Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Ferry Effendi

64 karya publik ditemukan.

2026: 12025: 132024: 22023: 212022: 162021: 11

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA IBU HAMIL DENGAN PREEKLAMPSIA DI INSTALASI RAWAT INAP DI RSKIA SAWOJAJAR BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Preeklampsia adalah Hipertensi dalam kehamilan yang terjadi diatas 20 minggu usia kehamilan dan disertai dengan adanya protein dalam urin (proteinuria). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien berdasarkan pada usia pasien, usia kehamilan, hasil laboratorium protein dalam urin (proteinuria), status gravida, dan lama rawat. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil data secara retrospektif, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 57 sampel. Hasil penelitian didapatkan data sosiodemografi berdasarkan usia pasien terbanyak adalah usia 26 – 35 tahun sebanyak 27 pasien (47%), usia kehamilan terbanyak pada usia kehamilan trimester 3 sebanyak 55 pasien (96%), hasil pemeriksaan laboratorium protein urin terbanyak adalah positif 1 atau dipstick 1 + sebanyak 50 pasien (89 %), status gravida terbanyak adalah multigravida sebanyak 43 pasien (75%), jumlah hari perawatan terbanyak yaitu 3- 4 hari sebanyak 95%. Penggunaan obat antihipertensi terbanyak adalah kombinasi 3 obat ( Metildopa + MgSO4 + Nifedipin) sebanyak 36 pasien (36%). Obat antihipertensi yang memiliki efektivitas tertinggi yaitu kombinasi 4 obat (Metildopa + MgSO4 + Nifedipin + Nikardipin) karena mampu menurunkan tekanan darah sistolik dengan rata-rata sebesar 54 mmHg dan tekanan darah diastolik dengan rata-rata sebesar 14 mmHg. Perbedaan efektivitas obat antihipertensi berdasarkan SPSS terdapat perbedaan untuk penurunan tekanan darah sistolik sig 0,000. Hal ini menyatakan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan untuk penurunan tekanan darah sistolik dan tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah diastol karena hasil SPSS penurunan tekanan diastolik sig 0,171.

PENGARUH EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BISBUL (Diospyros discolor Willd.) TERHADAP TEKANAN DARAH TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) GALUR Sprague dawley

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Beberapa orang mulai memilih tanaman herbal sebagai obat alternatif karena adanya anggapan bahwa obat alami memiliki efek samping yang rendah. Pemanfaatan tanaman tradisional seperti daun bisbul dapat berpotensi sebagai obat penurun tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh ekstrak etanol daun bisbul (Diospyros discolor Willd.) terhadap tekanan darah. Simplisia daun bisbul diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan dilakukan uji tidak langsung (non-invasive blood preassure). Daun bisbul mengandung senyawa flavonoid, dimana senyawa ini memiliki kemampuan untuk mengatasi hipertensi. Terdapat lima kelompok uji yang terdiri dari lima ekor tikus jantan Sprague dawley yaitu kelompok kontrol positif kaptopril 25 mg/kgBB, kontrol negatif aquadest, dan tiga kelompok perlakuan ekstrak dengan dosis 250, 500 dan 750 mg/kg BB. Persentase penurunan tekanan darah pada tikus jantan dengan ekstrak etanol 70% sebanyak 30,51% (± 2,95). Tekanan darah setiap kelompok dibandingkan secara statistik menggunakan analisis one-way ANOVA dengan ketentuan tingkat kepercayaan 95% dengan taraf a 0,01. Hasil dari variasi ketiga dosis tidak memiliki pengaruh yang bermakna terhadap penurunan tikus model hipertensi yang diinduksi NaCl 8% (p=0,850;p=0,924).

KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN PENDERITA ISPA NON PNEUMONIADI PUSKESMAS SIMPENAN KABUPATEN SUKABUMI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama kesakitan dan kematian di dunia. ISPA merupakan suatu penyakit menular yang dapat menyerang semua umur dan masih menjadi masalah kesehatan baik di negara maju maupun negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketepatan obat berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat frekuensi, pada pasien di Puskesmas Simpenan Kabupaten Sukabumi. Data yang digunakan adalah data rekam medik, dengan data yang diambil meliputi nama, usia, nomor rekam medik, jenis kelamin dan jenis obat yang digunakan pada pasien ISPA periode September- Desember 2022. Data dianalisis secara deskriptif, data disajikan dalam bentuk tabel dan diagram. Sampel yang diambil sebanyak 90 pasien dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan data sosiodemografi jenis kelamin terbanyak adalah perempuan dengan persentase 51%, kemudian klasifikasi usia terbanyak yaitu pada usia 0-5 tahun dengan persentase 43%. Distribusi pasien ISPA berdasarkan diagnosis terbanyak yaitu faringitis dengan persentase 66,7%. Evaluasi ketepatan pengobatan berdasarkan tepat indikasi diperoleh hasil sebanyak 100%, pada tepat obat sebanyak 97,8%, pada tepat dosis diperoleh sebanyak 97,8%, dan tepat frekuensi sebanyak 100%.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL 96% DAUN BINAHONG (Anredera cordofolia (Ten) Steenis) DAN DAUN BABADOTAN (Ageratum conyzoides L.) SERTA KOMBINASINYA

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antioksidan adalah suatu zat yang berperan dalam penundaan atau perlambatan proses oksidasi molekul oleh oksidan sehingga dalam hal ini dapat mencegah terjadinya kerusakan organ atau jaringan akibat stress oksidatif. Tanaman binahong (Anredera cordofolia (Ten) Steenis) merupakan salah satu jenis tumbuhan yang memiliki kandungan saponin, flavonoid, dan kuersetin. Adanya flavonoid kemungkinan besar daun binahong dapat berkhasiat sebagai antioksidan. Tanaman babadotan (Ageratum conyzoides L.) mengandung flavonoid, alkaloid, minyak atsiri, fenol, dan kumarin. Adanya kandungan senyawa fenol menyebabkan efek antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder, menentukan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% daun binahong, daun babadotan dan kombinasi ekstrak keduanya dengan perbandingan 1:1, 1:3, 3:1. Uji akivitas antioksidan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Konsentrasi larutan sampel yang digunakan adalah 80 ppm, 100 ppm, 120 ppm, 140 ppm dan 160 ppm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong dan daun babadotan memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan triterpenoid. Nilai IC50 yang diperoleh pada ekstrak etanol 96% daun binahong sebesar 91,190 ppm dan daun babadotan sebesar 85,45 ppm. Hasil kombinasi ekstrak etanol 96% daun binahong : daun babadotan mempunyai nilai IC50 yang baik pada perbandingan 1:3 yaitu 80,807 ppm.

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TERHADAP TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI DI RSUD SEKARWANGI SUKABUMI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana peningkatan tekanan darah sistolik atau diastolik ≥ 140/90 mmHg. Keberhasilan terapi hipertensi dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah kepatuhan minum obat hipertensi. Kepatuhan minum obat sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan mencegah komplikasi. Ketidakpatuhan konsumsi obat merupakan penyebab paling sering kegagalan terapi antihipertensi. Kepatuhan dapat dijadikan parameter tingkat pengetahuan pasien dalam menjalankan instruksi dari tenaga medis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan kepatuhan minum obat antihipertensi pada pasien di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian analitik dengan menggunakan desain cross-sectional yaitu suatu rencana penelitian suatu penelitian untuk mempelajari dinamika hubungan antara variabel bebas (pengetahuan) dengan variabel terikat (tingkat kepatuhan). Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan total sampel diluar uji validitas dan uji reliabilitas sebanyak 76 responden pada periode Mei- Juni 2023 yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Dari penelitian ini, hubungan tingkat pengetahuan pasien terhadap tingkat kepatuhan minum obat antihipertensi di RSUD Sekarwangi Tidak Memiliki Hubungan, hal ini didapatkan dari uji Chi Square dengan nilai signifikasi p value 0,770 > 0,05.

TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA SETUKPA SUKABUMI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien, penyediaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai yang bermutu dan terjangkau bagi semua lapisan masyarakat termasuk pelayanan farmasi klinik. Berdasarkan data keluhan pasien pada bulan Februari 2023 di depo farmasi rawat jalan salah satunya adalah sikap pegawai yang kurang ramah serta informasi yang diterima oleh pasien yang kurang lengkap, pelayanan resep yang terkesan lambat dan terlihat aktivitas yang kurang profesional oleh keluarga pasien dari luar depo farmasi pada saat mengunjungi depo farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bahayangkara Setukpa Sukabumi. Dalam pengukurannya yaitu dengan menggunakan dimensi dari kualitas pelayanan yang terdiri dari 5 dimensi, yaitu Reliability (Kehandalan), Responsiviness (Ketanggapan), Assurance (Jaminan), Empathy (Empati) dan Tangibles (Bukti fisik). Penelitian dilakukan pada bulan April-Juni 2023 di Rumah Sakit Bahayangkara Setukpa Sukabumi. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien rawat jalan yang berobat di Rumah Sakit Bahayangkara Sukabumi dengan sampel sebanyak 95 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan dimensi berwujud memiliki angka kepuasan sebesar 65%, dimensi tanggap memiliki angka kepuasan sebesar 65%, dimensi kepastian memiliki angka kepuasan sebesar 69%, dimensi empati memiliki angka kepuasan sebesar 71% dan dimensi kehandalan memiliki angka kepuasan sebesar 71%.

PENGARUH PELAYANAN INFORMASI OBAT TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN BEYOND USE DATE SIRUP DAN SUSPENSI ORAL DI APOTEK KIMIA FARMA YARAHMAH BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan salah satu aspek yang mempengaruhi pengetahuan pasien, diantaranya pemberian informasi mengenai batas waktu konsumsi obat setelah kemasannya dibuka. Batas waktu penggunaan obat setelah kemasannya dibuka disebut Beyond Use Date (BUD). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh PIO terhadap tingkat pengetahuan responden mengenai BUD pada sediaan sirup dan suspensi oral di Apotek Kimia Farma Yarahmah Bogor. Metode penelitian ini bersifat deskriptif non eksperimental dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang yang diambil secara purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah PIO. Hasil data sosiodemografi responden terbanyak berdasarkan jenis kelamin yaitu perempuan 74,07%, berdasarkan usia yaitu 26-35 tahun 29,63%, berdasarkan pendidikan yaitu SMA 58,02%, dan berdasarkan pekerjaan yaitu karyawan/buruh 37,04%. Rata-rata tingkat pengetahuan BUD responden sebelum PIO sebesar 46,88%, sedangkan sesudah PIO 80,24%. Hasil normalitas data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,07 > 0,05. Hasil uji t berpasangan (Paired Samples t-Test) terdapat pengaruh PIO yang signifikan terhadap tingkat pengetahuan Beyond Use Date (BUD) sirup dan suspensi oral responden dengan nilai p-value 0,001 < 0,05 dan memiliki pengaruh yang sangat besar dengan nilai effect size 2,485.

HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT DENGAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS DI KELOMPOK PROLANIS KLINIK BHADRA HUSADA KABUPATEN BOGOR TAHUN 2023

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai oleh kadar glukosa darah melebihi normal dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin secara relative maupun absolut dan bila dibiarkan tidak terkendali dapat terjadi komplikasi. Ketidakpatuhan terhadap penggunaan obat menjadi masalah serius karena dapat meningkatkan risiko komplikasi dan bertambahnya penyakit yang diderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat kepatuhan pasien minum obat dengan kadar gula darah di Klinik Bhadra Husada. Metode yang digunakan metode analisis (chi-square) dengan pendekatan cross-setional. Sampel yang digunakan sebanyak 58 pasien. Pengambilan sampel dalam penelitian ini secara total sampling sampel yang diambil berdasarkan karakteristik yang masuk dalam kriteria inklusi dan eksklusi sebagain sampel data yang di peroleh disajikan dalam bnetuk diagram dan tabel. Hasil penelitian ini menunjukan Pasien DM yang paling banyak berjenis kelamin perempuan sebanyak 39 pasien (67,2%), usia yang paling banyak yaitu 46-65 tahun dan pekerjaan yang paling banyak adalah Ibu Rumah Tangga sebesar 33 pasien (56,9%). Tingkat kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus yang melakukan pengobatan di Klinik Bhadra Husada dengan kategori patuh sebanyak tingkat kepatuhan tinggi 25 pasien (43,1%). Sehingga dengan kadar gula pasien dengan kategori normal sebanyak 20 pasien (34,5%). Hasil uji chi-square mnunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus dengan nilai p-value 0.000 (p˂α 0.05).

FORMULASI DAN STABILITAS GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza Roxb) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Sediaan granul effervescent yaitu kombinasi senyawa asam dan basa jika ditambahkan air (H2O) bereaksi melepaskan karbondioksida (CO2) menjadi buih, mudah dikonsumsi, larut dalam air dan menyegarkan. Temulawak (Curcuma xanthorriza. Roxb) dibuat simplisia dan diperoleh kadar air 3,268%. Maserasi 250 gram simplisia dengan 2500 mL etanol 96%. Ekstrak kental 27,59 gram, rendemen 11,036%, mengandung senyawa kimia alkaloid pereaksi wagner, flavonoid, dan terpenoid. Granul effervescent dibuat dengan granulasi basah. Formulasi ke 3 masuk dalam karakteristik serta stabil pada suhu penyimpanan. Aktivitas antioksidan minggu ke-0 suhu 4 ̊,28 ̊, dan 40 ̊ nilai IC50 sebesar 2,396 ppm kategori sangat kuat. Minggu ke-4 IC50 meningkat, suhu 4 ̊C sebesar 5,071 ppm, suhu 28 ̊C sebesar 6,509 ppm, suhu 40 ̊C sebesar 6,098 ppm kategori sangat kuat. Kadar air granul suhu 4 ̊C dan 28 ̊C masuk kriteria 5-6%, suhu 40 ̊C melebihi kriteria, waktu alir antara 4-5 detik dan sudut istirahat antara 25°-30°, waktu larut 2-5 menit dengan pH 5-7.

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN PANDAN WANGI (Pandanus amaryllifolius) DAN DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antioksidan adalah suatu zat yang berperan dalam penundaan atau perlambatan proses oksidasi molekul oleh oksidan sehingga dalam hal ini dapat mencegah terjadinya kerusakan organ atau jaringan akibat stress oksidatif. Daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius) dan daun sirih merah (Piper crocatum) merupakan tanaman yang memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan polifenol yang berfungsi sebagai zat antioksidan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder, menentukan aktivitas antioksidan dari ekstrak tunggal dan menentukan aktivitas antioksidan kombinasi dari ekstrak etanol 96% daun pandan wangi dan daun sirih merah dengan metode peredaman radikal bebas. Kombinasi ekstrak etanol 96% daun pandan wangi dan daun sirih merah dengan perbandingan 1:1, 1:3 dan 3:1 dibuat deret konsentrasi 12,5; 50; 100; 200 dan 400 ppm lalu direaksikan dengan pelarut etanol dan DPPH, kemudian menggunakan spektrofotometri UV-Vis untuk mengukur absorbansinya pada panjang gelombang 517,5 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun pandan wangi dan daun sirih merah memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan triterpenoid. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% daun pandan wangi dengan nilai IC50 sebesar 34,08 ppm dan daun sirih merah dengan nilai IC50 sebesar 17,04 ppm serta pada kombinasi dengan perbandingan 1:1 diperoleh nilai IC50 sebesar 21,40 ppm, 1:3 nilai IC50 sebesar 13,03 ppm dan pada 3:1 sebesar 26,01 ppm. Kesimpulan penelitian bahwa ekstrak kombinasi 1:3 memberikan aktivitas antioksidan yang lebih baik dibandingkan dengan ekstrak tunggal.

AKTIVITAS ANTIKOLESTEROL DARI INFUSA DAUN SALAM DAN KOMBUCHA DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.)

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak yang bermanfaat untuk pembentukan dinding sel – sel dalam tubuh dan pembentukan hormon steroid. Kolesterol berfungsi sebagai molekul prekursor dalam sintesis vitamin D dan hormon steroid. Sedangkan kombucha adalah hasil fermentasi teh dan gula oleh SCOBY (symbiotic culture of bacteria and yeast). Kombucha dapat dibuat dari daun yang tinggi kandungan fenol salah satunya adalah daun salam. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas metabolit sekunder, pH, kadar total fenol dan aktivitas inhibisi kolesterol dari infusa daun salam dan kombucha daun salam. Pada penelitian ini menggunakan infusa daun salam dan kombucha daun salam dibuat dengan konsentrasi 12,5 g/L; 25g/L; 37,5 g/L; dan 50 g/L. Kombucha daun salam yang diperoleh akan di uji karakteristik kombucha daun salam meliputi uji fitokimia, pH, serta pengujian kadar total fenol secara in vitro dan aktivitas antikolesterol dengan metode Liebermann- Burchard. Aktivitas antikolesterol infusa daun salam dan kombucha daun salam pada penelitian ini diperoleh Aktivitas Inhibisi Kolesterol oleh Infusa daun salam 12,5 g/L- 50g/L berkisar 10,32- 27,97 sedangkan aktivitas inhibisi kolesterol oleh kombucha daun salam 12,5 g/L- 50g/L berkisar 16,64- 39,65. Infusa daun salam mengandung flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, steroid, pH 5,44- 6,11, dan total fenol berkisar 22,38- 41,72 mg GAE/g. Kombucha daun salam mengandung flavonoid, saponin, tanin, pH 2,63- 2,73, dan total fenol berkisar 27,61- 44,79 mg GAE/g. Oleh karena itu, infusa dan kombucha daun salam memiliki potensi sebagai agen antikolesterol.

HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RS ANNISA BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Resistensi didefinisikan sebagai tidak terhambatnya pertumbuhan bakteri dengan pemberian antibiotik secara sistemik dengan dosis normal yang seharusnya atau kadar hambat minimalnya. Penggunaan antibiotik didasarkan pada aspek infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di instalasi farmasi rawat jalan RS Annisa Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observative dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 152 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data dianalisis dengan SPSS versi 26 dengan di uji ststistik menggunakan distribusi frekuensi dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan data sosiodemografi responden usia terbanyak 26-35 tahun 36,2%, jenis kelamin terbanyak perempuan 76,3%, pendidikan terbanyak SMA 92,1% dan pekerjaan terbanyak karyawan swasta 47,4%. Berdasarkan Uji chi square sosiodemografi diperoleh nilai p-value usia 0,562, jenis kelamin 0,720, pendidikan 0,386 dan pekerjaan 0,201. Tidak ada hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit Annisa Bogor.

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DI PUSKESMAS SUKALARANG SUKABUMI

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi yaitu peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Terdapat lima golongan utama obat antihipertensi yaitu ACEI, ARB, beta bloker, CCB dan diuretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien dan evaluasi ketepatan penggunaan obat antihipertensi di Puskesmas Sukalarang Sukabumi periode Juli – Desember 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pengambilan data sekunder dari rekam medik. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin dengan teknik purposive sampling dengan tingkat kepercayaan 90%. Populasi sebanyak 697 pasien, diambil sampel sebanyak 88 pasien. Hasil penelitian karakteristik pasien hipertensi berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 59 pasien (67%), usia terbanyak adalah lansia akhir 56 – 65 tahun 30 pasien (34%), klasifikasi hipertensi terbanyak yaitu hipertensi derajat 1 sebanyak 42 pasien (48%) dan pasien tanpa penyakit penyerta 61%. Penggunaan obat antihipertensi lebih banyak secara monoterapi sebesar 68% dibandingkan obat kombinasi sebesar 32%. Monoterapi terbanyak adalah amlodipin sebesar 42% sedangkan kombinasi terbanyak adalah captopril – amlodipin sebesar 24%. Kemudian dilakukan evaluasi penggunaan obat antihipertensi dengan pedoman Konsensus Penatalaksanaan Hipertensi (PERHI) tahun 2019, yaitu tepat indikasi 100%, tepat pasien 100%, tepat obat 76%, tepat dosis 100% dan tepat frekuensi waktu pemberian obat 91%.

AKTIVITAS ANTIKOLESTEROL DARI INFUSA DAUN SALAM DAN KOMBUCHA DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.)

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak yang bermanfaat untuk pembentukan dinding sel – sel dalam tubuh dan pembentukan hormon steroid. Kolesterol berfungsi sebagai molekul prekursor dalam sintesis vitamin D dan hormon steroid. Sedangkan kombucha adalah hasil fermentasi teh dan gula oleh SCOBY (symbiotic culture of bacteria and yeast). Kombucha dapat dibuat dari daun yang tinggi kandungan fenol salah satunya adalah daun salam. Penelitian ini bertujuan menentukan aktivitas metabolit sekunder, pH, kadar total fenol dan aktivitas inhibisi kolesterol dari infusa daun salam dan kombucha daun salam. Pada penelitian ini menggunakan infusa daun salam dan kombucha daun salam dibuat dengan konsentrasi 12,5 g/L; 25g/L; 37,5 g/L; dan 50 g/L. Kombucha daun salam yang diperoleh akan di uji karakteristik kombucha daun salam meliputi uji fitokimia, pH, serta pengujian kadar total fenol secara in vitro dan aktivitas antikolesterol dengan metode Liebermann- Burchard. Aktivitas antikolesterol infusa daun salam dan kombucha daun salam pada penelitian ini diperoleh Aktivitas Inhibisi Kolesterol oleh Infusa daun salam 12,5 g/L- 50g/L berkisar 10,32- 27,97 sedangkan aktivitas inhibisi kolesterol oleh kombucha daun salam 12,5 g/L- 50g/L berkisar 16,64- 39,65. Infusa daun salam mengandung flavonoid, alkaloid, tannin, saponin, steroid, pH 5,44- 6,11, dan total fenol berkisar 22,38- 41,72 mg GAE/g. Kombucha daun salam mengandung flavonoid, saponin, tanin, pH 2,63- 2,73, dan total fenol berkisar 27,61- 44,79 mg GAE/g. Oleh karena itu, infusa dan kombucha daun salam memiliki potensi sebagai agen antikolesterol.

HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RS ANNISA BOGOR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Resistensi didefinisikan sebagai tidak terhambatnya pertumbuhan bakteri dengan pemberian antibiotik secara sistemik dengan dosis normal yang seharusnya atau kadar hambat minimalnya. Penggunaan antibiotik didasarkan pada aspek infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di instalasi farmasi rawat jalan RS Annisa Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observative dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 152 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data dianalisis dengan SPSS versi 26 dengan di uji ststistik menggunakan distribusi frekuensi dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan data sosiodemografi responden usia terbanyak 26-35 tahun 36,2%, jenis kelamin terbanyak perempuan 76,3%, pendidikan terbanyak SMA 92,1% dan pekerjaan terbanyak karyawan swasta 47,4%. Berdasarkan Uji chi square sosiodemografi diperoleh nilai p-value usia 0,562, jenis kelamin 0,720, pendidikan 0,386 dan pekerjaan 0,201. Tidak ada hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit Annisa Bogor.

AKTIVITAS ANTIKOLESTEROL KOMBINASI INFUSA DAUN SAMBILOTO (Andrographis paniculata) DAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) SECARA IN VITRO

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kolesterol adalah lemak yang diproduksi oleh tubuh dan juga berasal dari makanan hewani. Dalam kadar yang sesuai dapat membantu membangun sel-sel baru agar tubuh bisa tetap berfungsi dengan normal. Peningkatan kadar kolesterol dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah (aterosklerosis). Untuk menurunkan kolesterol dalam tubuh bisa menggunakan tanaman tradisional seperti daun sambiloto (Andrographis paniculata) dan daun salam (Syzygium polyanthum). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kombinasi terbaik infus daun sambiloto dan daun salam yang memiliki aktivitas antikolesterol yang lebih baik dari infus tunggal. Ekstrak diperoleh dengan metode infusa. Pengujian antikolesterol dilakukan dengan pereaksi Lieberman-Burchard secara in vitro dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada λ 670 nm. Senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam infus daun sambiloto yaitu Flavonoid dan Tanin sedangkan untuk infus daun salam yaitu Alkaloid, Flavonoid, Saponin, dan Tanin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kombinasi infus 3:1 (Sambiloto : Salam) yaitu sebesar 47,16% lebih baik dibandingkan infus tunggal sambiloto yaitu sebesar 21,87% dan infus tunggal salam yaitu sebesar 16,15% dan hasil uji Kruskal-Wallis antara infus salam, kombinasi 1:1 dan 1:3 dengan infus sambiloto dan kombinasi 3:1 nilainya berbeda nyata (p-value 0,01 < 0,05).

AKTIVITAS FORMULA SEDIAAN TEH HERBAL KOMBINASI DAUN PARE (Momordica charantia L) DAN DAUN STEVIA (Stevia rebaudiana) DALAM MENGHAMBAT ENZIM α-GLUKOSIDASE

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Di seluruh dunia Diabetes Melitus tipe 2 merupakan kategori penyakit peningkatan kadar glukosa darah yang paling banyak dialami (>90%) oleh masyarakat. Daun pare (Momordica charantia L) dan daun stevia (Stevia rebaudiana) dibuat menjadi sediaan teh herbal agar mudah pemakaiannya dan dapat menjadi alternatif dalam menghambat kerja enzim α-glukosidase. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metabolit sekunder, aktivitas inhibisi enzim α- glukosidase dan perbedaan nyata dengan akarbosa 0,0001% serta penilaian terhadap formula sediaan kombinasi teh herbal. Teh herbal kombinasi daun pare (Momordica charantia L) dan daun stevia (Stevia rebaudiana) dibuat menjadi formula 3,5:0,5, 3:1, 2,5:1,5, 2:2 dan 1,5:2,5 dimasukkan ke dalam kantung teh celup serta diseduh dengan air panas pada suhu 80-90°C selama ±15 menit untuk diuji fitokimia, aktivitas daya hambat enzim α-glukosidase menggunakan ELISA reader pada panjang gelombang 410 nm dan penilaian rasa suka menggunakan skala hedonik (0-6). Hasil menunjukan bahwa secara umum semua formula memiliki kandungan flavonoid, saponin dan tanin-polifenol. Formula (I,II,III,IV,V) 1% b/v dan akarbosa 0,0001% menginhibisi enzim α-glukosidase berturut-turut sebesar 20,03%, 36,73%, 44,26%, 53,84%, 57,91%, 67,95% yang berbeda nyata nilainya (p-value 0,00<0,05). Berdasarkan penilaian uji kesukaan Formula(IV) merupakan sediaan teh herbal yang paling disukai oleh panelis dengan nilai penerimaan keseluruhan 3,35, kemudian Formula(III) senilai 3,25 dan Formula(V) senilai 3,1.

HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN DENGAN LOYALITAS PASIEN DI KLINIK INSANI CITEUREUP BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kepuasan merupakan penilaian pasien terhadap kualitas mutu kinerja layanan serta pertimbangan biaya yang akan dikeluarkan dengan manfaat pelayanan yang diterima, dimana semakin baik kualitas pelayanan jasa yang diterima akan berpotensi meningkatkan loyalitas pasien itu sendiri. Loyalitas merupakan komitmen pasien untuk melakukan pembelian produk/jasa secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan dengan loyalitas pasien di Klinik Insani Citeureup Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observational dengan metode cross sectional. Pengambilan data secara prospektif menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling untuk dianalisis menggunakan uji Spermans’ Rho pada SPSS 26 dengan jumlah sampel sebesar 93 pasien. Hasil penelitian persentase terbesar sosiodemografi usia dewasa awal (47,31%), jenis kelamin perempuan (77,42%), SMA (49,46%), dan wiraswasta (39,78%). Pada tingkat kepuasan sangat puas pada dimensi tangible (80,6%), reliability (87,1%), responsiveness (87,1%), assurance (83,9%), dan empathy (83,9%) dengan persentase loyalitas pasien 100,0% loyal pada semua dimensi. Pengujian hubungan (spearmans’rho) diperoleh hasil signifikansi 0,000 dengan koefisien korelasi 0.626 artinya terdapat hubungan antara tingkat kepuasan dengan loyalitas pasien di Klinik Insani Citeureup Bogor dengan tingkat keeratan hubungan yang kuat, dengan demikian semakin baik atau tinggi tingkat kepuasan pasien akan berpotensi meningkatkan loyalitas pasien.

AKTIVITAS ANTIBAKTERI FORMULASI SERUM EKSTRAK ETANOL 96% KULIT BUAH JERUK LEMON (Citrus limon (L.) Osbeck) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acne

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Propionibacterium acnes adalah bakteri yang dapat menyebabkan jerawat melalui peradangan kronis pada lapisan folikel pilosebasea disertai sumbatan dan penumpukan bahan keratin. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kandungan metabolit sekunder ekstrak etanol 96% kulit jeruk lemon yang berfungsi sebagai antibakteri, menentukan aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dari ekstrak kulit jeruk lemon dan sediaan serum. Pengujian aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak mengandung flavonoid, fenolik, glikosida, saponin dan tritepenoid. Formulasi serum ekstrak etanol kulit jeruk lemon dibuat dengan konsentrasi bervariasi 20%, 25% dan 30%. Zona hambat antibakteri yang diperoleh dengan konsentrasi terbaik ada pada formula 30% adalah sediaan serum dengan nilai 14,40 mm dan ekstrak kulit jeruk lemon dengan nilai 12,76 mm keduanya masuk dalam kategori kuat karena >10 mm. Stabilitas fisik dilakukan pada semua formula sediaan serum dan diuji dengan organoleptik, homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat dan uji viskositas. Adapun formula yang stabil setelah uji stabilitas adalah formulasi 1 selama 12 hari pada suhu 4°C dan 40°C. Pada penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa semakin tinggi konsentrasi ekstrak etanol 96% kulit jeruk lemon semakin tinggi diameter zona hambat. Analisis statistik menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak dalam efek formula adalah signifikan (p<0,05) pada aktivitas antibakteri.