Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kaptopril
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH EKSTRAK ETANOL 70% DAUN BISBUL (Diospyros discolor Willd.) TERHADAP TEKANAN DARAH TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) GALUR Sprague dawley

2025Koleksi Perpustakaan

Beberapa orang mulai memilih tanaman herbal sebagai obat alternatif karena adanya anggapan bahwa obat alami memiliki efek samping yang rendah. Pemanfaatan tanaman tradisional seperti daun bisbul dapat berpotensi sebagai obat penurun tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh ekstrak etanol daun bisbul (Diospyros discolor Willd.) terhadap tekanan darah. Simplisia daun bisbul diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 70% dan dilakukan uji tidak langsung (non-invasive blood preassure). Daun bisbul mengandung senyawa flavonoid, dimana senyawa ini memiliki kemampuan untuk mengatasi hipertensi. Terdapat lima kelompok uji yang terdiri dari lima ekor tikus jantan Sprague dawley yaitu kelompok kontrol positif kaptopril 25 mg/kgBB, kontrol negatif aquadest, dan tiga kelompok perlakuan ekstrak dengan dosis 250, 500 dan 750 mg/kg BB. Persentase penurunan tekanan darah pada tikus jantan dengan ekstrak etanol 70% sebanyak 30,51% (± 2,95). Tekanan darah setiap kelompok dibandingkan secara statistik menggunakan analisis one-way ANOVA dengan ketentuan tingkat kepercayaan 95% dengan taraf a 0,01. Hasil dari variasi ketiga dosis tidak memiliki pengaruh yang bermakna terhadap penurunan tikus model hipertensi yang diinduksi NaCl 8% (p=0,850;p=0,924).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS EFEKTIVITAS-BIAYA OBAT KAPTOPRIL DAN AMLODIPIN PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK RAWAT JALAN PERTIWI 1 KOTA DEPOK

2023Koleksi Perpustakaan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik dari 90 mmHg. Penelitian farmakoekonomi merupakan proses identifikasi, pengukuruan dan perbandingan biaya, akibat dan keuntungan suatu program pelayanan dan terapi, serta menentukan pilihan mana yang memberikan outcomes kesehatan terbaik untuk sumber yang diinvestasikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan antihipertensi Amlodipin dan Kaptopril, biaya terapi yang dikeluarkan pasien, dan antihipertensi yang paling efektif biaya. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik non-eksperimental dengan pengambilan data secara retrospektif, subyek penelitian adalah pasien hipertensi yang menggunakan terapi Amlodipin dan Kaptopril sebanyak 102 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Data diolah menggunakan ACER dan ICER Hasil penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan sosiodemografik pada pasien hipertensi berdasarkan jenis kelamin yaitu laki-laki sebanyak 44 pasien dengan presentase 43,1% dan perempuan sebanyak 58 pasien dengan presentase 58,9%. Dengan usia terbanyak usia >65 sebanyak 41 pasien dengan presentase 40,2 %. Efektivitas pengobatan Amlodipin 74 % dan Kaptopril 58%. Berdasarkan nilai rasio efektivitas biaya rata-rata (ACER) yang paling cost effective terdapat pada kelompok terapi amlodipin dengan nilai Rp.7.901 dan rasio efektivitas biaya tambahan (ICER) yaitu Rp.6.811. Dapat disimpulkan bahwa terapi Amlodipin lebih cost effective.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail