Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Daun ubi jalar ungu
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI GRANUL EFFERVESCENT EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas, L) DENGAN METODE GRANULASI BASAH

2022Koleksi Perpustakaan

Daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) telah diteliti memiliki kandungan polifenol dan tanin yang berfungsi sebagai antioksidan dan digunakan untuk meningkatkan kadar trombosit pada keadaan demam berdarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan granul effervescent dari ekstrak daun ubi jalar ungu yang memiliki mutu karakteristik yang sesuai sediaan formula standar menggunakan metode granulasasi basah. Rancangan penelitian ini menggunakan penelitian eksperimental yaitu pembuatan formulasi sediaan granul effervescent ekstrak daun ubi jalar ungu. Pada granul effervescent yang telah dihasilkan, dilakukan uji mutu fisik karakteristik dan uji evaluasi stabilitas granul meliputi; kadar air,sudut istirahat,waktu larut, pH larutan, organoleptik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada formulasi 1, didapatkan hasil pengujian kadar air %LOD 2,2%,sudut istirahat 28°, waktu larut 15 gram/detik dengan pengadukan dan tanpa pengadukan 60 gram/detik, waktu alir 05.24 detik, pH 3,91, pada formulasi 2, didapatkan hasil pengujian kadar air %MC 2,04%, sudut istirahat 26°, waktu larut 20 gram/detik dengan pengadukan, tanpa pengadukan 60 gram/detik, waktu alir 06.40 detik,pH 3,81. Kedua formulasi memenuhi syarat mutu fisik granul efferves- cent, kecuali pH tidak memenuhi syarat, namun kurang stabil selama waktu penyimpanan

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI MASKER PEEL-OFF EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomea batatas L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI PVA DAN HPMC

2022Koleksi Perpustakaan

Daun ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki senyawa metabolit sekunder salah satunya adalah flavonoid. Flavonoid merupakan senyawa yang berkhasiat sebagai antioksidan, senyawa ini diperlukan oleh kulit untuk mencegah dan mengurangi efek radikal bebas pada kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kombinasi basis PVA dan HPMC terhadap karakteristik fisik sediaan masker peel-off. Metode penelitian ini adalah formulasi masker peel-off ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu (Ipomea batatas L.) dengan menggunakan kombinasi basis PVA dan HPMC. Tiga formula sediaan masker peel-off yaitu F1 (10%:2%), F2 (9%:3%) dan F3 (8%:4%). Formulasi yang didapat diuji karakteristik masker peel-off meliputi uji organoleptis, viskositas, homogenitas, pH, daya sebar serta waktu mengering. Berdasarkan hasil penelitian F3 menghasilkan karakteristik masker peel-off dengan viskositas yang sesuai syarat yaitu 2700 cps, pH 6, daya sebar 5,77 cm dan waktu mengering 20'19". Berdasarkan hasil evaluasi fisik semua formula dapat diformulasikan menjadi sediaan masker peel-off tetapi pada F1 dan F2 daya sebarnya tidak memenuhi persyaratan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI PEELING KRIM WAJAH EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI ASAM STEARAT

2022Koleksi Perpustakaan

Daun..Ubi..Jalar Ungu”(Ipomoea..batatas..L.)..mengandung”senyawa saponin, flavonoid, polifenol,”tanin,..dan”antioksidan yang tinggi. Salah satu pemanfaatan daun ubi jalar ungu secara topikal sebagai antioksidan adalah diformulasikan ke dalam bentuk sediaan farmasi.”Penelitian..ini..bertujuan..untuk”menghasilkan sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun ubi jalar ungu dan memperoleh informasi mengenai karakteristik kualitas fisik sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun..ubi..jalar..ungu meliputi organoleptik, homogenitas, daya sebar, viskositas dan pH yang sesuai standar mutu sediaan farmasi. Sediaan peeling krim wajah ekstrak..etanol 70% daun ubi jalar ungu dibuat dalam 2 formulasi dengan konsentrasi asam stearat F1 6% dan F2 8%. Evaluasi sediaan meliputi pengamatan organoleptik,”uji..homogenitas,..uji..daya sebar,..uji..viskositas,..dan..uji..pH.”Kedua”formulasi”memenuhi syarat evaluasi fisik sediaan peeling krim wajah. Namun, uji daya sebar tidak memenuhi kriteria. F1 memberikan hasil yang lebih baik dari F2 dengan hasil uji daya sebar mencapai 4,48 cm, uji viskositas sebesar 28.500 Cps, dan uji pH sebesar 6,4.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI BODY GEL EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.)

