BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Diare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang di
dunia termasuk Indonesia, diare merupakan salah satu penyakit infeksi yang
ditemukan pada balita, khususnya pada anak di bawah dua tahun. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas zink tunggal dan kombinasi
zink probiotik dalam penanganan diare anak di Rumah Sakit Graha Medika Bogor.
Metode dengan data sekunder yang diambil dari rekam medis pasien periode Mei-
Juli 2023 menggunakan data rekam medis pasien rawat inap anak yang mengalami
diare di Rumah Sakit Graha Medika Bogor dan mendapat terapi obat zink tunggal
dan kombinasi zink probiotik. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode
total sampling sehingga jumlah sampel 84 pasien. Analisis data pada penelitian ini
dilakukan dengan uji normalitas dan uji mann-whitney menggunakaan SPSS Versi
26. Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik sosiodemografi yang meliputi usia
>3 – 5 tahun sebanyak 31 pasien (44,09%), jenis kelamin laki-laki 48 pasien
(57,14%), rata-rata rawat inap pada pemberian kombinasi zink probiotik lebih cepat
2,59 hari dibanding dengan zink tunggal 4,58 hari. Dari hasil penelitian dapat dilihat
nilai sig 0,00 lebih kecil dari taraf nyata 0,05 maka pengujian uji man whitney
tersebut memberikan keputusan tolak H0 dan terima H1 dengan demikian dapat
disimpulkan bahwa terdapat perbandingan penggunaan obat zink tunggal pada
pasien diare anak dengan obat kombinasi zink probiotik
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Minuman probiotik dengan bahan dasar sari buah mampu di konsumsi oleh
orang yang intoleran terhadap susu, alergi dan vegetarian. Teknik enkapsulasi
dapat meningkatkan viabilitas bakteri probiotik pada saat berada dalam kondisi
asam lambung. Matriks maltodextrin – alginat merupakan polimer yang biasa
digunakan pada pembuatan enkapsulasi probiotik. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui kemampuan malodextrin – alginat dalam mempertahankan viabilitas
L.plantarum dalam sari buah sirsak (Annona muricata L) terhadap simulasi cairan
asam lalmbung. Penelitian ini diawali dengan mencampurkan suspensi bakteri ke
dalam matriks maltodextrin – alginat sebagai bahan penyalut, selanjutnya dilakukan
metode ekstruksi, kemudian kapsul probiotik di campurkan ke dalam sari buah
sirsak untuk di uji viabilitasnya dalam simulasi cairan asam lambung. Jumlah
L.plantarum viabilitas yang terenkapsulasi dalam matriks maltodekstrin – alginat
pada konsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 berturut – turut yaitu 8,2 x 1010 CFU/gram, 7,6 x
1010 CFU/gram dan 7,3 x 1010 CFU/gram. Nilai efisiensi untuk ketiga konsentrasi
1:1, 2:1 dan 3:1 yaitu kurang dari 1%. Selain dilakukan uji terhadap cairan simulasi
asam lambung kapsul probiotik dengan koonsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 mampu
mempertahankan viabilitas sebesar 3,2 x 109 CFU/mL, 3,6 x 109 CFU/mL dan 3,4 x
109 CFU/mL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa teknik
enkapsulasi L.plantarum dengan bahan polimer maltodekstrin – alginiat dalam sari
buah sirsak probiotik mampu mempertahankan jumlah sel L.plantarum setelah diuji
terhadap cairan asam lambung.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Diare akut pada anak adalah buang air besar pada bayi atau anak yang lebih dari 3
kali perhari, disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa
lendir dan darah yang berlangsung kurang dari satu minggu. Penggunaan obat yang
tidak rasional sering dijumpai dalam praktek sehari-hari. Peresepan obat tanpa
indikasi yang jelas, penentuan dosis, cara, dan lama pemberian yang keliru, serta
peresepan obat yang mahal merupakan sebagian contoh dari ketidakrasionalan
peresepan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi
pasien meliputi umur, jenis kelamin dan berat badan, profil pengobatan, ketepatan
pengobatan meliputi tepat indikasi, tepat pemilihan obat, tepat cara pasien, tepat
dosis, tepat lama pemberian obat dan tepat frekuensi obat pada pasien diare anak di
Klinik Utama dr. Yati Zarnudji periode 2021 – Juli 2022. Hasil penelitian diperoleh
pasien penderita diare didominasi oleh umur batita 2-3 tahun yaitu sebanyak 47
pasien dengan persentase 54% dan berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak
65%. Antibiotik yang paling banyak digunakan yaitu cotrimoxazole sebanyak 53%.
Evaluasi ketepatan obat yaitu 62%, ketepatan dosis yaitu 100%, evaluasi ketepatan
obat yaitu 100% dan evaluasi ketepatan indikasi 100% dan evaluasi ketepatan
frekuensi 100%.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kelangsungan hidup probiotik dalam produk pangan dan seluruh
pencernaan saat ini masih rendah. Untuk meningkatkan peran probiotik dalam
menjaga kesehatan sistem pencernaan maka probiotik yang terdapat dalam
makanan perlu dilindungi dan dipertahankan jumlahnya melalui enkapsulasi
probiotik dengan material enkapsulasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk
enkapsulasi bakteri Lactobacillus fermentum dengan terlapis kitosan, mengetahui
efisiensi enkapsulasi, dan viabilitas bakteri setelah enkapsul bakterinya direndam
dalam cairan asam lambung, serta mengetahui bentuk dan keadaan permukaan
kapsul bakteri melalui analisis Scanning Electrone Microscope (SEM). Hasil
penelitian menunjukkan enkapsulasi bakteri L. fermentum terlapis kitosan dapat
dilakukan pada matriks enkapsulasi natrium alginat 1%, 2%, dan 3% dengan masa
kapsul berturut-turut 23,02 gram, 13,85 gram, dan 19,5 gram dan memiliki jumlah
koloni bakteri 3,2 x 107 CFU/gram, 8,9 x 107 CFU/gram, dan 3,1 x 107 CFU/g.
Efisiensi enkapsulasi yang terbaik didapatkan pada matriks natrium alginat 2%,
yaitu 45,18%. Viabilitas enkapsulasi bakteri setelah direndam dalam cairan
simulasi asam lambung pH 6,0 adalah 64%. Analisis morfologi enkapsulasi
probiotik bakteri Lactobacillus fermentum dengan SEM menunjukkan butiran
kapsul yang membulat dengan kerutan bergelombang, butiran terlapis kitosan
lebih besar (θ =1400μm – 1600μm) dengan permukaan lebih kasar dari pada
butiran tak terlapis kitosan (θ = 450μm – 800μm).
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Probiotik merupakan mikroorganisme hidup yang jika diberikan dalam jumlah
yang cukup dapat memberikan efek baik atau kesehatan bagi inangnya. Bakteri
Asam Laktat (BAL) adalah salah bakteri yang umumnya digunakan sebagai
bakteri probiotik karena kemampuannya dalam mengubah karbohidrat (gula
termasuk laktosa) menjadi asam laktat. Agen probiotik yang seringkali digunakan
yaitu Lactobacillus yang merupakan kelompok bakteri asam laktat. Lactobacillus
plantarum termasuk bakteri homofermentatif yang memiliki karakteristik tumbuh
pada suhu 45°C, tetapi tidak pada suhu 15°C, sel berbentuk batang panjang.
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan senyawa metabolit dari
Lactobacillus plantarum yang telah fermentasi pada substrat berbeda yaitu pada
media MRSB dan media susu. Penentuan senyawa metabolit yang terkandung
dilakukan dengan menggunakan Kromatografi Gas-Spektrometri Massa yang
sebelumnya diderivatisasi dengan BSTFA (N,O-bis(trimetilsilil)-
trifluoroasetamid). Secara keseluruhan, hasil penelitian ini diperoleh 3 profil yaitu
terdapat sebanyak 68% senyawa metabolit sekunder yang dapat ditemukan pada
kedua jenis substrat berupa 26,31% senyawa hanya dapat dutemukan pada
Lactobacillus plantarum yang hanya difermentasikan pada substrat MRSB dan
5,26% senyawa hanya diperoleh dari Lactobacillus plantarum yang
difermentasikan substrat susu. Dari kedua sampel yang di uji, kromatogram
tertinggi merupakan senyawa Asam Dodekanoat dengan kadar masing-masing
yaitu 28,535% dan 33,046%.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Sinbiotik merupakan kombinasi antara campuran prebiotik dan probiotik.
Salah satu bahan pangan prebiotik adalah bekatul beras putih dan Chito
oligosaccharides. Inokulasi bakteri asam laktat menghasilkan minuman sinbiotik.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pada konsentrasi yang berbeda terhadap
pengaruh Chito oligosaccharides dalam minuman sinbiotik mengandung bekatul
beras putih sebagai antibakteri Streptococcus mutans. Hasil penelitian
menunjukan bahwa pengaruh Chito oligosaccharides dalam minuman sinbiotik
mengandung bekatul beras putih dengan inokulum Lactobacillus bulgaricus dan
Streptococcus thermophillus berpotensi sebagai penghambat pertumbuhan
Streptococcus mutans. Hasil penelitian menunjukkan minuman sinbiotik formula
F1, F2 dan F3 secara berturut-turut memiliki nilai pH 4,5 ; 4,5 ; dan 4 ; total asam
laktat 1,31% ; 1,22% ; dan 0,98% ; jumlah bakteri asam laktat 1,44x106 CFU/mL ; 1,57x106 CFU/mL ; 1,71x106 CFU/mL ; dan diameter zona hambat 21,6 mm ; 24,33 mm ; dan 26,4 mm.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Diare adalah terjadinya buang air besar, konsistensi cairan ekskresi lebih
tinggi dari biasanya, dan frekuensi ekskresi lebih dari tiga kali dalam waktu 24
jam. Diare juga merupakan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan, yang
disebabkan oleh infeksi mikroba, seperti bakteri, virus, parasit, protozoa, dan
menyebar melalui fecal-oral route (WHO). Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui gambaran pengobatan pada pasien diare pediatrik di ruang rawat inap,
dengan indikasi yang benar, pilihan obat yang tepat, dosis yang tepat, dan cara
pemberian MIMS 2019 yang benar. Penelitian menggunakan desain cross- sectional (penampang lintang) untuk pengambilan sampel dari keseluruhan desain, dan 116 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara 116 pasien diare, 78 (67%) lebih mungkin memiliki
anak laki-laki daripada 38 (33%) (distribusi usia terbesar antara 0 dan 5 tahun).
Sebanyak 73 pasien (63%).Profil terapi penggunaan obat diare di rawat inap RSIA
Sammarie Basra Jakarta adalah cairan elektrolit, zink, dan probiotik merupakan
terapi utama yang diberikan 100%. Evaluasi ketepatan dosis menunjukkan pada
aspek tepat tepat indikasi 100%, tepat pemilihan obat 100%, tepat dosis 87,89%,
dan tepat cara pemberian 100%.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Diare merupakan salah satu penyebab utama morbilitas dan mortalitas anak
dinegaraberkembang.Pemberianzinkdanprobiotikpadadiareanaktelahmenunjukkan
dampakyangpositifterhadapkejadiandiare.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuip
erbedaanefektivitaszinkdenganzinkprobiotikdalampenanganan diare anak di
Rumah Sakit islam Bogor pada bulan Januari sampaidengan Desember 2019.
Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis deskriptifdengan karakteristik
pasien meliputi usia, jenis kelamin, Berat Badan (BB),
jenisobatyangdigunakandanlamaharirawatinappasien.Analisisdatapadapenelitianin
i dilakukan dengan uji normalitas menggunakan SPSS versi 20. Hasil
penelitianlebih baik dengan menggunakan terapi kombinasi zink probiotik
dibanding obattunggal zink. Rerata lama rawat inap pada pemberian zink
probiotik lebih cepatyaitu ± 2- 4 hari dibanding rerata lama inap pada pemberian
zink yaitu ± 3-6 hari.Dari hasil penelitian dapat dilihat bahwa nilai sig 0,00 lebih
kecil dari taraf nyata0,05 maka pengujian tersebut memberikan keputusan tolak
H0 terima H1 dengandemikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan
penggunaan obat tunggalzinkpada pasiendiareanakdibandingdenganobat
kombinasizinkprobiotik.