Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: jahe merah
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN OBAT KUMUR EKSTRAK ETANOL RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe) TERHADAP BAKTERI Strepcoccus mutans

2025Koleksi Perpustakaan

Karies gigi adalah penyakit pada daerah mulut gigi yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans . Salah satu tanaman yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans adalah tanaman jahe merah (Zingiber Officinale Roscoe) karena mengandung alkaloid dan saponin yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan formulasi obat kumur herbal jahe merah yang dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans . Pengujian stabilitas obat kumur pada F1 (30%), F2 (40%), dan F3 (50%), dilakukan pada suhu rendah (4oC), suhu ruang (27oC), dan suhu tinggi (40oC) selama 28 hari. Pengujian ini meliputi uji aktivitas antibakteri menggunakan metode cakram, uji mutu fisik sediaan, pH dan viskositas. Aktivitas antibakteri pada awal uji stabilitas F1, F2, dan F3 berturut-turut menunjukkan zona hambat sebesar 8,56; 10,56; dan 15,20mm, dan pada minggu ke-4 stabilitas pada suhu 4oC (8,30; 9,50; dan 10,87 mm) suhu 27oC (7,80; 9,33; dan 9,73 mm) dan suhu 40oC (7,53; 9,13; dan 8,30 mm). Hasil uji stabilitas pH untuk ketiga formulasi tidak memenuhi syarat mutu pada kisaran 8,5,-9,1 (persyaratan pH 5-7). Hasil uji kestabilan viskositas menunjukkan nilai viskositas pada kisaran 0,81-2,38 cps. Pada suhu 4oC viskositas tidak memenuhi syarat dikarenakan lebih besar dari viskositas air.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN STABILITAS GEL HAND SANITIZER EKSTRAK ETANOL 96 % JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe) SEBAGAI ANTIBAKTERI TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus DAN Escherichia coli

2022Koleksi Perpustakaan

Tanaman jahe merah (Zingiber officinale Roscoe) merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki senyawa komponen flavonoid, steroid, alkaloid, tanin, saponin, dan polifenol yang merupakan zat antibakteri alami. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui stabilitas karakteristik gel hand sanitizer dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan variasi konsentrasi ekstrak jahe merah pada formulasi hand sanitizer Formula 1(0,1%); Formula 2 (0,3%); dan Formula 3 (0,5%). Uji karakteristik gel yang dilakukan yaitu organoleptik, pH, viskositas, daya sebar, homogenitas, dan konsistensi. Hasil penelitian menunjukkan hand sanitizer F1 memiliki karakteristik gel dan aktivitas antibakteri terbaik yaitu pH 5,8; viskositas 2241cPs; daya sebar 60,08 mm; zona hambat S.aureus 17,79 mm; zona hambat Echerichia coli 15,57 mm. Untuk mengetahui stabilitas produk, hand sanitizer Formula 1 disimpan selama 28 hari dengan suhu 4°C, 25°C, dan 40°C kemudian dilakukan pengujian kembali. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik dan aktivitas antibakteri hand sanitizer Formula 1 terhadap Staphylococcus aureus dan Echerichia coli memiliki stabilitas yang baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN STABILITAS SEDIAAN TEH HERBAL DARI KOMBINASI DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) DAN RIMPANG JAHE MERAH (Zingiber officinale) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

2022Koleksi Perpustakaan

Antioksidan merupakan suatu subtansi yang pada konsentrasi kecil secara signifikan mampu menghambat atau mencegah oksidasi pada subtrat yang disebabkan oleh radikal bebas. Daun salam dan rimpang jahe merah yang kaya akan senyawa antioksidan mampu menangkal radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh sediaan teh herbal dari kombinasi daun salam dan rimpang jahe merah yang memenuhi syarat SNI 3945-2016 dan memperoleh data stabilitas yang diinterpretasikan sebagai umur simpan sediaan. Pengujian fitokimia dilakukan terhadap simplisia daun salam dan rimpang jehe merah, kemudian dibuat sediaan teh herbal kombinasi daun salam dan rimpang jahe merah dengan variasi 1:0, 0:1, 1:1, 3:1, dan 1:3 yang memiliki nilai IC50 paling baik, kemudia dilakukan uji stabilitas dengan metode ASLT untuk ditentukan umur simpan menggunakan persamaan Arrhenius. Teh herbal yang memiliki nilai IC50 yang baik adalah variasi 3:1 dengan hasil 699,244 ppm. Pengujian stabilitas teh herbal kombinasi dikemas dengan kantong teh celup di masukan kedalam plastik klip dan disimpan dalam box dilakukan pada 3 suhu penyimpanan 4°C, 27°C, dan 40°C selama 28 hari terhadap parameter mutu susut pengeringan dan aktivitas antioksidan. Suhu penyimpanan optimum pada sediaan teh herbal kombinasi dengan penyimpanan suhu 4°C selama 50 hari.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

INHIBISI ENZIM α-GLUKOSIDASE FORMULASI MINUMAN SERBUK SARI JAHE MERAH (Zingiberis officinale Roscoe) SEBAGAI ANTIDIABETES

2022Koleksi Perpustakaan

Penyakit degeneratif diabetes melitus adalah penyakit metabolit akibat resistensi insulin pada sel pankreas sehingga meningkatkan kadar glukosa darah. Inhibitor α-glukosidase adalah salah satu terapi antidiabetes dalam mengurangi kenaikan glukosa darah postprandial. Serbuk sari jahe merah adalah serbuk yang mengandung sari jahe merah sebagai zat aktif dengan kombinasi bubuk kayu manis dan sari serai yang dikonsumsi sebagai minuman tradisional untuk antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antidiabetes formulasi serbuk sari jahe merah dengan mekanisme hambatan enzim α-glukosidase yang dibandingkan dengan akarbosa (kontrol positif). Hasil pengujian menunjukan bahwa formulasi serbuk sari jahe merah memiliki aktivitas inhibisi enzim α-glukosidase dengan kategori sangat lemah, dimana nilai IC50 pada F1 adalah 25204.055 μg/mL dan F2 adalah 10996.380 μg/mL sedangkan pada akarbosa adalah 0.232 μg/mL kategori sangat kuat. Oleh karena itu, aktivitas inhibisi formulasi serbuk sari jahe merah pada F1 dan F2 belum memiliki daya hambat yang setara dengan akarbosa. Nilai persen inhibisi mengalami peningkatan seiring dengan naiknya konsentrasi dibuktikan dengan nilai sig 0.001 < 0.05 dimana terdapat perbedaan daya hambat yang signifikan dalam penambahan konsentrasi pada sampel.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

TOKSISITAS FORMULASI MINUMAN SERBUK SARI JAHE MERAH (Zingiber officinale Roscoe) DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT)

2022Koleksi Perpustakaan

Jahe merah merupakan tanaman suku Zingiberaceae yang tergolong kedalam jenis rempah-rempahan. Pada sediaan minuman serbuk sari jahe mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, dan saponin. Senyawa ini dapat berpotensi sebagai antikanker. Uji toksisitas digunakan untuk mendeteksi aktivitas/ potensi sebagai antikanker. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai toksisitas dari formulasi minuman serbuk sari jahe merah (Zingiber officinale Roscoe). Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) digunakan untuk penafsiran aktivitas antikanker dari formulasi minuman serbuk sari jahe merah (Zingiber officinale Roscoe). Nilai LC50 dari formulasi 1 diperoleh sebanyak 240,552 ppm dan formulasi 2 diperoleh sebesar 154,132 ppm. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa formulasi 1 dan 2 termasuk kedalam kategori toksik sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kedua sampel tersebut berpotensi sebagai antikanker.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail