Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Hair Mask
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

FORMULASI HAIR MASK ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN ROSEMARY (Salvia rosmarinus Spenn.) DAN STABILITASNYA

2025Koleksi Perpustakaan

Rosemary (Salvia rosmarinus Spenn.) merupakan salah satu tanaman yang memiliki daya antioksidan terutama pada bagian daunnya. Sifat antioksidan yang kuat dari daun rosemary dikaitkan dengan senyawa fenoliknya, terutama asam rosmarinat, asam karsonik, dan karnosol. Hair mask adalah sediaan krim yang diformulasikan untuk memperbaiki kerusakan rambut sehingga meningkatkan kenyamanan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metabolit sekunder yang terkandung, menentukan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 70% dan etanol 96% daun rosemary, memformulasikan dan mengevaluasi ekstrak terbaik aktivitas antioksidan, dan menguji stabilitas selama penyimpanan. Pada penelitian ini dilakukan formulasi sediaan hair mask menggunakan ekstrak etanol 70% daun rosemary. Evaluasi stabilitas hair mask diuji mutu fisik (organoleptik, homogenitas, pH, dan viskositas) serta uji aktivitas antioksidan hair mask. Uji stabilitas hair mask pada formula dengan nilai IC50 terbaik mencakup stabilitas yang berbeda yaitu cycling test selama 6 siklus, suhu 4 oC, 25oC, dan 40oC dan disimpan selama 28 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% dan etanol 96% daun rosemary mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, polifenol, steroid dan triterpenoid. Ekstrak etanol 70% daun rosemary memiliki nilai IC50 14,42±0,46 ppm, sedangkan ekstrak etanol 96% daun rosemary memiliki nilai IC50 22,97±0,77 ppm. Ekstrak etanol 70% daun rosemary dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 1,5%, 2% dan 2,5%, sediaan dibuat 100 gram. Formula 1 memiliki nilai IC50 11,23±0,06, formula 2 memiliki nilai IC50 10,60±0,03 dan formula 3 memiliki nilai IC50 8,35±0,18. Hasil evaluasi stabilitas mutu fisik sediaan hair mask memenuhi syarat mutu fisik yaitu berwarna kuning, aroma bubble gum, tekstur krim, homogen, pH 5,70±0,00-6,30±0,06 dan viskositas 34763±20,76- 39452±12,66 mPa.s. Hasil nilai IC50 pada sediaan hair mask hari ke-0 dan hari ke-28 stabil.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Formula dan Evaluasi Sediaan Hair Mask Dari Ekstrak Etanol 96% Kulit Buah Pisang Raja (Musa Paradisiaca (L)) Sebagai Antioksidan.

2023Koleksi Perpustakaan

Kulit buah pisang raja (Musa paradisiaca (L)) merupakan salah satu tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol 96% kulit buah pisang raja yang dibuat menjadi sediaan Hair Mask dan pengujian mutu fisik sediaan. Kulit buah pisang diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Pengujian aktivitas antioksidan menggunakan peredaman DPPH. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan ekstrak etanol 96% metode maserasi menunjukkan nilai IC50 sebesar 46,82 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sangat kuat. Hasil ekstrak tertinggi dijadikan sebagai zat aktif Hair Mask. Hair Mask F1 mengandung 5%, F2 mengandung 7,5% dan F3 mengandung 10% ekstrak. Hasil aktivitas antioksidan tertinggi pada F3 dengan IC50 sebesar 11,48 ppm. Hair Mask ekstrak kulit buah pisang raja semua konsentrasi homogen, tidak mengiritasi kulit, memiliki pH tidak sesuai dengan ketentuan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formula yang memiliki aktivitas antioksidan tertinggi dan mutu fisik baik adalah formula 3 dengan ekstrak kulit buah pisang raja 10%. akan tetapi formula 2 dengan ekstrak kulit buah pisang raja 7,5% menjadi formula yang paling diminati.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail