklusi dan ekslusi. Metode yang digunakan yaitu Servqual
(Service Quality) dan IPA (Importance Performance Analysis). Gambaran sosiodemografi berdasarkan usia 36-45 tahun yaitu dewasa akhir (36%), jenis kelamin perempuan (55%), pekerjaan swasta (56%), pendidikan SMA/SMK (66%).
Hasil berdasarkan rata-rata metode Servqual kelima dimensi kualitas pelayanan
menunjukan tingkat kepuasan pelanggan sangat puas (84,13). Berdasarkan metode
IPA, prioritas perbaikan berada di kuadran I pada atribut P12 “Obat yang dibutuhkan pelanggan tersedia diapotek” (bagian dimensi Assurance) dan atribut P16 “Petugas melakukan 3S Senyum, Sapa, Salam” (bagian dimensi Empathy).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Swamedikasi adalah upaya menjaga kesehatan dan salah satu penyakit yang dapat
di swamedikasi adalah demam. Demam merupakan penyakit yang sering dialami
terutama pada anak. Tidak terlepas dari pengaruh media sosial akses informasi
pengobatan dapat menyebabkan terjadinya kesalahan jika tidak dibekali
pengetahuan yang cukup, sehingga masyarakat terutama ibu harus memiliki
pengetahuan yang baik dalam swamedikasi demam. Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui hubungan paparan media sosial terhadap tingkat pengetahuan
ibu dalam swamedikasi obat demam anak di RW 005 Desa Salabenda Kabupaten
Bogor. Desain penelitian ini adalah prospektif dengan pendekatan cross sectional.
Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner. Dari jumlah populasi sebanyak 278
dengan teknik Cluster random sampling didapat sampel sebanyak 74 responden.
Hasil Penelitian didapat bahwa responden yang paling banyak melakukan
swamedikasi yaitu pada usia 26-35 tahun (45,9%), pendidikan SMA/SMK
(41,9%), dan pekerjaan sebagai ibu rumah tangga (68,9%). Tingkat pengetahuan
ibu dalam swamedikasi demam menunjukan presentase cukup baik yaitu 48,6 %
dan tingkat keterpaparan media sosial menujukan 93,2 % ibu terpapar media
sosial. Berdasarkan hasil uji Chi-Square dengan nilai signifikansi 0,261 (>0,05)
maka dapat tidak ada hubungan signifikan antara paparan media sosial terhadap
tingkat pengetahuan ibu dalam swamedikasi obat demam pada anak.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penyakit infeksi yang menyebabkan kematian salah satunya ialah infeksi yang
disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Apabila sel limfosit
T-helper rusak menyebabkan imun tubuh manusia menjadi lemah. Infeksi
oportunistik (IO) adalah infeksi yang timbul akibat penurunan kekebalan tubuh. IO
dapat menyebabkan kematian lebih dari 90% pasien HIV/AIDS. Tujuan
dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui kesesuaian penatalaksanaan
terapi infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS di Rumah Sakit Jiwa dr. H.
Marzoeki Mahdi Bogor periode Januari – Desember 2023. Metode yang digunakan
observasional yang bersifat deskriptif, pengumpulan data dilakukan secara
retrospektif. Adapun data yang diteliti diantaranya data sosiodemografi (umur dan
jenis kelamin), data infeksi oportunistik, data pengobatan, dan penatalaksanaan
terapi infeksi oportunistik. Penelitian ini memiliki manfaat untuk lebih mengetahui
kesesuaian terapi obat infeksi oportunistik dari penyakit HIV/AIDS. Hasil
penelitian yang telah dilakukan pada 130 pasien HIV/AIDS rawat inap di Rumah
Sakit Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor periode Januari - Desember 2023 dapat
disimpulkan bahwa pasien HIV/AIDS terbanyak adalah laki-laki 101 pasien (78%)
sedangkan perempuan 29 pasien (22%) semua dalam rentang usia 26-35 tahun.
Terapi obat infeksi oportunistik yang banyak digunakan oleh pasien HIV/AIDS
yaitu antibiotik (56%). Jenis infeksi oportunistik terbanyak adalah Isosporiasis 54
pasien (37,76%), Kandidiasis 50 pasien (34,97%), Toxoplamosis 24 pasien
(16,78%) dan Pneumonia 15 pasien (10,49%).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bunga telang memiliki potensi antioksidan, karena bunga telang mengandung antosianin yang dapat menangkal oksidasi radikal bebas. Bunga telang mengandung saponin dan flavonoid yang berperan sebagai surfaktan alami dan sebagai inhibitor enzim tirosinase. Masker peel off adalah salah satu jenis masker wajah yang penggunaannya dapat dengan mudah dilepas seperti membran elastis. Tujuan penelitian untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dari ekstrak etanol 96% bunga telang, memperoleh sediaan masker peel off dari ekstrak etanol 96% bunga telang yang memiliki mutu fisik yang baik dan menganalisis aktivitas antioksidannya. Pembuatan ekstrak bunga telang dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kental yang diperoleh diuji fitokimia secara kualitatif dan diformulasikan menjadi masker peel off dengan variasi konsentrasi 1% (F1), 3% (F2), 5% (F3). Selanjutnya masker peel off diamati mutu fisik dan diuji aktivitas antioksidan. Hasil uji fitokimia ekstrak bunga telang mengandung alkaloid, flavonoid, polifenol, saponin dan steroid. Sediaan masker peel off yaitu di uji organoleptik, homogenitas, viskositas dan rheologi, uji pH, uji daya sebar, uji waktu mengering, dan uji aktivitas antioksidan. Setelah dilakukan evaluasi sediaan memiliki bentuk setengah padat, bau khas dan berwarna biru. Homogen dengan tidak ada gumpalan dan tidak terdapat butiran kasar. Daya sebar 5,11 cm sampai 5,73 cm. pH sebesar 5,3 sampai 5,8. Waktu mengering 16.44 menit sampai 17.14 menit dan tidak menimbulkan iritasi. Aktivitas antioksidan dalam kategori lemah dengan masing-masing nilai (F1) 1% sebesar 225,83 ppm, (F2) 3% sebesar 195,08 ppm dan (F3) 5% sebesar 112,97 ppm. Ketiga formulasi sediaan masker peel off memenuhi mutu fisik yang baik.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penggunaan obat tradisional semakin berkembang di dunia, baik digunakan
sebagai terapi alternatif maupun terapi utama pengobatan. Tingginya penggunaan
obat tradisional ditunjukan pada fenomena COVID-19, kecenderungan masyarakat
memilih pengobatan tergantung pada kepercayaan itu sendiri. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui gambaran dan hubungan sosiodemografi (usia, jenis kelamin,
pendidikan, pekerjaan, pendapatan) dengan tingkat kepercayaan dan pengalaman
masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional. Jenis penelitian observasional
menggunakan desain Cross Sectional dilakukan di RW 04 Kampung Manggis
Dramaga Kabupaten Bogor menggunakan alat bantu kuesioner. Pengambilan
sampel dilakukan secara Stratified Proportional Random Sampling terhadap 110
orang dengan kriteria inklusi. Analisis data menggunakan analisis statistika
Somers’d dan Cramer’s V. Hasil analisis sosiodemografi yaitu mayoritas
responden dengan usia 36-45 tahun (30,0%), jenis kelamin laki-laki dan
perempuan (50%), pendidikan akhir SMA (50,9%), pekerjaan ibu rumah tangga
(40,9%), dan pendapatan rendah < 3.000.000 (68,2%). Tingkat kepercayaan
terhadap obat tradisional sebanyak 67 orang (60,9%) responden percaya dan
mayoritas responden memiliki pengalaman menggunakan obat tradisional
(94,5%). Hasil penelitian menunjukan adanya hubungan signifikan antara
sosiodemografi usia dengan tingkat kepercayaan (p-value = 0,015 < 0,05),
sedangkan sosiodemografi jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan tidak
ada hubungan signifikan dengan tingkat kepercayaan dan terdapat hubungan
signifikan pengalaman menggunakan obat tradisonal dengan Tingkat kepercayaan
(p-value = 0,000 < 0,05).