2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Berdasarkan Laporan kinerja Direktorat Jenderal Pelayanan Kefarmasian
tahun 2017 menjelaskan bahwa puskesmas yang melaksanakan pelayanan
kefarmasian sesuai standar adalah puskesmas yang telah menerapkan pemberian
informasi obat (PIO) dan terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui perbedaan pengetahuan responden tentang informasi obat sebelum dan
sesudah dilakukan penyuluhan tentang informasi obat meliputi cara mendapatkan,
menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Jenis Penelitian yang digunakan
adalah quasi eksperimental, dengan desain one group pretest posttest. Hasil
penelitian menunjukan bahwa Frekuensi responden paling banyak berjenis kelamin
laki-laki 66,34%, kategori usia dewasa menjadi responden terbanyak sebanyak
66,67%. Pendidikan paling banyak SMA 73,33% dan Pekerjaan paling banyak
Petani/Peternak sebesar 30%. Tingkat pengetahuan responden sebelum dilakukan
penyuluhan adalah kurang sebanyak 100%, namun setelah dilaksanakan
penyuluhan tentang PIO tingkat pengetahuan pasien meningkat dengan baik
26,67%, cukup 66,67% dan kurang 6,67%. Hasil analisis statistik dengan uji
Wilcoxon menunjukan bahwa adanya perbedaan bermakna tangkat pengetahuan
pasien tentang informasi obat sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dilihat
dari nilai p value < 0,05 (p-value = 0,000).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan salah satu penyakit metabolik
kronik yang berisiko timbulnya berbagai komplikasi. Pasien DM Tipe 2
membutuhkan terapi dalam jangka waktu lama, selain itu penderita yang disertai
dengan penyakit penyerta atau komplikasi akan mendapatkan obat lebih dari satu
atau kombinasi, sehingga dapat terjadi resiko interaksi obat yang dapat
memperberat efek samping, meningkatkan atau menurunkan efektivitas
pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi obat dan
kejadian interaksi obat pada pasien DM Tipe 2. Penelitian ini dilakukan secara
deskriptif observasional. Pengambilan data dilakukan secara retrospektif dengan
pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling berdasarkan data
rekam medis dari 92 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian
menunjukkan penderita terbanyak yaitu perempuan (59,78%) dengan rentang usia
terbanyak 65-74 tahun (54,35%). Penyakit penyerta paling banyak yaitu hipertensi
(71,74%). Penggunaan obat antidiabetes terbanyak adalah obat kombinasi 2 obat
(9,78%) dan penggunaan obat penyakit penyerta terbanyak yaitu golongan obat
Angiotensin 2 Receptor Blocker (51,09%). Terdapat 103 potensi interaksi obat
dengan mekanisme interaksi terbanyak yaitu interaksi farmakodinamik (87,38%)
dan level keparahan moderate (91,26%), serta kejadian interaksi sebanyak 36
kejadian dengan mekanisme interaksi terbanyak yaitu interaksi farmakodinamik
(97,30%) dan level keparahan moderate (86,11%).
2025 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pada perkiraan tahun 2019, terdapat 9 juta kasus demam tifoid setiap
tahunnya, yang mengakibatkan sekitar 110.000 kematian per tahun. Risiko tifoid
lebih tinggi terjadi pada populasi yang tidak mempunyai akses terhadap air bersih
dan sanitasi yang memadai, dan anak-anak mempunyai risiko paling tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat profil pasien, melihat gambaran penggunaan
antibiotik dan mengevaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien tifoid
rawat jalan di Klinik Denti Sari Kabupaten Bogor periode Januari Januari – Juli
2023, meliputi tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis, tepat frekuensi
dan tepat lama pemberian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif
observasional dengan pengambilan data secara retrospektif pada rekam medik dan
resep anak yang terdiagnosa demam tifoid rawat jalan di Klinik Denti Sari
Kabupaten Bogor periode Januari-Juli 2023 dengan jumlah sampel sebanyak 96.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Karakteristik pasien demam tifoid anak di
Klinik Denti Sari Berdasarkan jenis kelamin lebih banyak laki-laki sebanyak 57
pasien (58,38%), usia terbanyak pada pasien demam tifoid adalah pada usia 5-11
tahun sebanyak 43 pasien (44,79%). Adapun berdasarkan berat badan lebih banyak
yang memiliki berat badan normal sebanyak 38 pasien (39,59%). Berdasarkan
gambaran penggunaan antibiotik didapatkan hasil penggunaan antibiotik terbanyak
adalah Cotrimoxazole (Sulfametoxazole-Trimethoprim) sebanyak 41 pasien
(42,71%). Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik pada demam tifoid anak untuk
tepat pasien sebanyak 96 pasien (100%), tepat indikasi sebanyak 96 pasien (100%),
pada tepat obat sebanyak 96 pasien (98,97%), pada tepat dosis sebanyak 14 pasien
(14,58%), tepat frekuensi sebanyak 83 pasien (86,46%) dan tepat lama pemberian
antibiotik sebanyak 96 pasien (100%) tidak tepat.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Penyimpanan obat farmasi di apotek yang bervariasi memerlukan
manajemen pengelolaan yang baik, agar obat farmasi terjaga kualitas dan
keamanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis obat, sistem
penyimpanan obat di Apotek Mutiara Farma Bogor. Penelitian ini bersifat deskriptif
dengan data observasional. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar observasi
data yang berupa form ceklis. Sampel yang digunakan adalah seluruh obat farmasi
yang terdapat di Apotek Mutiara Farma Bogor dengan jumlah 520 produk obat
OTC, Keras dan LASA. Hasil penelitian ini menunjukkan persentase kesesuaian
wadah dengan informasi yang jelas untuk obat OTC sebesar 94,40 %, berdasarkan
stabilitas sebesar 86,21%, berdasarkan kelas terapi sebesar 77,16%, berdasarkan
bentuk sediaan sebesar 100%, berdasarkan alfabetis 0%, kesesuaian FIFO/FEFO
0%, persentase kesesuaian wadah dengan informasi yang jelas untuk obat Ethical
sebesar 86,81%, berdasarkan stabilitas sebesar 100%, berdasarkan kelas terapi 0%,
berdasarkan bentuk sediaan 100%, berdasarkan alfabetis 31,25%, kesesuaian
FIFO/FEFO 0%, persentase kesesuaian wadah dengan informasi yang jelas untuk
obat LASA 87,32%, berdasarkan stabilitas sebesar 100%, berdasarkan kelas terapi
0%, berdasarkan bentuk sediaan 100%, berdasarkan alfabetis 45,07%, kesesuaian
FIFO/FEFO 0%.
2024 · Book · Koleksi Perpustakaan
Infeksi Dengue merupakan sekelompok penyakit yang disebabkan oleh
virus Dengue pada manusia. DHF ditandai dengan adanya kebocoran plasma
seperti peningkatan hematokrit, efusi pleura, hipoalbuminemia (Kemenkes, 2020).
Clinical pathway digunakan sebagai kendali mutu dan biaya dalam pelayanan
kesehatan yang dapat dilihat dari rata-rata lama rawat dan outcomes terapi. Kasus
DHF masuk dalam daftar 10 besar penyakit rawat inap di RS X Bogor. Penelitian
ini bertujuan untuk mengukur perbedaan rata-rata lama rawat dan outcomes terapi
pasien DHF antara sebelum dan setelah clinical pathway. Penelitian ini merupakan
penelitian kualitatif observasional rancangan penelitian cross sectional, data
dikumpulkan secara retrospektif menggunakan catatan rekam medis. Persentase
terbesar pasien DHF rawat inap mendapatkan masa pengobatan cepat atau lama
rawat 5 hari, sebanyak 51 pasien (70%) dengan mean 4,68 hari pada tahun 2017
dan 61 pasien (67%) dengan mean 3,75 hari pada tahun 2018. Persentase outcomes
terapi terbesar pasien DHF rawat inap adalah sembuh sebanyak 38 pasien (52%)
pada tahun 2017 dan 45 pasien (62%) pada tahun 2018. Hasil ujistatistik lama rawat
yaitu P-Value > 0,05 (P-Value = 0,051), uji statistik outcomes terapi yaitu P-Value
> 0,05 (P-Value = 0,244), tidak terdapat perbedaan bermakna antara sebelum
dengan sesudah clinical pathway pada kedua kategori.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Anemia pada kehamilan merupakan kondisi dimana konsentrasi hemoglobin pada
ibu hamil di bawah 11g/dL. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan
kadar Hb sebelum dan sesudah diterapi dengan tablet tambah darah di Puskesmas
Sukakarya Sukabumi. Desain ‘penelitian ini nnon ‘eksperimental observasional
dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel pada penelitian ini adalah
ibu hamil yang terkena anemia periode Januari 2022 – Maret 2023. Jumlah
subyek penelitian ini adalah 52 pasien. Data yang diperoleh disajikan dalam
bentuk diagram lingkaran dan diagram batang. Hasil penelitian menunjukan
bahwa pasien anemia ibu hamil dengan rata - rata usia pasien terbanyak 26 – 45
tahun yaitu (53,85%). Pekerjaan terbanyak yaitu Ibu Rumah Tangga (IRT)
sebanyak 47 pasien (90,6%). Pendidikan terbanyak yaitu SD sebanyak 28 pasien
(53,85%). Penggunaan obat tebanyak yaitu tablet tambah darah dan vitamin B
komplek sebanyak 52 pasien. Sedangkan untuk kombinasi terbanyak yaitu tablet
tambah darah dan vitamin B komplek sebanyak 39 pasien. Gambaran kadar Hb
sebelum diterapi dengan rata-rata nilai kadar Hb 9,921 g/dL dan sesudah diterapi
menunjukkan kenaikan dengan rata-rata nilai kadar Hb 11,117 g/dL pasien yang
mengalami peningkatan kadar Hb setelah diterapi sebanyak 50 pasien (96,15%).
Adanya perbedaan kadarPHb sebelum”dan’sesudah diterapi dengan tablet tambah
darah yang dilihat dari nilaiiP-Value ≤ 0,05 ( P-Value = 0,000).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Amoxicillin termasuk antibiotik spektrum luas dan memiliki bioavabilitas
oral yang tinggi. Di apotek Gema Pharma Sukabumi sering terjadi pembelian
amoxicillin tanpa resep dokter. Hal ini menyebabkan terjadinya resiko resistensi
bagi masyarakat yang kurang pengetahuan dan edukasi tentang penggunaan
antibiotik khususnya amoxicillin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku,serta meneliti hubungan antara
pengetahuan terhadap perilaku masyarakat dalam penggunaan amoxicillin di
Apotek Gema Pharma Sukabumi. Penelitian ini merupakan peneletian dalam
bentuk deskriptif observasional dengan pendakatan secara Cross Sectional.
Pengambilan sampel menggugunakan teknik purposive sampling sehingga
jumlah sampel 75 responden. Alat ukur menggunakan kuisioner yang berisi
tentang tingkat pengetahuan dan tingkat perilaku penggunaan amoxicillin.
Analisis data menggunakan analisis Chi Square. Hasil yang didapat yakni
mayoritas berjenis kelamin perempuan (60%), usia terbanyak dewasa awal 26-
35 tahun (27%). pendidikan terakhir terbanyak mayoritas SMA/SMK (44%).
Pekerjaan terbanyak ibu rumah tangga (27%). Tingkat pengetahuan masyarakat
kurang baik (41,3%), cukup baik (32%), dan baik (26,7%). Tingkat perilaku
penggunaan amoxicillin kurang baik (41,3 %), cukup baik (33,3%) dan baik
(25,3%), Hasil uji Chi Square diperoleh p-value 0,019 < dari 0,05 menunjukan
adanya hubungan bermakna antara pengetahuan terhadap perilaku penggunaan
amoxicillin di Apotek Gema Pharma Sukabumi.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Glaukoma adalah penyakit mata akibat kerusakan saraf mata dan dapat
menyempitkan lapang pandang serta hilangnya fungsi penglihatan. Faktorpenyebab
utama glaukoma adalah peningkatan tekanan intraokular (TIO) pada mata. Timolol
dan Latanoprost adalah obat yang sering digunakan dalam terapi penyakit ini.
Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan efektivitas obat Timolol dan
Timolol-Latanoprost. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non
eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif selama 1 tahun dengan
menggunakan data rekam medis pada pasien glaukoma sudut terbuka. Pengambilan
sampel menggunakan metode total sampling dengan jumlah 78 orang. Data
dianalisis dengan menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini
menunjukkan pasien rentang usia paling banyak pada penggunaan obat Timolol dan
kombinasi Timolol-Latanoprost usia 56-65 tahun sebanyak 14 pasien (36%), jenis
kelamin paling banyak yaitu perempuan sebanyak 20 pasien (51%) pada obat
Timolol dan sebanyak 21 pasien (54%) pada obat Timolol-Latanoprost. Gambaran
rata-rata perubahan penurunan TIO pada obat Timolol 29,3% dan kombinasi
Timolol-Latanoprost 32,7%. Gambaran efektivitas Timolol 67% dan obat
kombinasi Timolol-Latanoprost 62%, sehingga tidak ada perbedaan efektivitas
antara obat Timolol dan kombinasi Timolol-Latanoprost dengan nilai P-value > (P-
value = 0,639).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg serta
tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg dengan pemeriksaan yang berulang.
Dalam hal meningkatkan keberhasilan terapi, penggunaan obat yang rasional sangat
penting. Jika penderita hipertensi tidak diobati maka terjadi komplikasi. Untuk
pasien hipertensi harus meminum obat antihipertensi untuk mencapai efek
terapinya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kepatuhan pasien
terhadap keberhasilan terapi pasien hipertensi di Puskesmas Cirimekar. Desain
Penelitian ini adalah Observasional dengan mengambil data pasien secara
prospektifselama periode November 2021 – Desember 2021. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa jenis kelamin responden paling banyak berjenis kelamin
perempuan 85%, rentang usia terbanyak 46-55 tahun 73%, tingkat pendidikan
terbanyak SMA 37% dan pekerjaan terbanyak IRT 67%. Gambaran kepatuhan
pasien hipertensi dengan tingkat kepatuhan rendah 37%, tingkat kepatuhan sedang
30% dan tingkat kepatuhantinggi 33%. Gambaran tekanan darah pasien normal 10%,
tekanan darah prehipertensi 28%, tekanan darah hipertensi derajat I 32% dan
tekanan darah hipertensi derajat II 30%. Hasil hubungan tingkat kepatuhan terhadap
tekanan darah pasien didapatkan nilai Uji Chi Square p value (0,00)<(0,05), maka
dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat kepatuhan dengan
tekanan darah pasien di PuskesmasCirimekar.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jenis gangguan jiwa yang sering dialami penduduk diantaranya episode
depresi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, gangguan panik dan lain sebagainya.
Pasien dengan diagnosis gangguan jiwa memerlukan ketepatan pengobatan agar
tercapai pengobatan yang optimal. Ketepatan pengobatan meliputi tepat pasien, tepat
obat, tepat indikasi, tepat dosis dan tepat frekuensi. Penelitian ini merupakan penelitian
deskriptif observasional menggunakan metode pengambilan data sekunder secara
retrospektif pada pasien gangguan jiwa di RS Swasta X Bogor. Data yang diambil
adalah data rekam medis dengan resep periode September-November 2021. Hasil
penelitian ini menunjukan bahwa pasien gangguan jiwa di RS Swasta X Bogor paling
banyak adalah perempuan yaitu sebesar 80,3%, usia paling banyak pada rentang 16-25
tahun sebanyak 53.6%, jenis gangguan jiwa yang banyak di alami adalah gangguan
kecemasan dan depresi episode. Obat yang paling banyak digunakan adalah
escitalopram sebesar 21.6%, dan ketepatan pengobatan gangguan jiwa untuk tepat
pasien mencapai 100%, tepat obat 94%, tepat indikasi 100%, tepat dosis 93% dan tepat
frekuensi 97%.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Swamedikasi adalah perilaku manusia yang biasanya dilakukan masyarakat
untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini
swamedikasi harus diawasi oleh apoteker. Masyarakat membutuhkan pengetahuan
yang sesuai untuk mendapatkan perilaku yang tepat dalam swamedikasi.
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran pengetahuan dan perilaku
swamedikasi siswi SMK Farmasi Cipto kota Cirebon dalam menghilangkan nyeri
haid (dismenore). Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan
pengambilan data secara prospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 66
responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan November – Desember 2020.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 97% siswi SMK farmasi cipto kota
cirebon mengalami dismenore,
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan
tekanan darah diastolik 90 mmHg untuk dua kali pengukuran dan pasien diukur
pada keadaan tenang. Terdapat lima golongan utama obat antihipertensi yaitu
Antagonis Converting Enzym Inhibitor, Antagonis Reseptor Bloker, beta bloker,
Calcium Chanel Bloker dan diuretik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
karakteristik pasien, penyakit penyerta, gambaran tekanan darah, profil penggunaan
obat dan evaluasi penggunaan obat antihipertensi dengan algoritma terapi hipertensi
Joint Commite National Eight (JNC 8)di Klinik Budhi Pratama Gedong periode
Januari – Maret 2021. Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan
rancangan cross sectional. Data sekunder pada penelitian ini diambil secara
retrospektif dari rekam medik pasien periode Januari-Maret 2021. Teknik
pengambilan sampel pada penelitian ini adalah secara total sampling dengan jumlah
sampel 75 pasien. Hasil penelitian karakteristik pasien hipertensi berdasarkan jenis
kelamin terbanyak adalah perempuan 48 pasien (64%), usia terbanyak adalah manula
lebih 65 tahun 30 pasien (40 %), klasifikasi hipertensi terbanyak yaitu hipertensi
stage1 sebanyak 50 pasien (66.67 %) dan pasien hipertensi dengan diabetes mellitus
sebanyak 24 pasien (32%) . Profil penggunaan obat antihipertensi secara tunggal
sebanyak 48 pasien (64%). Evaluasi penggunaan obat antihipertensi dengan pedoman
Joint Commite Nasional Eight (JNC 8) tahun 2014, yaitu sesuai sebanyak 64 pasien
(85.33%) dan tidak sesuai sebanyak 11 pasien (14.67%).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Swamedikasi atau pengobatan sendiri merupakan upaya masyarakat dalam
menangani keluhan penyakit yang dialami. Dalam prakteknya, pengobatan sendiri
akan menimbulkan masalah terhadap obat (Drug related problem), hal tersebut
dikarenakan kurangnya pemahaman mengenai obat dan fungsinya. Tingkat
pengetahuan merupakan salah satu faktor yang mempermudah perilaku
swamedikasi yang tepat. Salah satu penyakit yang sering diswamedikasi adalah
nyeri gigi dengan menggunakan obat analgetik. Analgetik merupakan golongan
obat untuk mengatasi rasa nyeri ringan hingga berat. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan konsumen terhadap penggunaan
analgetik pada swamedikasi nyeri gigi di Apotek Kimia Farma Siliwangi Depok.
Penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Sampel yang digunakan
dalam penelitian ini sebanyak 103 responden. Pengambilan sampel dilakukan
dengan dengan metode total sampling. Hasil penelitian diperoleh data
sosiodemografi berdasarkan jenis kelamin terbesar adalah laki-laki sebanyak
51,5%, usia 26-35 tahun sebanyak 35,8%, pendidikan S-1 sebanyak 49,5%,
pekerjaan pegawai swasta sebanyak 49,5%, obat analgetik yang sering dibeli
untuk swamedikasi nyeri gigi adalah asam mefenamat sebesar 36,9%, tempat
pembelian obat di apotek sebanyak 88,3%, dan sebanyak 83,5% tidak
mengalami efek samping. Hasil penelitian ini menunjukan responden memiliki
pengetahuan tergolong kurang sebesar 11,7%, 32% responden tergolong cukup,
dan 56,3% tergolong baik.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Anemia komplikasi GGK terjadi 80-90% karena defisiensi eritropoietin. Terapi
Erythropoietin Stimulating Agent (ESA) pilihan utama di RSUD Ciawi. Gagal
Ginjal Kronik (GGK) termasuk 10 penyakit terbesar ke 7 di RSUD Ciawi. Tujuan
penelitian mengevaluasi keberhasilan tatalaksana Erythropoietin Stimulating
Agent (ESA) pasien Hemodialisa (HD) di RSUD Ciawi. Penelitian bersifat
deskriptif, pengumpulan data retrospektif dari data sekunder rekam medis, data
laboratorium Hb pasien. Pengambilan sampel dengan metode total sampling yaitu
seluruh pasien rawat jalan Hemodialisa (HD) di RSUD Ciawi periode Oktober-
Desember 2021 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi berjumlah 47 pasien.
