Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Perencanaan
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN OBAT DENGAN METODE ABC INDEKS KRITIS DI PUSKESMAS KEMANG KABUPATEN BOGOR TAHUN 2020

2025Koleksi Perpustakaan

Obat-obatan merupakan salah satu factor terpenting sebagai penunjang pelayanan kesehatan pada pasien di Puskesmas, oleh karena itu jika terjadi permasalahan pada persediaan perbekalan farmasi akan mengakibatkan tidak tercapainya keberhasilan terapi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambatan pengelompokan obat berdasarkan ABC nilai pemakaian, nilai investasi, nilai kritis, dan nilai indeks kritis. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif berdasarkan penggunaan obat di tahun 2020 serta kuesioner dengan daftar ceklis obat. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling sebanyak 66 item obat. Hasil dari penelitian ini adalah nilai kelompok A terdapat 16 item dengan total pemakaian 61.214, kelompok B terdapat 15 item dengan total pemakaian 11.467, dan kelompok C terdapat 36 item dengan total pemakaian 4.475, pada nilai investasi kelompok A total investasi Rp 23.352.841, kelompok B total investasi Rp 4.326.020, dan kelompok C total investasi Rp 1.590.313, pada nilai kritis kelompok A sebanyak 17 item, kelompok B sebanyak 40 item, dan kelompok C sebanyak 9 item, dan berdasarkan analisis ABC indeks kritis didapatkan kelompok A terdapat 13 item (19,70%), kelompok B terdapat 42 item (63,63%), dan kelompok C terdapat 11 item (16,67%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERENCANAAN OBAT BERDASARKAN METODE KOMBINASI ABC-VEN DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT SWASTA X BOGOR

2025Koleksi Perpustakaan

Perencanaan adalah suatu proses kegiatan untuk menentukan jumlah dan periode pengadaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan habis pakai untuk menjamin terpenuhinya kriteria tepat jenis, tepat jumlah, tepat waktu. Analisa perencanaan obat di rumah sakit dilakukan dengan metode kombinasi ABC-VEN. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai investasi dan pengelompokan obat dengan metode ABC, metode VEN dan menganalisis perencanaan dengan metode Kombinasi ABC-VEN untuk mengetaui prioritas pembeian barang. Penelitian ini bersifat non eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif dianalisa dengan deskriptif, sample yang diambil dengan metode total sampling. Sampel pada penelitian adalah data obat periode Januari – desember 2022 dengan jumlah sebanyak 1251 item obat. Hasil Pengelompokan Metode ABC berdasarkan nilai investasi 71% sebanyak 166 item(11%), kelompok B dengan nilai investasi 20% sebanyak 528 item(35%), dan kelompok C dengan nilai 9% sebanyak 827 item (54%), hal ini sudah sesuai dengan prinsip pareto. Hasil Pengelompokan Metode VEN diperoleh sebanyak 241 item (20%) Kelompok V, 344 item (28%) Kelompok E, dan 633 item (52%) Kelompok N. Hasil Analisis Perencanaan ABC-VEN diperoleh kelompok Prioritas yaitu VA 2,64%,VB 5,76% ,dan VC 16,71%, kategori Utama yaitu EA 3,83%, EB 5,75%, EC 17,98%, dan kategori Tambahan yaitu NA 6,79%, NB 11,59%, NC 34,77%, yang dapat mengidentifikasi prioritas pengadaan obat.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN KESESUAIAN PERENCANAAN DENGAN PENGADAAN OBAT DI RS PERMATA JONGGOL PERIODE JULI-DESEMBER TAHUN 2019

2023Koleksi Perpustakaan

Salah satu faktor yang penting untuk terlaksananya pelayanan farmasi yaitu dengan tercukupinya kebutuhan obat obatan dengan stok yang sesuai dengan kebutuhan. Ketidakcukupan obat-obatan disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yang sangat menentukan yaitu faktor perencanaan/perhitungan perkiraan kebutuhan obat yang belum tepat,belum efektif dan kurang efisien atau pengadaan obat yang belum tepat dengan perencanaan yang telah dibuat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesesuaian berdasarkan persentase antara perencanaan obat terhadap pengadaan obat di RS Permata Jonggol periode Juli- Desember tahun 2019. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan retrospektif. Berdasarkan hasil penelitian persentase kesesuaian perencanaan dan pengadaan didapat total 552 obat yang sesuai antara perencanaan dengan pengadaan obat atau memiliki persentase 100%. 54 obat yang jumlah persentasenya rentang 90%-99%, 25 obat yang jumlah persentasenya rentang 80%-89%, 9 obat yang jumlah persentasenya rentang 70%- 79%, 8 obat yang jumlah persentasenya rentang 60%-69%, dan 3 obat lainnya persentasenya dibawah 50%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PERENCANAAN OBAT NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA BERDASARKAN ANALISIS ABC INDEKS KRITIS DI RSUD KOTA BOGOR PERIODE JANUARI-JUNI 2022

2023Koleksi Perpustakaan

Perencanaan obat adalah upaya penetapan jenis dan jumlah obat sesuai dengan kebutuhan serta anggaran. Perencanaan obat yang baik perlu dilakukan analisis perencanaan. Obat narkotika dan psikotropika merupakan obat yang jumlahnya paling sedikit di RSUD Kota Bogor. Analisis ABC Indeks Kritis merupakan analisis perencanaan berdasarkan nilai ekonomis serta memilih obat narkotika dan psikotropika yang menjadi prioritas sangat penting (kelompok A), penting (kelompok B), dan kurang penting (kelompok C). penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil analisis metode ABC Indeks Kritis dengan menentukan nilai pemakaian, nilai investasi, nilai kritis, dan nilai ABC Indeks Kritis dan mengetahui perencanaan obat narkotika dan psikotropika sudah sesuai dengan kebutuhan perbekalan farmasi di RSUD Kota Bogor. Penelitian ini merupakan jenis analisis deskriptif. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan secara retrospektif yaitu pengambilan data diambil berdasarkan data yang telah ada yaitu sebanyak 35 sampel sediaan psikotropika dan narkotika yang ada di RSUD Kota Bogor periode Januari–Juni 2022. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari 16 sediaan obat narkotika, 3 item merupakan kelompok A (18,75%), 9 item kelompok B (56,25%), dan 4 item kelompok C (25%) dan 19 sediaan obat psikotropika , 2 item kelompok A (8%), 16 item kelompok B (64%), 7 item kelompok C (28%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERENCANAAN OBAT BERDASARKAN METODE ABC INDEKS KRITIS DI INSTALASI FARMASI RS MULIA PAJAJARAN KOTA BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Obat-obatan merupakan salah satu faktor terpenting sebagai penunjang pelayanan kesehatan pada pasien di rumah sakit, oleh karena itu jika terjadi masalah pada persediaan perbekalan farmasi maka akan terjadi penurunan dalam hal pendapatan rumah sakit, serta dapat mengakibatkan tidak tercapainya keberhasilan terapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pengelompokan obat berdasarkan analisis ABC nilai pakai, nilai investasi, nilai kritis, dan nilai indeks kritis. Desain penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif berdasarkan penggunaan obat di tahun 2021 serta kuesioner dengan daftar ceklis obat. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode total sampling sebanyak 968 item obat. Hasil dari penelitian ini adalah nilai pakai kelompok A terdapat 51 item dengan total pemakaian 1.329.961, kelompok B terdapat 134 item dengan total pemakaian 378.594, dan kelompok C terdapat 783 item dengan total pemakaian 188.958, pada nilai investasi kelompok A total investasi Rp. 4.817.205.816, kelompok B total investasi Rp. 1.368.915.159, dan kelompok C total investasi Rp. 682.992.917, pada nilai kritis kelompok A sebanyak 98 item, kelompok B sebanyak 785 item dan kelompok C sebanyak 85 item dan berdasarkan analisis ABC indeks kritis didapatkan kelompok A terdapat 22 item (2,27%), kelompok B terdapat 376 item (38,84%), kelompok C terdapat 570 item (58,89%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN ANALISIS PARETO SEDIAAN FARMASI DI APOTEK EKA MITRA SEHAT PADA PERIODE OKTOBER - DESEMBER 2021

2023Koleksi Perpustakaan

Perencanaan dan pengadaan harus dikelola dengan baik untuk menjaga ketersediaan dan kualitas obat di apotek. Metode analisis ABC merupakan metode pembuatan grup menjadi 3 kelompok besar yang disebut kelompok A (nilai investasi tinggi), B (nilai investasi sedang), C (nilai investasi rendah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelompokan sediaan farmasi di Apotek Eka Mitra Sehat berdasarkan analisis pareto ABC nilai pemakaian dan nilai investasi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data secara retrospektif. Data diambil dari hasil penjualan sediaan farmasi di Apotek Eka Mitra Sehat periode Oktober – Desember 2021. Populasi yang digunakan yaitu sediaan farmasi sejumlah 701 item. Sampel dalam penelitian ini adalah total sampling. Hasil analisis pareto sediaan farmasi berdasarkan nilai pemakaian kelompok A 10.104 (69,84%), kelompok B 2.903 (20,06%), dan kelompok C 1.461 (10,10%). Hasil analisis pareto sediaan farmasi berdasarkan nilai investasi kelompok A Rp. 121.343.801 (69,85%), kelompok B Rp. 35.005.160 (20,15%), dan kelompok C Rp. 17.364.971 (10,00%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PERENCANAAN PENGADAAN OBAT PSIKOTROPIKA DAN NARKOTIKA BERDASARKAN ANALISIS ABC INDEKS KRITIS DI RSUD CIAWI

2022Koleksi Perpustakaan

Perencanaan merupakan kegiatan pertama yang akan dilaksanakan guna menentukan keberhasilan kegiatan selanjutnya. Tujuan dari perencanaan tersebut untuk memperkirakan jenis dan jumlah obat yang mendekati permintaan, meningkatkan permintaan obat secara wajar, dan meningkatkan efisiensi penggunaan obat. Analisis indeks kritis digunakan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan dana dengan mengelompokkan sediaan psikotropika dan narkotika berdasarkan dampaknya pada kesehatan. Nilai Indeks Kritis (NIK) dikelompokan dalam kriteria A dengan NIK 9,5 – 12, kelompok B dengan NIK 6,5 – 9,4, dan kelompok C dengan NIK 4 – 6,4. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kesesuaian perencanaan terhadap pengadaan obat psikotropika dan narkotika di RSUD Ciawi periode Januari – Desember 2020. Desain penelitian dilakukan dengan analisis deskriptif. Pada hasil analisis ABC Indeks Kritis dari 61 item yang terdiri dari 47 item sediaan psikotropika dan 14 item sediaan narkotika. Pada Sediaan Psikotropika diperoleh kelompok A dengan NIK 9,5 – 12 : 5 item (10,64%), kelompok B dengan NIK 6,5 – 9,4 : 27 item (57,45%), kelompok C dengan NIK 4 - 6,4 : 15 item (31,91%). Pada sediaan Narkotika diperoleh kelompok A dengan NIK 9,5 -12 : 1 item (7,14%), kelompok B dengan NIK 6,5 – 9,4 : 7 item (50,00 %), dan kelompok C dengan NIK 4 – 6,4 : 6 item (42,86%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PERENCANAAN SEDIAAN FARMASI BERDASARKAN PARETO ABC DI APOTEK KIMIA FARMA KUSMAYADI KABUPATEN BOGOR

2022Koleksi Perpustakaan

Analisis ABC atau pareto adalah suatu analisis yang dapat digunakan dalam menganalisa pola konsumsi perbekalan farmasi, dengan analisis ABC maka dapat membantu pihak manajemen menentukan pengendalian yang tepat untuk masing- masing kelompok obat dan menentukan obat mana yang harus diprioritaskan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya. Perencanaan obat adalah kegiatan yang dilakukan dalam rangka menyusun daftar kebutuhan obat dengan kriteria yang tepat berupa jenis, jumlah dan harga obat yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran untuk menghindari kekosongan obat.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan dan pengelompokan sediaan farmasi yang dilakukan Apotek Kimia Farma Kusmayadi Bogor. Penelitian ini digolongkan dalam penelitian deskriptif,dapat dilakukan untuk mengetahui dan menjadi mampu untuk menjelaskan karakteristik variable yang diteliti dalam suatu situasi. Berdasarkan analisis ABC investasi terdapat obat yang masuk ke dalam kelompok A sebanyak 369 jenis obat atau 13,43% dari seluruh sampel, menyerap 69,97%investasi, kelompok B sebanyak 485 jenis obat atau 17,66 % dari seluruh obat,menyerap 20,03% investasi. Sementara kelompok C sebanyak 1892 jenis obat atau 68,19% dari seluruh sampel item obat hanya menyerap sebesar 10% investasi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail