Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: mutu fisik
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

UJI STABILITAS DIPERCEPAТ SEDIAAN LOTION JERAWAT DERMASHINE

2025Koleksi Perpustakaan

Lotion Jerawat digunakan untuk mengobati dan mencegah timbulnya jerawat terutama pada kulit berminyak dengan kandungan anti acne seperti acid salisil yang bersifat explolisasi untuk mengangkat kotoran, sel kulit mati yang menyumbat kulit sehingga mencegah timbulnya jerawat, Sulfur memiliki sifat antimikroba untuk mencegah peradangan pada jerawat, serta mengandung pelembab agar kulit wajah tidak menjadi kering. Sediaan lotion kemudian dilakukan uji stabilitas dengan metode uji stabilitas dipercepat diamati pada hari ke-1, 14, dan 21 meliputi uji organoleptik, uji pH, uji viskositas, uji homogenitas, dan uji daya sebar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas sediaan setelah terbuka. Hasil pada pengamatan hari ke-1, dan 14 pada uji organoleptik berwarna putih, berbau harum, dan bertekstur lembut, hari ke-21 pada uji organoleptik menunjukan perubahan warna menjadi putih susu, berbau apek, dan tekstur sedikit mencair. Uji pH pada hari ke-1, 14, dan 21 memiliki nilai pH 5. Uji viskositas pada hari ke-1 speed 30, 6.600 cps, ke speed 12, 13.250 cps, speed 6, 19.000 cps, speed 3, 27.33 cps, speed 1.5, 36.000 сps, hari ke-21 speed 30, 7.300 cps, speed 12, 13.83 cps, speed 6, 19.83 cps, speed 3, 30.33 cps, speed 1.5, 38.66 cps. Uji homogenitas hari ke-1, 14, dan 21 homogen. Uji daya sebar hari ke-1 suhu 250C 2,6 cm, suhu 40oC 2,6 cm, pada hari ke-21 suhu 250C 2,8 cm, suhu 400C 3 cm. Dari hasil penelitian Dermashine Acne Lotion/Lotion Jerawat dapat disimpulkan bahwa lotion memiliki kondisi stabil dan memenuhi persyaratan mutu fisik lotion

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN PADAT DARI EKSTRAK BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

2023Koleksi Perpustakaan

Paparan radikal bebas merupakan penyebab terjadinya masalah pada kulit. Antioksidan berperan untuk mengurangi masalah yang terjadi pada kulit. Ekstrak buah tomat (Solanum lycopersicum L.) memiliki aktivitas antioksidan karena memiliki kandungan senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi yang optimum dalam pembuatan sediaan sabun padat dari ekstrak buah tomat yang memiliki aktivitas antioksidan dengan mutu fisik yang baik. Buah tomat diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil penapisan fitokimia menunjukan ekstrak buah tomat mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Formulasi yang digunakan untuk pembuatan sabun padat yaitu ekstrak buah tomat 2,5%, NaOH 8,8%, akuades 28% dengan variasi konsentrasi minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak kelapa sawit dalam 3 formulasi F1 (1: 2: 3), F2 (2: 2: 2) dan F3 (3: 2: 1). Semua sediaan sabun padat menunjukan hasil evaluasi mutu fisik yang memenuhi persyaratan. Formulasi yang paling optimum berdasarkan hasil evalusi mutu fisik yaitu F1 dengan parameter uji yang digunakan yaitu uji organoleptik, pH, kadar air, stabilitas busa dan asam lemak bebas. Aktivitas antioksidan ekstrak buah tomat, sediaan sabun padat F1, F2, dan F3 masing-masing memiliki nilai IC50 sebesar 38,72 ppm, 41,68 ppm, 40,94 ppm, dan 40,78 ppm. Dari hasil uji aktivitas antioksidan sediaan, sabun padat F3 mempunyai aktivitas antioksidan paling baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI SEDIAAN MASKER GEL PEEL-OFF DARI EKSTRAK DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

2023Koleksi Perpustakaan

Daun bayam merah (Amarantus tricolor L.) mengandung komponen antioksidan termasuk betalain (pigmen warna nabati), karotenoid, vitamin C, flavonoid dan polifenol. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai IC50 pada ekstrak daun bayam merah dan memformulasikan ekstrak etanol daun bayam merah menjadi sediaan masker gel peel-off dengan mutu fisik yang baik dan memilki aktivitas antioksidan. Daun bayam merah dimaserasi dengan pelarut etanol 96% hingga diperoleh ekstrak, sediaan masker gel peel-off dibuat dengan variasi konsentrasi yaitu 1%(FI), 1,25%(FII) dan 1,50%(FIII). FI dan FII memiliki nilai IC50 termasuk dalam kategori lemah sedangkan FIII memiliki nilai IC50 yang termasuk dalam kategori sedang. Nilai IC50 ekstrak, FI, FII, dan FIII berturut-turut adalah 128,279, 291,346, 270,624 dan 245,695 ppm. Berhubungan dengan diantara ketiga formula pada FI memiliki mutu fisik yang baik dari parameter uji organoleptis, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas, homogenitas dan waktu mengering. Sedangkan sediaan dengan aktivitas antioksidan tertinggi adalah FIII.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN UJI STABILITAS FISIK SEDIAAN GEL DARI BIJI BUAH AREN (Arenga pinnata (Wurmb) Merr)

2023Koleksi Perpustakaan

Biji buah aren atau endosperm buah aren yang biasanya dikenal masyarakat dengan sebutan kolang-kaling. Pada kolang-kaling terkandung senyawa alkaloid dan flavonoid yang mempunyai aktivitas sebagai analgetik dan antiinflamasi. Penelitian ini dilakukan karena sediaan gel dari kolang-kaling memiliki potensi untuk dijadikan produk paten yang dapat dikembangkan sebagai obat di ranah industri kefarmasian. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendapatkan formula sediaan gel dari kolang-kaling dengan mutu fisik yang baik selama pengujian stabilitas metode dipercepat dari variasi konsentrasi kolang-kaling F1(10%), F2(20%), dan F3(30%). Dilakukan pengujian stabilitas fisik yang meliputi: Organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, dan viskositas dengan waktu penyimpanan selama 28 hari pada suhu 4°C, 25°C, dan 40°C. Hasil pengujian yang telah dilakukan diketahui bahwa kolang-kaling dapat diformulasikan ke dalam bentuk sediaan gel dan menghasilkan formula dengan mutu fisik yang baik selama pengujian stabilitas yaitu pada F1 konsentrasi kolang-kaling 10% terhadap suhu 4°C dan 25°C selama 28 hari penyimpanan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN STABILITAS FISIK SEDIAAN SABUN MANDI CAIR EKSTRAK ETANOL 70% DAUN AFRIKA (Gymnanthemum amygdalinum Del.)

2023Koleksi Perpustakaan

Daun afrika (Gymnanthemum amygdalinum Del.) merupakan salah satu tanaman yang digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol 70% daun afrika menjadi sabun mandi cair dengan variasi konsentrasi 1% (F1), 3% (F2) dan 6% (F3) yang stabil secara fisik dan disukai oleh panelis. Hasil pengujian fitokimia ekstrak etanol 70% daun afrika mengandung senyawa yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Dilakukan pengujian stabilitas mutu fisik untuk mengetahui konsentrasi yang paling baik dalam sediaan sabun mandi cair. Uji stabilitas fisik sediaan sabun cair meliputi : organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa sabun mandi cair daun afrika dilakukan selama 28 hari pada suhu 4 ̊C, 25 ̊C dan 40 ̊C. Hasil pengujian stabilitas fisik sabun mandi cair ekstrak etanol 70% daun afrika setiap formula stabil dalam suhu 25 ̊C dan formula terbaik serta disukai oleh panelis dari parameter warna, bau dan tekstur yaitu formula 1.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SEDIAAN GEL FACIAL WASH EKSTRAK ETANOL 70% HERBA PEGAGAN (Centella asiatica (L.) Urb)

2023Koleksi Perpustakaan

Tanaman pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki kandungan senyawa bioaktif flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, triterpenoid, dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol 70% herba pegagan menjadi sediaan gel facial wash dan menguji aktivitas antioksidan. Herba pegagan dimaserasi dengan etanol 70%, dibuat sediaan gel facial wash dengan variasi kosentrasi ekstrak 2,5; 5; dan 7,5% menjadi sediaan facial wash dengan mutu fisik baik dan memiliki aktivitas antioksidan. Hasil menunjukan ketiga formulasi memenuhi syarat mutu fisik sediaan dari parameter uji organoleptis, homogenitas, pH, daya busa, dan daya sebar. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan dari ketiga kosentrasi tersebut pada kosentrasi 5% dan 7,5% tidak memenuhi syarat viskositas yang baik. Hasil uji aktivitas antioksidan menggunakan metode perendaman 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl (DPPH) menunjukan formulasi gel facial wash dengan kosentrasi 7,5% memiliki nilai IC50 terbaik sebesar 100,243 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sedang.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI MUTU FISIK DAN STABILITAS SEDIAAN HAND SANITIZER CAIR EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum (Burm.F) Alston)

2022Koleksi Perpustakaan

Hand sanitizer cair adalah sediaan dengan berbagai kandungan yang cepat membunuh mikroorganisme yang ada di kulit tangan. Ekstrak etanol daun jambu air (Syzygium aqueum (Burm.f) Alston) sudah diketahui berpotensi besar sebagai antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula sediaan hand sanitizer ekstrak daun jambu air yang menghasilkan mutu fisik dan stabilitas terbaik dari variasi konsentrasi ekstrak. Metode penelitian ini adalah pengujian fitokimia daun jambu air dan formulasi hand sanitizer cair ekstrak etanol 96% daun jambu air Syzygium aquem (Brum.f) Alston) dengan lima formulasi sediaan hand sanitizer yaitu F1 (kontrol negatif), F2 (5%), F3 (10%), F4 (15%), dan F5 (kontrol positif). Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap sediaan hand sanitizer cair meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, cycling test, dan stabilitas pada suhu penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak daun jambu air mengandung senyawa flavonoid, saponin, fenol, dan tannin. Pada F2 dengan konsentrasi 5% menghasilkan pH yaitu sebesar 4,5 memenuhi syarat standar pH kulit, sedangkan pada pengujian homogenitas tidak ada yang memenuhi persyataran homogenitas. Pada uji stabilitas dengan metode cycling test dan stabilitas suhu penyimpanan semua parameter pengujian mutu fisik menghasilkan tidak ada perubahan secara signifikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI KRIM PERONA PIPI DARI EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan L) SEBAGAI PEWARNA ALAMI KOSMETIK

2022Koleksi Perpustakaan

Perona pipi merupakan salah satu kosmetika dekoratif yang digunakan untuk memberikan warna rona pada pipi. Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan pewarna alami adalah kayu secang (Caesalpinia sappan L). Ekstrak kayu secang dapat memberikan warna merah sampai dengan merah keunguan karena mengandung pigmen brazilein. Tujuan penelitian ini membuat sediaan krim perona pipi dari ekstrak kayu secang dan mengevaluasi mutu fisik sediaan serta menguji kesukaan (hedonik). Ekstrak kayu secang diperoleh dengan cara infusa dan metode freeze drying. Sediaan krim perona pipi dibuat 3 formula dengan konsentrasi 2,5%, 3%, dan 3,5% ekstrak kering kayu secang. Hasil pengujian organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar dan viskositas menunjukkan mutu fisik yang baik sesuai dengan SNI (16-4399-1996). Hasil pengujian hedonik menunjukkan bahwa sediaan krim perona pipi dengan ekstrak kayu secang konsentrasi 3,5% yang paling disukai.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail