BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Tanaman pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) merupakan salah satu tanaman obat
yang memiliki kandungan senyawa bioaktif flavonoid, alkaloid, saponin, tanin,
triterpenoid, dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak
etanol 70% herba pegagan menjadi sediaan gel facial wash dan menguji aktivitas
antioksidan. Herba pegagan dimaserasi dengan etanol 70%, dibuat sediaan gel
facial wash dengan variasi kosentrasi ekstrak 2,5; 5; dan 7,5% menjadi sediaan
facial wash dengan mutu fisik baik dan memiliki aktivitas antioksidan. Hasil
menunjukan ketiga formulasi memenuhi syarat mutu fisik sediaan dari parameter
uji organoleptis, homogenitas, pH, daya busa, dan daya sebar. Berdasarkan hasil
evaluasi yang dilakukan dari ketiga kosentrasi tersebut pada kosentrasi 5% dan
7,5% tidak memenuhi syarat viskositas yang baik. Hasil uji aktivitas antioksidan
menggunakan metode perendaman 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl (DPPH)
menunjukan formulasi gel facial wash dengan kosentrasi 7,5% memiliki nilai IC50
terbaik sebesar 100,243 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sedang.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Jerawat (Acne vulgaris) merupakan permasalahan fisik yang banyak
dialami pada masa remaja. Salah satu penyebab jerawat karena adanya
aktivitas bakteri Propionibacterium acne (P.acnes). Pengobatan jerawat
menggunakan antibiotik dalam jangka panjang dapat menimbulkan
iritasi dan resistensi pada kulit wajah. sehingga dibutuhkan alternatif
lain berasal dari bahan alam. Kulit buah pisang Ambon Musa
acuminata Colla (Group AAA)) tumbuhan berkhasiat sebagai
antibakteri pada penelitian ini digunakan bagian kulit buah pisang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas sediaan gel facial
wash yang mengandung ekstrak kulit buah pisang Ambon dengan
variasi konsentrasi ekstrak 3%, 6%, dan 9%. Selanjutnya dibuat
formulasi dengan zona hambat terbaik. Dilakukan evaluasi mutu fisik
sediaan gel facial wash meliputi uji organoleptik, uji homogentias, uji
pH, uji daya busa, uji daya sebar, uji viskositas dan uji stabilitas sediaan
.Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi 9% ekstrak etanol 96% kulit
buah pisang ambon memiliki aktivitas antibakteri terhadap
Propionibacterium acne yang paling besar. Nilai zona hambat ekstrak
etanol 96% kulit buah pisang ambon 3%, 6%, dan 9% berturut – turut
6,13 mm ; 11,42 mm; dan 14,22 mm. Sediaan gel facial wash
konsentrasi 9% ekstrak etanol 96% kulit buah pisang ambon memiliki
zona hambat sebesar 15,24 mm. Hasil menunjukkan bahwa semakin
besar konsentrasi ekstrak maka semakin besar nilai daerah zona hambat
yang terbentuk.