Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

Silvi Nurafni

67 karya publik ditemukan.

2026: 72025: 162024: 22023: 242022: 132021: 5

ANALISIS PERBEDAAN PENGETAHUAN INFORMASI OBAT SEBELUM DAN SESUDAH DILAKUKAN PENYULUHAN TENTANG INFORMASI OBAT KEPADA PASIEN PUSKESMAS TENJOLAYA

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Berdasarkan Laporan kinerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian tahun 2017 menjelaskan bahwa puskesmas yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar adalah puskesmas yang telah menerapkan pemberian informasi obat (PIO) dan terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan responden tentang informasi obat sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan tentang informasi obat meliputi cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Jenis Penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental, dengan desain one group pretest posttest. Hasil penelitian menunjukan bahwa Frekuensi responden paling banyak berjenis kelamin laki-laki 66,34%, kategori usia dewasa menjadi responden terbanyak sebanyak 66,67%. Pendidikan paling banyak SMA 73,33% dan Pekerjaan paling banyak Petani/Peternak sebesar 30%. Tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan penyuluhan adalah kurang sebanyak 100%, namun setelah dilaksanakan penyuluhan tentang PIO tingkat pengetahuan pasien meningkat dengan baik 26,67%, cukup 66,67% dan kurang 6,67%. Hasil analisis statistik dengan uji Wilcoxon menunjukan bahwa adanya perbedaan bermakna tangkat pengetahuan pasien tentang informasi obat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dilihat dari nilai p value < 0,05 (p-value = 0,000).

INTERAKSI OBAT DIABETES MELITUS TIPE 2 PADA PASIEN RAWAT JALAN DI KLINIK BIDAKARA MEDICAL CENTER JAKARTA SELATAN

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan salah satu penyakit metabolik kronik yang berisiko timbulnya berbagai komplikasi. Pasien DM Tipe 2 membutuhkan terapi dalam jangka waktu lama, selain itu penderita yang disertai dengan penyakit penyerta atau komplikasi akan mendapatkan obat lebih dari satu atau kombinasi, sehingga dapat terjadi resiko interaksi obat yang dapat memperberat efek samping, meningkatkan atau menurunkan efektivitas pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi obat dan kejadian interaksi obat pada pasien DM Tipe 2. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif observasional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan data rekam medis dari 92 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan penderita terbanyak yaitu perempuan (59,78%) dengan rentang usia terbanyak 65-74 tahun (54,35%). Penyakit penyerta paling banyak yaitu hipertensi (71,74%). Penggunaan obat antidiabetes terbanyak adalah obat kombinasi 2 obat (9,78%) dan penggunaan obat penyakit penyerta terbanyak yaitu golongan obat Angiotensin 2 Receptor Blocker (51,09%). Terdapat 103 potensi interaksi obat dengan mekanisme interaksi terbanyak yaitu interaksi farmakodinamik (87,38%) dan level keparahan moderate (91,26%), serta kejadian interaksi sebanyak 36 kejadian dengan mekanisme interaksi terbanyak yaitu interaksi farmakodinamik (97,30%) dan level keparahan moderate (86,11%).

EVALUASI KETEPATAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA DEMAM TIFOID ANAK DI KLINIK DENTI SARI KABUPATEN BOGOR

2025 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pada perkiraan tahun 2019, terdapat 9 juta kasus demam tifoid setiap tahunnya, yang mengakibatkan sekitar 110.000 kematian per tahun. Risiko tifoid lebih tinggi terjadi pada populasi yang tidak mempunyai akses terhadap air bersih dan sanitasi yang memadai, dan anak-anak mempunyai risiko paling tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat profil pasien, melihat gambaran penggunaan antibiotik dan mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien tifoid rawat jalan di Klinik Denti Sari Kabupaten Bogor periode Januari Januari – Juli 2023, meliputi tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis, tepat frekuensi dan tepat lama pemberian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif pada rekam medik dan resep anak yang terdiagnosa demam tifoid rawat jalan di Klinik Denti Sari Kabupaten Bogor periode Januari-Juli 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 96. Hasil penelitian menunjukan bahwa Karakteristik pasien demam tifoid anak di Klinik Denti Sari Berdasarkan jenis kelamin lebih banyak laki-laki sebanyak 57 pasien (58,38%), usia terbanyak pada pasien demam tifoid adalah pada usia 5-11 tahun sebanyak 43 pasien (44,79%). Adapun berdasarkan berat badan lebih banyak yang memiliki berat badan normal sebanyak 38 pasien (39,59%). Berdasarkan gambaran penggunaan antibiotik didapatkan hasil penggunaan antibiotik terbanyak adalah Cotrimoxazole (Sulfametoxazole-Trimethoprim) sebanyak 41 pasien (42,71%). Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada demam tifoid anak untuk tepat pasien sebanyak 96 pasien (100%), tepat indikasi sebanyak 96 pasien (100%), pada tepat obat sebanyak 96 pasien (98,97%), pada tepat dosis sebanyak 14 pasien (14,58%), tepat frekuensi sebanyak 83 pasien (86,46%) dan tepat lama pemberian antibiotik sebanyak 96 pasien (100%) tidak tepat.

GAMBARAN SISTEM PENYIMPANAN OBAT DI APOTEK MUTIARA FARMA KOTA BOGOR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penyimpanan obat farmasi di apotek yang bervariasi memerlukan manajemen pengelolaan yang baik, agar obat farmasi terjaga kualitas dan keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis obat, sistem penyimpanan obat di Apotek Mutiara Farma Bogor. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan data observasional. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi data yang berupa form ceklis. Sampel yang digunakan adalah seluruh obat farmasi yang terdapat di Apotek Mutiara Farma Bogor dengan jumlah 520 produk obat OTC, Keras dan LASA. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase kesesuaian wadah dengan informasi yang jelas untuk obat OTC sebesar 94,40 %, berdasarkan stabilitas sebesar 86,21%, berdasarkan kelas terapi sebesar 77,16%, berdasarkan bentuk sediaan sebesar 100%, berdasarkan alfabetis 0%, kesesuaian FIFO/FEFO 0%, persentase kesesuaian wadah dengan informasi yang jelas untuk obat Ethical sebesar 86,81%, berdasarkan stabilitas sebesar 100%, berdasarkan kelas terapi 0%, berdasarkan bentuk sediaan 100%, berdasarkan alfabetis 31,25%, kesesuaian FIFO/FEFO 0%, persentase kesesuaian wadah dengan informasi yang jelas untuk obat LASA 87,32%, berdasarkan stabilitas sebesar 100%, berdasarkan kelas terapi 0%, berdasarkan bentuk sediaan 100%, berdasarkan alfabetis 45,07%, kesesuaian FIFO/FEFO 0%.

EVALUASI EFEKTIVITAS PENERAPAN CLINICAL PATHWAY TERHADAP KEBERHASILAN PENGOBATAN PASIEN DENGUE HEMORRHAGIC FEVER (DHF) RAWAT INAP DI RS X BOGOR

2024 · Book · Koleksi Perpustakaan

Infeksi Dengue merupakan sekelompok penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue pada manusia. DHF ditandai dengan adanya kebocoran plasma seperti peningkatan hematokrit, efusi pleura, hipoalbuminemia (Kemenkes, 2020). Clinical pathway digunakan sebagai kendali mutu dan biaya dalam pelayanan kesehatan yang dapat dilihat dari rata-rata lama rawat dan outcomes terapi. Kasus DHF masuk dalam daftar 10 besar penyakit rawat inap di RS X Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perbedaan rata-rata lama rawat dan outcomes terapi pasien DHF antara sebelum dan setelah clinical pathway. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif observasional rancangan penelitian cross sectional, data dikumpulkan secara retrospektif menggunakan catatan rekam medis. Persentase terbesar pasien DHF rawat inap mendapatkan masa pengobatan cepat atau lama rawat 5 hari, sebanyak 51 pasien (70%) dengan mean 4,68 hari pada tahun 2017 dan 61 pasien (67%) dengan mean 3,75 hari pada tahun 2018. Persentase outcomes terapi terbesar pasien DHF rawat inap adalah sembuh sebanyak 38 pasien (52%) pada tahun 2017 dan 45 pasien (62%) pada tahun 2018. Hasil ujistatistik lama rawat yaitu P-Value > 0,05 (P-Value = 0,051), uji statistik outcomes terapi yaitu P-Value > 0,05 (P-Value = 0,244), tidak terdapat perbedaan bermakna antara sebelum dengan sesudah clinical pathway pada kedua kategori.

