BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Beberapa orang mulai memilih tanaman herbal sebagai obat alternatif karena
adanya anggapan bahwa obat alami memiliki efek samping yang rendah.
Pemanfaatan tanaman tradisional seperti daun bisbul dapat berpotensi sebagai
obat penurun tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh
ekstrak etanol daun bisbul (Diospyros discolor Willd.) terhadap tekanan darah.
Simplisia daun bisbul diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol
70% dan dilakukan uji tidak langsung (non-invasive blood preassure). Daun
bisbul mengandung senyawa flavonoid, dimana senyawa ini memiliki
kemampuan untuk mengatasi hipertensi. Terdapat lima kelompok uji yang terdiri
dari lima ekor tikus jantan Sprague dawley yaitu kelompok kontrol positif
kaptopril 25 mg/kgBB, kontrol negatif aquadest, dan tiga kelompok perlakuan
ekstrak dengan dosis 250, 500 dan 750 mg/kg BB. Persentase penurunan tekanan
darah pada tikus jantan dengan ekstrak etanol 70% sebanyak 30,51% (± 2,95).
Tekanan darah setiap kelompok dibandingkan secara statistik menggunakan
analisis one-way ANOVA dengan ketentuan tingkat kepercayaan 95% dengan
taraf a 0,01. Hasil dari variasi ketiga dosis tidak memiliki pengaruh yang
bermakna terhadap penurunan tikus model hipertensi yang diinduksi NaCl 8%
(p=0,850;p=0,924).
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan terjadinya peningkatan
kadar glukosa dalam darah karena kekurangan insulin, resistensi insulin atau
keduanya. Gula seringkali dihindari oleh penderita diabetes meskipun gula
merupakan kebutuhan sehari-hari. Gula kelapa dapat digunakan sebagai pengganti
gula pasir yang aman dikonsumsi karena memiliki indeks glikemik lebih rendah
dari gula pasir. Gula kelapa berasal dari nira atau nektar kelapa yang secara empiris
dipercaya dapat menurunkan glukosa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan
kandungan senyawa fitokimia dan menentukan aktivitas antidiabetes nektar gula
kelapa yang dibandingkan dengan kontrol positif terhadap penurunan kadar glukosa
darah mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini adalah pengujian in vivo pada
mencit hiperglikemia. Nektar gula kelapa mengandung senyawa flavonoid dan
triterpenoid. Masing-masing perlakuan diberikan selama 14 hari dengan
pengecekan kadar glukosa pada hari ke-3, ke-7 dan ke-14. Perlakuan kontrol negatif
akuades mengalami penurunan sebesar 63,01%. Perlakuan kontrol positif
glibenklamid mengalami penurunan sebesar 85,16%. Perlakuan dengan pemberian
nektar gula kelapa dengan dosis 2,5 mg/KgBB, 5 mg/KgBB dan 7,5 mg/KgBB
mengalami penurunan kadar glukosa darah berturut-turut sebesar 69,33%; 57,90%;
dan 68,76%. Dari hasil statistik menyatakan bahwa nektar gula kelapa tidak ada
perbedaan yang signifikan dengan kontrol positif glibenklamid.
BookOpen AccessMetadata saja
2021•Koleksi Perpustakaan
Buah Bisbul (Diospyros discolor Willd.) dikenal juga sebagai Velvet Apple atau buah mentega. Buah bisbul merupakan buah yang awalnya tumbuh liar di hutan- hutan Filipina, namun kini telah menyebar di berbagai negara tropis, termasuk Indonesia. Buah bisbul memiliki efek toksisitas dan kandungan kimia senyawa aktif
flavonoid, tanin, saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
ekstrak etanol 70 % buah bisbul dalam menurunkan kadar glukosa darah
(antidiabetes) yang diinduksi aloksan. Simplisia daging buah bisbul diekstraksi
dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan diuji secara in vivo.
Pengukuran kadar glukosa menggunakan alat glukometer selama 14 hari. Perlakuan
hari ke-14 pada kontrol negatif mengalami penurunan sebesar 1,24 %. Perlakuan
kontrol positif mengalami penurunan kadar glukosa darah sebesar 50,33%. Perlakuan
dengan pemberian ekstrak dosis 200mg/KgBB, 400mg/KgBB, 600mg/KgBB, dan
dosis 850 mg/KgBB menurunkan kadar glukosa sebesar 6 %,12,88%, 32,50 % dan
17,19 %. Hasil terbaik yang memiliki pengaruh menurunkan kadar glukosa darah
yang mekanisme kerjanya hampir sama dengan metformin adalah ekstrak daging
buah bisbul dengan dosis 600mg/KgBB.