Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Sosiodemografi.
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PASIEN SWAMEDIKASI GASTRITIS DI APOTEK ASKIA BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi adalah Pengobatan yang banyak dilakukan masyarakat untuk mengatasi keluhan ringan atau gejala penyakit, sebelum memutuskan mencari pertolongan pada tenaga kesehatan. Gastritis merupakan terjadinya inflamasi yang diakibatkan oleh faktor iritasi dan infeksi pada mukosa dan submukosa lambung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik sosiodemografi, dengan tingkat pengetahuan pasien swamedikasi gastritis di Apotek Askia Bogor. Metode yang digunakan adalah deksriptif analitik dengan pendekatan Prospektif yang menggambarkan fenomena untuk diteliti yang terjadi di dalam suatu populasi tertentu, dengan model penelitian yang menggunakan metode cross-sectional, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara karakteristik, risiko dengan efek, serta cara pendekatan, observasional, atau pengumpulan data. Hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa gambaran karakteristik sosiodemografi Apotek Askia Bogor periode Agustrus-September 2022 menunjukan presentase terbesar pada usia 18-25 tahun sekitar (35%), jenis kelamin tebanyak yaitu perempuan (60%), pendidikan terbanyak yaitu perguruan tinggi (48%), pekerjaan terbanyak yaitu karyawan swasta (36%), dan pendapatan terbanyak yaitu kurang 2- 4 juta (37%). Karakteristik sosiodemografi yang meliputi (Usia, pendidikan, pekerjaan, dan pendapatan) memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat pengetahuan swamedikasi gastritis dengan nilai 0,05. Sedangkan karakteristik sosiodemografi pada (Jenis kelamin) tidak memiliki hubungan siginifikan terhadap tingkat pengetahuan swamedikasi gastritis dengan nilai ≥0,05.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RS ANNISA BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Resistensi didefinisikan sebagai tidak terhambatnya pertumbuhan bakteri dengan pemberian antibiotik secara sistemik dengan dosis normal yang seharusnya atau kadar hambat minimalnya. Penggunaan antibiotik didasarkan pada aspek infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di instalasi farmasi rawat jalan RS Annisa Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observative dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 152 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data dianalisis dengan SPSS versi 26 dengan di uji ststistik menggunakan distribusi frekuensi dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan data sosiodemografi responden usia terbanyak 26-35 tahun 36,2%, jenis kelamin terbanyak perempuan 76,3%, pendidikan terbanyak SMA 92,1% dan pekerjaan terbanyak karyawan swasta 47,4%. Berdasarkan Uji chi square sosiodemografi diperoleh nilai p-value usia 0,562, jenis kelamin 0,720, pendidikan 0,386 dan pekerjaan 0,201. Tidak ada hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit Annisa Bogor.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RS ANNISA BOGOR

2024Koleksi Perpustakaan

Resistensi didefinisikan sebagai tidak terhambatnya pertumbuhan bakteri dengan pemberian antibiotik secara sistemik dengan dosis normal yang seharusnya atau kadar hambat minimalnya. Penggunaan antibiotik didasarkan pada aspek infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di instalasi farmasi rawat jalan RS Annisa Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observative dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 152 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data dianalisis dengan SPSS versi 26 dengan di uji ststistik menggunakan distribusi frekuensi dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan data sosiodemografi responden usia terbanyak 26-35 tahun 36,2%, jenis kelamin terbanyak perempuan 76,3%, pendidikan terbanyak SMA 92,1% dan pekerjaan terbanyak karyawan swasta 47,4%. Berdasarkan Uji chi square sosiodemografi diperoleh nilai p-value usia 0,562, jenis kelamin 0,720, pendidikan 0,386 dan pekerjaan 0,201. Tidak ada hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit Annisa Bogor.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Hubungan Faktor Sosiodemografi Dengan Tingkat Pengetahuan Swamedikasi Batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor

2023Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi merupakan pengobatan diri sendiri yang dilakukan untuk mengatasi masalah kesehatan. Sedangkan batuk merupakan keluhan yang sering dialami masyarakat, dan dianggap ringan sehingga masyarakat lebih memilih untuk melakukan swamedikasi dalam menanganinya. Namun pada pelaksanaannya swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunannya. Sehingga masyarakat harus memiliki pengetahuan yang baik dalam swamedikasi batuk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor. Desain penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan prospektif dengan model penelitian menggunakan metode cross sectional. Alat ukur berupa data primer yang menggunakan kuisioner. Pengambilan sampel sebanyak 76 responden yang di dapat dari populasi menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian di dapat bahwa responden yang paling banyak melakukan swamedikasi yaitu pada usia 26-35 tahun (42%), jenis kelamin laki-laki (55%), pendidikan perguruan tinggi (51%), pekerjaan karyawan swasta (45%), pendapatan <3 juta (46%). tingkat pengetahuan pasien swamedikasi batuk di Apotek Mekarwangi Kota Bogor menunjukan presentasi 84% baik. Hasil chi square diperoleh nilai signifikan >0,05. sehingga dapat disimpulkan bahwa seluruh faktor sosiodemografi tidak memiliki hubungan signifikan dengan tingkat pengetahuan swamedikasi batuk.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail