GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PENGGUNAAN OBAT ANTIBIOTIK DI WILAYAH KAMPUNG KANDANG RODA CIBINONG
Antibiotik merupakan suatu zat yang dapat membunuh atau melemahkan suatu mikroorganisme, seperti bakteri, parasit atau jamur. Resistensi terhadap antibiotik saat ini menjadi ancaman besar bagi kesehatan masyarakat. Faktor pendukung terjadinya resistensi antibiotik adalah masyarakat cenderung menggunakan antibiotik dengan dosis yang tidak tepat (umumnya underdose), waktu pemberian obat terlalu singkat atau terlalu lama dan pemberian tidak sesuai dengan indikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sosiodemografi dan pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat antibiotik di Kampung Kandang Roda, Cibinong. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan teknik pengambilan data secara prospektif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.700 orang dengan sampel sebanyak 94 responden. Hasil penelitian didapatkan gambaran sosiodemografi masyarakat Kampung Kandang Roda yang menjadi mayoritas responden yaitu, usia 17-25 tahun (42%), jenis kelamin perempuan (76%), tingkat pendidikan mayoritas SMA/SMK (65%) dan pekerjaan ibu rumah tangga (34%). Masyarakat Kampung Kandang roda yang berpengetahuan baik sebesar 50%, berpengetahuan cukup sebesar 30% dan berpengetahuan kurang sebesar 20%.