Abstrak
Jenis gangguan jiwa yang sering dialami penduduk diantaranya episode depresi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, gangguan panik dan lain sebagainya. Pasien dengan diagnosis gangguan jiwa memerlukan ketepatan pengobatan agar tercapai pengobatan yang optimal. Ketepatan pengobatan meliputi tepat pasien, tepat obat, tepat indikasi, tepat dosis dan tepat frekuensi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional menggunakan metode pengambilan data sekunder secara retrospektif pada pasien gangguan jiwa di RS Swasta X Bogor. Data yang diambil adalah data rekam medis dengan resep periode September-November 2021. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pasien gangguan jiwa di RS Swasta X Bogor paling banyak adalah perempuan yaitu sebesar 80,3%, usia paling banyak pada rentang 16-25 tahun sebanyak 53.6%, jenis gangguan jiwa yang banyak di alami adalah gangguan kecemasan dan depresi episode. Obat yang paling banyak digunakan adalah escitalopram sebesar 21.6%, dan ketepatan pengobatan gangguan jiwa untuk tepat pasien mencapai 100%, tepat obat 94%, tepat indikasi 100%, tepat dosis 93% dan tepat frekuensi 97%.