EFEK NEKTAR CAIR TERHADAP PERUBAHAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA TIKUS HIPERGLIKEMIK
Hiperglikemik adalah keadaan glukosa darah meningkat sampai di atas 200 mg/dl. Nektar ialah cairan manis yang dihasilkan dari kelenjar nektaris tanaman pada bunga, daun, dan batang. Nektar mengandung laktosa, galaktosa, dan fruktosa dalam jumlah sedikit. Nektar juga mengandung ion K+, antioksidan asam askorbat, lipid fenol, dan alkaloid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa kimia yang terkandung di dalam nektar cair, perubahan kadar glukosa darah pada tikus dengan dosis nektar cair 0,09 ml/200 gram, 0,18 ml/200 gram, 0,27 ml/200 gram. Tikus diukur kadar glukosa darah normal kemudian diiduksi dengan aloksan sebanyak 120 mg/KgBB. Setelah hari ke-3 tikus diukur kembali kadar glukosa darah kemudian tikus yang sudah memiliki kadar glukosa >200 mg/dl diberikan perlakuan nektar cair dan metformin. Kadar glukosa darah diukur kembali pada hari ke-10 dan 17 setelah pemberian perlakuan. Hasil penelitian menunjukan nektar cair mengandung golongan senyawa kimia alkaloid dan flavonoid. Hasil uji antihiperglikemik menunjukan bahwa nektar cair dapat menurunkan kadar glukosa darah, dimana penurunan yang paling tinggi terdapat pada dosis 2 sebesar 72,30% dibanding kontrol positif sebesar 57,58% dan kontrol negatifsebesar 14,82%. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukan hasil tidak ada perbedaan yang signifikan terhadap perlakuan dan kontrol.