ANALISIS PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN SEBELUM DAN SESUDAH DITERAPI DENGAN TABLET TAMBAH DARAH PADA ANEMIA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SUKAKARYA SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Anemia pada kehamilan merupakan kondisi dimana konsentrasi hemoglobin pada ibu hamil di bawah 11g/dL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kadar Hb sebelum dan sesudah diterapi dengan tablet tambah darah di Puskesmas Sukakarya Sukabumi. Desain ‘penelitian ini nnon ‘eksperimental observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah ibu hamil yang terkena anemia periode Januari 2022 – Maret 2023. Jumlah subyek penelitian ini adalah 52 pasien. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk diagram lingkaran dan diagram batang. Hasil penelitian menunjukan bahwa pasien anemia ibu hamil dengan rata - rata usia pasien terbanyak 26 – 45 tahun yaitu (53,85%). Pekerjaan terbanyak yaitu Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 47 pasien (90,6%). Pendidikan terbanyak yaitu SD sebanyak 28 pasien (53,85%). Penggunaan obat tebanyak yaitu tablet tambah darah dan vitamin B komplek sebanyak 52 pasien. Sedangkan untuk kombinasi terbanyak yaitu tablet tambah darah dan vitamin B komplek sebanyak 39 pasien. Gambaran kadar Hb sebelum diterapi dengan rata-rata nilai kadar Hb 9,921 g/dL dan sesudah diterapi menunjukkan kenaikan dengan rata-rata nilai kadar Hb 11,117 g/dL pasien yang mengalami peningkatan kadar Hb setelah diterapi sebanyak 50 pasien (96,15%). Adanya perbedaan kadarPHb sebelum”dan’sesudah diterapi dengan tablet tambah darah yang dilihat dari nilaiiP-Value ≤ 0,05 ( P-Value = 0,000).

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP TINGKAT PERILAKU PENGGUNAAN AMOXICILLIN DI APOTEK GEMA PHARMA SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Amoxicillin termasuk antibiotik spektrum luas dan memiliki bioavabilitas oral yang tinggi. Di apotek Gema Pharma Sukabumi sering terjadi pembelian amoxicillin tanpa resep dokter. Hal ini menyebabkan terjadinya resiko resistensi bagi masyarakat yang kurang pengetahuan dan edukasi tentang penggunaan antibiotik khususnya amoxicillin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku,serta meneliti hubungan antara pengetahuan terhadap perilaku masyarakat dalam penggunaan amoxicillin di Apotek Gema Pharma Sukabumi. Penelitian ini merupakan peneletian dalam bentuk deskriptif observasional dengan pendakatan secara Cross Sectional. Pengambilan sampel menggugunakan teknik purposive sampling sehingga jumlah sampel 75 responden. Alat ukur menggunakan kuisioner yang berisi tentang tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku penggunaan amoxicillin. Analisis data menggunakan analisis Chi Square. Hasil yang didapat yakni mayoritas berjenis kelamin perempuan (60%), usia terbanyak dewasa awal 26- 35 tahun (27%). pendidikan terakhir terbanyak mayoritas SMA/SMK (44%). Pekerjaan terbanyak ibu rumah tangga (27%). Tingkat pengetahuan masyarakat kurang baik (41,3%), cukup baik (32%), dan baik (26,7%). Tingkat perilaku penggunaan amoxicillin kurang baik (41,3 %), cukup baik (33,3%) dan baik (25,3%), Hasil uji Chi Square diperoleh p-value 0,019 < dari 0,05 menunjukan adanya hubungan bermakna antara pengetahuan terhadap perilaku penggunaan amoxicillin di Apotek Gema Pharma Sukabumi.

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TIMOLOL DAN KOMBINASI TIMOLOL-LATANOPROST PADA PASIEN GLAUKOMA SUDUT TERBUKA DI KLINIK MATA BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Glaukoma adalah penyakit mata akibat kerusakan saraf mata dan dapat menyempitkan lapang pandang serta hilangnya fungsi penglihatan. Faktorpenyebab utama glaukoma adalah peningkatan tekanan intraokular (TIO) pada mata. Timolol dan Latanoprost adalah obat yang sering digunakan dalam terapi penyakit ini. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan efektivitas obat Timolol dan Timolol-Latanoprost. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif selama 1 tahun dengan menggunakan data rekam medis pada pasien glaukoma sudut terbuka. Pengambilan sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah 78 orang. Data dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan pasien rentang usia paling banyak pada penggunaan obat Timolol dan kombinasi Timolol-Latanoprost usia 56-65 tahun sebanyak 14 pasien (36%), jenis kelamin paling banyak yaitu perempuan sebanyak 20 pasien (51%) pada obat Timolol dan sebanyak 21 pasien (54%) pada obat Timolol-Latanoprost. Gambaran rata-rata perubahan penurunan TIO pada obat Timolol 29,3% dan kombinasi Timolol-Latanoprost 32,7%. Gambaran efektivitas Timolol 67% dan obat kombinasi Timolol-Latanoprost 62%, sehingga tidak ada perbedaan efektivitas antara obat Timolol dan kombinasi Timolol-Latanoprost dengan nilai P-value > (P- value = 0,639).

HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT TERHADAP TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS CIRIMEKAR CIBINONG

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg serta tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dengan pemeriksaan yang berulang. Dalam hal meningkatkan keberhasilan terapi, penggunaan obat yang rasional sangat penting. Jika penderita hipertensi tidak diobati maka terjadi komplikasi. Untuk pasien hipertensi harus meminum obat antihipertensi untuk mencapai efek terapinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan pasien terhadap keberhasilan terapi pasien hipertensi di Puskesmas Cirimekar. Desain Penelitian ini adalah Observasional dengan mengambil data pasien secara prospektifselama periode November 2021 – Desember 2021. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin responden paling banyak berjenis kelamin perempuan 85%, rentang usia terbanyak 46-55 tahun 73%, tingkat pendidikan terbanyak SMA 37% dan pekerjaan terbanyak IRT 67%. Gambaran kepatuhan pasien hipertensi dengan tingkat kepatuhan rendah 37%, tingkat kepatuhan sedang 30% dan tingkat kepatuhantinggi 33%. Gambaran tekanan darah pasien normal 10%, tekanan darah prehipertensi 28%, tekanan darah hipertensi derajat I 32% dan tekanan darah hipertensi derajat II 30%. Hasil hubungan tingkat kepatuhan terhadap tekanan darah pasien didapatkan nilai Uji Chi Square p value (0,00)<(0,05), maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat kepatuhan dengan tekanan darah pasien di PuskesmasCirimekar.

EVALUASI KETEPATAN PENGOBATAN PASIEN PSIKIATRI DI POLI JIWA RUMAH SAKIT SWASTA X BOGOR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Jenis gangguan jiwa yang sering dialami penduduk diantaranya episode depresi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, gangguan panik dan lain sebagainya. Pasien dengan diagnosis gangguan jiwa memerlukan ketepatan pengobatan agar tercapai pengobatan yang optimal. Ketepatan pengobatan meliputi tepat pasien, tepat obat, tepat indikasi, tepat dosis dan tepat frekuensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional menggunakan metode pengambilan data sekunder secara retrospektif pada pasien gangguan jiwa di RS Swasta X Bogor. Data yang diambil adalah data rekam medis dengan resep periode September-November 2021. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pasien gangguan jiwa di RS Swasta X Bogor paling banyak adalah perempuan yaitu sebesar 80,3%, usia paling banyak pada rentang 16-25 tahun sebanyak 53.6%, jenis gangguan jiwa yang banyak di alami adalah gangguan kecemasan dan depresi episode. Obat yang paling banyak digunakan adalah escitalopram sebesar 21.6%, dan ketepatan pengobatan gangguan jiwa untuk tepat pasien mencapai 100%, tepat obat 94%, tepat indikasi 100%, tepat dosis 93% dan tepat frekuensi 97%.

GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERILAKU SWAMEDIKASI DISMENORE PADA SISWI SMK FARMASI CIPTO KOTA CIREBON

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi adalah perilaku manusia yang biasanya dilakukan masyarakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini swamedikasi harus diawasi oleh apoteker. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yang sesuai untuk mendapatkan perilaku yang tepat dalam swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran pengetahuan dan perilaku swamedikasi siswi SMK Farmasi Cipto kota Cirebon dalam menghilangkan nyeri haid (dismenore). Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data secara prospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 66 responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan November – Desember 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 97% siswi SMK farmasi cipto kota cirebon mengalami dismenore,

EVALUASI PENGGUNAAN OBAT ANTIHIPERTENSI DENGAN ALGORITMA TERAPI HIPERTENSI JNC 8 DI KLINIK BUDHI PRATAMA GEDONG JAKARTA TIMUR

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik 90 mmHg untuk dua kali pengukuran dan pasien diukur pada keadaan tenang. Terdapat lima golongan utama obat antihipertensi yaitu Antagonis Converting Enzym Inhibitor, Antagonis Reseptor Bloker, beta bloker, Calcium Chanel Bloker dan diuretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien, penyakit penyerta, gambaran tekanan darah, profil penggunaan obat dan evaluasi penggunaan obat antihipertensi dengan algoritma terapi hipertensi Joint Commite National Eight (JNC 8)di Klinik Budhi Pratama Gedong periode Januari – Maret 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan rancangan cross sectional. Data sekunder pada penelitian ini diambil secara retrospektif dari rekam medik pasien periode Januari-Maret 2021. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah secara total sampling dengan jumlah sampel 75 pasien. Hasil penelitian karakteristik pasien hipertensi berdasarkan jenis kelamin terbanyak adalah perempuan 48 pasien (64%), usia terbanyak adalah manula lebih 65 tahun 30 pasien (40 %), klasifikasi hipertensi terbanyak yaitu hipertensi stage1 sebanyak 50 pasien (66.67 %) dan pasien hipertensi dengan diabetes mellitus sebanyak 24 pasien (32%) . Profil penggunaan obat antihipertensi secara tunggal sebanyak 48 pasien (64%). Evaluasi penggunaan obat antihipertensi dengan pedoman Joint Commite Nasional Eight (JNC 8) tahun 2014, yaitu sesuai sebanyak 64 pasien (85.33%) dan tidak sesuai sebanyak 11 pasien (14.67%).

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN ANALGETIK PADA SWAMEDIKASI NYERI GIGI DI APOTEK KIMIA FARMA SILIWANGI DEPOK

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan upaya masyarakat dalam menangani keluhan penyakit yang dialami. Dalam prakteknya, pengobatan sendiri akan menimbulkan masalah terhadap obat (Drug related problem), hal tersebut dikarenakan kurangnya pemahaman mengenai obat dan fungsinya. Tingkat pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempermudah perilaku swamedikasi yang tepat. Salah satu penyakit yang sering diswamedikasi adalah nyeri gigi dengan menggunakan obat analgetik. Analgetik merupakan golongan obat untuk mengatasi rasa nyeri ringan hingga berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan konsumen terhadap penggunaan analgetik pada swamedikasi nyeri gigi di Apotek Kimia Farma Siliwangi Depok. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 103 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan dengan metode total sampling. Hasil penelitian diperoleh data sosiodemografi berdasarkan jenis kelamin terbesar adalah laki-laki sebanyak 51,5%, usia 26-35 tahun sebanyak 35,8%, pendidikan S-1 sebanyak 49,5%, pekerjaan pegawai swasta sebanyak 49,5%, obat analgetik yang sering dibeli untuk swamedikasi nyeri gigi adalah asam mefenamat sebesar 36,9%, tempat pembelian obat di apotek sebanyak 88,3%, dan sebanyak 83,5% tidak mengalami efek samping. Hasil penelitian ini menunjukan responden memiliki pengetahuan tergolong kurang sebesar 11,7%, 32% responden tergolong cukup, dan 56,3% tergolong baik.

EVALUASI KEBERHASILAN TATALAKSANA TERAPI ESA (ERYTHROPOIETIN STIMULATING AGENT) PADA PASIEN HEMODIALISA DI RSUD CIAWI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Anemia komplikasi GGK terjadi 80-90% karena defisiensi eritropoietin. Terapi Erythropoietin Stimulating Agent (ESA) pilihan utama di RSUD Ciawi. Gagal Ginjal Kronik (GGK) termasuk 10 penyakit terbesar ke 7 di RSUD Ciawi. Tujuan penelitian mengevaluasi keberhasilan tatalaksana Erythropoietin Stimulating Agent (ESA) pasien Hemodialisa (HD) di RSUD Ciawi. Penelitian bersifat deskriptif, pengumpulan data retrospektif dari data sekunder rekam medis, data laboratorium Hb pasien. Pengambilan sampel dengan metode total sampling yaitu seluruh pasien rawat jalan Hemodialisa (HD) di RSUD Ciawi periode Oktober- Desember 2021 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 47 pasien. Hasil penelitian ini menunjukan gambaran sosiodemografi pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) dengan komplikasi anemia rentang usia terbanyak 46-55 tahun 18 pasien (38,30%), jenis kelamin terbanyak laki-laki 25 pasien (53,19%). Gambaran lama terapi Hemodialisa (HD) yaitu terbanyak ≤ 12 bulan 27 pasien (57,45%). Gambaran frekuensi pemberian ESA terbanyak pada frekuensi 2 kali sebulan bulan Oktober 26 pasien (55,31%), bulan November 33 pasien (70,21%) dan bulan Desember 32 pasien (68,08%). Gambaran kadar rata-rata Hemoglobin (Hb) pasien selama 3 bulan terapi ESA bulan Oktober 8,1 g/dl, November 7,9 g/dl, Desember 8,4 g/dl. Gambaran keberhasilan terapi ESA kategori Hb meningkat sebanyak 28 pasien (59,57%), kategori tetap sebanyak 4 pasien (8,52%), kategori menurun sebanyak 15 pasien (31,91%).

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DENGAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL PADA PASIEN BPJS DI POLI PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT RIDOGALIH SUKABUMI

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Standar pelayanan minimal (SPM) rumah sakit merupakan jenis-jenis pelayanan rumah sakit yang wajib dilaksanakan dengan standar kinerja yang ditetapkan dengan harapan menjadi acuan bagi pengelolaan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan kefarmasian dengan SPM pada pasien BPJS di poli penyakit dalam Rumah Sakit Ridogalih Sukabumi. Desain penelitian ini deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Alat ukur berupa data primer yaitu menggunakan resep dan kuesioner secara prospektif, untuk mengetahui kesesuaian kualitas pelayanan kefarmasian dengan SPM. Pengambilan dilakukan pada 291 resep yang didapat dari populasi menggunakan metode total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi dan 81 responden menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kategori yang sudah sesuai adalah rata-rata waktu tunggu pelayanan obat jadi 16.52 menit, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat 100%, dan rata- rata kepuasan pasien 84,43%, dan penulisan resep sesuai formularium nasional 78%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator waktu tunggu pelayanan obat jadi, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat, dan kepuasan pasien sudah sesuai dengan SPM, sedangkan indikator penulisan resep sesuai formularium belum sesuai dengan SPM.

EVALUASI KERASIONALAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN BRONKOPNEUMONIA ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP RS AZRA BOGOR DENGAN METODE GYSSENS

2023 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bronkopneumonia salah satu jenis pneumonia disebut juga pneumonia loburalis ditandai bercak infiltrat disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur dengan gejala demam tinggi, sesak napas, muntah dan batuk kering sehingga antibiotik merupakan terapi utama pneumonia. Penggunaan antibiotik yang rasional diharapkan dapat meningkatkan efektifitas terapi dan membatasi laju resistensi. Metode Gyssens adalah evaluasi kualitatif untuk mengukur ketepatan pemberian antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk melihat kerasionalan penggunaan antibiotik pasien bronkopneumonia anak di instalasi rawat inap RS Azra Bogor dengan metode Gyssens. Penelitian ini bersifat retrospektif observasional menggunakan data sekunder dari rekam medis. Hasil penelitian ini berdasarkan data sosiodemografi pasien bronkopneumonia anak yang terbanyak yaitu anak laki-laki sebanyak 57 pasien dengan persentase (62,64%), anak perempuan sebanyak 34 pasien (37,36%), karakteristik umur paling banyak yaitu kategori balita pada usia 0-5 tahun sebanyak 82 pasien (90,11%) dan berat badan paling banyak <10kg sebanyak 38 pasien (41,76%). Penggunaan antibiotik pasien bronkopneumonia anak di RS Azra Bogor terbanyak yaitu seftriakson 64,84%. Evaluasi penggunaan antibiotik menurut Gyssens kategori 0 yaitu penggunaan rasional atau tepat mendapatkan persentase tertinggi sebesar 48,35%, kategori IVC 31,86%, kategori IIIA 6,59%, kategori IIIB 5,49%, kategori IVB 5,49%, dan kategori IIA 2,19%.