Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Resistensi
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN FAKTOR SOSIODEMOGRAFI RESPONDEN DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG ANTIBIOTIK DI KLINIK MEDISTIRA 2

2025Koleksi Perpustakaan

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk pengobatan infeksi bakteri. Antibiotik diresepkan pada pasien, tetapi pemakaiannya sering disalahgunakan. Penggunaan antibiotik akan menguntungkan dan memberikan efek bila diresepkan dan dikonsumsi sesuai aturan. Penggunaan antibiotik yang tidak sesuai pada mengakibatkan resiko terjadinya resistensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan dan pekerjaan terhadap tingkat pengetahuan responden tentang antibiotik di Klinik Medistira 2 Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor. Jenis penelitian merupakan deskriptif dengan metode cross sectional. Alat ukur menggunakan data primer yaitu menggunakan kuesioner, dengan jumlah sampel 100 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian ini menunjukan data sosiodemografi responden paling banyak berusia 46-55 tahun sebesar 40 responden (40%), jenis kelamin yang paling banyak responden perempuan sebesar 55 responden (55%), mayoritas pekerjaan responden adalah karyawan swasta sebesar 41 responden (41%), dan tingkat pendidikan responden mayoritas adalah lulusan SMA sebesar 35 responden (35%). Tingkat pengetahuan responden tentang penggunaan antibiotik dikategorikan cukup sebesar 41%. Terdapat hubungan yang bermakna antara usia, pekerjaan, dan tingkat pendidikan terhadap tingkat pengetahuan responden tentang antibiotik dilihat dari nilai p value usia 0,030, pekerjaan 0,049, dan tingkat pendidikan 0,033. Sedangkan pada jenis kelamin tidak terdapat hubungan yang bermakna dilihat dari nilai p value 0,385.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RS ANNISA BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Resistensi didefinisikan sebagai tidak terhambatnya pertumbuhan bakteri dengan pemberian antibiotik secara sistemik dengan dosis normal yang seharusnya atau kadar hambat minimalnya. Penggunaan antibiotik didasarkan pada aspek infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di instalasi farmasi rawat jalan RS Annisa Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observative dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 152 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data dianalisis dengan SPSS versi 26 dengan di uji ststistik menggunakan distribusi frekuensi dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan data sosiodemografi responden usia terbanyak 26-35 tahun 36,2%, jenis kelamin terbanyak perempuan 76,3%, pendidikan terbanyak SMA 92,1% dan pekerjaan terbanyak karyawan swasta 47,4%. Berdasarkan Uji chi square sosiodemografi diperoleh nilai p-value usia 0,562, jenis kelamin 0,720, pendidikan 0,386 dan pekerjaan 0,201. Tidak ada hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit Annisa Bogor.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI INSTALASI FARMASI RAWAT JALAN RS ANNISA BOGOR

2024Koleksi Perpustakaan

Resistensi didefinisikan sebagai tidak terhambatnya pertumbuhan bakteri dengan pemberian antibiotik secara sistemik dengan dosis normal yang seharusnya atau kadar hambat minimalnya. Penggunaan antibiotik didasarkan pada aspek infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di instalasi farmasi rawat jalan RS Annisa Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observative dengan pengambilan data primer menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 152 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Data dianalisis dengan SPSS versi 26 dengan di uji ststistik menggunakan distribusi frekuensi dan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan data sosiodemografi responden usia terbanyak 26-35 tahun 36,2%, jenis kelamin terbanyak perempuan 76,3%, pendidikan terbanyak SMA 92,1% dan pekerjaan terbanyak karyawan swasta 47,4%. Berdasarkan Uji chi square sosiodemografi diperoleh nilai p-value usia 0,562, jenis kelamin 0,720, pendidikan 0,386 dan pekerjaan 0,201. Tidak ada hubungan sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan penggunaan antibiotik di Rumah Sakit Annisa Bogor.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP TINGKAT PERILAKU PENGGUNAAN AMOXICILLIN DI APOTEK GEMA PHARMA SUKABUMI