2022Koleksi Perpustakaan

Daun ubi jalar ungu diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder golongan flavonoid dan tanin yang mempunyai efektivitas antioksidan yang besar. Oleh karena itu ekstrak daun ubi jalar ungu dapat dibuat menjadi sediaan topikal yang dapat melindungi kulit. Formulasi body gel ekstrak etanol daun ubi jalar ungu sampai saat ini belum diketahui. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat formula body gel tabir surya dari ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dan mengevaluasi karakteristik fisiknya. Ekstrak kental etanol 70% daun ubi jalar ungu diperoleh melalui metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan dievaporasi dengan rotary evaporator suhu 50oC hingga didapatkan ekstrak dan ekstrak yang diperoleh kemudian dipekatkan dengan waterbath suhu 40oC sehingga diperoleh ekstrak kental. Sediaan body gel tabir surya dibuat dalam tiga formula (F1, F2, F3) yang mengandung 1%, 2%, dan 3% ekstrak kental etanol 70% daun ubi jalar ungu, dan juga formula kontrol tanpa ekstrak (K(-)). Karakteristik fisik sediaan body gel tabir surya yang diperoleh dievaluasi melalui uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar serta daya lekat. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dapat diformulasikan sebagai body gel dengan konsentrasi 1%, 2%, 3% dan semua formula yang didapatkan memiliki karakteristik fisik yang memenuhi syarat body gel yang baik, kecuali pada daya sebar. Dari ketiga formula, F3 dengan konsentrasi 3% termasuk formula gel yang baik dengan nilai viskositas 3.900, pH 6,3, daya lekat 03,56 detik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS SPF BODY LOTION EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.)

2022Koleksi Perpustakaan

Paparan sinar matahari yang berlebihan dan berkepanjangan dapat menyebabkan eritema, kulit terbakar, penuaan dini dan kanker kulit. Daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) banyak mengandung saponin, flavonoid, polifenol, tanin dan antioksidan. Oleh karena itu dapat digunakan sebagai bahan aktif dalam pembuatan body lotion. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai SPF ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L.) secara spektrofotometri ultraviolet-tampak. Ukur absorbansi di bawah sinar UV-B dengan panjang gelombang 290-320 nm pada interval 5 nm. Nilai SPF ditentukan berdasarkan persamaan Mansur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai SPF body lotion ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu adalah 0,34%, 0,37% dan 0,40% yaitu 5,39 (perlindungan sedang); 6,43 (perlindungan sedang); uji SPSS 6,76 (perlindungan sedang); perlindungan), mengandung tiga formula body lotion ekstrak etanol 70% daun ubi ungu semuanya memiliki tingkat perlindungan aktivitas tabir surya sedang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BODY LOTION EKSTRAK ETANOL 70% DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L.)

2021Koleksi Perpustakaan

Lotion merupakan suatu sediaan kosmetik berbentuk emolien cair yang digunakan pada daerah tubuh dengan tujuan melembabkan dan melembutkan kulit. Lotion adalah pilihan paling tepat sebagai pelembab yang ringan atau bila digunakan untuk seluruh tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai IC50 dari ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dan juga pada sediaan body lotion ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu, serta untuk mengetahui nilai IC50 yang terbaik dari beberapa formulasi. Dalam penelitian ini digunakan 3 formulasi (FI, F2, F3), Konsentrasi ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dalam sediaan body lotion adalah 0,34%; 0,37% dan 0,40%. Pengujian aktivitas antioksidan pada ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu memiliki nilai IC50 sebesar 24,11 ppm, sedangkan nilai IC50 pada sediaan formulasi I, II dan III secara berturut-turut yaitu 35,71 ppm, 32,92 ppm, dan 30,61 ppm. Nilai IC50 terbaik berada pada formulasi 3.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

TOKSISITAS EKSTRAK DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test

2021Koleksi Perpustakaan

Daun ubi jalar ungu merupakan tumbuhan suku convolvulaceae yang mengandung senyawa bahan alam seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Senyawa bahan alam tersebut diduga berpotensi sebagai antikanker. Uji toksisitas digunakan untuk mendeteksi potensi senyawa antikanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai toksisitas ekstrak daun ubi jalar ungu dengan pelarut etanol 70%, etil asetat dan n- heksan. Uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan hewan uji Artemia salina L. Parameter yang diukur adalah nilai lethal concentration (LC50). Nilai LC50 yang diperoleh dari ekstrak daun ubi jalar ungu dengan pelarut etanol 70%,etil asetat dan n-heksan secara berturut-turut sebesar 233.46, 150.04 dan 171.82 ppm. Hasil penelitian ini menunjukan ekstrak daun ubi jalar ungu tersebut termasuk kedalam kategori toksik sedang. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan ekstrak daun ubi jalar ungu memberikan efek toksik yang diduga berpotensi sebagai antikanker.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail