Abstrak
Depo farmasi rawat jalan harus dilengkapi fasilitas yang cukup dan sistem penyimpanan obat yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem penyimpanan obat, kesesuaian jumlah obat dengan kartu stok, persentase obat kedaluwarsa, dan persentase obat yang tidak bergerak di RS. Ummi Bogor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observatif dengan menggunakan data retrospektif dan concurrent. Data penyajian yang diperoleh berupa laporan obat kedaluwarsa, dan laporan obat yang tidak bergerak (dead stock). Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi data penyimpanan sediaan farmasi berupa form ceklis kesesuaian penyimpanan. Sampel yang digunakan adalah seluruh sediaan farmasi dengan jumlah 626 item. Hasil penelitian menunjukan persentase kesesuaian metode penyimpanan berdasarkan bentuk sediaan dan alfabetis 100%, berdasarkan stabilitas 99%, berdasarkan FIFO/FEFO 91%, berdasarkan kelas terapi 10%, kesesuaian jumlah obat dengan kartu stok 43%, obat kedaluwarsa 10%, obat yang tidak bergerak 29%.