HUBUNGAN FAKTOR SOSI ODE MOGRAFI DENGAN TI NGKAT PENYALAHGUNAAN NARKOTI KA, PSI KOTROPI KA, DAN ZAT ADI KTI F DI RS KETERGANTUNGAN OBAT JAKARTA
NAPZA adal ah zat yang dapat me mpengaruhi kondisi keji waan/ psikol ogis seseorang serta dapat meni mbul kan ket ergant ungan fisi k dan psi kol ogis. Banyak fakt or yang dapat me mpengaruhi seseorang unt uk menj adi penyal ahguna NAPZA, di antaranya fakt or i ndivi du, li ngkungan, dan NAPZA it u sendiri. Ti ngkat penyal ahgunaan di bagi menj adi kriteria ri ngan, sedang dan berat. Penelitian i ni bert uj uan unt uk mengetahui hubungan fakt or sosi ode mografi pasien rehabilitasi NAPZA r a wat j alan dengan ti ngkat penyal ahgunaan NAPZA. Penelitian i ni dilakukan dengan menggunakan met ode deskri ptif yang dilakukan secara pr ospektif dengan pendekat an cross secti onal. Dat a penelitian i ni di a mbil menggunakan kuesi oner yang diisi ol eh 60responden di i nstalasi ra wat j alan RSKO Jakarta. Dat a yang di perolehselanj ut nya di olah menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian analisis uni variat menunj ukan sebanyak (65, 0%) responden berusia 36- 45 t ahun, (93, 3 %) berjenis kel a mi n l aki-laki, (46, 0 %) berpendi di kan terakhir perguruan ti nggi, (53, 3%) bekerja sebagai wiras wast a, (81, 0 %) beragama i sla m, (36, 7 %) berasal dari suku j a wa, ( 70, 0 %) berstat us ka wi n, (26, 7 %) berpendapat an lebi h dari Rp. 6. 000. 000, (41, 3%) me mili ki kondisi keuangan mencukupi unt uk kebut uhan makan sehari-hari, (68, 3 %) me mili ki tingkat penyal ahgunaan ringan. Hasil analisis bi variat penelitiani ni yait uada hubungan yang ber makna antara usia, pendi di kan, pekerjaan, stat us perka wi nan dan kondisi keuangan karena p val ue kurang dari 0, 05, dan tidak ada hubungan yang ber makna ant ara j enis kel a mi n, aga ma, suku/ras, pendapat an, karena p val ue lebih dari 0, 05.