2023Koleksi Perpustakaan

Amoxicillin termasuk antibiotik spektrum luas dan memiliki bioavabilitas oral yang tinggi. Di apotek Gema Pharma Sukabumi sering terjadi pembelian amoxicillin tanpa resep dokter. Hal ini menyebabkan terjadinya resiko resistensi bagi masyarakat yang kurang pengetahuan dan edukasi tentang penggunaan antibiotik khususnya amoxicillin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku,serta meneliti hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku masyarakat dalam penggunaan amoxicillin di Apotek Gema Pharma Sukabumi. Penelitian ini merupakan peneletian dalam bentuk deskriptif observasional dengan pendakatan secara Cross Sectional. Pengambilan sampel menggugunakan teknik purposive sampling sehingga jumlah sampel 75 responden. Alat ukur menggunakan kuisioner yang berisi tentang tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku penggunaan amoxicillin. Analisis data menggunakan analisis Chi Square. Hasil yang didapat yakni mayoritas berjenis kelamin perempuan (60%), usia terbanyak dewasa awal 26- 35 tahun (27%). pendidikan terakhir terbanyak mayoritas SMA/SMK (44%). Pekerjaan terbanyak ibu rumah tangga (27%). Tingkat pengetahuan masyarakat kurang baik (41,3%), cukup baik (32%), dan baik (26,7%). Tingkat perilaku penggunaan amoxicillin kurang baik (41,3 %), cukup baik (33,3%) dan baik (25,3%), Hasil uji Chi Square diperoleh p-value 0,019 < dari 0,05 menunjukan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan terhadap perilaku penggunaan amoxicillin di Apotek Gema Pharma Sukabumi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERILAKU PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI KELURAHAN KEBON PEDES SUKABUMI 2022

2023Koleksi Perpustakaan

Ketidaktepatan penggunaan antibiotik banyak ditemukan di masyarakat luas. Hal ini dapat menjadi penyebab terjadinya resiko buruk seperti resistensi antibiotik. Dalam pelaksanaan pengobatan sendiri banyak sering terjadi kesalahan dalam pengobatan, dimana kesalahan ini disebabkan karena kurangnya ilmu pengetahuan dari masyarakat terhadap cara penggunaan obat, informasi lain terkait obat yang digunakan maupun melakukan pengobatan secara mandiri dengan antibiotik tanpa resep dokter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku penggunaan antibiotik di Kelurahan Kebon Pedes Sukabumi. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan metode cross sectional. Pengambilan data menggunakan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner, untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat terhadap perilaku penggunaan antibiotik. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 orang dari jumlah populasi 1.790 menggunakan metode purposive sampling. kemudian dianalisis menggunakan SPSS versi 26 dengan uji Chi-square. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan tentang antibiotik sebagian besar berkategori cukup yaitu sebanyak 63% dan tingkat perilaku penggunaan antibiotik sebagian besar berkategori cukup sebanyak 76%. Dari hasil uji Chi-square diperoleh p-value 0,032 (<0,05). Berdasarkan hasil uji tersebut dapat disimpulkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan masyarakat terhadap perilaku penggunaan antibiotik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI WILAYAH KAMPUNG KANDANG RODA CIBINONG

2023Koleksi Perpustakaan

Antibiotik merupakan suatu zat yang dapat membunuh atau melemahkan suatu mikroorganisme, seperti bakteri, parasit atau jamur. Resistensi terhadap antibiotik saat ini menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat. Faktor pendukung terjadinya resistensi antibiotik adalah masyarakat cenderung menggunakan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat (umumnya underdose), waktu pemberian obat terlalu singkat atau terlalu lama dan pemberian tidak sesuai dengan indikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sosiodemografi dan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat antibiotik di Kampung Kandang Roda, Cibinong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan data secara prospektif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.700 orang dengan sampel sebanyak 94 responden. Hasil penelitian didapatkan gambaran sosiodemografi masyarakat Kampung Kandang Roda yang menjadi mayoritas responden yaitu, usia 17-25 tahun (42%), jenis kelamin perempuan (76%), tingkat pendidikan mayoritas SMA/SMK (65%) dan pekerjaan ibu rumah tangga (34%). Masyarakat Kampung Kandang roda yang berpengetahuan baik sebesar 50%, berpengetahuan cukup sebesar 30% dan berpengetahuan kurang sebesar 20%.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail