Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Antidiabetik
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EFEKTIVITAS PENGOBATAN ANTIDABETIKA PADA PASIEN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI RUMAH SAKIT PMI BOGOR.

2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes Mellitus dengan karakteristik hiperglikemia terjadi karena adanya resistensi reseptor insulin. Penelitian ini bertujuan untuk menalisis efektivitas pengguaan obat antidiabetika pada pasien (CHF) Congestive Heart Failure di Rumah Sakit PMI Bogor. Desain pnelitian ini non eksperimeental observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien congestive heart failure (CHF) pada penyakit penyerta diabetes yang memiliki nilai kadar glukosa darah sewaktu yang tinggi yang di berikan penggobatan antidiabetika periode Oktober 2022 – Maret 202. Jumlah subjek dalam penelitian ini adalah 81 pasien. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk diagram lingkaran dan diagram batang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada pasien CHF yang mendapatkan pengobatan antidiabetika rata-rata paling banyak pada usia lansia sebesar 70,7%. Jenis kelamin yang paling terbanyak yaitu perempuan sebesar 58%. Pekerjaan terbanyak yaitu pekerjaan lainya atau tidak berkerja sebanyak 38,3%. Gambaran obat yang digunakan sebanyak 61,7% yaitu dengan pengobatan Tunggal oral. Pada jenis obat sebanyak 62, 96% yaitu dengan obat metformin golongan biguanide. Terdapat pengaruh terhadap perbandingan efektivitas yang signifikan antara pemberian obat antidiabetika dengan hasil penurunan kadar glukosa darah sewaktu di Rumah Sakit PMI Kota Bogor karena hasil uji Kruskal Walis menunjukan adalah < 0,05 yaitu (P-Value = 0.636).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS OBAT DM TIPE 2 DENGAN HIPERTENSI DALAM PERUBAHAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PULO ARMYN

2023Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Hipertensi merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien, gambaran penggunaan obat, dan perbedaan efektivitas penggunaan obat antidiabetik berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada pasien DM tipe 2 Puskesmas Pulo Armyn. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Penelitian ini dilakukan terhadap profil 80 pasien penderita Diabetes Melitus Tipe 2 dengan penyakit penyerta hipertensi menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian ini memiliki data sosiodemografi paling banyak pada usia 56 – 65 tahun sebanyak 32 pasien (40%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 52 pasien (65%). Penggunan obat terbanyak merupakan Obat Antidiabetik metformin sebanyak 44 pasien (55%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna dari penggunaan obat antidiabetik oral tunggal metformin dengan kombinasi metformin dengan glimepiride pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Pulo Armyn periode Oktober - Desember 2021, berdasarkan analisis Mann – Whitney dengan (p = 0,278).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PERBANDINGAN EFEKTIFITAS OBAT ANTIDIABETIK BERDASARKAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR GLUKOSA DARAH PUASA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS BOGOR SELATAN

2022Koleksi Perpustakaan

DM tipe 2 merupakan merupakan gangguan metabolisme yang ditandai dengan hiperglikemia dimana tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi pasien, gambaran penggunaan obat, dan perbedaan efektivitas penggunaan obat antidiabetik berdasarkan hasil pemeriksaan kadar glukosa darah puasa (GDP) pada pasien DM tipe 2 Puskesmas Bogor Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dan pengumpulan data dilakukan secara retrospektif. Penelitian dilakukan dari bulan Oktober - Desember 2021 di Puskesmas Bogor Selatan. Penelitian dilakukan terhadap 70 pasien penderita diabetes melitus tipe 2 menggunakan metode total sampling. Hasil penelitian ini memiliki data sosiodemografi paling tinggi pada usia 56 – 65 tahun sebanyak 29 pasien (41,4%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 38 pasien (54,3%), DM tipe 2 dengan hipertensi sebanyak 38 pasien (54,3%). Penggunan obat tertinggi merupakan OAT metformin sebanyak 38 pasien (54,3%). Perbandingan efektifitas obat menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna dari efektivitas penggunaan obat antidiabetik oral tunggal metformin dengan kombinasi metformin dengan glimepirid pada pasien DM tipe 2 di Puskesmas Bogor Selatan periode Oktober - Desember 2021 (p = 0,521).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail