2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Swamedikasi adalah Pengobatan yang dilakukan oleh masyarakat untuk
mengurangi gejala penyakit yang bersifat ringan tanpa nasehat dokter. Diare
merupakan buang air besar dalam bentuk cairan lebih dari tiga kali dalam satu hari
dan biasanya berlangsung selama dua hari atau lebih.Pada pelaksanaannya
swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan karena keterbatasan
pengetahuan masyarakat akan obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui
gambaran sosiodemografi serta tingkat pengetahuan masyarakat tentang
swamedikasi diare di Kampung Wangun Tengah RW 03. Jenis Penelitian ini adalah
desktriptif observasional. Sampel pada penelitian merupakan masyarakat yang
memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah 94 responden. Pengambilan
data dilakukan dengan memberikan kuisioner, data diolah menggunakan Statistical
Program for Social Science (SPSS) versi 26. Hasil Penelitian menunjukan
responden terbanyak berdasarkan usia pada usia di 36-45 tahun sebanyak 32
responden (34,04%), responden terbanyak berdasarkan jenis kelamin perempuan
sebanyak 57 responden (60,64%), responden terbanyak pada tingkat SMA/SMK
berjumlah 56 responden (59,57%), responden penelitian ibu rumah tangga yaitu
senbanyak 28 responden (29,79%). Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 94
responden masyarakat di Kampung Wangun Tengah RW 03 memiliki tingkat
pengetahuan baik sebanyak 61 responden (64,9%), tingkat pengetahuan cukup
sebanyak 30 responden (31,9%), dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 3
responden (3,2%). Berdasarkan data tersebut memperlihatkan bahwa mayoritas
Kampung Wangun Tengah RW03 kota Bogor mempunyai tingkat pengetahuan
yang baik.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Formularium Nasional merupakan daftar obat terpilih yang menjadi acuan dalam
pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional untuk memudahkan dokter dalam
menuliskan resep. Penelitian ini bertujuan mengetahui persentase gambaran jenis
obat, kesesuaian peresepan dan restriksi obat BPJS Program Rujuk Balik terhadap
Formularium Nasional di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor. Penelitian ini
merupakan penelitian yang bersifat deskriptif observasional. Pengumpulan data
secara retrospektif berdasarkan resep masuk di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor
periode Desember 2023. Hasil penelitian menunjukan obat yang paling banyak
digunakan amlodipin untuk hipertensi (33,56%), bisoprolol untuk jantung
(50,96%), tiotropium bromide untuk PPOK (45,87%), metformin untuk diabetes
(34,81%), budesonide-formoterol untuk asma (32,26%), asam valproate untuk
epilepsi (81,82%), risperidone untuk skizofrenia (75,47%) dan asam asetilsalisilat
untuk stroke (75,47%). Peresepan obat seperti asma, diabetes, epilepsi, hipertensi,
jantung, PPOK, skizofrenia, dan stroke sebagian besar belum sesuai. Persentase
kesesuaian peresepan tertinggi ada pada skizofrenia (100%). Kesesuaian restriksi
(89,73%) dan ketidaksesuaian restriksi (10,27%). Dari hasil gambaran, dapat
disimpulkan bahwa peresepan obat dalam BPJS Program Rujuk Balik di Apotek
Kimia Farma Juanda Bogor belum sesuai dengan Formularium Nasional Program
Rujuk Balik.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
PBF merupakan penyalur sediaan farmasi ke fasilitas pelayanan kesehatan.
Kekosongan dan keterlambatan dapat menyebabkan tidak tersedianya sediaan
farmasi di Apotek Sukahati sehingga dapat menghambat pelayanan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui proses pengadaan obat, evaluasi pengadaan obat
berdasarkan kinerja pelayanan PBF, mengetahui kesesuaian jenis pesanan, jumlah
pesanan dan lead time berdasarkan Service Level Supplier dan mengetahui faktor
penyebabnya. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode pengumpulan data
sekunder secara retrospektif, dengan mengumpulkan data dari surat pesanan serta
faktur. Hasil penelitian menunjukan proses pengadaan dilakukan melalui PBF
resmi setiap selasa dan jumat , evaluasi pengadaan berdasarkan Service Level
Supplier terhadap jenis pesanan berkisar antara 76% - 93%, jumlah pesanan
berkisar antara 60% - 92%, dan terhadap lead time 60% - 95%. Diperoleh hasil 5
PBF) dengan kinerja baik ( 83% - 88%) dan 5 PBF dengan kinerja tidak baik
(67% - 80%.). Evaluasi pengadaan obat berdasarkan kinerja pelayanan PBF
belum semua baik menurut Service Level Supplier yang ditetapkan.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Lotion Jerawat digunakan untuk mengobati dan mencegah timbulnya jerawat terutama
pada kulit berminyak dengan kandungan anti acne seperti acid salisil yang bersifat
explolisasi untuk mengangkat kotoran, sel kulit mati yang menyumbat kulit sehingga
mencegah timbulnya jerawat, Sulfur memiliki sifat antimikroba untuk mencegah
peradangan pada jerawat, serta mengandung pelembab agar kulit wajah tidak menjadi
kering. Sediaan lotion kemudian dilakukan uji stabilitas dengan metode uji stabilitas
dipercepat diamati pada hari ke-1, 14, dan 21 meliputi uji organoleptik, uji pH, uji
viskositas, uji homogenitas, dan uji daya sebar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
stabilitas sediaan setelah terbuka. Hasil pada pengamatan hari ke-1, dan 14 pada uji
organoleptik berwarna putih, berbau harum, dan bertekstur lembut, hari ke-21 pada uji
organoleptik menunjukan perubahan warna menjadi putih susu, berbau apek, dan tekstur
sedikit mencair. Uji pH pada hari ke-1, 14, dan 21 memiliki nilai pH 5. Uji viskositas pada
hari ke-1 speed 30, 6.600 cps, ke speed 12, 13.250 cps, speed 6, 19.000 cps, speed 3, 27.33
cps, speed 1.5, 36.000 сps, hari ke-21 speed 30, 7.300 cps, speed 12, 13.83 cps, speed 6,
19.83 cps, speed 3, 30.33 cps, speed 1.5, 38.66 cps. Uji homogenitas hari ke-1, 14, dan 21
homogen. Uji daya sebar hari ke-1 suhu 250C 2,6 cm, suhu 40oC 2,6 cm, pada hari ke-21
suhu 250C 2,8 cm, suhu 400C 3 cm. Dari hasil penelitian Dermashine Acne Lotion/Lotion
Jerawat dapat disimpulkan bahwa lotion memiliki kondisi stabil dan memenuhi persyaratan
mutu fisik lotion
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Rekonstitusi obat merupakan kegiatan pencampuran atau peracikan obat
dengan tujuan menghasilkan dosis dan volume yang diinginkan. Pada sediaan
obat rekonstitusi yang perlu diperhatikan yaitu suhu penyimpanan pada obat
rekonstitusi dan Beyond Use Date (BUD) obat rekonstitusi dimana BUD
merupakan batas akhir penggunaan obat rekonstitusi. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran bentuk sediaan sampel obat rekonstitusi
,mengetahuai gambaran kesesuaian suhu penyimpanan dan Beyond Use Date
(BUD) obat rekonstitusi di ruang perinatologi berdasarkan standar stabilitas obat
rekonstitusi di RSUD Kota Bogor. Penelitian ini bersifat desktiptif observasional
dimana data yang diambil merupakan hasil dari pengamatan langsung pada obat
rekonstitusi di ruang perinatologi periode 26 Januri–26 Februari 2024. Pengolahan
data dilakukan dengan cara pengamatan langsung dan dicatat. Jumlah sampel
penelitian sebanyak 97 obat yang sudah melalui proses rekonstitusi hasil ini di
dapat dengan menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukan bahwa
persentase bentuk sediaan sampel obat rekonstitusi injeksi dasar 69% dengan
jumlah 56 obat rekonstitusi, injeksi hight alert 24% dengan jumlah 19 obat
rekonstitusi, injeksi psikotropika 7% dengan jumlah 6 obat rekonstitusi, infus
dasar 19% dengan jumlah 3 obat rekonstitusi, infus nutrisi 37% dengan jumlah 6
obat rekonstitusi dan infus hight 44% dengan jumlah 7 obat rekonstitusi.
Kesesuaian suhu penyimpanan obat rekonstitusi dan kesesuaian Beyond Use
(BUD) sudah sesuai dengan standar stabilitas obat rekonstitusi di RSUD Kota
Bogor yaitu 100%.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hepatitis C merupakan penyakit radang atau inflamasi pada sel-sel hati yang
disebabkan oleh Virus Hepatitis C. Hepatitis C dapat ditularkan melalui darah.
Secara global, diperkirakan 71 juta orang terinfeksi virus hepatitis C kronis.
Sejumlah besar dari mereka yang terinfeksi kronis akan berkembang menjadi
sirosis atau kanker hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran
pemberian terapi obat Direct Acting Antiviral (DAA) di RSUD Kota Bogor serta
untuk mengetahui kesesuaian pemberian terapi obat antiviral berdasarkan
Pedoman Konsensus Nasional Penatalaksanaan Hepatitis C di Indonesia tahun
2017 meliputi data sosiodemografi pasien yaitu usia dan jenis kelamin, data
karakteristik pasien hepatitis C berdasarkan tipe infeksi dan tingkat keparahan,
dan pemberian terapi obat hepatitis C pada pasien yang sudah melakukan
pengobatan, sedangkan data pemberian kesuaian pemberian terapi obat meliputi
(Dosis, durasi, dan frekuensi pengobatan). Penelitian ini merupakan penelitian
retrospektif dengan menggunakan rancangan cross sectional. Sampel yang
digunakan sebanyak 166 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang
dikumpulkan berupa data sekunder yang diperoleh dari rekam medis rawat jalan.
Profil sosiodemografi berdasarakan jenis kelamin menujukan bahwa pasien
terbanyak yaitu laki-laki sebesar 69,9%, rentang usia yang paling banyak
mengidap hepatitis C adalah usia 36 sampai 45 tahun sebesar 41,6%, karakteristik
pasien hepatitis C dengan tipe infeksi monoinfeksi lebih banyak dari koinfeksi
yaitu sebesar 80,7%, serta tingkat keparahan non sirosis sebesar 62,7%.
Kombinasi obat paling banyak digunakan adalah Sofosbuvir dan Daclatasvir
sebanyak 50,6%. Kesesuaian durasi, dan kesesuaian frekuensi pengobatan
mencapai 100% dan dosis pengobatan mencapai 93,4%.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Ketidakpatuhan pasien dalam pengobatan merupakan salah satu penyebab
meningkatnya morbiditas dan mortalitas DM di Indonesia. Oleh karena itu
pengukuran tingkat kepatuhan penggunaan obat sangat penting dilakukan untuk
mengetahui keberhasilan pengobatan. DM z (Diabetes zMelitus) z adalah zpenyakit
zdimana z tubuh zpenderitannya z tidak zbisa zmengendalikan z tingkat zgula z (glukosa) zdalam
zdarahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran
karakteristik pasien, tingkat kepatuhan mengkonsumsi obat pada pasien DM di
BPJS layanan obat Rujuk Balik di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor. Penelitian
ini bersifat deskriptif observasional dengan penentuan sampelnya menggunakan
rumus Slovin dengan metode purposive sampling, dengan sampel sebanyak 85
orang. Data yang telah dikumpulkan melalui survei, pembagian kuesioner, dan
dokumentasi. Analisis tingkat kepatuhan mengkonsumsi obat dihitung dari hasil
kuesioner MMAS-8. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar
responden adalah perempuan sebanyak 53% dengan rata-rata usia 40-70 tahun.
lebih banyak berpendidikan akhir SMA sebanyak 73%, status pekerjaan terbanyak
82% tidak bekerja. Sebagian besar peserta mandiri sebanyak 69% dan dalam masa
pengobatan 1 tahun sebanyak 51%. Kepatuhan tertinggi diperoleh pada kategori
tingkat kepatuhan sedang sebesar 64%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian
pasien DM pada layanan BPJS program rujuk balik sudah patuh mengkonsumsi
obat.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Apotek adalah suatu tempat tertentu untuk tempat dilakukannya pekerjaan
kefarmasian dan penyaluran sediaan farmasi dan perbekalan kesehatan lainnya
kepada masyarakat. BPJS merupakan fasilitas kesehatan yang diberikan
pemerintah dengan sistem pembayaran angsuran setiap bulannya yang
dibebankan. Kepuasan pasien merupakan salah satu hal yang terpenting yang
harus dicapai oleh setiap fasilitas kesehatan. Tujuan dari penelitian ini sendiri
untuk mengetahui seperti apa gambaran dari sosiodemografi para pasien BPJS
serta mengetahui tingkat kepuasan pasien BPJS terhadap pelayanan kefarmasian
di apotek Kimia Farma Juanda Bogor terhadap lima dimensi yaitu bukti fisik,
kehandalan, ketanggapan, jaminan, dan empati. Analilis data dilakukan dengan
menggunakan metode kuantitatif deskriptif terhadap pasien yang datang pada
jangka waktu Desember 2023 sampai dengan Februari 2024. Sampel pada
penelitian ini menggunakan rumus Slovin dan teknik pusposive sampling
sehingga total responden sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan
dengan survei, pembagian kuesioner dan hasilnya diolah dengan menggunakan
program SPSS. Hasil dari penelitian ini tingkat kepuasan pasien berdasarkan 5
dimensi yaitu Bukti Fisik 77,2%, kehandalan 75,26%, ketanggapan 74,1%,
jaminan 68,8%, dan empati 78,7%. Dengan adanya penelitian ini diharapkan
dapat menjadi bahan evaluasi untuk lebih meningkatkan peran petugas Apotek
Kimia Farma Juanda Bogor dan dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi
pasien BPJS.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
#Pengkajian resepvmerupakanokegiatan yangupentingydalam pelayanan
resepfkarena dapat membantu mengurangi terjadinyaomedicatior error. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahuiogambaran kelengkapan resep dokter sacara
administratif dan farmasetik dijFarmasibRawatiJalan Rumah Sakit Karya Bhakti
Pratiwi Kabupaten Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang
dilakukan secara retrospektif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan
purposive sampling. Hasil penelitian kelengkapan reseplsecara administratif yang
telah mencapai 100% yaitu data pasien (nama, umur, jenis kelamin,
tinggiobadanodan beratmbadankpasien), data dokter (nama, nomorlSIP, alamat
praktek), tanggal penulisan resep dan ruangan/ unit asal resep. Sedangkan paraf
dokter hanya 42%. Kelengkapanmresep secarakfarmasetik yang telah mencapai
100% yaituynamawobat, dosis dan aturanupakai. Sedangkanyjumlah obat sebesar
99% dan bentukysediaan hanya 66%. Berdasarkan hasil kelengkapanbresep
secaraoadministratif danbfarmasetikldi Farmasi RawatiJalan Rumah Sakit
KaryapBhaktimPratiwi Kabupaten Bogor belum sesuaimdengan Peraturan
MenterioKesehatan Republik IndonesiajNomor 72 Tahun 2016nkarena masih
terdapat ketidaklengkapan pada resep.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Sacha Inchi adalah salah satu jenis tumbuhan yang cukup berpotensi sebagai
antioksidan. Secara tradisional minyak biji sacha inchi digunakan sebagai minyak
perawatan kulit yang dioleskan secara teratur untuk menjaga kelembutan dan
kesehatan kulit di negara Peru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
kelompok senyawa fitokimia dan untuk mengetahui nilai IC50 dari Minyak Sacha
Inchi dengan menggunakan Vitamin C sebagai kontrol positif. Uji skrinning
fitokimia secara kualitatif dilakukan dengan uji warna menggunakan berbagai
pereaksi untuk mengidentifikasi senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, tanin,
steroid-terpenoid dan uji aktivitas antioksidan minyak sacha inchi menggunakan
metode peredaman radikal bebas dengan DPPH mengukur absorbansi
menggunakan spektrofotometer Uv-vis pada panjang gelombang 517 nm. Hasil
penelitian menyatakan bahwa minyak biji Sacha Inchi mengandung kelompok
senyawa metabolit sekunder alkaloid dan terpenoid. Hasil nilai IC50 minyak biji
Sacha Inchi sebesar 96,12 ppm sedangkan Vitamin C sebagai kontrol positif
menghasilkan nilai IC50 sebesar 9,512 ppm. Kesimpulan bahwa minyak biji Sacha
Inchi memiliki aktivitas antioksidan yang termasuk kategori kuat.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penyimpanan obat tidak daat dipisahkan dari seluruh operasional kefarmasian bak
apotek rumah sakit atau apotek komunitas. Penyimpanana adalah suatu kegiatan
menyimpan dan memelihara obat yang diterima pada tempat yang dianggap aman
dan dapat menjaga mutu obat. Apotek Kimia Farma Juanda merupakan salah satu
apotek besar dan cukup ramai di kota Bogor dengan beragam obat yang
disediakan yang tentunya penyimpan obatnya perlu diperhatikan. Penelitian ini
memiliki tujuan untuk mengetahui cara penyimpanan obat dan kesesuaian cara
penyimpanan obat di Apotek Kimia Farma Juanda berdasarkan Permenkes No. 73
Tahun 2016. Penelitian dilakukan dengan metode observasi kemudian hasilnya
dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Apotek Kimia
Farma Juanda Bogor telah memenuhi cara penyimpanan obat berdasarkan data
ceklist Permenkes No. 73 Tahun 2016. Dengan demikian dapat disimpulkan
bahwa cara penyimpanan obat di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor telah 100 %
sesuai dan memenuhi atuaran yang tercantum dalan Peraturan Menteri Kesehatan
No. 73 Tahun 2016.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kepuasan pelanggan merupakan perasaan puas atau kecewa seorang pelanggan
terhadap pelayanan setelah membandingkan persepsi atau kesannya terhadap
kinerja atau hasil suatu kulaitas produk dan harapannya. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui gambaran sosiodemografi pelanggan meliputi: usia, jenis kelamin,
pendidikan, pekerjaan, pendapatan di Apotek Amira daerah Cigudeg kab. Bogor,
dan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan
di Apotek Amira daerah Cigudeg kab. Bogor berdasarkan 5 dimensi. Penelitian
menggunakan metode deskriptif observasional jenis penelitian kuantitatif non
eksperimental menggunakan rancangan cross sectional dengan pengambilan data
secara pendekatan menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel
menggunakan purposive sampling dengan jumlah 100 responden. Uji gambaran
tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan dianalisis menggunakan SPSS 26.
Sosiodemografi pelanggan di Apotek Amira usia terbanyak 26-35 tahun (32,0%),
jenis kelamin terbanyak perempuan (59,0%), pendidikan terakhir terbanyak
SD/Sederajat (30,0%), pekerjaan terbanyak karyawan swasta (30,0%), dan
pendapatan terbanyak kurang dari Rp. 1.500.000 (40,0%). Hasil penelitian didapat
tingkat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan berdasarkan 5 dimensi yaitu bukti
fisik dikategorikan tinggi (100,0%), keandalan dikategorikan tinggi (100,0%),
ketanggapan dikategorikan tinggi (100,0%), jaminan dikategorikan tinggi
(100,0%), empati dikategorikan tinggi (100,0%).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Indonesia merupakan negara produsen kopi keempat terbesar di dunia setelah
Brazil, Vietnam, dan Kolombia, karena hasil perkebunan kopinya cukup melimpah
dan memiliki prospek yang bagus untuk dikembangkan. Kopi banyak diminati oleh
masyarakat Indonesia sebagai minuman yang dikonsumsi setiap hari. Minat
masyarakat terhadap minuman kopi semakin tinggi terutama kalangan muda karena
salahsatu manfaatnya yaitu mampu membakar lemak dalam tubuh. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbandingan karakteristik dan kandungan asam
klorogenat pada kopi hijau jenis robusta yang didapatkan di BALITRO dan di
pasaran. Adapun uji yang dilakukan yaitu uji organoleptik, uji kadar air, uji pH,
skrining fitokimia, dan penetapan kadar asam klorogenat pada kopi hijau jenis
robusta. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu pada uji penentuan kadar air
sampel serbuk, biji kopi, dan biji kopi di pasaran berturut-turut sebesar 8,54%,
12,3% dan 10,6%. Pada pengujian skrining fitokimia, senyawa metabolit sekunder
yang terkandung dalam sampel antara lain Alkaloid, Saponin, dan Tanin. Pada
penetapan kadar asam klorogenat yang terkandung dalam seduhan sampel serbuk,
biji kopi, dan biji kopi di pasaran berturut-turut sebesar 3,20%; 0,64%; dan 1,28%.
Hasil perbandingan dari ketiga sampel tersebut disimpulkan bahwa seduhan kopi
hijau dalam bentuk serbuk memiliki kandungan asam klorogenat paling tinggi.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Biji kopi robusta merupakan bagian dari tanaman yang memiliki aktivitas sebagai
penurun kadar kolesterol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan
senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etanol 96% biji kopi robusta dan
menganalisis aktivitas penurunan kadar kolesterol total darah pada mencit putih
jantan yang telah di induksi dengan kuning telur puyuh. Ekstrak etanol 96% biji
kopi dosis 200 mg/kgBB (P1), 400 mg/kgBB (P2), 600 mg/kgBB (P3), dan
simvastatin dosis 0,026 mg/kgBB diberikan pada mencit putih jantan selama 14
hari sebagai kontrol positif. Kadar kolesterol total darah mencit diukur setelah
dilakukan perlakuan selama 14 hari. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa
ekstrak biji kopi Robusta mengandung flavonoid, tanin, dan saponin, serta steroid
dan terpenoid. Rerata persentase penurunan kadar kolesterol dari kelompok P1,
P2, P3, dan kontrol positif yaitu masing-masing sebesar 25,45%, 24,93%, 29,19%,
dan 27,80%. Pemberian ekstrak etanol 96% biji kopi selama 14 hari kepada
mencit berpotensi untuk menurunkan kadar kolesterol. Penurunan kadar kolesterol
dari P2 dan P3 tidak berbeda bermakna dibandingkan kontrol positif. Dosis yang
berpotensi paling baik dalam menurunkan kadar kolesterol yaitu 600 mg/kgBB.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kualitas pelayanan adalah sesuatu yang berpusat pada upaya pemenuhan
kebutuhan dan keinginan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
kriteria pasien tingkat kepuasan berdasarkan 5 dimensi dan menganalisis tingkat
kepuasan pasien dengan metode IPA. Penelitian ini adalah penelitian survey dengan
pendekatan prospektif dengan menyebarkan kuesioner pada pasien yang menebus
resep obat di Apotek 99 pada bulan Februari- Maret 2024. Sampel pada penelitian
sebanyak 72 responden dengan purposive sampling dan data di analisis secara
deskriptif. Pengukuran kepuasan berdasarkan 5 dimensi yaitu kehandalan,
ketanggapan, jaminan, empati, dan bukti fisik. yang dilakukan dengan mengukur nilai
kepuasan harapan dan kenyataan dari layanan yang di terima oleh pasien. Selanjutnya
data di analisis dengan metode Service Quality dan IPA. kriteria pasien terbanyak
berdasarkan jenis kelamin wanita (71%), usia 36-45 tahun (33%), pendidikan SMA
(78%), pekerjaan ibu rumah tangga (41%), serta frekuensi ke apotek > 5 kali (39%).
Rata- rata kepuasan berdasarkan 5 dimensi adalah sangat puas (88,20%). Tingkat
kepuasan berdasarkan dimensi kehandalan sangat puas (86,26%), dimensi
ketanggapan sangat puas (88,25%), dimensi jaminan sangat puas (92,21%), dimensi
empati sangat puas (91,33%), dan dimensi bukti fisik sangat puas (82,97%). Dari hasil
penelitian di dapat Berdasarkan metode IPA atribut yang prioritas di perbaiki ada
8 jenis berdasarkan kuadran 1.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Waktu tunggu pelayanan resep merupakan salah satu indikator mutu yang menilai
setiap jenis pelayanan yang diberikan. Pelayanan resep yang lama dapat
menyebabkan ketidakpuasan bagi pasien dan bisa berdampak buruk bagi rumah
sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran asal dan jumlah resep
farmasi rawat jalan pasien umum dan jaminan perusahaan, mengetahui gambaran
waktu tunggu pada tiap tahapan proses pelayanan dan mengevaluasi waktu tunggu
resep farmasi rawat jalan pasien umum dan jaminan perusahaan. Penelitian ini
bersifat deskriptif menggunakan metode observasi dengan jumlah sampel sebanyak
100 sampel menggunakan rumus slovin. Hasil penelitian menunjukan gambaran
asal resep pasien umum 73% , pasien jaminan perusahaan 27%, jumlah resep pasien
umum obat jadi 54%, racikan 19% dan jumlah resep pasien jaminan perusahaan
obat jadi 18%, racikan 9%, Gambaran waktu tunggu pada tiap tahapan yang paling
lama pada saat proses ambil rata-rata 6,5 menit, evaluasi waktu resep racikan pasien
umum rata-rata 31 menit, racikan pasien perusahaan rata-rata 22 menit dan obat jadi
pasien umum 25 menit, Obat jadi pasien perusahaan 24 menit. Waktu tunggu
pelayanan resep farmasi rawat jalan pasien umum dan jaminan perusahaan sudah
sesuai dengan surat keputusan direktur rumah sakit Karya Bhakti Pratiwi Bogor
tahun 2022 untuk obat jadi ≥30 menit. obat racikan ≤60 menit.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Nira adalah cairan bening yang terdapat dalam tandan kelapa yang belum
terbuka nira diperoleh dari pohon kelapa hasil dengan menyadap tandan bunga
jantan yang mulai mekar dan menghamburkan serbuk sari yang berwarna kuning.
Nira kelapa yang tidak mengalami proses fermentasi memiliki kandungan yang
kaya akan nutrisi dan terkenal sebagai minuman sehat dengan indeks glikemik
gula yang rendah. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui kandungan senyawa
aktif pada nektar kristal yang berasal dari nira kelapa melalui uji fitokimia, sifat
Organoleptis, kadar sari larut etanol, kadar sari larut air, kadar air, kadar abu, uji
gula pereduksi, dan cemaran mikroba berdasarkan aturan SNI gula palma (1995)
dan BPOM 2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa nektar kristal secara
organoleptis berbentuk serbuk, berwarna coklat muda, bau yang khas seperti gula
aren, dan rasa manis dengan after taste seperti gula aren. Kadar Air 0,83%, kadar
abu total 1,9%, kadar sari larut air 89,3%, kadar sari larut etanol 90,6%, cemaran
mikroba kapang khamir TBUD dan ALT 3,3 x 101 koloni/gram. Dengan demikian
hasil standarisasi gula nektar kristal sudah sesuai dengan SNI dari gula palma dan
BPOM 2019 tentang persyaratan dan Mutu Obat Tradisional.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Swamedikasi adalah perilaku mengkonsumsi obat sendiri berdasarkan diagnosis terhadap gejala sakit yang dialami. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi penyakit ringan seperti diare. Menurut data Kemenkes pada tahun 2020 Kabupaten Bogor menempati urutan pertama penemuan kasus diare pada balita seJawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu tentang swamedikasi penyakit diare pada balita, karena diare masih jadi penyumbang angka kematian pada balita di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan Cross sectional dan pengambilan sampel menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dengan program SPPS versi 26. Hasil penelitian, usia responden terbanyak dalam melakukan swamedikasi diare pada balita adalah usia 26-35 tahun yaitu 54%. Latar belakang pendidikan 57,61% lulusan SMA, dan pekerjaan paling banyak sebagai Ibu Rumah Tangga 64%. Memiliki anak dengan usia paling banyak 2-5 tahun sebesar 51,09%. Sebesar 47,83% responden dengan tingkat pengetahuan cukup baik tentang swamedikasi diare pada balita. Alasan ibu melakukan swamedikasi diare 75% untuk menghemat waktu dan biaya. Obat yang digunakan untuk swamedikasi diare paling banyak yaitu Lacto-B 48,91%. Sumber informasi yang didapat responden 73,91% mengikuti resep yang pernah didapat sebelumnya dari dokter. Sebanyak 76,09% responden mendapatkan obat untuk swamedikasi di Apotek.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Dalam menentukan persediaan obat yang baik maka perlu adanya
pengelolaan obat yang baik pula. Kegiatan stock opname merupakan suatu kegiatan
pemeriksaan terhadap persediaan barang sebagai salah satu bentuk pengawasan
farmasi yang dilakukan untuk mengetahui kesesuaian jumlah barang yang tersedia
sama dengan jumlah barang yang tercatat di komputer.Berdasarkan data Stock
Opname perbulan di Instalasi Farmasi IGD RS Bayukarta Karawang, persentase
akurasi Stock Opname masih belum bisa tercapai sesuai kebijakan manajemen RS
Bayukarata Karawang yaitu minimal 97%.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran stock opnamefaktor
apa saja dalam melakukan stock opname yang mempengaruhi akurasi stock opname
di Instalasi Farmasi IGD RS Bayukarata Karawang tidak tercapai. Penelitian
menngunakan data stock opname bulan Septrmber-Oktober 2020 untuk selanjutnya
dilakukan observasi penelitian di Instalasi Farmasi IGD meliputi pengelolaan
perbekalan farmasi, alat kesehatan, Barang Medis Habis Pakai (BMHP), dan proses
stock opname.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Stock Opname di
Instalasi Farmasi Khusus IGD RS Bayukarta Karawang dilakukan oleh 6 petugas
dengan data rata-rata akurasi yaitu 93,53% dengan faktor yang mempengaruhi
akurasi stok opname yaitu diakibatkan karena kejadian yang diakibatkan pada saat
pentimpanan dan pengemasan (44,0%), kejadian kesalahan input pada saat
transaksi (28,8%), kejadian kesalahan penerimaan barang dari logistik farmasi
(16,8%), dan kejadian salah hitung stock dan input stock (10,4%). Kejadian tersebut
terjadi karena petugas belum seluruhnya memahami danmensosialisasikan SPO
yang sudah ada.
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Apotek merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan tempat dilakukannya praktik kefarmasian oleh apoteker sebagai sarana pelayanan kefarmasian. Pelayanan kefarmasian merupakan pelayanan kesehatan yang mempunyai peranan penting dalam mewujudkan kesehatan yang bermutu selain menjadi tuntutan profesionalisme juga dapat dilihat sebagai faktor yang menarik minat pelanggan terhadap pembelian obat di apotek. Kepuasan pelanggan menggunakan jasa apotek merupakan cerminan hasil dari kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan di apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pelanggan berdasarkan kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek Victoria Babakan Madang Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif jenis penelitian kuantitatif non eksperimental menggunakan rancangan survei dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan secara prosfektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dengan jumlah 100 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat. Data hasil penelitian menghasilkan tingkat kepuasan pelanggan berdasarkan kualitas pelayanan dimensi keandalan 84,70% (sangat puas), ketanggapan 85,27% (sangat puas), jaminan 87,10% (sangat puas), empati 85,15% (sangat puas) dan bukti fisik 80,80% (puas). Secara keseluruhan diperoleh hasil 84,60% (sangat puas).