Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

KARUMA BARZA AFIDA

38 karya publik ditemukan.

2026: 62025: 132024: 62023: 13

GAMBARAN HARAPAN MASYARAKAT TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN APOTEK DI DESA CIDERUM KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN BOGOR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kualitas pelayanan merupakan faktor dan akar penting yang mampu memberikan kepuasan bagi pelanggannya yang terkait dengan hasil prilaku dari mulut ke mulut seperti keluhan, rekomendasi dan pertukaran atau perpindahan. Harapan adalah apa yang dipikirkan oleh konsumen yang harus disediakan oleh penyedia jasa. Harapan atau ekspektasi bukan merupakan prediksi dari apa yang akan disediakan oleh penyedia jasa. Harapan akan timbul saat konsumen memerlukan suatu barang atau jasa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi dan gambaran harapan masyarakat di Kelurahan Ciderum Kabupaten Bogor terhadap kualitas pelayanan kefarmasian apotek. Pada penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Pengumpulan data secara prospektif menggunakan kuesioner. Hasil penelitian gambaran sosiodemografi yang menunjukan persentase terbanyak adalah usia 26- 35 tahun (39%), jenis kelamin laki-laki (54%), pendidikan SMA (40%), pekerjaan wiraswasta (37%), pendapatan Rp. 1.500.000- Rp. 3.000.000 (37%). Hasil penelitian gambaran harapan masyarakat terhadap kualitas pelayanan kefarmasian adalah bukti langsung skor rata-rata (334,2), keandalan (337,6), ketanggapan (353), jaminan (367,5), empati (348,8).

GAMBARAN SISTEM PENYIMPANAN SEDIAAN FARMASI DI DEPO FARMASI RAWAT JALAN RS. UMMI BOGOR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Depo farmasi rawat jalan harus dilengkapi fasilitas yang cukup dan sistem penyimpanan obat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penyimpanan obat, kesesuaian jumlah obat dengan kartu stok, persentase obat kedaluwarsa, dan persentase obat yang tidak bergerak di RS. Ummi Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observatif dengan menggunakan data retrospektif dan concurrent. Data penyajian yang diperoleh berupa laporan obat kedaluwarsa, dan laporan obat yang tidak bergerak (dead stock). Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi data penyimpanan sediaan farmasi berupa form ceklis kesesuaian penyimpanan. Sampel yang digunakan adalah seluruh sediaan farmasi dengan jumlah 626 item. Hasil penelitian menunjukan persentase kesesuaian metode penyimpanan berdasarkan bentuk sediaan dan alfabetis 100%, berdasarkan stabilitas 99%, berdasarkan FIFO/FEFO 91%, berdasarkan kelas terapi 10%, kesesuaian jumlah obat dengan kartu stok 43%, obat kedaluwarsa 10%, obat yang tidak bergerak 29%.

EFEKTIVITAS EDUKASI DENGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS LEUWILIANG

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular melalui udara yang disebabkan mikroogranisme Mycobacterium tuberculosis yang bisa menyerang pada hampir seluruh bagian dalam tubuh seperti kelenjar di leher, kulit, tulang, ginjal, nodus limfe, selaput otak dan organ tubuh lainnya. Media leaflet bisa membantu publik menerima informasi lebih mudah, membangun komunikasi dalam upaya mendukung keberhasilan program pengobatan dan pencegahan TB paru. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas media promosi kesehatan leaflet terhadap tingkat pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Leuwiliang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional yang besifat prospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 55 sampel. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner. Analisis data menggunakan metode Wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan terdapat perpedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan menggunakan media leaflet dilihat dari nilai p value 0,000 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Leuwiliang.

ANALISA KESESUAIAN ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN MUTU PELAYANAN KEFARMASIAN YANG DITERIMA DI APOTEK PALEDANG FARMA BOGOR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pertumbuhan Apotek di daerah Kota Bogor yang semakin meningkat pesat sampai tahun 2022 serta konsumen yang semakin selektif dan berpengetahuan mengharuskan Apotek untuk selalu meningkatkan kualitas pelayanannya. Oleh sebab itu perlu diketahui apakah pelayanan yang telah diberikan selama ini telah sesuai dengan harapan konsumen atau belum dari sisi kualitas pelayanan yang meliputi aspek tangibles, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Desain penelitian ini menggunakan metode survey dengan pendekatan prospektif dan dianalisis secara deskriptif jenis penelitian kuantitatif noneksperimental menggunakan rancangan crosssectional dengan melakukan pengukuran pada saat yang sama (point time approach). Sumber data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah hasil kuesioner pasien yang melakukan pembelian obat ke Apotek Paledang Farma Bogor yang diambil secara prospektif. Hasil penelitian berdsarkan kesesuaian antara harapan dengan kenyataan mutu pelayanan berdasarkan diagram kartesius pada bukti langsung yang menjadi prioritas utama yaitu pada P7, dan P8 dengan presentase kenyataan (kuadran A). Kegiatan keandalan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P13. Kegiatan daya tanggap kenyataan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P18. Kegiatan jaminan pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P21 dan P22. Kegiatan empati pelayanan yang menjadi prioritas utama diperbaiki yaitu pada P25 dan P27.

GAMBARAN PERILAKU BELANJA PRODUK FARMASI DI APOTEK ASKIA BOGOR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pada era globalisasi saat ini, gawai telah menjadi alat yang umum digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pandemi Covid-19 telah menyebabkan perubahan dalam cara orang belanja dari konvensional menjadi digital. Banyak bisnis telah berusaha menyesuaikan diri dengan situasi ini dengan menyediakan metode belanja dan transaksi online, termasuk apotek. Sebuah penelitian telah dilakukan bertujuan untuk melihat perilaku belanja produk farmasi di Apotek Askia Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observatif dengan pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan data penjualan produk farmasi secara retrospektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Obat Keras merupakan jenis obat yang paling banyka terjual dengan persentase 44,7% dan metode belanja yang paling banyak digunakan yaitu Regular dengan persentase 76,5%. Pada waktu belanja, terdapat jumlah pelanggan terbanyak pada Malam hari dengan persentase 36,2%, dan metode pembayaran yang paling umum digunakan yaitu Tunai dengan persentase 81,6%.

HUBUNGAN TINGKAT KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DENGAN KEPUTUSAN PEMBELIAN PELANGGAN DI APOTEK ASKIA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Kualitas pelayanan merupakan persepsi pelanggan tentang seberapa baik tingkat pelayanan yang diberikan mampu mewujudkan harapan pelanggan. Kualitas pelayanan Apotek merupakan hal krusial dalam memotivasi pelanggan untuk memutuskan membeli di Apotek tertentu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat kualitas pelayanan kefarmasian dengan keputusan pembelian pelanggan di Apotek Askia Bogor. Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional jenis penelitian kuantitatif non eksperimental menggunakan rancangan cross sectional dengan pengambilan data secara pendekatan menggunakan kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah 99 responden. Uji hubungan tingkat kualitas pelayanan kefarmasian dengan keputusan pembelian dianalisis menggunakan korelasi Somers’d pada SPSS 26. Sosiodemografi pelanggan di Apotek Askia usia terbanyak 26-35 tahun (44,4%), jenis kelamin terbanyak perempuan (58,6%), pendidikan terakhir terbanyak perguruan tinggi (74,8%), pekerjaan terbanyak karyawan swasta (34,4%), dan pendapatan terbanyak lebih dari Rp. 6.000.000 (38,4%). Hasil penelitian didapatkan tingkat kualitas pelayanan dimensi bukti langsung 91,9% (baik), dimensi keandalan 89,9% (baik), dimensi ketanggapan 85,9% (baik), dimensi jaminan 82,8% (baik), dimensi empati 86,9% (baik) dan keputusan pembelian 66,7% (sangat setuju). Hasil uji statistika Somers’d nilai ρ-value 0,017 < (0,05) mengindikasi terdapat hubungan signifikan tingkat kualitas pelayanan kefarmasian dengan keputusan pembelian pelanggan di Apotek Askia Bogor. Keeratan hubungan rendah dan searah, ditunjukan dengan nilai koefisien Somers’d sebesar 0,249.

EVALUASI KERASIONALAN PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK PADA PASIEN ISPA DENGAN METODE GYSSENS DI KLINIK NAYAKA HUSADA 02 GATOT SUBROTO JAKARTA SELATAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yaitu penyakit infeksi yang dapat menyerang salah satu atau lebih bagian dari saluran pernafasan. ISPA atas terdiri dari rhinitis, faringitis, sinusitis, otitis media, tonsilitis, dan laringitis. ISPA disebabkan oleh bakteri dapat diterapi menggunakan obat antibiotik. Pemberian obat antibiotik yang tidak rasional dan tidak memenuhi dosis regimen dapat meningkatkan resistensi antibiotik. Kerasionalan penggunaan antibiotik dianalisis dengan metode Gyssens. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kerasionalan penggunaan obat antibiotik pada pasien penderita ISPA dengan metode Gyssens di Klinik Nayaka Husada 02 Gatot Subroto Jakarta Selatan. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 101 data rekam medik pasien rawat jalan selama bulan Juli-Desember 2022. Pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Kesimpulan dari penelitian ini, jenis kelamin pasien yang menderita ISPA faringitis terbanyak adalah laki-laki 59% dan usia 26-35 tahun sebanyak 37%. Jenis antibiotik yang terbanyak digunakan pada pasien penderita ISPA faringitis adalah Cefixime sebanyak 46%. Terdapat kategori 0 (rasional) sebanyak 88% dan pada kategori III B (Penggunaan antibiotik terlalu singkat) sebanyak 12%.

Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi merupakan pengobatan diri sendiri yang dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan. Sedangkan batuk merupakan keluhan yang sering dialami masyarakat, dan dianggap ringan sehingga masyarakat lebih memilih untuk melakukan swamedikasi dalam menanganinya. Namun pada pelaksanaannya swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunannya. Sehingga masyarakat harus memiliki pengetahuan yang baik dalam swamedikasi batuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan prospektif dengan model penelitian menggunakan metode cross sectional. Alat ukur berupa data primer yang menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel sebanyak 76 responden yang di dapat dari populasi menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian di dapat bahwa responden yang paling banyak melakukan swamedikasi yaitu pada usia 26-35 tahun (42%), jenis kelamin laki-laki (55%), pendidikan perguruan tinggi (51%), pekerjaan karyawan swasta (45%), pendapatan <3 juta (46%). tingkat pengetahuan pasien swamedikasi batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor menunjukan presentasi 84% baik. Hasil chi square diperoleh nilai signifikan >0,05. sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh faktor sosiodemografi tidak memiliki hubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk.

HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN SUPLEMEN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA BOJONG BARU KABUPATEN BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penularan COVID-19 begitu cepat karena mekanisme penyebarannya melalui udara (air bone), Dalam upaya pencegahan dan perawatan infeksi COVID-19 Badan Pengawas Obat dan Makanan menerbitkan buku pedoman penggunaan herbal dan suplemen kesehatan dalam menghadapi COVID-19, suplemen berperan penting dalam menjaga sistem imun dari serangan virus. Dibutuhkan pengetahuan untuk mengonsumsi suplemen kesehatan agar penggunaan sesuai dengan kebutuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran faktor sosiodemografi (usia, jenis kelamin, pekerjaan dan pendikan terakhir) dan hubungannya dengan tingkat pengetahuan penggunaan suplemen kesehatan di Desa Bojong Baru Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor dalam periode April hinga Juli 2022. Metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional sample penelitian ditetapkan menggunakan metode purposive sampling. Gambaran sosiodemografi responden paling tinggi usia dewasa awal 43%, jenis kelamin wanita 66%, pekerjaan pegawai swasta 63% dan pendidikan terakhir SMA 67%, pengetahuan kategori baik 41%. Hasil uji analisis bivariat antara usia dengan tingkat pengetahuan menunjukan nilai signifikasi sebesar 0,608<0,05 menunjukan tidak ada hubungan, tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan pengetahuan (p-value=0,352<0,05), pekerjaan dengan tingkat pengetahuan tidak terdapat hubungan (p-value=0,565<0,05), terdapat hubungan antara pendidikan terakhir dengan tingkat pengetahuan (p- value=0,044<0,05).

HUBUNGAN FAKTOR SOSI ODE MOGRAFI DENGAN TI NGKAT PENYALAHGUNAAN NARKOTI KA, PSI KOTROPI KA, DAN ZAT ADI KTI F DI RS KETERGANTUNGAN OBAT JAKARTA

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

NAPZA adal ah zat yang dapat me mpengaruhi kondisi keji waan/ psikol ogis seseorang serta dapat meni mbul kan ket ergant ungan fisi k dan psi kol ogis. Banyak fakt or yang dapat me mpengaruhi seseorang unt uk menj adi penyal ahguna NAPZA, di antaranya fakt or i ndivi du, li ngkungan, dan NAPZA it u sendiri. Ti ngkat penyal ahgunaan di bagi menj adi kriteria ri ngan, sedang dan berat. Penelitian i ni bert uj uan unt uk mengetahui hubungan fakt or sosi ode mografi pasien rehabilitasi NAPZA r a wat j alan dengan ti ngkat penyal ahgunaan NAPZA. Penelitian i ni dilakukan dengan menggunakan met ode deskri ptif yang dilakukan secara pr ospektif dengan pendekat an cross secti onal. Dat a penelitian i ni di a mbil menggunakan kuesi oner yang diisi ol eh 60responden di i nstalasi ra wat j alan RSKO Jakarta. Dat a yang di perolehselanj ut nya di olah menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian analisis uni variat menunj ukan sebanyak (65, 0%) responden berusia 36- 45 t ahun, (93, 3 %) berjenis kel a mi n l aki-laki, (46, 0 %) berpendi di kan terakhir perguruan ti nggi, (53, 3%) bekerja sebagai wiras wast a, (81, 0 %) beragama i sla m, (36, 7 %) berasal dari suku j a wa, ( 70, 0 %) berstat us ka wi n, (26, 7 %) berpendapat an lebi h dari Rp. 6. 000. 000, (41, 3%) me mili ki kondisi keuangan mencukupi unt uk kebut uhan makan sehari-hari, (68, 3 %) me mili ki tingkat penyal ahgunaan ringan. Hasil analisis bi variat penelitiani ni yait uada hubungan yang ber makna antara usia, pendi di kan, pekerjaan, stat us perka wi nan dan kondisi keuangan karena p val ue kurang dari 0, 05, dan tidak ada hubungan yang ber makna ant ara j enis kel a mi n, aga ma, suku/ras, pendapat an, karena p val ue lebih dari 0, 05.

GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN BPJS DI INSTALASI RAWAT JALAN RSUD LEUWILIANG BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup berbahaya di dunia karena hipertensi merupakan faktor resiko utama yang mengarah kepada penyakit kardiovaskuler. Sebagai salah satu penyakit yang cukup besar prevalensinya, penggunaan obat antihipertensi penting diketahui untuk perencanaan kebutuhan obat antihipertensi. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran sosiodemografi dari pasien hipertensi dan mengetahui gambaran penggunaan obat antihipertensi yang diberikan kepada pasien BPJS di Instalasi Rawat Jalan RSUD Leuwiliang. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan alat ukur data rekam medis. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara Total Sampling. Total sampel yang didapat sebanyak 393 pasien. Data yang telah didapat kemudian di klasifikasikan dan diringkas ke dalam tabel, disusun berdasarkan tujuan penelitian. Penderita essential (primary) hypertension paling banyak diderita oleh perempuan sebesar 67,43% dan pada kelompok usia lansia akhir 56 - 65 tahun yaitu sebesar 36,90%. Penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak yaitu Amlodipin sebesar 43,30%. Golongan obat yang yang paling banyak digunakan yaitu Antagonis Kalsium sebesar 43,06%. Penggunaan obat antihipertensi lebih banyak menggunakan satu jenis obat (monoterapi) sebesar 53,18%. Kombinasi obat antihipertensi terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kombinasi 2 obat, kombinasi 3 obat, dan kombinasi 4 obat antihipertensi. Kombinasi 2 obat antihipertensi paling banyak yaitu kombinasi Antagonis Kalsium dengan ACE Inhibitor. Kombinasi 3 obat antihipertensi paling banyak yaitu Antagonis Kalsium, ACE Inhibitor, Diuretik dan kombinasi Antagonis Kalsium, ACE Inhibitor, b-blocker. Kombinasi 4 obat yang paling banyak digunakan yaitu kombinasi Antagonis Kalsium, ACE Inhibitor, b-blocker dan Diuretik. .

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI WILAYAH KAMPUNG KANDANG RODA CIBINONG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antibiotik merupakan suatu zat yang dapat membunuh atau melemahkan suatu mikroorganisme, seperti bakteri, parasit atau jamur. Resistensi terhadap antibiotik saat ini menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat. Faktor pendukung terjadinya resistensi antibiotik adalah masyarakat cenderung menggunakan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat (umumnya underdose), waktu pemberian obat terlalu singkat atau terlalu lama dan pemberian tidak sesuai dengan indikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sosiodemografi dan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat antibiotik di Kampung Kandang Roda, Cibinong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan data secara prospektif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.700 orang dengan sampel sebanyak 94 responden. Hasil penelitian didapatkan gambaran sosiodemografi masyarakat Kampung Kandang Roda yang menjadi mayoritas responden yaitu, usia 17-25 tahun (42%), jenis kelamin perempuan (76%), tingkat pendidikan mayoritas SMA/SMK (65%) dan pekerjaan ibu rumah tangga (34%). Masyarakat Kampung Kandang roda yang berpengetahuan baik sebesar 50%, berpengetahuan cukup sebesar 30% dan berpengetahuan kurang sebesar 20%.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG MENDAPATKAN, MENGGUNAKAN, MENYIMPAN DAN MEMBUANG OBAT SEDIAAN SIRUP DI KELURAHAN JAYARAKSA KOTA SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pengelolaan obat di masyarakat mulai dari prosedur mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang sisa obat tidak boleh dianggap remeh, karena jika salah melakukan pengelolaan obat, maka akan berakibat sangat fatal bagi diri kita sendiri atau konsumen obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sosiodemografi dan gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang obat sediaan sirup di Kelurahan Jayaraksa Kota Sukabumi. meliputi Pengetahuan obat tentang: mendapatkan, menggunakan, menyimpan dan membuang (DAGUSIBU) obat sirup. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Observasional, dengan teknik Purposive Sampling dan metode yang dipilih Cross Sectional. Dari penelitian yang dilakukan dari 130 responden didapatkan hasil: Gambaran sosiodemografinya adalah jenis kelamin 52,31% (perempuan), umur 40,77% (17- 25 tahun), tingkat pendidikan 42,31% (perguruan tinggi) dan pekerjaan 21,54% (PNS). Gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang cara mendapatkan adalah baik 37,69% (49 responden), cara menggunakan adalah kategori baik 40,77% (53 responden), cara menyimpan adalah kategori kurang 36,92% (48 responden) dan cara membuang obat sediaan sirup adalah kategori cukup 36,92% (48 responden).

GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANTI TIROID PADA PASIEN HIPERTIROID DI KLINIK PERMATA SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertiroid adalah penyakit akibat kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh. Pasien dengan peningkatan kadar hormon tiroid yang tidak diobati akan beresiko menurunnya kualitas hidup, oleh karena itu diperlukan terapi untuk mengontrol kadar hormon tiroid pada batas normal dan meminimalkan gejala dari hipertiroid, salah satunya dengan obat antitiroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat anti tiroid pada pasien hipertiroid di Klinik Permata Sukabumi terhadap jenis kelamin, pekerjaan, usia serta obat tambahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dengan menggunakan rekam medik pasien periode oktober-desember 2021 di rawat jalan Klinik Permata Sukabumi. Dari sebanyak 370 pasien Pasien Hipertiroid didominasi oleh Perempuan 68,1% (252 orang) dari pada Laki-Laki 31,9% (118). Usia paling banyak untuk pasien hipertiroid adalah pada usia lansia awal (46-55 tahun) sebanyak 99 orang (26,76%). Untuk Pekerjaan, Ibu Rumah Tangga memiliki persentase paling besar pengidap hipertiroid yaitu sebanyak 132 pasien (35,7%) dan untuk obat tambahan yang sering digunakan untuk pasien hiperteiroid adalah bisoprolol yaitu sebanyak 59,5% (220 Orang).

GAMBARAN SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK 99 KOTA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Produk farmasi di apotek yang bervariasi memerlukan manajemen pengelolaan yang baik, agar produk farmasi terjaga kualitas dan keamanannya. Salah satu proses manajemen produk farmasi yaitu penyimpanan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis obat, sistem penyimpanan obat di Apotek 99 Bogor. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan data observasional. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi data yang berupa form ceklis. Sampel yang digunakan adalah seluruh produk farmasi yang terdapat di Apotek 99 Bogor dengan jumlah 773 produk. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase kesesuaian wadah dengan informasi yang jelas sebesar 96,25%, berdasarkan stabilitasnya sebesar 93,53%, berdasarkan kelas terapi sebesar 65,98%, berdasarkan bentuk sediaan obat sebesar 100%, kesesuaian FIFO/FEFO 0%.

HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB PARU DI RAWAT JALAN RSUD SEKARWANGI SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Banyaknya angka kejadian dari penyakit TB paru di dunia khususnya Indonesia, menimbulkan permasalahan seperti gangguan psikologis sehingga munculnya depresi yang akan berdampak pada tingkat kepatuhan minum obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi yang diambil yaitu pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 71 sampel dan pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak (38%) memiliki tingkat kepatuhan tinggi, (49%) memiliki tingkat kepatuhan sedang, (13%) memiliki tingkat kepatuhan rendah. (34%) memiliki tingkat depresi normal, (41%) memiliki tingkat depresi ringan, (10%) memiliki tingkat depresi sedang, dan (11%) memiliki tingkat depresi berat. Nilai signifikansi yang didapat sebesar 0,000 lebih kecil dari (0,05) yang menujukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN BPJS DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RSUD CIBINONG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan kefarmasian dalam rumah sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien. Tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang diberikan oleh rumah sakit dapat menggunakan lima dimensi, yang terdiri dari Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini, menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan data primer. Jumlah sampel penelitian adalah 98 responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner. Secara keseluruhan hasil penelitian didapatkan hasil Tangibles 78%, Reliability 84 %, Responsiveness 48 %, Assurance 74, Empathy 76 % dan kepuasan pasien 85% Sedangkan berdasarkan uji t didapatkan 2 variabel memberikan pengaruh yang signifikan tangibles nilai sig. 0,000< 0,05, empathy nilai sig. 0,000< 0,05 dengan nilai sig sedangkan 3 variabel yang tidak berpengaruh reliability nilai sig 0,379> 0,05, Responsiveness 0,787>0,05 dan assurance nilai sig 0,772>0,05 sedangkan hasil dari uji f didapatkan hasil yaitu nilai sig. 0,000<0,05 yang artinya H1 diterima yaitu ada pengaruh yang signifikan antara kualitas pelayanan kefarmasian dengan kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Cibinong.

PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DI APOTEK ASKIA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Kefarmasian adalah pelayanan langsung dan bertanggungjawab kepada pasien terkait sediaan farmasi dengan tujuan untuk mencapai hasil yang jelas guna meningkatkan kualitas hidup pasien. Kepuasan adalah konsep dasar dalam memahami hubungan perusahaan dengan pelanggannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kualitas pelayanan dan pengaruh kualitas pelayanan kefarmasian terhadap tingkat kepuasan pelanggan di Apotek Askia Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling dengan jumlah 98 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan analisis multivariat dengan uji secara simultan (uji f) dan parsial (uji t). Data hasil penelitian menghasilkan kualitas pelayanan dimensi bukti langsung 88% (baik), kehandalan 79% (baik), ketanggapan 73% (baik), jaminan 76% (baik), empati 72% (baik), dan tingkat kepuasan pelanggan 82% (sangat puas). Hasil pengujian simultan (uji f) dimensi bukti langsung, kehandalan, ketanggapan, jaminan dan empati mempunyai pengaruh yang signifikan dengan nilai p value 0,000 < 0,05. Pada pengujian secara parsial (uji t) tidak ada dimensi yang memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan pelanggan.