Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Siti mariam

103 karya publik ditemukan.

2026: 112025: 212024: 32023: 372022: 202021: 42020: 22018: 5

POTENSI INTERAKSI OBAT ANTIRETROVIRAL PADA PASIEN HIV/AIDS DI RS MARZOEKI MAHDI BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Interaksi obat adalah peristiwa dimana kerja obat dipengaruhi oleh obat lain yang diberikan bersamaan dan mempengaruhi aktivitasnya dengan meningkatkan atau menurunkan efeknya. Penderita HIV/AIDS memerlukan pengobatan menggunakan Antiretroviral (ARV). Umumnya terapi ARV diberikan dalam bentuk kombinasi obat sehingga dapat menimbulkan potensi interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat ARV dan non-ARV, dan untuk mengetahui gambaran potensi interaksi obat. Penelitian ini dilakukan dengan jenis penelitian observasional yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif menggunakan rekam medik periode Oktober - Desember 2022. Interaksi obat HIV/AIDS dianalisis menggunakan aplikasi drugs.com , Medscape dan buku Stockley. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien dengan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki 96 pasien (72,73%), rentang usia terbanyak yaitu 36-45 tahun dengan 54 pasien (40,91%), penyakit penyerta terbanyak adalah TBC dengan 58 pasien (48,74%), penggunaan jumlah obat terbanyak yaitu 5 jumlah obat sebanyak 49 pasien (37,12%). Obat ARV yang paling banyak digunakan yaitu Tenofovir 3 in 1 (TDF + 3TC + EFV) 67 pasien (50,76%), obat non-ARV paling banyak yaitu golongan OAT 182 obat (52,45%). Terdapat potensi interaksi obat pada 104 pasien (78,79%) dengan kasus terbanyak lamivudine + Efavirenz 69 kasus. Level keparahan terbanyak moderate 252 kasus (83,17%) dan mekanisme interaksi terbanyak farmakokinetik 301 kasus (99,34%)

PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIKOLESTEROL SARI DAN TEMPE KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Vigna radiata L. atau kacang hijau adalah tanaman yang diketahui memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Tujuan dalam penelitian ini untuk membandingkan aktivitas sari kacang hijau segar dengan kacang hijau yang difermentasikan menggunakan jamur Rhizopus sp. sebagai penurun kadar kolesterol total darah dalam uji in vivo selama 28 hari pada tikus putih (Rattus norvegicus) galur Sprague Dawley. Hewan uji dikelompokkan ke dalam enam kelompok, yaitu kelompok kontrol negatif (Na- CMC 1%), kelompok kontrol positif (simvastatin 0,18 mg/200 gBB), kelompok perlakuan (sari tempe kacang hijau 0,9 g/200 gBB, sari tempe kacang hijau 1,8 g/200 gBB, sari kacang hijau 0,9 g/200 gBB, dan sari kacang hijau 1,8 g/200 gBB) yang masing-masing kelompok terdiri atas empat ekor tikus. Aktivitas sari tempe kacang hijau dan sari kacang hijau dilihat dari penurunan kadar kolesterol darah pada tikus putih jantan menggunakan alat kolesterol meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penurunan kadar kolesterol dari kelompok sari tempe kacang hijau (1,8 g/200 gBB) dan sari kacang hijau (1,8 g/200 gBB) berturut-turut sebesar 24 mg/dl dan 27,5 mg/dl. Secara statistik menggunakan uji Kruskal-Wallis dan uji Post Hoc Dunn-Bonferroni (α = 0,05) menunjukkan sari tempe kacang hijau (1,8 g/200 gBB) dan sari kacang hijau (0,9 g/200 gBB dan 1,8 g/200 gBB) tidak memiliki perbedaan nyata dengan simvastatin 10 mg dalam menurunkan kolesterol total.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT AMLODIPIN DAN CAPTOPRIL PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS CIAMBAR SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi berdasarkan etiologinya terbagi menjadi dua yaitu hipertensi primer/esensial dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer atau esensial adalah jenis hipertensi yang idiopatik (tidak diketahui penyebabnya 90%). Sedangkan hipertensi sekunder merupakan hipertensi yang diketahui penyebabnya (10%) yaitu dikarenakan oleh obat-obatan tertentu, dan adanya suatu penyakit penyerta. Amlodipin yakni obat golongan Calcium Channel Blocker (CCB) yang memiliki selektivitas tinggi, dan captopril merupakan obat golongan penghambat ACE (Angiotensin Converting Enzym). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan efektivitas obat amlodipin dan captopril berdasarkan penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Ciambar Sukabumi. Metode yang dilakukan menggunakan software olah data berupa SPSS, uji pertama yang dilakukan adalah uji normalitas kemudian uji Mann-Whitney. Sampel yang digunakan berupa data pasien hipertensi sebanyak 103 pasien. Hasil dari penelitian ini menunjukan tidak terdapat perbedaan penurunan tekanan darah diastolik karena memiliki nilai sig lebih dari 0,05 yaitu sebesar 0,915, sedangkan tekanan darah sistolik memiliki nilai sig kurang dari 0,05 yaitu 0,000 yang menunjukan bahwa adanya perbedaan penurunan tekanan darah.

EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DAN ALAT KESEHATAN DI RUMAH SAKIT AZRA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyimpanan adalah suatu kegiatan penyimpanan dan memeliharaan cara menempatkan sediaan farmasi yang diterima pada tempat yang dinilai aman dari pencuri serta gangguan fisik yang dapat merusak mutu sediaan farmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyimpanan obat dan alat kesehatan di RS Azra Bogor berdasarkan Permenkes RI No. 72 Tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif melalui pengumpulan data dan dokumentasi yang dilakukan secara observatif sebagai evaluasi dan analisis kesesuaian. Pengambilan data dimulai dari bulan Maret - April 2022 dengan tehnik total sampling dengan subjek penelitian adalah obat dan alat kesehatan di RS Azra Bogor. Hasil penelitian dari kesesuaian Permenkes RI No. 72 Tahun 2016 antara persyaratan penyimpanan di IFRS Azra Bogor mencapai 100% yang berarti memenuhi standar, lalu antara metode penyimpanan di IFRS Azra Bogor mencapai 60% yang berarti belum maksimalnya metode penyimpanan obat dan alkes di IFRS Azra Bogor, lalu antara peralatan penyimpanan di IFRS Azra Bogor mencapai 90% yang berarti sudah memenuhi standar. Kesesuaian penyimpanan obat dan alat kesehatan dengan standar Permenkes RI No. 72 Tahun 2016 menunjukan bahwa belum maksimalnya penyimpanan obat dan alat kesehatan dengan standar tersebut.

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI DI PESANTREN SPQ AT- TARTIL SUKABUMI TAHUN 2022

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya tungau Sarcoptes scabiei var hominis yang penularannya bisa secara kontak langsung maupun tidak langsung. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah serangkaian perilaku yang berperan aktif dalam mewujudkan dibidang kesehatan. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan PHBS dengan kejadian skabies di Pesantren SPQ At-Tartil Sukabumi. Penelitian ini bersifat non-eksperimental menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data secara deskriptif dengan prospektif menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh santriwati di Pesantren SPQ At-Tartil. Sampel penelitian diambil secara total sampling yaitu sebanyak 110 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan metode uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan usia 12-13 sebanyak 48 responden (43,64%), kelas paling banyak 7- 8 sebanyak62 responden (67,27%), dimensi kebersihan pakaian cukup (51,8%), kebersihan kulit cukup (49,1%), kebersihan tangan dan kuku kurang (65,5%), kebersihan handuk cukup (53,6%), kebersihan tempat tidur dan sprei kurang (59,1%), PHBS kurang (46,36%), kejadian tungau skabies sebanyak (68,18%), Nilai signifikasi yang didapat 0,000 lebih kecil dari (0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan kejadian skabies di Pesantren SPQ At-Tartil Sukabumi.

GAMBARAN KEJADIAN EFEK SAMPING OBAT DAN KEPATUHAN PASIEN MENGGUNAKAN OBAT ANTI PSIKOTIK DI RSUD KOTA DEPOK

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Antipsikotik adalah golongan obat untuk mengendalikan dan mengurangi gejala psikosis yang bisa dialami oleh penderita gangguan mental. Efek samping ektrapiramidal sering dilaporkan dari penggunaan obat ini, dan pemakaian obat antipsikotik membutuhkan kepatuhan untuk mendapatkan outcome yang diharapkan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran kejadian efek samping obat antipsikotik dan kepatuhan pasien mengkonsumsi obat antipsikotik. Data dikumpulkan dari kuisioner meliputi data sosiodemografi pasien (umusr, jenis kelamin, pekerjaan, tingkat pendidikan), obat yang digunakan, efek samping yang terjadi serta pengukuran kepatuhan berdasarkan MMAS (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil penelitian diperoleh pasien paling banyak; usia 36-45 tahun (masa dewasa akhir) 34%, jenis kelamin laki-laki 54%, tingkat pendidikan SMA 47,2% dan pekerjaan ibu rumah tangga 27%. Obat yang digunakan adalah kombinasi sebesar 70,8% obat yang paling banyak digunakan adalah Klozapin sebesar 52,8%. Efek samping terjadi pada 60,7% pasien dengan efek samping paling banyak yaitu berat badan naik sebesar 33,7%. Tingkat kepatuhan paling besar 57% dengan kategori kepatuhan rendah. Pasien yang mengalami efek samping tetapi dikategorikan kepatuhan tinggi sebesar 71,4%, dari total 7 pasien. Pasien yang tidak mengalami efek samping paling banyak dengan kategori tingkat kepatuhan sedang sebesar 54,8% dari total 31 pasien.

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN DIARE ANAK DENGAN METODE GYSSENS DI RAWAT INAP RS PMI BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diare merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah dan perhatian bagi kesehatan dunia terutama di negara berkembang. Diare juga merupakan 3 penyebab terbesar kesakitan dan kematian anak di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pasien diare anak dan mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien diare anak yang di rawat inap dengan metode Gyssens di RS PMI Bogor pada tahun Januari 2020- Desember 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif dan dilakukan dengan data diambil secara retrospektif yaitu mengambil data rekam medis pada pasien anak rawat inap dengan diagnosa diare di RS PMI Bogor pada tahun Januari 2020- Desember 2021. Evaluasi penggunaan antibiotik dilakukan dengan diagram alir Gyssens, menggunakan standar Peraturan Menteri Kesehatan RI, No. 8 Tahun 2015 Tentang Program Pengendalian Resistensi Antimikroba Di Rumah Sakit. Dari 107 kasus yang diperoleh menunjukkan kasus terbanyak terjadi pada anak usia 28 hari-12 bulan (67%) dengan jenis kelamin terbanyak laki-laki (62%) dan berat badan terbanyak pada 5-15 kg sebanyak 85 pasien (79). Antibiotik yang terbanyak digunakan ceftriaxon injeksi (69%). Hasil evaluasi menggunakan metode Gyssens kesesuaian penggunaan antibiotik masuk ke dalam kategori 0 sebanyak 48 pasien (44%), kategori IIA sebanyak 34 pasien (31%), kategori IIIB sebanyak 10 pasien (9%), kategori IIIA sebanyak 7 pasien (7%), kategori IVA sebanyak 5 pasien (5%), kategori V sebanyak 4 pasien (4%).

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT DISPEPSIA PADA PASIEN RAWAT INAP DI RS PMI BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyakit dispepsia di RS PMI Bogor cukup banyak. Dispepsia yang diderita pasien lebih sering dikarenakan pola makan dan pola hidup yang tidak baik serta penyakit maag yang telah diderita pasien sebelumnya. Tujuan penelitian mengetahui efektivitas obat dispepsia yang digunakan pada pasien rawat inap berdasarkan lama hari rawat. Pengambilan data secara retrospektif. Pada data rekam medik pasien dispepsia yang dirawat inap sesuai dengan kriteria inklusi yang terhitung mulai dari Januari 2020 – Desember 2021 di RS PMI Bogor. Sebanyak 100 pasien penderita dispepsia yang telah memenuhi kriteria penelitian. Hasil penelitian diperoleh data pasien pada jenis kelamin perempuan sebanyak 69%, rata-rata usia pasien dispepsia 36-45 tahun (53%), rata-rata pendidikan SMA/SMK sebanyak 20% dan Sarjana sebanyak 20%, pada pekerjaan yaitu ibu rumah tangga sebanyak 34%. Obat yang digunakan pada pasien dispepsia serta rata-rata lama hari rawat ada 8 jenis obat tunggal dan kombinasi yaitu Sukralfat 1% (4,00 hari), Sukralfat + Esomeprazole 1% (4,00 hari), Sukralfat + Pantoprazole 2% (4,00 hari), Sukralfat + Omeprazole 56% (3,53 hari), Omeprazole 35% (3,22 hari), Sukralfat + Omeprazole + Ranitidin 1% (3,00 hari).Antasida + Omeprazole 2% (2,50 hari), Ranitidin + Sukralfat 1% (2,00 hari). Efektifitas kombinasi obat dispepsia yang digunakan pada pasien rawat inap di RS PMI Bogor pada periode bulan Januari 2020 sampai Desember 2021 tidak berbeda nyata berdasarkan lama hari rawat dengan nilai p = 0,753 pada uji Kruskal-wallis.

EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DAN ALAT KESEHATAN DI KLINIK GMC CICURUG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bagian yang penting untuk terlaksananya kegiatan di bidang kefarmasian adalah pengelolaan obat. Penyimpanan obat adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk melindungi obat yang disimpan dari risiko kehilangan, kerusakan, pencurian, dan cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas obat. Penyimpanan adalah salah satu hal yang penting dalam pengelolaan obat di klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penyimpanan obat dan alat kesehatan di ruang pelayanan klinik dengan Peraturan CMenteri Kesehatan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasi dengan cara mengamati objek dan hasilnya dipaparkan secara deskriptif, dan pengambilan data dilakukan secara dokumentasi dan dikonfirmasi pada pengelola dan penanggung jawab klinik GMC Cicurug. Hasil penelitian menunjukan penyimpanan obat dan alat kesehatan di Klinik GMC Cicurug di pelayanan dipisahkan berdasarkan bentuk sediaan serta khasiatnya. Penyimpanan obat di ruang pelayanan mencapai persentase 50% dan alat kesehatan di ruang pelayanan mencapai persentase 38,46% yang sesuai dengan Permenkes No. 34 Tahun 2021 tentang standar pelayanan kefarmaisan di Klinik dan Permenkes No. 4 Tahun 2014 tentang cara distribusi alat kesehatan yang baik.

PEMAHAMAN PASIEN TERHADAP PENGGUNAAN VITAMIN C DI APOTEK KIMIA FARMA DJUANDA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Vitamin adalah zat-zat kimia organik dengan komposisi beraneka ragam yang dalam jumlah kecil dibutuhkan olah tubuh manusia untuk memelihara metabolisme, pertumbuhan dan pemeliharaan normal. Salah satu suplemen vitamin yang sering dikonsumsi berlebihan adalah suplemen vitamin C. Orang yang memiliki riwayat gangguan saluran pencernaan harus lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi vitamin C. Efek samping dari konsumsi vitamin C yang berlebih dapat mengakibatkan, gangguan pencernaan yakni iritasi lambung hingga dapat memicu resiko gangguan ginjal dengan terjadinya asam urat dalam kandung kemih. Penelitian ini bertujuan mengetahui profil pasien yang datang ke Apotek Kimia Farma No 7 Bogor mengetahui pemahaman pasien tentang vitamin C yang dibeli tanpa resep yang datang ke Apotek Kimia Farma No 7 Bogor. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan hasil penelitian dipaparkan secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan jenis kelamin laki-laki dengan jumlah responden 109 orang dan nilai rata-rata pemahaman 83,33% perempuan 68 orang dengan rata-rata nilai pemahaman 81,055%. Berdasarkan usia didapatkan hasil remaja 25 orang dengan nilai rata-rata pengetahuan 77,78%, dewasa 123 orang dengan nilai rata-rata pengetahuan 83,33%, dan usia sebanyak 29 orang responden didapat nilai rata-rata 83,33%. Berdasarkan latar belakan pendidikan SMP 2 orang dengan nilai rata-rata nilai pengetahuan 77,78%, SMA sebanyak 107 orang dengan rata-rata nilai pengetahuan 79,96%, dan Perguruan Tinggi sebanyak 68 orang 86,52%. Latar belakan pekerjaan didapatkan hasil antara lain adalah pegawai sebanyak 92 orang dengan nilai rata-rata pemahaman 83,64%, Wiraswasta 29 orang nilai rata-rata pemahaman 85,82%, buruh 19 orang nilai rata-rata pengetahuan 78,07%, Ibu rumah tangga 23 orang dengan nilai rata-rata pengeahuan 81,16%, dan kategori lain 14 orang dengan nilai pemahaman 75,79%.

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN OPERASI SESAR (SECTIO CAESAREA) MENURUT METODE GYSSENS DI RSUD DEPOK

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Operasi Sesar (Sectio caesarea) adalah proses persalinan janin dengan cara buatan, proses persalinan ini melalui insisi pada dinding abdomen. Resiko operasi sesar bagi ibu sering terjadi, contoh resiko yang sering terjadi seperti pendarahan, nyeri dan infeksi. Infeksi luka operasi perlu diatasi dengan pemberian antibiotik profilaksis yang rasional.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui profil pengobatan dan evaluasi penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien operasi sesar (Sectio caesarea) menurut metode Gyssens di RSUD Depok periode Oktober sampai Desember 2021 dengan melihat kriteria tepat indikasi,tepat pasien, tepat obat, tepat dosis, tepat waktu pemberian, tepat interval pemberian dan tepat lama pemberian. Penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif dan dianalisis secara alur Gyssens. Dari sampel 62 pasien operasi sesar dianalisis rasionalitas penggunaan antibiotik profilaksis sesuai dengan pedoman Kementrian Kesehatan tahun 2011 dan The American Society of Health-System Pharmacists tahun 2013. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien operasi sesar di RSUD Depok berdasarkan usia paling banyak pada rentang usia 26-35 tahun kategori dewasa awal 42%, Indeks Massa Tubuh yaitu obesitas 53%, penyakit Penyerta terbanyak seperti hipertensi sebesar 18%. Penggunaan Antibiotik Profilaksis paling banyak ceftriaxone dosis tunggal sebesar 90%, penggunaan obat kombinasi ceftriaxone + metronidazole sebesar 7% dan kombinasi ceftriaxone + gentamicine sebesar 3%. Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis berdasarkan Metode Gyssens didapatkan berhenti di Kategori IV D sebanyak 56 pasien, Kategori IV B sebanyak 6 pasien.

TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT INAP TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI INSTALASI FARMASI RSUD R. SYAMSUDIN, S.H SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan Rumah Sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien. Berdasarkan data keluhan pasien rawat inap salah satunya adalah sikap pegawai yang kurang ramah serta informasi yang diterima oleh pasien/keluarga pasien yang kurang lengkap, dan pelayanan apoteker yang terkesan lambat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD Syamsudin S.H Sukabumi. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif yang bersifat prospektif. Data Penelitian diambil dari data primer berupa kuesioner responden, dengan periode Juni-Juli 2022. Sampel yang diambil sebanyak 95 responden. Adapun hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan tingkat kepuasan pasien rawat inap terhadap pelayanan kefarmasian di Instalasi Farmasi RSUD R. Syamsudin, S.H Sukabumi untuk dimensi berwujud memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval 3.18, dimensi daya tanggap memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval sebesar 3.12, dimensi kepastian memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval sebesar 3.07, dimensi empati memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval sebesar 3.06 dan dimensi kehandalan memiliki tingkat kepuasan dengan kategori puas dengan nilai interval sebesar 3.13.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ANTARA NIFEDIPIN DENGAN PROGESTERON UNTUK MENCEGAH KELAHIRAN PREMATUR PADA IBU HAMIL

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Nifedipin selama ini telah menjadi agen tokolitik dalam prosedur mempertahankan bayi lahir prematur dan Progesteron untuk pemeliharaan kehamilan, yang sering terjadi pada awal kehamilan karena rendahnya kadar Progesteron diduga dapat menyebabkan terjadinya kelahiran prematur. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien, gambaran penggunaan Nifedipin dan Progesteron serta perbandingan efektivitas antara Nifedipin dengan Progesteron untuk mencegah kelahiran prematur pada ibu hamil di RSIA Assalam Cibinong Bogor. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan mengambil data secara retrospektif dari lembar resep dan rekam medis pasien berdasarkan kriteria inklusi. Hasil penelitian yang dilakukan di rumah sakit pada bulan Januari-Agustus 2019 diperoleh 201 sampel, jumlah pasien yang mendapat nifedipin dan progesteron paling banyak pada usia 20-35 tahun sebanyak 169 pasien (84,1%), jumlah usia kehamilan pasien paling banyak pada usia trimester 1 sebanyak 90 pasien (44,8%) dengan penggunaan obat nifedipin sebagai agen tokolitik sebanyak 69 sampel (34,3%). Berdasarkan hasil analisis dengan uji Mann Whitney dengan nilai P-value 0,00 dapat disimpulkan terdapat perbedaan efektifitas antara nifedipin dengan progeteron untuk mencegah kelahiran prematur pada ibu hamil.

EVALUASI KESESUAIAN PENGOBATAN HEPATITIS B DI RSUD SEKARWANGI SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hepatitis B adalah kelainan hati berupa peradangan hati yang merupakan penyakit dengan endemisitas tinggi di Indonesia. Hepatitis B dapat berkembang menjadi sirosis atau bahkan kanker hati bila tidak mendapat pengobatan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengobatan yang diberikan kepada pasien hepatitis B meliputi profil dan kesesuaian pengobatan di RS Sekarwangi Sukabumi. Metode penelitian berupa deskriptif observasional, pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dari 69 rekam medis pasien rawat jalan periode 2018-2021 berusia 17-65 tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari keseluruhan terapi yang sesuai dengan Kesesuaian dengan Konsensus Nasional Penatalaksanaan Hepatitis B di indonesia tahun 2012 (PPHI) sebanyak 27 (39,13%) penggunaan antiviral, sebanyak 47 (67,14%) sesuai berdasarkan terapi hepatoprotektor, sebanyak 19 ( 27,53%) sesuai berdasarkan terapi simtomatik, sebanyak 17 (24,63%) sesuai berdasarkan terapi suportif.

KESESUAIAN PENATALAKSANAAN TERAPI PADA PASIEN ABORTUS INCOMPLETE DI RUANG RAWAT KEBIDANAN RUMAH SAKIT X BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Abortus incomplete adalah pengeluaran hasil konsepsi atau berakhirnya kehamilan sebelum janin dapat hidup di dunia luar dengan berat badan <500 gram atau umur kehamilan <20 minggu. Faktor – faktor yang dapat mempengaruhi abortus incomplete yaitu usia, paritas, usia kehamilan. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui sosiodemografi pasien abortus incomplete, gambaran paritas abortus incomplete, gambaran usia kehamilan abortus incomplete, penatalaksanaan terapi pada pasien abortus incomplete, dan obat yang digunakan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif diperoleh sampel sebanyak 95 pasien. Profil obat yang digunakan uterotonika paling banyak yaitu methylergometrine (57%), antimikroba yang paling banyak digunakan adalah cefixime (89%), analgetik yang paling banyak digunakan adalah asam mefenamat (76%), sebanyak (90%) pasien tidak diberi vitamin atau penambah darah. Kesesuaian terapi penatalaksanaan pasien abortus incomplete yang sesuai dengan kemenkes 2020 pemberian uterotonika menggunakan misoprostol sebanyak (14%), antimikroba menggunakan metronidazol sebanyak (1%), analgetik menggunakan asam mefenamat sebanyak (76%).

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT ANTIDIABETES ORAL BERDASARKAN PERUBAHAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD KOTA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten tehadap insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien, gambaran obat yang digunakan pasien, gambaran perubahan kadar gula darah dan perbedaan efektivitas obat antidiabetes berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data yang diambil secara retrospektif dilakukan pengamatan melalui sumber data rekam medik. Penelitian ini dilakukan terhadap 80 pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2 tanpa penyakit penyerta menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini diperoleh data sosiodemografi paling tinggi pada jenis kelamin perempuan sebanyak 55 pasien (68,8%), pada usia 56-65 tahun sebanyak 34 pasien (42,%), dan berdasarkan pekerjaan adalah Ibu Rumah Tangga yaitu sebanyak 25 pasien (31,3%). Penggunaan obat tertinggi pada penelitian ini obat antidiabetes metformin sebanyak 55 pasien (68,75%) dan obat antidiabetes yang menurunkan kadar glukosa darah sewaktu adalah obat metformin sebanyak 23 pasien (28,75%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektifitas yang signifikan antara pemberian obat antidiabetes melitus terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu di RSUD Kota Bogor Periode Tahun 2021 berdasarkan uji Kruskal wallis dengan nilai signifikasi >0,05 yaitu 0,757.