BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Infusa merupakan sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi serbuk simplisia dengan air pada suhu 90°C selama 15 menit. Perpaduan bunga rosella dengan stevia dapat dimanfaatkan sebagai minuman kesehatan yang mengandung lebih banyak antioksidan yaitu dengan diolah menjadi “Teh kombucha” merupakan produk fungsional hasil fermentasi larutan teh menggunakan starter mikroba SCOBY (Symbiotic Culture of Bacterial and Yeast). Tujuan penelitian ini yaitu menentukan golongan senyawa metabolit sekunder, menentukan aktivitas antioksidan serta karakteristik infusa dan kombucha. Infusa serta kombucha bunga Rosella dan stevia
dibuat dengan berbagai konsentrasi yaitu 20-100 g/L dengan waktu fermentasi selama 8 hari. Paramater uji yang dilakukan terhadap infusa serta kombucha meliputi penentuan metabolit sekunder dengan uji fitokimia, uji pH, total asam titrasi, total fenol serta aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode peredaman radikal bebas DPPH. Metabolit sekunder yang terkandung pada infusa bunga rosella dan stevia adalah
flavonoid, saponin dan tanin, sedangkan pada kombuchanya terkandung flavonoid dan saponin. Infusa dan kombucha bunga rosella dan stevia memiliki aktivitas peredaman radikal bebas DPPH berturut-turut dengan nilai IC75 54,73 g/L dan 28,23 g/L. Infusa dan kombucha bunga rosella dan stevia mempunyai nilai pH 3-4. Total asam tertitrasi pada infusa dan kombucha bunga rosella dan stevia masing-masing sebesar 3,12%-
4,42%, dan 3,97%-5,82%. Kadar total fenol kombucha lebih tinggi dibandingkan dengan infusanya yaitu sebesar 18,580-25,378 mg/g GAE. Oleh sebab itu, kombucha bunga rosella dan stevia mempunyai aktivitas antioksidan, total fenol, dan total asam yang lebih tinggi dibandingkan sediaan infusanya.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Infusa adalah sediaan cair yang dibuat dengan mengekstraksi simplisia dan air
pada bunga rosela dan stevia dapat menurunkan kadar gula darah pada suhu 90°C
selama 15 menit. Bunga rosella dan daun stevia dapat dimanfaatkan sebagai
minuman Kesehatan yang dapat berpotensi sebagai minuman antidiabetes, seperti
antioksidan yaitu diolah menjadi “Teh kombucha” hasil fermentasi the dengan
larutan gula menggunakan starter mikroba SCOBY (Symbiotic Culture Of
Bacteria and Yeasts). Penelitian ini bertujuan menentukan golongan metabolit
sekunder, pH, dan aktivitas inhibisi α-glukosidase dari infusa dan kombucha
kombinasi bunga rosella dan daun stevia. Infusa serta kombucha bunga rosella
dan daun stevia dibuat dengan berbagai variasi bunga rosella (20-100 g/L), daun
stevia 5% (%b/v) dan gula 5% (%b/v). Kedua sampel ditentukan golongan
metabolit, nilai pH, dan aktivitas α-glukosidase secara in vitro. Hasil uji fitokimia
menunjukkan infusa rosella dan daun stevia mengandung flavonoid, tannin dan
saponin sedangkan sediaan kombuchanya mengandung flavonoid dan saponin.
Infusa dan kombucha kombinasi bunga rosella dan daun stevia menghasilkan pH
sekitar 3-4. Pada infusa kombinasi bunga rosella dan daun stevia, aktivitas inhibisi
α-glukosidase yang optimum pada konsentrasi 80 g/L sebesar 83,47%. Sedangkan
pada sediaan kombucha mempunyai aktivitas inhibisi α-glukosidase yang
optimum pada konsentrasi 40 g/L sebesar 91,74%. Aktivitas inhibisi α-
glukosidase infusa 80 g/L dan kombucha 40 g/L berbeda nyata sig (p<0,05) satu
sama lain. Oleh karena itu, infusa dan kombucha kombinasi bunga rosella dan
daun stevia dapat sebagai sediaan penghambat α-glukosidase.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kombucha adalah minuman hasil fermentasi teh dan gula oleh starter SCOBY
(Symbiotic Cultur of Bacteria and Yeast). Daun salam (Syzygium polyanthum
(Wight) Walp.) yaitu jenis tanaman yang mengandung senyawa fenol yang tinggi.
Tujuan penelitian ini untuk menentukan profil metabolit, aktivitas antioksidan dan
karakteristik dari kombucha daun salam cair dan kombucha daun salam serbuk.
Penelitian ini membuat kombucha daun salam dengan konsentrasi 50 g/L yang
difermentasi selama 8 hari pada suhu ruang. Pengamatan dilakukan terhadap
profil metabolit, aktivitas antioksidan, uji karakteristik meliputi alkohol, total
fenol, kadar vitamin C, total asam, pH, total gula dan persentase kelarutan. Hasil
GC-MS kombucha cair teridentifikasi 2 senyawa metabolit dengan tingkat
probabilitas >80% yaitu 4H-Pyran-one, 2,3-dihydro-3,5-dihydroxy-6-methyl-
persentase 81,3% dan 5-Hydroxymethylfurfural persentase 93,5%. Karakteristik
yang didapatkan oleh kombucha daun salam cair yaitu total fenol 41,67 ppm,
vitamin C 80,37 mg/100ml, total asam 0,19%, pH 4,82, total gula 0,018 ppm dan
alkohol 0,48%. Sedangkan kombucha daun salam serbuk yaitu total fenol 9,90
ppm, vitamin C 74,50 mg/100ml, total asam 0,15%, pH 5,67%, total gula 0,045
ppm dan persentase kelarutan 98,96%. Aktivitas antioksidan kombucha daun
salam cair sebesar 72,61%, sedangkan kombucha serbuk 44,27%. Oleh karena itu,
kombucha daun salam cair memiliki aktivitas antioksidan lebih unggul
dibandingkan kombucha daun salam serbuk.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kombucha adalah minuman fermentasi dari campuran bakteri dan jamur
yang disebut SCOBY (Symbiotic culture of bactery and yest) dengan tambahan
gula sebagai nutrien. Daun sirsak ( Annona muricata L.) merupakan tumbuhan
yang memiliki kandungan fenol yang cukup tinggi. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk menentukan aktivitas antioksidan dari kombucha daun sirsak cair
dan kombucha daun sirsak serbuk dan menentukan karakteristik (golongan
metabolit, total fenol, kadar vitamin C, total asam, nilai pH, total gula, dan persen
kelarutan) kombucha daun sirsak cair dan kombucha daun sirsak serbuk.
Penelitian ini membuat kombucha daun sirsak dengan konsentrasi 100g/2000ml
yang dipengaruhi suhu ruang ± 25°C dengan lama waktu fermentasi 8 hari.
Pengamatan dilakukan terhadap uji fitokimia,total fenol, total asam, total vitamin
C, total gula, pH, kelaruran, uji antiokidan. Kombucha daun sirsak cair dan serbuk
dapat meredam radikal bebas DPPH masing-masing sebesar 11,93 % dan 4,48 %.
Kombucha daun sirsak cair mengandung golongan alkaloid, saponin, tannin,
steroid, kadar total fenol sebesar 199,92 ppm, kadar vitamin C sebesar 0,85
(mg/100ml), total asam sebesar 0,435 % , nilai pH sebesar 4, total gula sebesar
0,045 ppm, dan larut sempurna. Kombucha daun sirsak serbuk mengandung
golongan saponin, tannin, kadar total fenol sebesar 198,78 ppm, kadar vitamin C
sebesar 0,73 (mg/100ml), total asam sebesar 0,390 %, nilai pH sebesar 4, total
gula sebesar 0,028 ppm, dan persentase kelarutan sebesar 99,87%. Kombucha
daun sirsak memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan kombucha
daun sirsak serbuk.