Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: ekstrak etanol
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

POTENSI KOMBINASI EKSTRAK ETANOL 96% RIMPANG KUNYIT (Curcuma longa L.) DAN DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) SEBAGAI ANTIKOLESTEROL

2023Koleksi Perpustakaan

Upaya penurunan kadar kolesterol darah yang tinggi pada penderita hiperkolesterolmia dapat dilakukan dengan menggunakan bahan alam yang mengandung zat antikolesterol. Bahan alam yang biasa digunakan sebagai obat tradisional ialah rimpang kunyit dan daun salam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi antikolesterol ekstrak etanol 96% rimpang kunyit (Curcuma longa L.) dan daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) baik ekstrak tunggal maupun kombinasinya. Ekstrak etanol 96% kedua bahan tanaman diperoleh dengan metode maserasi. Kandungan golongan senyawa aktif ekstrak diuji secara kualitatif melalui uji fitokimia. Potensi ekstrak sebagai antikolesterol diuji dengan pereaksi Lieberman Burchard dan diukur dengan spektrofotometer, hingga diperoleh nilai konsentrasi ekstrak yang dapat menghambat 50% kolesterol (IC50). Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak rimpang kunyit dan daun salam mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan fenol. Kandungan golongan senyawa antikolesterol pada ekstrak rimpang kunyit lebih baik (53,25%) dibandingkan ekstrak daun salam (43,61%). Hasil uji potensi antikolesterol menunjukkan ekstrak kunyit memiliki potensi antikolesterol (IC50 = 83,179 ppm) yang lebih baik dari pada ekstrak daun salam (IC50 = 88,288 ppm). Sedang pada kombinasi ekstrak kunyit dan daun salam 1:1 (IC50 = 82,714 ppm) mempunyai potensi antikolesterol yang lebih baik daripada kombinasi 1:3 (IC50 = 282,957 ppm) dan 3:1 (IC50 = 96,713ppm). Secara keseluruhan potensi antikolesterol kombinasi ekstrak kunyit dan daun salam 1:1 lebih baik dari ekstrak tunggalnya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK DAUN MIMBA (Azadirachta indica A. Juss) MENGGUNAKAN METODE PENAMBATAN RADIKAL BEBAS

2023Koleksi Perpustakaan

Hampir semua bagian tumbuhan mimba (Azadirachta indica A. Juss) memiliki banyak kegunaan bahan obat alami untuk berbagai penyakit, seperti antiinflamasi, antirematik, antipiretik, antikanker, dan sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder dan menentukan aktivitas antioksidan pada ekstrak daun mimba. Ekstrak daun mimba diperoleh melalui maserasi bertingkat serbuk simplisia daun mimba dengan pelarut etanol 96%, etil asetat, dan n-heksan. Kandungan metabolit sekunder tiap ekstrak diidentifikasi melalui uji fitokimia dan aktivitas antiokiden tiap ekstrak ditetapkan dengan metode penambatan radikal bebas atau metode DPPH (2,2- diphenyl-1-picrylhydrazyl). Hasil penelitian menunjukkan uji fitokimia pada ekstrak etanol 96% pada akhir maserasi bertingkat positif lebih banyak mengandung jenis metabolit sekunder bersifat polar (alkaloid, fenol, flavonoid, saponin, dan tanin) dari pada yang non polar (triterpenoid dan steroid). Sebagian metabolit sekunder polar juga sudah terekstrak lebih dahulu oleh pelarut etil asetat dan n-eksan (alkaloid dan fenol). Hasil penetapan aktivitas antioksidan daun mimba pada ekstrak etanol 96%, etil asetat dan n-heksan berturut-turut memiliki nilai IC50 sebesar 79,918 ppm, 81,238 ppm, dan 73,952 ppm. Nilai IC50 semua ekstrak tergolong kuat. Sedang nilai IC50 Vitamin C yang menjadi pembanding sebesar 3,738 ppm tergolong sangat kuat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI DAN UJI STABILITAS KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN

2022Koleksi Perpustakaan

Krim merupakan bentuk sediaan setengah padat, berupa emulsi kental mengandung tidak kurang dari 60% air, dimaksudkan untuk pemakaian luar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui stabilitas sediaan krim ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia L) dengan metode cycling test dan untuk evaluasi sediaan krim ekstrak etanol daun mengkudu (Morinda citrifolia L) sebagai antioksidan. Pembuatan ekstrak menggunakan metode maserasi, Maserasi bertujuan untuk menarik zat-zat berkhasiat oleh pelarut, dengan prinsip meode pencapaian konsentrasi pada keseimbangan. Krim antioksidan dibuat menjadi 3 formulasi dengan konsentrasi ekstrak yang berbeda-beda yaitu Formulasi 1 (0,5g) Formulasi 2 (1g) Formulasi 3 (1,5g). Formulasi krim ektrak etanol daun mengkudu memenuhi persyaratan evaluasi krim, meliputi pengujian kadar air, organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, diameter globul, kecuali uji daya sebar. Formulasi krim ekstrak etanol daun mengkudu dengan uji evaluasi sediaan memiliki hasil: kadar air 3,64%, homogenitas: homogen, pH 5,34, daya sebar 3,53 cm, daya lekat 30,90 detik, diameter globul 2,851, antioksidan 24,56ppm. Hasil uji stabilitas (Cycling test) homogenitas dan organoleptis pada F1,F2,dan F3 yaitu warna coklat kehijauan, bau khas aromatik, Bentuk kental/semi solid, homogenitas homogen, pH cycling test F1 5,04, F2 4,98, F3 4,99 . Hasil uji antioksidan yaitu kontrol negatif 730ppm, F1 71,41ppm, F2 59,13ppm, F3 24,56ppm, dan kontrol negatif 10,48ppm.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

TOKSISITAS KOMBINASI EKSTRAK ETANOL 96%DAUN SIRSAK (Annona mucirata) DAN DAUN JOHAR (Senna siamea) DENGAN METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST

2022Koleksi Perpustakaan

Daun sirsak merupakan tumbuhan suku Annonaceae dan daun johar merupakan tumbuhan suku Fabaceae yang mempunyai potensi sebagai obat antikanker, karena pada daun sirsak dan daun johar mengandung senyawa flavonoid, flavonoid adalah senyawa Fenolik yang terdapat pada pigmen tumbuh- tumbuhan yang diduga berpotensi sebagai antikanker. Uji toksisitas digunakanuntuk mendeteksi potensi senyawa antikanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai toksisitas dari masing-masing ekstrak dan kombinasi antara daun sirsak dan daun johar. Uji toksisitas menggunakan metode (BSLT) Brine Shrimp Lethality Test dengan Artemia Salina L sebagai bioindikator. Parameter yang digunakan adalah LC50 (Lethality concentration). Nilai LC50 dari ekstrak tunggal daun sirsak dan daun johar yang diperoleh sebesar 297,16 ppm, 256,44 ppm, dan untuk kombinasi 1:1,1:3,3:1, diperoleh sebesar 129,41; 172,16 dan 67,764 ppm. Hasil penelitian ini menunjukan masing-masing ekstrak tunggal dan kombinasi 1:1,1:3 termasuk kategori toksik sedang, untuk kombinasi 3:1 termasuk kategori sangat toksik. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kelima sampel tersebut memiliki potensi sebagai antikanker.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

STANDARDISASI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN YAKON (Smallanthus sonchifolius (Poepp) H.Rob) DARI PERKEBUNAN DI WONOSOBO

2022Koleksi Perpustakaan

Daun yakon merupakan tanaman yang berasal dari pegunungan Andes yang memiliki khasiat sebagai anti diabetes, anti oksidan, dan lain-lain, daun yakon dapat digunakan sebagai bahan baku untuk obat herbal alternatif. agar bahan baku tersebut sesuai dengan persyaratan mutu, maka dilakukan standardisasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai standar mutu serta identitas dari ekstrak etanol 96% daun yakon yang mengacu kepada Farmakope Herbal Indonesia. Metode yang dilakukan meliputi beberapa tahap antara lain, persiapan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi, perhitungan rendemen, penapisan fitokimia, perhitungan bobot jenis ekstrak, penetapan kadar air dengan metode gravimetri, pengujian angka logam berat Pb dan Cd menggunakan metode spektrofotometri, dan pengujian cemaran mikroba angka lempeng total dan angka kapang khamir. Hasil dari penelitian ini menyebutkan bahwa ekstrak etanol daun yakon memiliki kandungan fitokimia alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid dengan nilai rendemen 9,59%, kadar total flavonoid sebesar 8,432 mg QE/g Ekstrak, kadar abu total sebanyak 5,59%, kadar air 3,6%, kadar logam Pb dan Cd tidak terdeteksi, angka lempeng total dan angka kapang khamir negatif. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ekstrak etanol 96% daun yakon yang berasal dari perkebunan di Wonosobo memenuhi standar mutu untuk dapat dijadikan sebagai bahan obat herbal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail