Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Penyuluhan
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN TENTANG DISMENOREA PADA SISWI DI SMK FARMASI BHAKTI KENCANA BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Dismenorea adalah salah satu kondisi nyeri haid yang terjadi pada masa menstruasi sebagian besar wanita. Penyuluhan adalah salah satu dari sekian banyak Langkah yang dilakukan guna meningkatkan pengetahuan manusia. Penyuluhan dilakukan dengan memberikan informasi tentang dismenorea. Tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk melihat apakah antara sebelum dan sesudah penyuluhan tentang dismenorea pada siswi di SMK Farmasi Bhakti Kencana Bogor menyebabkan peningkatan level pengetahuan pada partisipan. Penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif Observasional yang bersifat prospektif. Teknik Pengambilan sampel menggunakan Purposive sampling dengan jumlah responden 170 sampel. Pengumpulan data menggunakan instrument kuesioner. Hasil penelitian menunjukan sosiodemografi: usia kategori remaja awal(12-16 tahun) sebesar 97%, kelas dengan responden terbanyak kelas XI (sebelas) 52%. Tingkat pengetahuan sebelum penyuluhan diperoleh yaitu 27 responden (16%) memiliki pengetahuan baik, sebanyak 112 responden (66%) memiliki pengetahuan cukup, dan sebanyak 31 responden (18%) memiliki pengetahuan baik. Tingkat pengetahuan sesudah penyuluhan diperoleh 118 responden (69%) memiliki pengetahuan baik, dan sebanyak 52 responden (31%) memiliki pengetahuan cukup Analisis data menggunakan metode Wilcoxon dengan taraf signifikan 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dengan memberikan informasi mengenai dismenorea, dilihat dari nilai p value 0,000 (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan siswi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERBEDAAN PENGETAHUAN INFORMASI OBAT SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PENYULUHAN TENTANG INFORMASI OBAT KEPADA PASIEN PUSKESMAS TENJOLAYA

2025Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan Laporan kinerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian tahun 2017 menjelaskan bahwa puskesmas yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar adalah puskesmas yang telah menerapkan pemberian informasi obat (PIO) dan terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan responden tentang informasi obat sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang informasi obat meliputi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Jenis Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental, dengan desain one group pretest posttest. Hasil penelitian menunjukan bahwa Frekuensi responden paling banyak berjenis kelamin laki-laki 66,34%, kategori usia dewasa menjadi responden terbanyak sebanyak 66,67%. Pendidikan paling banyak SMA 73,33% dan Pekerjaan paling banyak Petani/Peternak sebesar 30%. Tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan adalah kurang sebanyak 100%, namun setelah dilaksanakan penyuluhan tentang PIO tingkat pengetahuan pasien meningkat dengan baik 26,67%, cukup 66,67% dan kurang 6,67%. Hasil analisis statistik dengan uji Wilcoxon menunjukan bahwa adanya perbedaan bermakna tangkat pengetahuan pasien tentang informasi obat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dilihat dari nilai p value < 0,05 (p-value = 0,000).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail