Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Perbandingan Efektifitas.
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT ANTIDIABETES ORAL BERDASARKAN PERUBAHAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD KOTA BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten tehadap insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran sosiodemografi pasien, gambaran obat yang digunakan pasien, gambaran perubahan kadar gula darah dan perbedaan efektivitas obat antidiabetes berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah sewaktu (GDS) pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD Kota Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan data yang diambil secara retrospektif dilakukan pengamatan melalui sumber data rekam medik. Penelitian ini dilakukan terhadap 80 pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2 tanpa penyakit penyerta menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini diperoleh data sosiodemografi paling tinggi pada jenis kelamin perempuan sebanyak 55 pasien (68,8%), pada usia 56-65 tahun sebanyak 34 pasien (42,%), dan berdasarkan pekerjaan adalah Ibu Rumah Tangga yaitu sebanyak 25 pasien (31,3%). Penggunaan obat tertinggi pada penelitian ini obat antidiabetes metformin sebanyak 55 pasien (68,75%) dan obat antidiabetes yang menurunkan kadar glukosa darah sewaktu adalah obat metformin sebanyak 23 pasien (28,75%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan efektifitas yang signifikan antara pemberian obat antidiabetes melitus terhadap penurunan kadar glukosa darah sewaktu di RSUD Kota Bogor Periode Tahun 2021 berdasarkan uji Kruskal wallis dengan nilai signifikasi >0,05 yaitu 0,757.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT DM TIPE 2 DENGAN HIPERTENSI DALAM PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PULO ARMYN

2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Hipertensi merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien, gambaran penggunaan obat, dan perbedaan efektivitas penggunaan obat antidiabetik berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada pasien DM tipe 2 Puskesmas Pulo Armyn. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Penelitian ini dilakukan terhadap profil 80 pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan penyakit penyerta hipertensi menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian ini memiliki data sosiodemografi paling banyak pada usia 56 – 65 tahun sebanyak 32 pasien (40%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 52 pasien (65%). Penggunan obat terbanyak merupakan Obat Antidiabetik metformin sebanyak 44 pasien (55%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna dari penggunaan obat antidiabetik oral tunggal metformin dengan kombinasi metformin dengan glimepiride pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Pulo Armyn periode Oktober - Desember 2021, berdasarkan analisis Mann – Whitney dengan (p = 0,278).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN EFEKTIFITAS OBAT ANTIDIABETIK BERDASARKAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BOGOR SELATAN

2022Koleksi Perpustakaan

DM tipe 2 merupakan merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien, gambaran penggunaan obat, dan perbedaan efektivitas penggunaan obat antidiabetik berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada pasien DM tipe 2 Puskesmas Bogor Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Penelitian dilakukan dari bulan Oktober - Desember 2021 di Puskesmas Bogor Selatan. Penelitian dilakukan terhadap 70 pasien penderita diabetes melitus tipe 2 menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian ini memiliki data sosiodemografi paling tinggi pada usia 56 – 65 tahun sebanyak 29 pasien (41,4%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 38 pasien (54,3%), DM tipe 2 dengan hipertensi sebanyak 38 pasien (54,3%). Penggunan obat tertinggi merupakan OAT metformin sebanyak 38 pasien (54,3%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna dari efektivitas penggunaan obat antidiabetik oral tunggal metformin dengan kombinasi metformin dengan glimepirid pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Bogor Selatan periode Oktober - Desember 2021 (p = 0,521).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail