Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Hepatitis B
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KESESUAIAN PENGOBATAN HEPATITIS B DI RSUD SEKARWANGI SUKABUMI

2023Koleksi Perpustakaan

Hepatitis B adalah kelainan hati berupa peradangan hati yang merupakan penyakit dengan endemisitas tinggi di Indonesia. Hepatitis B dapat berkembang menjadi sirosis atau bahkan kanker hati bila tidak mendapat pengobatan dengan tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengobatan yang diberikan kepada pasien hepatitis B meliputi profil dan kesesuaian pengobatan di RS Sekarwangi Sukabumi. Metode penelitian berupa deskriptif observasional, pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dari 69 rekam medis pasien rawat jalan periode 2018-2021 berusia 17-65 tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari keseluruhan terapi yang sesuai dengan Kesesuaian dengan Konsensus Nasional Penatalaksanaan Hepatitis B di indonesia tahun 2012 (PPHI) sebanyak 27 (39,13%) penggunaan antiviral, sebanyak 47 (67,14%) sesuai berdasarkan terapi hepatoprotektor, sebanyak 19 ( 27,53%) sesuai berdasarkan terapi simtomatik, sebanyak 17 (24,63%) sesuai berdasarkan terapi suportif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

KESESUAIAN PENATALAKSANAAN TERAPI PASIEN HEPATITIS B DI RSUD CIAWI BOGOR

2022Koleksi Perpustakaan

Hepatitis B adalah kelainan hati berupa peradangan hepar atau sel-sel hati yang merupakan penyakit dengan endemisitas tinggi di Indonesia. Hepatitis B dapat berkembang menjadi sirosis atau bahkan kanker hati bila tidak mendapat pengobatan yang tepat. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi terapi yang diberikan kepada pasien hepatitis B meliputi obat, dosis, frekuensi serta profil pasien dan profil pengobatan pasien di RSUD Ciawi Bogor. Metode penelitian berupa observasional deskriptif potong lintang, pengumpulan data dilakukan secara retrospektif melalui 86 rekam medis rawat jalan periode 2019-2020 berusia 17-65 tahun. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu, terapi antiviral (52,32%) menggunakan lamivudin, terapi hepatoprotektor yaitu curcuma (72,09%), terapi simtomatik ondansentron (45,35%), terapi supportif asam folat (9,30%). Kesesuaian obat yang diberikan (93,33%) sesuai, kesesuaian dosis (100%) sesuai, kesesuaian frekuensi (100%) sesuai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail