BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Minuman probiotik dengan bahan dasar sari buah mampu di konsumsi oleh
orang yang intoleran terhadap susu, alergi dan vegetarian. Teknik enkapsulasi
dapat meningkatkan viabilitas bakteri probiotik pada saat berada dalam kondisi
asam lambung. Matriks maltodextrin – alginat merupakan polimer yang biasa
digunakan pada pembuatan enkapsulasi probiotik. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui kemampuan malodextrin – alginat dalam mempertahankan viabilitas
L.plantarum dalam sari buah sirsak (Annona muricata L) terhadap simulasi cairan
asam lalmbung. Penelitian ini diawali dengan mencampurkan suspensi bakteri ke
dalam matriks maltodextrin – alginat sebagai bahan penyalut, selanjutnya dilakukan
metode ekstruksi, kemudian kapsul probiotik di campurkan ke dalam sari buah
sirsak untuk di uji viabilitasnya dalam simulasi cairan asam lambung. Jumlah
L.plantarum viabilitas yang terenkapsulasi dalam matriks maltodekstrin – alginat
pada konsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 berturut – turut yaitu 8,2 x 1010 CFU/gram, 7,6 x
1010 CFU/gram dan 7,3 x 1010 CFU/gram. Nilai efisiensi untuk ketiga konsentrasi
1:1, 2:1 dan 3:1 yaitu kurang dari 1%. Selain dilakukan uji terhadap cairan simulasi
asam lambung kapsul probiotik dengan koonsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 mampu
mempertahankan viabilitas sebesar 3,2 x 109 CFU/mL, 3,6 x 109 CFU/mL dan 3,4 x
109 CFU/mL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa teknik
enkapsulasi L.plantarum dengan bahan polimer maltodekstrin – alginiat dalam sari
buah sirsak probiotik mampu mempertahankan jumlah sel L.plantarum setelah diuji
terhadap cairan asam lambung.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Enkapsulasi bertujuan untuk melindungi bahan inti dari kondisi
lingkungan yang kurang menguntungkan selama proses pengolahan,
penyimpanan, pencernaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui viabilitas
Lactobacillus plantarum yang terenkapsulasi natrium alginat pada sediaan sari
buah sirsak dalam lingkungan cairan asam lambung. Enkapsulasi pada penelitian
ini dilakukan metode ektrusi dengan matriks natrium alginat konsentrasi 1%, 2%,
3%. Ketiga konsentrasi ini diuji untuk melindungi Lactobacillus plantarum
didalam sari buah sirsak dari pengaruh cairan simulasi asam lambung. Hasil
enkapsulasi dilakukan pengujian efisiensi serta pengujian viabilitas dalam cairan
simulasi asam lambung. Dari pengujian viabilitas didapatkan hasil enumerasi sel
dalam matriks natrium alginat dengan konsentrasi 1%, 2%, 3% berturut turut
adalah, adalah 4 x 107 CFU/gram, 5,7 x 107 CFU/gram, 1,56 x 108 CFU/gram.
Setelah diuji dengan cairan simulasi asam lambung didapatkan nilai jumlah
bakteri dengan konsentrasi 1%, 2%, dan 3% berturut turut adalah < 30 koloni, 3,2
x 107 CFU/gram , 9,4 x 107 CFU/gram. Nilai pH sari buah sirsak yang
ditambahkan kapsul probiotik yaitu 3,8 , 3,9 dan 4,05. Konsentrasi terbaik Na
alginat untuk menjerat Lactobacillus plantarum yaitu 3% dengan jumlah bakteri
9,4 x 107 CFU/gram.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kelangsungan hidup probiotik dalam produk pangan dan seluruh
pencernaan saat ini masih rendah. Untuk meningkatkan peran probiotik dalam
menjaga kesehatan sistem pencernaan maka probiotik yang terdapat dalam
makanan perlu dilindungi dan dipertahankan jumlahnya melalui enkapsulasi
probiotik dengan material enkapsulasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk
enkapsulasi bakteri Lactobacillus fermentum dengan terlapis kitosan, mengetahui
efisiensi enkapsulasi, dan viabilitas bakteri setelah enkapsul bakterinya direndam
dalam cairan asam lambung, serta mengetahui bentuk dan keadaan permukaan
kapsul bakteri melalui analisis Scanning Electrone Microscope (SEM). Hasil
penelitian menunjukkan enkapsulasi bakteri L. fermentum terlapis kitosan dapat
dilakukan pada matriks enkapsulasi natrium alginat 1%, 2%, dan 3% dengan masa
kapsul berturut-turut 23,02 gram, 13,85 gram, dan 19,5 gram dan memiliki jumlah
koloni bakteri 3,2 x 107 CFU/gram, 8,9 x 107 CFU/gram, dan 3,1 x 107 CFU/g.
Efisiensi enkapsulasi yang terbaik didapatkan pada matriks natrium alginat 2%,
yaitu 45,18%. Viabilitas enkapsulasi bakteri setelah direndam dalam cairan
simulasi asam lambung pH 6,0 adalah 64%. Analisis morfologi enkapsulasi
probiotik bakteri Lactobacillus fermentum dengan SEM menunjukkan butiran
kapsul yang membulat dengan kerutan bergelombang, butiran terlapis kitosan
lebih besar (θ =1400μm – 1600μm) dengan permukaan lebih kasar dari pada
butiran tak terlapis kitosan (θ = 450μm – 800μm).