FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN PADAT DARI EKSTRAK BUAH TOMAT (Solanum lycopersicum L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN
Paparan radikal bebas merupakan penyebab terjadinya masalah pada kulit. Antioksidan berperan untuk mengurangi masalah yang terjadi pada kulit. Ekstrak buah tomat (Solanum lycopersicum L.) memiliki aktivitas antioksidan karena memiliki kandungan senyawa flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi yang optimum dalam pembuatan sediaan sabun padat dari ekstrak buah tomat yang memiliki aktivitas antioksidan dengan mutu fisik yang baik. Buah tomat diekstraksi dengan cara maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil penapisan fitokimia menunjukan ekstrak buah tomat mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Formulasi yang digunakan untuk pembuatan sabun padat yaitu ekstrak buah tomat 2,5%, NaOH 8,8%, akuades 28% dengan variasi konsentrasi minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak kelapa sawit dalam 3 formulasi F1 (1: 2: 3), F2 (2: 2: 2) dan F3 (3: 2: 1). Semua sediaan sabun padat menunjukan hasil evaluasi mutu fisik yang memenuhi persyaratan. Formulasi yang paling optimum berdasarkan hasil evalusi mutu fisik yaitu F1 dengan parameter uji yang digunakan yaitu uji organoleptik, pH, kadar air, stabilitas busa dan asam lemak bebas. Aktivitas antioksidan ekstrak buah tomat, sediaan sabun padat F1, F2, dan F3 masing-masing memiliki nilai IC50 sebesar 38,72 ppm, 41,68 ppm, 40,94 ppm, dan 40,78 ppm. Dari hasil uji aktivitas antioksidan sediaan, sabun padat F3 mempunyai aktivitas antioksidan paling baik.