2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan adalah biji sirsak
(Annona muricata L.). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
aktivitas antioksidan dari fraksi ekstrak etil asetat biji sirsak dengan menggunakan
metode peredaman radikal bebas DPPH (2,2-diphenil-1-pikril hidrazil). Penarikan
senyawa aktif menggunakan metode maserasi dengan pelarutetanol 96%. Hasil
ekstrak kemudian dipartisi dengan pelarut etil asetat dan air (1:1), fraksi yang
didapat kemudian diuji aktivitas antioksidan menggunakan metode peredaman
radikal bebas DPPH, kemudian dilakukan analisa dengan kromatografi lapis tipis
(KLT) dan kromatografi kolom untuk selanjutnya dilakukan pengujian aktivitas
antioksidan kembali pada fraksi hasil kolom dengan menentukan nilai IC50.
Vitamin C digunakan sebagai kontrol posiif pada pengujian aktivitas antioksidan
dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil skrining fitokimia ekstrak
biji sirsak positif mengandung alkaloid, flavonoid, tannin, saponin, dan terpenoid.
Hasil penelitian menunjukan aktivitas antioksidan pada fraksi-2 ekstrak etil asetat
menghasilkan nilai IC50 sebesar 75,81 ppm.hal ini menunjukan bahwa fraksi ke-2
ekstrak etil asetat biji sirsak memiliki aktivitas antioksidan kuat karena memiliki
nilai IC50 <100 ppm.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Paparan radikal bebas merupakan penyebab terjadinya masalah pada kulit.
Antioksidan berperan untuk mengurangi masalah yang terjadi pada kulit. Ekstrak
buah tomat (Solanum lycopersicum L.) memiliki aktivitas antioksidan karena
memiliki kandungan senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan formulasi yang optimum dalam pembuatan sediaan sabun padat dari
ekstrak buah tomat yang memiliki aktivitas antioksidan dengan mutu fisik yang
baik. Buah tomat diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol
96%. Hasil penapisan fitokimia menunjukan ekstrak buah tomat mengandung
alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Formulasi yang digunakan untuk
pembuatan sabun padat yaitu ekstrak buah tomat 2,5%, NaOH 8,8%, akuades 28%
dengan variasi konsentrasi minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak kelapa sawit
dalam 3 formulasi F1 (1: 2: 3), F2 (2: 2: 2) dan F3 (3: 2: 1). Semua sediaan sabun
padat menunjukan hasil evaluasi mutu fisik yang memenuhi persyaratan. Formulasi
yang paling optimum berdasarkan hasil evalusi mutu fisik yaitu F1 dengan
parameter uji yang digunakan yaitu uji organoleptik, pH, kadar air, stabilitas busa
dan asam lemak bebas. Aktivitas antioksidan ekstrak buah tomat, sediaan sabun
padat F1, F2, dan F3 masing-masing memiliki nilai IC50 sebesar 38,72 ppm, 41,68
ppm, 40,94 ppm, dan 40,78 ppm. Dari hasil uji aktivitas antioksidan sediaan, sabun
padat F3 mempunyai aktivitas antioksidan paling baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tanaman salam ( Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) adalah salah satu
tumbuhan yang berkhasiat diantaranya sebagai antioksidan. Daun salam diketahui
mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, steroid penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui kadar total fenol dan falavonoid serta penetapan kadar sun
protecting factor pada ekstrak etil asetat daun salam ( Syzygium polyanthum (Wight)
Walp.) ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96% hasil
ekstrak kental kemudian di partisi dengan pelarut etil asetat dan air (1:1) fraksi etil
asetat tersebut di uji kadar total fenol dan flavonoid serta SPF menggunakan
Spektrofotometer UV-Vis Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi etil asetat
daun salam mengandung total fenol sebesar 534,285 mg GAE/gram dan total
flavonoid pada fraksi etil asetat sebesar 419,66 mg GAE/gram serta Sun Frotecting
Factor (SPF) dari fraksi etil asetat daun salam sebesar 39,27 yang termasuk kategori
ultra sebagai tabir surya, kesimpulan penelitian ini bahwa fraksi etil asetat daun
salam memiliki kemampuan SPF ultra dan dapat dijadikan sediaan tabir surya.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kombucha adalah minuman fermentasi dari campuran bakteri dan jamur
yang disebut SCOBY (Symbiotic culture of bactery and yest) dengan tambahan
gula sebagai nutrien. Daun sirsak ( Annona muricata L.) merupakan tumbuhan
yang memiliki kandungan fenol yang cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan dari kombucha daun sirsak cair
dan kombucha daun sirsak serbuk dan menentukan karakteristik (golongan
metabolit, total fenol, kadar vitamin C, total asam, nilai pH, total gula, dan persen
kelarutan) kombucha daun sirsak cair dan kombucha daun sirsak serbuk.
Penelitian ini membuat kombucha daun sirsak dengan konsentrasi 100g/2000ml
yang dipengaruhi suhu ruang ± 25°C dengan lama waktu fermentasi 8 hari.
Pengamatan dilakukan terhadap uji fitokimia,total fenol, total asam, total vitamin
C, total gula, pH, kelaruran, uji antiokidan. Kombucha daun sirsak cair dan serbuk
dapat meredam radikal bebas DPPH masing-masing sebesar 11,93 % dan 4,48 %.
Kombucha daun sirsak cair mengandung golongan alkaloid, saponin, tannin,
steroid, kadar total fenol sebesar 199,92 ppm, kadar vitamin C sebesar 0,85
(mg/100ml), total asam sebesar 0,435 % , nilai pH sebesar 4, total gula sebesar
0,045 ppm, dan larut sempurna. Kombucha daun sirsak serbuk mengandung
golongan saponin, tannin, kadar total fenol sebesar 198,78 ppm, kadar vitamin C
sebesar 0,73 (mg/100ml), total asam sebesar 0,390 %, nilai pH sebesar 4, total
gula sebesar 0,028 ppm, dan persentase kelarutan sebesar 99,87%. Kombucha
daun sirsak memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan kombucha
daun sirsak serbuk.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes Mellitus adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh
ketidakmampuan pankreas untuk memproduksi insulin yang ditandai dengan
hiperglikemia. Salah satu terapi yang digunakan untuk menurunkan kadar glukosa
darah adalah dengan menggunakan obat-obatan yang memiliki mekanisme kerja
dengan menghambat enzim α-glukosidase, sehingga dapat menunda penyerapan
glukosa di saluran pencernaan. Salah satu tanaman yang berpotensi menghambat
enzim α-glukosidase adalah daun salam. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui aktivitas ekstrak etil asetat dan fraksi kromatografi kolom daun salam
dalam menghambat enzim α-glukosidase. Ekstrak etil asetat diperoleh melalui
proses partisi cair-cair dari ekstrak etanol 96%. Ekstrak etil asetat dipisahkan
dengan fraksinasi menggunakan kromatografi kolom dan KLT dengan substrat
pNPG dan kontrol positif acarbose. Pengujian aktivitas penghambatan enzim α-
glukosidase menggunakan ELISA reader dengan panjang gelombang 405 nm. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat memiliki aktivitas penghambatan
enzim α-glukosidase dengan IC50 sebesar 87,93 ppm. Fraksi F-5.5 merupakan fraksi
terbaik dengan nilai IC50 sebesar 18,99 ppm. Aktivitas akarbosa dalam menghambat
enzim α-glukosidase memiliki nilai IC50 sebesar 18,05 ppm. Disimpulkan bahwa
fraksi F-5.5 memiliki aktivitas yang lebih baik dibandingkan ekstrak etil asetat
dalam menghambat enzim -glukosidase.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Antioksidan merupakan inhibitor yang bekerja menghambat oksidasi
dengan cara bereaksi dengan radikal bebas reaktif yang membentuk
radikal bebas tidak reaktif yang stabil. Salah satu tanaman yang memiliki
potensi sebagai antioksidan yaitu mangga (Mangifera indica L.).
Kandungan mangiferin yang dimiliki daun mangga. Mangiferin
merupakan senyawa golongan polifenol yang memberikan kontribusi
terhadap aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan informasi golongan senyawa dalam ekstrak etanol 96%
daun mangga, serta untuk mendapatkan sediaan serum ekstrak etanol
96% daun mangga yang memenuhi syarat mutu fisik dan stabil selama
penyimpanan, untuk mendapatkan nilai IC50 pada ekstrak etanol 96%
daun manga dan sediaan serum daun mangga. Hasil uji fitokimia
didapatkan hasil bahwa daun mangga mengandung senyawa alkaloid,
flavonoid, tanin, saponin, fenol, triterpenoid dan kuinon. Daun mangga
(Mangifera indica L.) diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan
pelarut etanol 96% dan dibuat sediaan serum menggunakan konsentrasi
ekstrak 0,5% (F1), 0,8% (F2) dan 1,1% (F3). Karakteristik mutu fisik
sediaan serum dievaluasi meliputi uji organoleptik, pH, daya sebar,
viskositas, kesukaan dan uji homogenitas. Uji aktivitas antioksidan
terhadap DPPH dan dihitung rata-rata nilai IC50 pada ekstrak daun
mangga 12,096 ppm, formulasi I, II dan III secara berturut-turut dan
didapatkan nilai IC50 yaitu 112,57 ppm, 80,00 ppm, 176,38 ppm, dari
ketiga formula didapatkan nilai IC50 yang paling baik aktifitas
antioksidan yaitu pada formulasi II. Pengukuran aktivitas antioksidan
menggunakan alat spektrofotometri UV-Vis dan dilakukan pengujian
cycling test.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Streptococcus mutans adalah bakteri gram positif yang dapat kita temukan pada
rongga mulut manusia yang dapat menjadikan gangguan mulut hingga karies pada
gigi, karies gigi ini keadaan yang merusak jaringan pembentukan gigi oleh bakteri
Streptococcus mutans. Kulit Jeruk Purut (Citrus hystrix) (KJP) dan Daun Jambu biji
(Psidium guajava) (DJB) yang berfungsi sebagai antibakteri untuk bakteri
Streptococcus mutans. Tujuan penelitian ini untuk menghambat pertumbuhan bakteri
oleh ekstrak KJP dan DJB tunggal & pengkombinasian ekstrak untuk menghambat
bakteri Streptococcus mutans. Ekstrak tunggal dan kombinasi KJP dan DJB yang
digunakan adalah 20%, DMSO sebagai kontrol negatif serta Klorheksidin sebagai
kontrol positif. Hasil uji fitokimia untuk ekstrak KJP positif memiliki kandungan
alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid dan terpenoid. Aktivitas ekstrak tunggal
KJP dan DJB tunggal ekstrak dengan konsentrasi 20%, memiliki potensi untuk
menghambat bakteri dengan kategori kekuatan daya hambat dari 15,55 ± 0,025 mm
dan11,25 ± 0,037 mm golongan kuat untuk menghambat bakteri Streptococcus
mutans. Aktivitas ekstrak kombinasi mendapatkan hasil yang lebih sangat kuat
dengan daya hambat 28,33 ± 0,251 mm pada kombinasi KJP:DJB 3:1 untuk
menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Indonesia merupakan negara dengan panen nanas terbesar setelah Thailand
dan Filipina. Produksi massal tanaman nanas akan menghasilkan limbah yang
berlimpah. Limbah yang berlimpah sehingga dapat dimanfaatkan lebih lanjut
sebagai selulosa dan turunannya. Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat metil
selulosa dari selulosa limbah daun nanas. Metil selulosa merupakan turunan
selulosa yang banyak digunakan sebagai bahan pangan. Sintesis metil selulosa ini
melalui beberapa tahap yaitu isolasi selulosa, sintesis metil selulosa, kemudian
dilakukan uji karakterisasi, meliputi identifikasi dan analisis hasil dari
spektrofotometri infra merah (FTIR). Sintesis metil selulosa dilakukan dengan
metode refluks dengan variasi waktu dan menggunakan pelarut air. Hasil yang
diperoleh yaitu didapatkan hasil terbanyak pada waktu 8 jam. Uji identifikasi
meliputi organoleptik metil selulosa daun nanas berupa serbuk berwarna putih
kecoklatan, tidak berbau, dan diuji kelarutan tidak dapat larut pada pelarut yang
digunakan. Hasil FTIR menunjukkan serapan selulosa yang khas untuk metil
selulosa daun nanas pada bilangan gelombang 3328,91 cm-1
untuk ikatan O-H dan
2917,65 cm-1
untuk ikatan C-H dan pada selulosa daun nanas yaitu 3332,51 cm-1
untuk ikatan OH dan 2913,36 cm-1
untuk ikatan C-H.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes merupakan suatu penyakit kronis dengan gangguan metabolisme yang
ditandai dengan hiperglikemia dikarenakan kelainan sekresi insulin, kerja insulin
maupun keduanya. Terapi yang dapat digunakan untuk mengendalikan kadar glukosa
dalam darah salah satunya dengan penghambatan aktivitas enzim α-glukosidase sehingga
dapat menunda penyerapan glukosa dan mengurangi peningkatan kadar glukosa darah.
Penggunaan bahan alam yang telah lama digunakan dan mempunyai potensi sebagai
antidiabetes adalah daun stevia (Stevia rebaudiana Bertoni). Tujuan penelitian ini adalah
untuk mengetahui aktivitas ekstrak etil asetat daun stevia dan isolat yang diperoleh yang
memiliki potensi sebagai penghambat enzim α-glukosidase. Tahapan penelitian yang
dilakukan meliputi pengujian aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase dari ekstrak
etil asetatsecara in vitro, kemudian dilakukan proses isolasi dengan metode kromatografi
yang dipandu dengan penentuan nilai IC50. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak
etil asetat dari hasil partisi memiliki aktivitas sebesar 43,43 ppm sedangkan isolat fraksi
etil asetat dari hasil kromatografi sebesar 39,42 ppm dan keduanya termasuk kedalam
kategori aktif. Hal ini menunjukkan bahwa isolat fraksi etil asetat daun stevia dari hasil
kromatografi memiliki aktivitas yang lebih baik dan berpotensi aktif dalam menghambat
enzim α-glukosidase dibandingkan dengan ekstrak etil asetat dari hasil partisi.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Antioksidan adalah suatu senyawa yang dapat mencegah dan
memperlambat kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas melalui
penghambatan mekanisme oksidatif. Daun salam memiliki aktivitas antioksidan
dengan kandungan senyawa flavonoid dan tanin. Penelitian ini bertujuan untuk
memperoleh nilai IC50 dari ekstrak etil asetat fraksi etil asetat daun salam
(Syzygium polyanthum (Wigh) Walp.). Metode yang digunakan pada penetuan
antioksidan adalah metode peredaman radikal 2,2 difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH).
Pada penelitian ini daun salam diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol
96% kemudian dipartisi dengan etil asetat dan air. Ektrak etil asetat daun salam
diuji aktivitas antioksidannya serta dilakukan pemisahan dengan metode
kromatografi Lapis Tipis dan Kolom, hingga diperoleh fraksi dan sub fraksi
terbaik berdasarkan persen hambatnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa
ekstrak etil asetat memiliki nilai IC50 sebesar 72,54 ppm (kuat) dan F.5.6
merupakan fraksi terbaik sebagai antioksidan dengan nilai IC50 sebesar 7,33 ppm
(sangat kuat). Pembanding yang digunakan yaitu vitamin C menunjukan nilai IC50
sebesar 5,52 ppm (sangat kuat). Antioksidan setelah fraksinasi memiliki aktivitas
lebih kuat dari ekstrak dengan katagori sangat kuat dan setara dengan vitamin C.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes melitus merupakan suatu kelompok gangguan metabolisme yang
ditandai dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena adanya kelainan
sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya, serta gangguan metabolisme
karbohidrat, lemak dan protein. Terapi diabetes melitus dapat menggunakan obat
antihiperglikemik oral golongan penghambatan enzim α-glukosidase dengan
menunda proses absorpsi glukosa ke dalam darah sehingga menurunkan
peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase ekstrak etil asetat daun teh hasil
fraksinasi dan membandingkan aktivitas yang lebih baik antara ekstrak etil asetat
dan isolat. Penelitian ini menggunakan ekstrak etil asetat daun teh hasil partisi,
kemudian diuji aktivitas hingga diperoleh nilai IC50. Ekstrak tersebut dipisahkan
dengan metode kromatografi kolom dan KLT hingga diperoleh fraksi dengan
aktivitas terbaik dalam menghambat enzim α-glukosidase. Hasil penelitian
menunjukan bahwa ekstrak etil asetat memperoleh nilai IC50 sebesar 45,00 ppm.
Fraksi terbaik diperoleh pada kromatografi kolom kedua dengan kode CSEA-2.1
dengan nilai IC50 41,51 ppm. Kesimpulannya fraksi hasil kromatografi kolom
memiliki aktivitas lebih baik dari eksttrak dalam menghambat enzim α-glukosidase.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun pepaya (Carica papaya L.) dan daun salam (Syzygium polyanthum (wight)
walp.) merupakan tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan. Daun pepaya
memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin dan tannin. Daun salam memiliki
kandungan flavonoid, saponin dan tannin. Flavonoid memiliki kemampuan sebagai
antioksidan untuk menghambat radikal bebas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui metabolit sekunder dan menentukan aktivitas antioksidan kombinasi dari
ekstrak etil asetat daun pepaya dan daun salam menggunakan metode perendaman
radikal bebas dengan DPPH. Ekstrak etil asetat daun pepaya, daun salam serta
kombinasinya dengan perbandingan 1:1, 1:3 dan 3:1 dibuat deret konsentrasi
5,10,25,50 dan 100 ppm dilarutkan dengan aquadest dan DPPH. Kemudian diukur
absorbannya menggunakan spektrofotometer UV-Vis pada panjang gelombang 515
nm. Ekstrak tunggal daun pepaya dan daun salam mempunyai nilai IC50 berturut-turut
sebesar 89,53 ppm dan 35.31 ppm sedangkan kombinasi ektrak etil asetat daun pepaya
dan daun salam 1:1, 1:3, 3:1 mempunyai IC50 sebesar 31,91 ppm, 23,98 ppm dan 28,24
ppm. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan
kombinasi ekstrak daun pepaya dan daun salam perbandingan 1:3 memiliki nilai IC50
lebih baik dari masing-masing ekstrak tunggal.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tanaman pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) merupakan salah satu tanaman obat
yang memiliki kandungan senyawa bioaktif flavonoid, alkaloid, saponin, tanin,
triterpenoid, dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak
etanol 70% herba pegagan menjadi sediaan gel facial wash dan menguji aktivitas
antioksidan. Herba pegagan dimaserasi dengan etanol 70%, dibuat sediaan gel
facial wash dengan variasi kosentrasi ekstrak 2,5; 5; dan 7,5% menjadi sediaan
facial wash dengan mutu fisik baik dan memiliki aktivitas antioksidan. Hasil
menunjukan ketiga formulasi memenuhi syarat mutu fisik sediaan dari parameter
uji organoleptis, homogenitas, pH, daya busa, dan daya sebar. Berdasarkan hasil
evaluasi yang dilakukan dari ketiga kosentrasi tersebut pada kosentrasi 5% dan
7,5% tidak memenuhi syarat viskositas yang baik. Hasil uji aktivitas antioksidan
menggunakan metode perendaman 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl (DPPH)
menunjukan formulasi gel facial wash dengan kosentrasi 7,5% memiliki nilai IC50
terbaik sebesar 100,243 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sedang.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun alpukat ( Persea americana Mill) merupakan tanaman yang sudah sejak
lama dikenal masyarakat Indonesia serta digunakan sebagai obat tradisional untuk
mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kolesterol. Kandungan
senyawa yang terdapat pada daun alpukat adalah polifenol, flavonoid, saponin,
kuersetin. Daun alpukat yang di ekstrak dengan metode infus, dipekatkan dan dibuat
deret konsentrasi hingga diperoleh persen hambat dan nilai IC50 kemudian
ditentukan kadar fenol, flavonoid dan steroidnya. Hasil penelitian menunjukan
bahwa ekstrak air daun alpukat mengandung senyawa fenolik dengan aktivitas
penurunan kadar kolesterol dengan nilai IC50 48.30ppm, kadar total fenol 201.1 mg
GAE/g, kadar total flavonoid 37.3 mgQE/g, kadar total steroid 92.06 mg/g sitosterol,
hasil tersebut menyatakan bahwa daun alpukat dapat dijadikan sebagai bahan baku
obat alternatif dalam menurunkan kadar kolesterol.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit degeneratif dengan
gangguan metabolik kronis yang dapat menyebabkan pankreas gagal
memproduksi cukup insulin (hormon yang mengatur gula darah atau
glukosa). Pada umunya pengobatan diabetes melitus menggunakan terapi
insulin dan berbagai obat-obatan sintetik, namun pengobatan tersebut
memiliki efek samping, maka perlu dicari alternatif lain dengan pengobatan
herbal. Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp) adalah salah satu
jenis tanaman yang dapat digunakan sebagai inhibitor α-glukosidase.
Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan menentukan kadar β-
sitosterol dari fraksi etil asetat daun salam yang memiliki aktivitas
penghambatan enzim α-glukosidase. Ekstrak diperoleh dengan metode
maserasi menggunakan etanol 96%. Kemudian dipartisi dengan pelarut etil
asetat dan air (1:1), setelah itu dilakukan pencarian sub fraksi etil asetat
dipisahkan dengan metode kromatografi kolom dan KLT serta dipandu
dengan aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase hingga diperoleh
isolat. Isolat diidentifikasi menggunakan spektro UV-Vis dan IR serta
ditentukan kadarnya. Hasil penelitian menujukkan bahwa isolat 4.5
merupakan β-sitosterol yang memiliki aktivitas IC50 sebesar 93,7 ppm
dalam menghambat enzim α-glukosidase, dengan kadar β-sitosterol 177,13
mg/gram.