2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan terjadinya peningkatan
kadar glukosa dalam darah karena kekurangan insulin, resistensi insulin atau
keduanya. Gula seringkali dihindari oleh penderita diabetes meskipun gula
merupakan kebutuhan sehari-hari. Gula kelapa dapat digunakan sebagai pengganti
gula pasir yang aman dikonsumsi karena memiliki indeks glikemik lebih rendah
dari gula pasir. Gula kelapa berasal dari nira atau nektar kelapa yang secara empiris
dipercaya dapat menurunkan glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan
kandungan senyawa fitokimia dan menentukan aktivitas antidiabetes nektar gula
kelapa yang dibandingkan dengan kontrol positif terhadap penurunan kadar glukosa
darah mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini adalah pengujian in vivo pada
mencit hiperglikemia. Nektar gula kelapa mengandung senyawa flavonoid dan
triterpenoid. Masing-masing perlakuan diberikan selama 14 hari dengan
pengecekan kadar glukosa pada hari ke-3, ke-7 dan ke-14. Perlakuan kontrol negatif
akuades mengalami penurunan sebesar 63,01%. Perlakuan kontrol positif
glibenklamid mengalami penurunan sebesar 85,16%. Perlakuan dengan pemberian
nektar gula kelapa dengan dosis 2,5 mg/KgBB, 5 mg/KgBB dan 7,5 mg/KgBB
mengalami penurunan kadar glukosa darah berturut-turut sebesar 69,33%; 57,90%;
dan 68,76%. Dari hasil statistik menyatakan bahwa nektar gula kelapa tidak ada
perbedaan yang signifikan dengan kontrol positif glibenklamid.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hiperglikemia adalah suatu kondisi medis berupa peningkatan kadar glukosa
darah melebihi normal. Banyak jenis tanaman yang selama ini dipercaya dapat
mengobati diabetes melitus diantaranya yaitu daun salam (Syzygium polyanthum)
dan daun stevia (Stevia rebaudiana). Penelitian ini bertujuan untuk menguji
aktivitas antihiperglikemia dari infusa kombinasi daun salam dan daun stevia.
Daun salam dan daun stevia didapatkan dalam bentuk serbuk simplisia dilakukan
ekstraksi menggunakan metode infusa. Mencit yang digunakan pada penelitian ini
yaitu 25 ekor yang dikelompokkan menjadi 5 kelompok perlakuan masing-masing
kelompok terdiri dari 5 mencit. Pengukuran kadar glukosa dilakukan tiap 3 hari
selama 14 hari menggunakan alat glukometer Easy Touch. Golongan senyawa
metabolit sekunder yang terdapat pada daun salam yaitu flavanoid, saponin dan
tanin. Pada daun stevia yaitu flavanoid, saponin, tanin dan triterpenoid. Pada
setiap kelompok perlakuan terjadi penurunan kadar glukosa darah. Pada kelompok
perlakuan kontrol negatif terjadi penurunan 26,11%, kontrol positif 48,18%,
infusa kombinasi 1:1 39,56%, kombinasi 2:1 48,84% dan pada kombinasi 3:1
46,82%. Hasil analisis menunjukkan bahwa data tidak normal dan tidak homogen,
dilakukan uji Kruskal-Wallis. Hasil uji Kruskal-Wallis diperoleh nilai p-value < α
menyatakan tidak berbeda nyata atau semua perlakuan kombinasi infusa tidak ada
perbedaan yang bermakna dengan kontrol positif.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Metil selulosa merupakan turunan selulosa yang dimanfaatkan dalam
industri makanan, kosmetik, farmasi dan lain-lain. Kandungan yang terdapat
dalam selulosa cukup banyak yaitu berkisar 66%, yang belum dimanfaatkan
secara optimal. Penelitian ini dilakukan untuk mensintesis metil selulosa dari
selulosa daun nanas. Sintesis metil selulosa ini dilakukan melalui beberapa proses
yaitu isolasi selulosa daun nanas, metilasi (sintesis metil selulosa), karakterisasi,
uji organoleptik, uji kelarutan dan FTIR. Sintesis metil selulosa dilakukan
menggunakan metode refluks dengan pelarut aseton. Berdasarkan analisis FTIR
metil selulosa yang diperoleh, diketahui puncak khas metil selulosa yaitu 3303,86
untuk O-H, 2915,34 untuk C-H. Dari hasil uji organoleptik diperoleh hasil berupa
padatan berwarna coklat, tidak berbau. Pada uji kelarutan diperoleh hasil tidak
larut dalam air, NaOH 4%, dan asam asetat.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pewarna rambut sintetis cukup marak digunakan pada era ini, namun jika
penggunaanya dilakukan secara terus menerus dapat menimbulkan beberapa
masalah kesehatan. Berdasarkan penelitian sebelumnya kulit ubi jalar ungu
diketahui memiliki kandungan antosianin yang dapat digunakan sebagai pewarna
alami preparat section batang tumbuhan krokot dan bahan pewarna alternatif
untuk pengamatan mikroskopis paramecium sp. Berdasarkan hal tersebut
dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas kulit ubi jalar ungu sebagai
pewarna alami pada gel pewarna rambut. Gel pewarna rambut dibuat dalam 3
variasi konsentrasi yaitu 5%, 10% dan 15%. Pengujian efektivitas dilakukan pada
rambut yang sudah dibleachinng dan didapatkan hasil bahwa katiga formulasi
dapat mengubah warna rambut bleaching menjadi coklat gelap sampai coklat
muda/coklat terang. Pengujian stabilitas warna pada pencucian dan pemaparan
sinar matahari terlihat cukup baik karena tidak terjadinya perubahan warna setelah
dua perlakuan..
Pada hasil evaluasi dan stabilitas sediaan diketahui bahwa gel pewarna
rambut dari ekstrak kulit ubi jalar ungu masih belum sesuai literatur karena
memiliki pH dibawah rentang normal pH kulit yang nantinya dapat menyebabkan
iritasi kulit. Sediaan gel kurang stabil karena terjadi penurunan angka pada
viskositas dan daya sebar sehingga sediaan gel menjadi lebih cair dan luas daya
sebarnya semakin melebar. Pada penilaian tingkat kesukaan sediaan dengan
beberapa parameter, diketahui bahwa sediaan dengan formulasi ekstrak 5% paling
banyak disukai oleh panelis.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kulit buah pisang raja (Musa paradisiaca (L)) merupakan salah satu tanaman yang
memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas
antioksidan dari ekstrak etanol 96% kulit buah pisang raja yang dibuat menjadi
sediaan Hair Mask dan pengujian mutu fisik sediaan. Kulit buah pisang diekstraksi
menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas
antioksidan menggunakan peredaman DPPH. Hasil penelitian menunjukkan
aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% metode maserasi menunjukkan nilai IC50
sebesar 46,82 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sangat kuat. Hasil
ekstrak tertinggi dijadikan sebagai zat aktif Hair Mask. Hair Mask F1 mengandung
5%, F2 mengandung 7,5% dan F3 mengandung 10% ekstrak. Hasil aktivitas
antioksidan tertinggi pada F3 dengan IC50 sebesar 11,48 ppm. Hair Mask ekstrak
kulit buah pisang raja semua konsentrasi homogen, tidak mengiritasi kulit, memiliki
pH tidak sesuai dengan ketentuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formula
yang memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dan mutu fisik baik adalah formula 3
dengan ekstrak kulit buah pisang raja 10%. akan tetapi formula 2 dengan ekstrak
kulit buah pisang raja 7,5% menjadi formula yang paling diminati.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) adalah salah satu jenis
tumbuhan yang mengandung berbagai macam vitamin didalamnya. Tanaman
bayam merah di ketahui mengandung antosianin sebagai pigmen merah keunguan
yang terdapat pada daunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar total
antosianin pada bayam merah dan menformulasikan bayam merah sebagai
pewarna dalam sediaan lip cream. Ekstrak diperolah melalui metode maserasi
menggunakan etanol ditambah HCl 0,1M kemudian hasil dari maserasi d jadikan
serbuk menggunakan spray drying. Hasil dari serbuk ekstrak daun bayam merah
diuji total antosianin yang menunjukkan bahwa total antosianin pada serbuk
ekstrak daun bayam merah yaitu sebesar 151,95 mg/L dan total antosianin pada
sediaan lip cream ekstrak daun bayam merah yaitu sebesar F1 29,692 mg/L, F2
31,547 mg/L, F3 45,086 mg/L. Hasil penelitian uji pemeriksaan mutu fisik
sediaan lip cream untuk seluruh sediaan memiliki aroma oleum rosae dengan
tekstur halus, F0 memiliki warna putih kekuningan, F1 berwarna coklat muda, F2
dan F3 berwarna coklat tua. Sediaan memiliki susunan yang homogen, pH rata-
rata 5,06-6,14, sediaan dengan daya oles yang baik, tidak menimbulkan iritasi dan
konsentrasi yang banyak disukai pada hasil uji kesukaan pada didapatkan dari
konsentrasi 10%, 12%, dan 14% formulasi yang paling di sukai adalah
konsentrasi 14% dengan nilai 2,69 (suka).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
VCO adalah minyak yang diperoleh dari daging buah kelapa tua yang diambil
santannya dengan cara alami, dan secara khusus tanpa pemurnian kimia diantaranya
yaitu metode pengasaman dan enzimatik, metode ini tidak mengubah komposisi
atau sifat minyak. kulit nanas hanya dimanfaatkan sebagai pakan ternak atau
menjadi limbah. Limbah kulit nanas dapat dimanfaatkan menjadi Rendaman kulit
nanas. Rendaman kulit nanas memiliki karakteristik asam dan memiliki enzim yang
dapat memecahkan protein. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan VCO
hasil sintesis secara enzimatik menggunakan kulit buah nanas, mendapatkan
rendemen VCO tertinggi pada penambahan rendaman kulit buah nanas dan
mendapatkan VCO dengan kualitas yang sesuai SNI 7381-2008 secara kualitatif
dan kuantitatif. Pembuatan VCO diawali dengan pembuatan rendaman kulit nanas
yang didiamkan selama 28 hari, lalu pembuatan santan yang didiamkan selama 2
jam akan membentuk air dan krim santan, krim santan dicampur dengan rendaman
kulit nanas dengan variasi konsentrasi 10% (formula 1), 15% (formula 2), 20%
(formula 3) selama 24 jam akan terbentuk VCO. Dilakukan uji organoleptik, kadar
air, bobot jenis, bilangan asam, bilangan penyabunan, bilangan iodium, dan
bilangan peroksida. Hasil yang terbaik terdapat pada formula 3 dengan rendemen
VCO yaitu sebesar 14%, uji organoleptik meliputi warna, rasa, bau menunjukan
hasil yang normal, kadar air sebesar 0,06%; angka asam sebesar 0,145%; angka
penyabunan sebesar 250,56 mg-KOH/g; angka iodium sebesar 5,85 g iod/100 g,
dan angka peroksida sebesar 1,13 mg ek/kg. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa, sintesis VCO dapat dilakukan menggunakan rendaman kulit nanas, secara
kualitatif dan kuantitatif memberikan hasil sesuai dengan SNI 7381-2008.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Antioksidan merupakan inhibitor yang bekerja menghambat oksidasi
dengan cara bereaksi dengan radikal bebas reaktif yang membentuk
radikal bebas tidak reaktif yang stabil. Salah satu tanaman yang memiliki
potensi sebagai antioksidan yaitu mangga (Mangifera indica L.).
Kandungan mangiferin yang dimiliki daun mangga. Mangiferin
merupakan senyawa golongan polifenol yang memberikan kontribusi
terhadap aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan informasi golongan senyawa dalam ekstrak etanol 96%
daun mangga, serta untuk mendapatkan sediaan serum ekstrak etanol
96% daun mangga yang memenuhi syarat mutu fisik dan stabil selama
penyimpanan, untuk mendapatkan nilai IC50 pada ekstrak etanol 96%
daun manga dan sediaan serum daun mangga. Hasil uji fitokimia
didapatkan hasil bahwa daun mangga mengandung senyawa alkaloid,
flavonoid, tanin, saponin, fenol, triterpenoid dan kuinon. Daun mangga
(Mangifera indica L.) diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan
pelarut etanol 96% dan dibuat sediaan serum menggunakan konsentrasi
ekstrak 0,5% (F1), 0,8% (F2) dan 1,1% (F3). Karakteristik mutu fisik
sediaan serum dievaluasi meliputi uji organoleptik, pH, daya sebar,
viskositas, kesukaan dan uji homogenitas. Uji aktivitas antioksidan
terhadap DPPH dan dihitung rata-rata nilai IC50 pada ekstrak daun
mangga 12,096 ppm, formulasi I, II dan III secara berturut-turut dan
didapatkan nilai IC50 yaitu 112,57 ppm, 80,00 ppm, 176,38 ppm, dari
ketiga formula didapatkan nilai IC50 yang paling baik aktifitas
antioksidan yaitu pada formulasi II. Pengukuran aktivitas antioksidan
menggunakan alat spektrofotometri UV-Vis dan dilakukan pengujian
cycling test.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Salah satu tanaman yang berkhasiat obat adalah kopi, selain memiliki manfaat
yang dapat diolah sebagai minuman, serbuk kopi juga berkhasiat untuk mengobati
luka bakar pada kulit. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan aktivitas
penyembuhan luka sediaan gel yang mengandung ekstrak etanol 70% biji kopi.
Metode penelitian ini ialah in vivo terhadap tikus jantan putih. Pada pembuatan
ekstrak dimaserasi dengan etanol 70 %, eksrak serbuk kopi dibuat sediaan gel
untuk luka bakar dilakukan percobaan pada tikus jantan putih dan dibagi menjadi
5 kelompok yaitu Kontrol Negatif, Kontrol positif, F1 (0,2%), F2 (0,3%), dan F3
(0,4%). Hasil uji aktivitas sediaan gel ekstrak kopi ditentukan berdasarkan
penyembuhan diameter luka bakar dari masing-masing perlakuan selama 14 hari,
Aktivitas penyembuhan gel ekstrak biji kopi formula ke 2 dengan konsentrasi 0,3%
menunjukan persentase kesembuhan yang lebih baik yaitu 92.67%, dengan tingkat
kesembuhan luka sembuh sempurna.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Indonesia merupakan negara dengan panen nanas terbesar setelah Thailand
dan Filipina. Produksi massal tanaman nanas akan menghasilkan limbah yang
berlimpah. Limbah yang berlimpah sehingga dapat dimanfaatkan lebih lanjut
sebagai selulosa dan turunannya. Pada penelitian ini bertujuan untuk membuat metil
selulosa dari selulosa limbah daun nanas. Metil selulosa merupakan turunan
selulosa yang banyak digunakan sebagai bahan pangan. Sintesis metil selulosa ini
melalui beberapa tahap yaitu isolasi selulosa, sintesis metil selulosa, kemudian
dilakukan uji karakterisasi, meliputi identifikasi dan analisis hasil dari
spektrofotometri infra merah (FTIR). Sintesis metil selulosa dilakukan dengan
metode refluks dengan variasi waktu dan menggunakan pelarut air. Hasil yang
diperoleh yaitu didapatkan hasil terbanyak pada waktu 8 jam. Uji identifikasi
meliputi organoleptik metil selulosa daun nanas berupa serbuk berwarna putih
kecoklatan, tidak berbau, dan diuji kelarutan tidak dapat larut pada pelarut yang
digunakan. Hasil FTIR menunjukkan serapan selulosa yang khas untuk metil
selulosa daun nanas pada bilangan gelombang 3328,91 cm-1
untuk ikatan O-H dan
2917,65 cm-1
untuk ikatan C-H dan pada selulosa daun nanas yaitu 3332,51 cm-1
untuk ikatan OH dan 2913,36 cm-1
untuk ikatan C-H.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Antioksidan merupakan sebagai inhibitor yang bekerja menghambat
oksidasi dengan cara bereaksi dengan radikal bebas reaktif yang membentuk
radikal bebas tidak reaktif yang stabil. Daun jambu biji merah mengandung
aktivitas antioksidan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin.Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui mutu fisik sediaan gel dan mengetahui nilai IC50
yang terbaik dari sediaan gel ekstrak etil asetat daun jambu biji merah. Daun
Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) di ekstraksi dengan metode maserasi
menggunakan pelarut etil asetat dan dibuat sediaan gel menggunakan variasi
konsentrasi ekstrak pada formula I, II, dan III berturut-turut 2%, 4%, dan 6%.
Dilakukan evaluasi karakteristik fisik meliputi organoleptik, pH, daya sebar,
viskositas. Uji aktivitas antioksidannya terhadap DPPH dan dihitung rata-rata nilai
IC50 pada formulasi I, II, dan III berturut-turut 78,56 ppm, 71,62 ppm dan 77,91
ppm. Dari ketiga formulasi yang paling efektif aktivitas antioksidannya yaitu pada
formulasi II. Pengukuran aktivitas antioksidan mengggunakan spektrofotometri
UV-Vis dan dilakukan cycling test dengan formulasi yang terbaik menggunakan
metode 6 siklus didapatkan hasil IC50 81,21 ppm.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) telah diteliti memiliki kandungan
polifenol dan tanin yang berfungsi sebagai antioksidan dan digunakan untuk
meningkatkan kadar trombosit pada keadaan demam berdarah. Penelitian ini
bertujuan untuk mendapatkan granul effervescent dari ekstrak daun ubi jalar ungu
yang memiliki mutu karakteristik yang sesuai sediaan formula standar
menggunakan metode granulasasi basah. Rancangan penelitian ini menggunakan
penelitian eksperimental yaitu pembuatan formulasi sediaan granul effervescent
ekstrak daun ubi jalar ungu. Pada granul effervescent yang telah dihasilkan,
dilakukan uji mutu fisik karakteristik dan uji evaluasi stabilitas granul meliputi;
kadar air,sudut istirahat,waktu larut, pH larutan, organoleptik. Hasil penelitian
menunjukan bahwa pada formulasi 1, didapatkan hasil pengujian kadar air %LOD
2,2%,sudut istirahat 28°, waktu larut 15 gram/detik dengan pengadukan dan tanpa
pengadukan 60 gram/detik, waktu alir 05.24 detik, pH 3,91, pada formulasi 2,
didapatkan hasil pengujian kadar air %MC 2,04%, sudut istirahat 26°, waktu larut
20 gram/detik dengan pengadukan, tanpa pengadukan 60 gram/detik, waktu alir
06.40 detik,pH 3,81. Kedua formulasi memenuhi syarat mutu fisik granul efferves-
cent, kecuali pH tidak memenuhi syarat, namun kurang stabil selama waktu penyimpanan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.) merupakan salah satu tanaman
yang memiliki senyawa metabolit sekunder salah satunya adalah flavonoid.
Flavonoid merupakan senyawa yang berkhasiat sebagai antioksidan, senyawa ini
diperlukan oleh kulit untuk mencegah dan mengurangi efek radikal bebas pada
kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi basis
PVA dan HPMC terhadap karakteristik fisik sediaan masker peel-off. Metode
penelitian ini adalah formulasi masker peel-off ekstrak etanol 70% daun ubi jalar
ungu (Ipomea batatas L.) dengan menggunakan kombinasi basis PVA dan HPMC.
Tiga formula sediaan masker peel-off yaitu F1 (10%:2%), F2 (9%:3%) dan F3
(8%:4%). Formulasi yang didapat diuji karakteristik masker peel-off meliputi uji
organoleptis, viskositas, homogenitas, pH, daya sebar serta waktu mengering.
Berdasarkan hasil penelitian F3 menghasilkan karakteristik masker peel-off dengan
viskositas yang sesuai syarat yaitu 2700 cps, pH 6, daya sebar 5,77 cm dan waktu
mengering 20'19". Berdasarkan hasil evaluasi fisik semua formula dapat
diformulasikan menjadi sediaan masker peel-off tetapi pada F1 dan F2 daya
sebarnya tidak memenuhi persyaratan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun..Ubi..Jalar Ungu”(Ipomoea..batatas..L.)..mengandung”senyawa saponin,
flavonoid, polifenol,”tanin,..dan”antioksidan yang tinggi. Salah satu pemanfaatan
daun ubi jalar ungu secara topikal sebagai antioksidan adalah diformulasikan ke
dalam bentuk sediaan farmasi.”Penelitian..ini..bertujuan..untuk”menghasilkan
sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun ubi jalar ungu dan
memperoleh informasi mengenai karakteristik kualitas fisik sediaan peeling krim
wajah ekstrak..etanol 70% daun..ubi..jalar..ungu meliputi organoleptik,
homogenitas, daya sebar, viskositas dan pH yang sesuai standar mutu sediaan
farmasi. Sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun ubi jalar ungu dibuat
dalam 2 formulasi dengan konsentrasi asam stearat F1 6% dan F2 8%. Evaluasi
sediaan meliputi pengamatan organoleptik,”uji..homogenitas,..uji..daya
sebar,..uji..viskositas,..dan..uji..pH.”Kedua”formulasi”memenuhi syarat evaluasi
fisik sediaan peeling krim wajah. Namun, uji daya sebar tidak memenuhi kriteria.
F1 memberikan hasil yang lebih baik dari F2 dengan hasil uji daya sebar mencapai
4,48 cm, uji viskositas sebesar 28.500 Cps, dan uji pH sebesar 6,4.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun ubi jalar ungu diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder
golongan flavonoid dan tanin yang mempunyai efektivitas antioksidan yang
besar. Oleh karena itu ekstrak daun ubi jalar ungu dapat dibuat menjadi sediaan
topikal yang dapat melindungi kulit. Formulasi body gel ekstrak etanol daun ubi
jalar ungu sampai saat ini belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
membuat formula body gel tabir surya dari ekstrak etanol 70% daun ubi jalar
ungu dan mengevaluasi karakteristik fisiknya. Ekstrak kental etanol 70% daun ubi
jalar ungu diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan
dievaporasi dengan rotary evaporator suhu 50oC hingga didapatkan ekstrak dan
ekstrak yang diperoleh kemudian dipekatkan dengan waterbath suhu 40oC
sehingga diperoleh ekstrak kental. Sediaan body gel tabir surya dibuat dalam tiga
formula (F1, F2, F3) yang mengandung 1%, 2%, dan 3% ekstrak kental etanol
70% daun ubi jalar ungu, dan juga formula kontrol tanpa ekstrak (K(-)).
Karakteristik fisik sediaan body gel tabir surya yang diperoleh dievaluasi melalui
uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar serta daya lekat. Hasil
penelitian menunjukkan ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dapat
diformulasikan sebagai body gel dengan konsentrasi 1%, 2%, 3% dan semua
formula yang didapatkan memiliki karakteristik fisik yang memenuhi syarat body
gel yang baik, kecuali pada daya sebar. Dari ketiga formula, F3 dengan
konsentrasi 3% termasuk formula gel yang baik dengan nilai viskositas 3.900, pH
6,3, daya lekat 03,56 detik.