Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: TB Paru
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KEJADIAN EFEK SAMPING TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RUMAH SAKIT ISLAM BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan TB dengan Obat Anti Tuberkulosis (OAT) biasanya membutuhkan waktu berbulan-bulan dengan aturan minum obat yang ketat guna mencegah efek samping dan terjadinya resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian efek samping terhadap kepatuhan minum obat pasien tuberkulosis paru. Metode yang dipakai pada penelitian ini adalah penelitian observasional rancangan cross sectional study dengan cara mengumpulkan data primer pada kuesioner. Metode perhitungan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 88 pasien kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian pasien tuberkulosis paru dengan kategori usia terbanyak 36-45 (dewasa akhir) sebanyak 26 pasien (29,55%), jenis kelamin terbanyak pada laki- laki 58 pasien (65,91%), pekerjaan terbanyak pegawai swasta 29 pasien (32,95%), dan pendidikan terbanyak SMA/Sederajat 40 pasien (45,45%). Kejadian efek samping OAT yang paling banyak pada kategori ringan sebanyak 48 responden (54,55%), kejadian kepatuhan minum OAT yang paling banyak yaitu kepatuhan sedang sebanyak 49 responden (55,68%). Hasil uji chi-square menunjukkan adanya hubungan antara kejadian efek samping terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis (OAT) dengan nilai p-value < 0,05 yaitu 0,019.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS EDUKASI DENGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS LEUWILIANG

2025Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular melalui udara yang disebabkan mikroogranisme Mycobacterium tuberculosis yang bisa menyerang pada hampir seluruh bagian dalam tubuh seperti kelenjar di leher, kulit, tulang, ginjal, nodus limfe, selaput otak dan organ tubuh lainnya. Media leaflet bisa membantu publik menerima informasi lebih mudah, membangun komunikasi dalam upaya mendukung keberhasilan program pengobatan dan pencegahan TB paru. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas media promosi kesehatan leaflet terhadap tingkat pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Leuwiliang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional yang besifat prospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 55 sampel. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner. Analisis data menggunakan metode Wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan terdapat perpedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan menggunakan media leaflet dilihat dari nilai p value 0,000 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Leuwiliang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS EDUKASI DENGAN MEDIA PROMOSI KESEHATAN LEAFLET TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN TB PARU DI PUSKESMAS LEUWILIANG

2024Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular melalui udara yang disebabkan mikroogranisme Mycobacterium tuberculosis yang bisa menyerang pada hampir seluruh bagian dalam tubuh seperti kelenjar di leher, kulit, tulang, ginjal, nodus limfe, selaput otak dan organ tubuh lainnya. Media leaflet bisa membantu publik menerima informasi lebih mudah, membangun komunikasi dalam upaya mendukung keberhasilan program pengobatan dan pencegahan TB paru. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas media promosi kesehatan leaflet terhadap tingkat pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Leuwiliang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional yang besifat prospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden 55 sampel. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner. Analisis data menggunakan metode Wilcoxon dengan taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan terdapat perpedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi dengan menggunakan media leaflet dilihat dari nilai p value 0,000 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan pasien TB Paru di Puskesmas Leuwiliang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP KESEMBUHAN PASIEN TB PARU DEWASA DI PUSKESMAS CITEUREUP

2023Koleksi Perpustakaan

Tuberkulosis (TB) adalah suatu penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi, tingkatan kepatuhan, hubungan tingkat kepatuhan terhadap kesembuhan pasien penderita TB paru Dewasa di Puskesmas Citeureup periode Oktober-Desember 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif dan prospektif. Penelitian ini merupakan penelitian observasional (non eksperimen) dengan desain penelitian menggunakan pendekatan Cross sectional dengan pengambilan data primer untuk kepatuhan dalam minum obat melalui kuesioner yang diisi responden. Pengambilan data rekam medik didapatkan untuk melihat pasien yang sudah sembuh. Pada hasil penelitian ini terdapat sosiodemografi yaitu usia yang terbanyak adalah remaja akhir dengan usia 17 – 25 tahun sebanyak 25% serta jenis kelamin yang terbanyak adalah jenis kelamin laki – laki sebanyak 52,50%. Tingkat kepatuhan minum obat pasien TB paru yang paling banyak dengan tingkatan kategori tinggi sebanyak 60%. Kesembuhan pengobatan TB paru diperoleh sebanyak 95% yang sembuh. Hasil penelitian dengan menggunakan SPSS 26 dengan uji Chi-square nilai sig. 0,000 ≤ 0,05 yaitu ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan dan kesembuhan pasien TB paru dewasa di Puskesmas Citeureup.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT DEPRESI DENGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN TB PARU DI RAWAT JALAN RSUD SEKARWANGI SUKABUMI

2023Koleksi Perpustakaan

Penyakit Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular langsung yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Banyaknya angka kejadian dari penyakit TB paru di dunia khususnya Indonesia, menimbulkan permasalahan seperti gangguan psikologis sehingga munculnya depresi yang akan berdampak pada tingkat kepatuhan minum obat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat depresi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif observasional dengan pendekatan Cross sectional. Populasi yang diambil yaitu pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden 71 sampel dan pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak (38%) memiliki tingkat kepatuhan tinggi, (49%) memiliki tingkat kepatuhan sedang, (13%) memiliki tingkat kepatuhan rendah. (34%) memiliki tingkat depresi normal, (41%) memiliki tingkat depresi ringan, (10%) memiliki tingkat depresi sedang, dan (11%) memiliki tingkat depresi berat. Nilai signifikansi yang didapat sebesar 0,000 lebih kecil dari (0,05) yang menujukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat depresi dengan tingkat kepatuhan minum obat pada pasien TB paru di RSUD Sekarwangi Sukabumi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail