BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Kolesterol merupakan lipid amfipatik membentuk komponen struktural esensial
yang terdapat pada lapisan eksternal membran sel dan merupakan lipoprotein
plasma. Masyarakat modern memiliki pola makan yang tidak teratur dan
cenderung mengkonsumsi makanan cepat saji dan merokok sehingga
menyebabkan kadar kolesterol dalam darah tidak terkendali. Beberapa tumbuhan
dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol secara in vitro diantaranya ialah
daun Yakon. Tujuan penelitian ini adalah menentukan penghambatan
pembentukan kolesterol, mengetahui kadar total fenol, flavonoid, dan kadar total
fitosterol ekstrak daun yakon dari hasil maserasi bertingkat. Pengujian
penghambatan pembentukan kolesterol dilakukan secara in vitro menggunakan
Spektrofotometri UV-Vis (Shimadzu UV mini-1240) pada panjang gelombang
672 nm. Hasil pengujian aktivitas penghambatan pembentukan kolesterol
menunjukan nilai IC50 paling aktif yaitu ekstrak etanol 96% sebesar 5,943 ppm
dengan kadar total fenol sebesar 478,85 mg GAE/g, flavonoid sebesar 47,47368
mgQE/g dan kadar total sterol sebesar 241,9312 mg/g β-sitosterol.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Daun yakon merupakan tanaman yang berasal dari pegunungan Andes yang
memiliki khasiat sebagai anti diabetes, anti oksidan, dan lain-lain, daun yakon dapat
digunakan sebagai bahan baku untuk obat herbal alternatif. agar bahan baku
tersebut sesuai dengan persyaratan mutu, maka dilakukan standardisasi. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui nilai standar mutu serta identitas dari ekstrak etanol
96% daun yakon yang mengacu kepada Farmakope Herbal Indonesia. Metode yang
dilakukan meliputi beberapa tahap antara lain, persiapan simplisia, ekstraksi dengan
metode maserasi, perhitungan rendemen, penapisan fitokimia, perhitungan bobot
jenis ekstrak, penetapan kadar air dengan metode gravimetri, pengujian angka
logam berat Pb dan Cd menggunakan metode spektrofotometri, dan pengujian
cemaran mikroba angka lempeng total dan angka kapang khamir. Hasil dari
penelitian ini menyebutkan bahwa ekstrak etanol daun yakon memiliki kandungan
fitokimia alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid dengan nilai
rendemen 9,59%, kadar total flavonoid sebesar 8,432 mg QE/g Ekstrak, kadar abu
total sebanyak 5,59%, kadar air 3,6%, kadar logam Pb dan Cd tidak terdeteksi,
angka lempeng total dan angka kapang khamir negatif. Kesimpulan dari penelitian
ini bahwa ekstrak etanol 96% daun yakon yang berasal dari perkebunan di
Wonosobo memenuhi standar mutu untuk dapat dijadikan sebagai bahan obat
herbal.