Hasil penelitian ini menunjukan gambaran sosiodemografi pasien Gagal Ginjal
Kronik (GGK) dengan komplikasi anemia rentang usia terbanyak 46-55 tahun 18
pasien (38,30%), jenis kelamin terbanyak laki-laki 25 pasien (53,19%). Gambaran
lama terapi Hemodialisa (HD) yaitu terbanyak ≤ 12 bulan 27 pasien (57,45%).
Gambaran frekuensi pemberian ESA terbanyak pada frekuensi 2 kali sebulan
bulan Oktober 26 pasien (55,31%), bulan November 33 pasien (70,21%) dan
bulan Desember 32 pasien (68,08%). Gambaran kadar rata-rata Hemoglobin (Hb)
pasien selama 3 bulan terapi ESA bulan Oktober 8,1 g/dl, November 7,9 g/dl,
Desember 8,4 g/dl. Gambaran keberhasilan terapi ESA kategori Hb meningkat
sebanyak 28 pasien (59,57%), kategori tetap sebanyak 4 pasien (8,52%), kategori
menurun sebanyak 15 pasien (31,91%).
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Pelayanan Kefarmasian adalah suatu pelayanan langsung dan bertanggung jawab
kepada pasien yang berkaitan dengan Sediaan Farmasi dengan maksud mencapai
hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupan pasien. Standar pelayanan
minimal (SPM) rumah sakit merupakan jenis-jenis pelayanan rumah sakit yang
wajib dilaksanakan dengan standar kinerja yang ditetapkan dengan harapan
menjadi acuan bagi pengelolaan rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis kualitas pelayanan kefarmasian dengan SPM pada pasien BPJS di
poli penyakit dalam Rumah Sakit Ridogalih Sukabumi. Desain penelitian ini
deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Alat ukur berupa data
primer yaitu menggunakan resep dan kuesioner secara prospektif, untuk
mengetahui kesesuaian kualitas pelayanan kefarmasian dengan SPM.
Pengambilan dilakukan pada 291 resep yang didapat dari populasi menggunakan
metode total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi dan 81 responden
menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukan
bahwa kategori yang sudah sesuai adalah rata-rata waktu tunggu pelayanan obat
jadi 16.52 menit, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat 100%, dan rata-
rata kepuasan pasien 84,43%, dan penulisan resep sesuai formularium nasional
78%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa indikator waktu tunggu pelayanan obat
jadi, tidak adanya kejadian kesalahan pemberian obat, dan kepuasan pasien sudah
sesuai dengan SPM, sedangkan indikator penulisan resep sesuai formularium
belum sesuai dengan SPM.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bronkopneumonia salah satu jenis pneumonia disebut juga pneumonia loburalis
ditandai bercak infiltrat disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur dengan gejala
demam tinggi, sesak napas, muntah dan batuk kering sehingga antibiotik
merupakan terapi utama pneumonia. Penggunaan antibiotik yang rasional
diharapkan dapat meningkatkan efektifitas terapi dan membatasi laju resistensi.
Metode Gyssens adalah evaluasi kualitatif untuk mengukur ketepatan pemberian
antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk melihat kerasionalan penggunaan antibiotik
pasien bronkopneumonia anak di instalasi rawat inap RS Azra Bogor dengan
metode Gyssens. Penelitian ini bersifat retrospektif observasional menggunakan
data sekunder dari rekam medis. Hasil penelitian ini berdasarkan data
sosiodemografi pasien bronkopneumonia anak yang terbanyak yaitu anak laki-laki
sebanyak 57 pasien dengan persentase (62,64%), anak perempuan sebanyak 34
pasien (37,36%), karakteristik umur paling banyak yaitu kategori balita pada usia
0-5 tahun sebanyak 82 pasien (90,11%) dan berat badan paling banyak <10kg
sebanyak 38 pasien (41,76%). Penggunaan antibiotik pasien bronkopneumonia
anak di RS Azra Bogor terbanyak yaitu seftriakson 64,84%. Evaluasi penggunaan
antibiotik menurut Gyssens kategori 0 yaitu penggunaan rasional atau tepat
mendapatkan persentase tertinggi sebesar 48,35%, kategori IVC 31,86%, kategori
IIIA 6,59%, kategori IIIB 5,49%, kategori IVB 5,49%, dan kategori IIA 2,19%.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan