Abstrak
Swamedikasi adalah perilaku manusia yang biasanya dilakukan masyarakat untuk mendapatkan solusi terkait masalah kesehatan, untuk alasan ini swamedikasi harus diawasi oleh apoteker. Masyarakat membutuhkan pengetahuan yang sesuai untuk mendapatkan perilaku yang tepat dalam swamedikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gambaran pengetahuan dan perilaku swamedikasi siswi SMK Farmasi Cipto kota Cirebon dalam menghilangkan nyeri haid (dismenore). Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data secara prospektif. Sampel yang digunakan sebanyak 66 responden. Penelitian ini dilakukan pada bulan November – Desember 2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 97% siswi SMK farmasi cipto kota cirebon mengalami dismenore,