BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Hiperglikemik adalah keadaan glukosa darah meningkat sampai di atas 200 mg/dl.
Nektar ialah cairan manis yang dihasilkan dari kelenjar nektaris tanaman pada
bunga, daun, dan batang. Nektar mengandung laktosa, galaktosa, dan fruktosa
dalam jumlah sedikit. Nektar juga mengandung ion K+, antioksidan asam askorbat,
lipid fenol, dan alkaloid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa
kimia yang terkandung di dalam nektar cair, perubahan kadar glukosa darah pada
tikus dengan dosis nektar cair 0,09 ml/200 gram, 0,18 ml/200 gram, 0,27 ml/200
gram. Tikus diukur kadar glukosa darah normal kemudian diiduksi dengan aloksan
sebanyak 120 mg/KgBB. Setelah hari ke-3 tikus diukur kembali kadar glukosa
darah kemudian tikus yang sudah memiliki kadar glukosa >200 mg/dl diberikan
perlakuan nektar cair dan metformin. Kadar glukosa darah diukur kembali pada hari
ke-10 dan 17 setelah pemberian perlakuan. Hasil penelitian menunjukan nektar cair
mengandung golongan senyawa kimia alkaloid dan flavonoid. Hasil uji
antihiperglikemik menunjukan bahwa nektar cair dapat menurunkan kadar glukosa
darah, dimana penurunan yang paling tinggi terdapat pada dosis 2 sebesar 72,30%
dibanding kontrol positif sebesar 57,58% dan kontrol negatifsebesar 14,82%. Hasil
analisis data yang diperoleh menunjukan hasil tidak ada perbedaan yang signifikan
terhadap perlakuan dan kontrol.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Nektar cair diperoleh dari nira kelapa yang diolah menjadi nektar cair
dengan cara dievaporasi. Nektar cair memiliki kandungan sukrosa yang apabila
teroksidasi dapat menyebabkan perubahan sifat fisika. Tujuan dari penelitian ini
yaitu untuk menentukan stabilitas nektar cair dalam kurun waktu 4 minggu pada
suhu dingin (4°C), suhu ruang (25°C), dan suhu panas (40°C). Parameter
pengujian stabilitas fisika meliputi organoleptik, pH, dan viskositas yang
dilakukan pengamatan tiap minggu. Hasil pengujian yang telah dilakukan selama
4 minggu, nektar cair stabil jika disimpan pada suhu ruang (25°C) dengan nilai pH
awal 5,58 dan nilai pH akhir 4,95 serta viskositas awal dengan nilai 900 cps dan
nilai viskositas akhir 575 cps.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Minuman probiotik dengan bahan dasar sari buah mampu di konsumsi oleh
orang yang intoleran terhadap susu, alergi dan vegetarian. Teknik enkapsulasi
dapat meningkatkan viabilitas bakteri probiotik pada saat berada dalam kondisi
asam lambung. Matriks maltodextrin – alginat merupakan polimer yang biasa
digunakan pada pembuatan enkapsulasi probiotik. Tujuan penelitian ini untuk
mengetahui kemampuan malodextrin – alginat dalam mempertahankan viabilitas
L.plantarum dalam sari buah sirsak (Annona muricata L) terhadap simulasi cairan
asam lalmbung. Penelitian ini diawali dengan mencampurkan suspensi bakteri ke
dalam matriks maltodextrin – alginat sebagai bahan penyalut, selanjutnya dilakukan
metode ekstruksi, kemudian kapsul probiotik di campurkan ke dalam sari buah
sirsak untuk di uji viabilitasnya dalam simulasi cairan asam lambung. Jumlah
L.plantarum viabilitas yang terenkapsulasi dalam matriks maltodekstrin – alginat
pada konsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 berturut – turut yaitu 8,2 x 1010 CFU/gram, 7,6 x
1010 CFU/gram dan 7,3 x 1010 CFU/gram. Nilai efisiensi untuk ketiga konsentrasi
1:1, 2:1 dan 3:1 yaitu kurang dari 1%. Selain dilakukan uji terhadap cairan simulasi
asam lambung kapsul probiotik dengan koonsentrasi 1:1, 2:1 dan 3:1 mampu
mempertahankan viabilitas sebesar 3,2 x 109 CFU/mL, 3,6 x 109 CFU/mL dan 3,4 x
109 CFU/mL. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa teknik
enkapsulasi L.plantarum dengan bahan polimer maltodekstrin – alginiat dalam sari
buah sirsak probiotik mampu mempertahankan jumlah sel L.plantarum setelah diuji
terhadap cairan asam lambung.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kombucha adalah minuman fermentasi dari campuran bakteri dan jamur
yang disebut SCOBY (Symbiotic culture of bactery and yest) dengan tambahan
gula sebagai nutrien. Daun sirsak ( Annona muricata L.) merupakan tumbuhan
yang memiliki kandungan fenol yang cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan dari kombucha daun sirsak cair
dan kombucha daun sirsak serbuk dan menentukan karakteristik (golongan
metabolit, total fenol, kadar vitamin C, total asam, nilai pH, total gula, dan persen
kelarutan) kombucha daun sirsak cair dan kombucha daun sirsak serbuk.
Penelitian ini membuat kombucha daun sirsak dengan konsentrasi 100g/2000ml
yang dipengaruhi suhu ruang ± 25°C dengan lama waktu fermentasi 8 hari.
Pengamatan dilakukan terhadap uji fitokimia,total fenol, total asam, total vitamin
C, total gula, pH, kelaruran, uji antiokidan. Kombucha daun sirsak cair dan serbuk
dapat meredam radikal bebas DPPH masing-masing sebesar 11,93 % dan 4,48 %.
Kombucha daun sirsak cair mengandung golongan alkaloid, saponin, tannin,
steroid, kadar total fenol sebesar 199,92 ppm, kadar vitamin C sebesar 0,85
(mg/100ml), total asam sebesar 0,435 % , nilai pH sebesar 4, total gula sebesar
0,045 ppm, dan larut sempurna. Kombucha daun sirsak serbuk mengandung
golongan saponin, tannin, kadar total fenol sebesar 198,78 ppm, kadar vitamin C
sebesar 0,73 (mg/100ml), total asam sebesar 0,390 %, nilai pH sebesar 4, total
gula sebesar 0,028 ppm, dan persentase kelarutan sebesar 99,87%. Kombucha
daun sirsak memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan kombucha
daun sirsak serbuk.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Daun afrika (Gymnanthemum amygdalinum Del.) merupakan salah satu
tanaman yang digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk
memformulasikan ekstrak etanol 70% daun afrika menjadi sabun mandi cair
dengan variasi konsentrasi 1% (F1), 3% (F2) dan 6% (F3) yang stabil secara
fisik dan disukai oleh panelis. Hasil pengujian fitokimia ekstrak etanol 70%
daun afrika mengandung senyawa yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin.
Dilakukan pengujian stabilitas mutu fisik untuk mengetahui konsentrasi yang
paling baik dalam sediaan sabun mandi cair. Uji stabilitas fisik sediaan sabun
cair meliputi : organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa sabun
mandi cair daun afrika dilakukan selama 28 hari pada suhu 4 ̊C, 25 ̊C dan 40 ̊C.
Hasil pengujian stabilitas fisik sabun mandi cair ekstrak etanol 70% daun afrika
setiap formula stabil dalam suhu 25 ̊C dan formula terbaik serta disukai oleh
panelis dari parameter warna, bau dan tekstur yaitu formula 1.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Diare adalah terjadinya buang air besar, konsistensi cairan ekskresi lebih
tinggi dari biasanya, dan frekuensi ekskresi lebih dari tiga kali dalam waktu 24
jam. Diare juga merupakan penyakit yang disebabkan oleh lingkungan, yang
disebabkan oleh infeksi mikroba, seperti bakteri, virus, parasit, protozoa, dan
menyebar melalui fecal-oral route (WHO). Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui gambaran pengobatan pada pasien diare pediatrik di ruang rawat inap,
dengan indikasi yang benar, pilihan obat yang tepat, dosis yang tepat, dan cara
pemberian MIMS 2019 yang benar. Penelitian menggunakan desain cross- sectional (penampang lintang) untuk pengambilan sampel dari keseluruhan desain, dan 116 pasien memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di antara 116 pasien diare, 78 (67%) lebih mungkin memiliki
anak laki-laki daripada 38 (33%) (distribusi usia terbesar antara 0 dan 5 tahun).
Sebanyak 73 pasien (63%).Profil terapi penggunaan obat diare di rawat inap RSIA
Sammarie Basra Jakarta adalah cairan elektrolit, zink, dan probiotik merupakan
terapi utama yang diberikan 100%. Evaluasi ketepatan dosis menunjukkan pada
aspek tepat tepat indikasi 100%, tepat pemilihan obat 100%, tepat dosis 87,89%,
dan tepat cara pemberian 100%.