BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Skabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei var
hominis, yang ditularkan melalui kontak langsung. Prevalensi skabies di Klinik
Mardi Waluya semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
Gambaran hasil terapi penggunaan obat krim permethrin yang diresepkan terhadap
penyakit skabies di Klinik Mardi Waluya. Jenis dan desain penelitian adalah
deskriptif observasional, dengan menganalisis data pasien secara rektrospektif dari
rekam medis pasien rawat jalan pada bulan September – November 2022. Penelitian
ini telah dilakukan di Klinik Mardi Waluya Cianjur pada bulan Februari 2023.data
Diolah secara analisis deskriptif dengan menggunakan microsoft excel. Pasien
terbanyak penderita skabies yaitu pada usia remaja awal (12-16 tahun) sebanyak 75
orang (39%). Jumlah pasien laki-laki 66% (127 orang). Pekerjaan paling banyak
yang menderita penyakit skabies adalah pelajar dengan persentase 72% (138 orang)
dan pendidikan paling banyak penderita skabies adalah sekolah tingkat dasar
dengan persentase 36 % (68 ) pasien. Hasil efek terapi obat krim permethrin dalam
durasi pemakaian dalam 2 minggu yang sembuh yaitu 78% (149 orang) pasien yang
belum sembuh 22% (42 orang).
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kepuasan merupakan penilaian pasien terhadap kualitas mutu kinerja layanan
serta pertimbangan biaya yang akan dikeluarkan dengan manfaat pelayanan yang
diterima, dimana semakin baik kualitas pelayanan jasa yang diterima akan
berpotensi meningkatkan loyalitas pasien itu sendiri. Loyalitas merupakan
komitmen pasien untuk melakukan pembelian produk/jasa secara berulang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan dengan
loyalitas pasien di Klinik Insani Citeureup Bogor. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif observational dengan metode cross sectional. Pengambilan
data secara prospektif menggunakan metode non probability sampling dengan
teknik purposive sampling untuk dianalisis menggunakan uji Spermans’ Rho pada
SPSS 26 dengan jumlah sampel sebesar 93 pasien. Hasil penelitian persentase
terbesar sosiodemografi usia dewasa awal (47,31%), jenis kelamin perempuan
(77,42%), SMA (49,46%), dan wiraswasta (39,78%). Pada tingkat kepuasan
sangat puas pada dimensi tangible (80,6%), reliability (87,1%), responsiveness
(87,1%), assurance (83,9%), dan empathy (83,9%) dengan persentase loyalitas
pasien 100,0% loyal pada semua dimensi. Pengujian hubungan (spearmans’rho)
diperoleh hasil signifikansi 0,000 dengan koefisien korelasi 0.626 artinya terdapat
hubungan antara tingkat kepuasan dengan loyalitas pasien di Klinik Insani
Citeureup Bogor dengan tingkat keeratan hubungan yang kuat, dengan demikian
semakin baik atau tinggi tingkat kepuasan pasien akan berpotensi meningkatkan
loyalitas pasien.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Kepuasan merupakan penilaian pasien terhadap kualitas mutu kinerja layanan
serta pertimbangan biaya yang akan dikeluarkan dengan manfaat pelayanan yang
diterima, dimana semakin baik kualitas pelayanan jasa yang diterima akan
berpotensi meningkatkan loyalitas pasien itu sendiri. Loyalitas merupakan
komitmen pasien untuk melakukan pembelian produk/jasa secara berulang.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan dengan
loyalitas pasien di Klinik Insani Citeureup Bogor. Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif observational dengan metode cross sectional. Pengambilan
data secara prospektif menggunakan metode non probability sampling dengan
teknik purposive sampling untuk dianalisis menggunakan uji Spermans’ Rho pada
SPSS 26 dengan jumlah sampel sebesar 93 pasien. Hasil penelitian persentase
terbesar sosiodemografi usia dewasa awal (47,31%), jenis kelamin perempuan
(77,42%), SMA (49,46%), dan wiraswasta (39,78%). Pada tingkat kepuasan
sangat puas pada dimensi tangible (80,6%), reliability (87,1%), responsiveness
(87,1%), assurance (83,9%), dan empathy (83,9%) dengan persentase loyalitas
pasien 100,0% loyal pada semua dimensi. Pengujian hubungan (spearmans’rho)
diperoleh hasil signifikansi 0,000 dengan koefisien korelasi 0.626 artinya terdapat
hubungan antara tingkat kepuasan dengan loyalitas pasien di Klinik Insani
Citeureup Bogor dengan tingkat keeratan hubungan yang kuat, dengan demikian
semakin baik atau tinggi tingkat kepuasan pasien akan berpotensi meningkatkan
loyalitas pasien.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Bagian yang penting untuk terlaksananya kegiatan di bidang kefarmasian
adalah pengelolaan obat. Penyimpanan obat adalah serangkaian kegiatan yang
bertujuan untuk melindungi obat yang disimpan dari risiko kehilangan, kerusakan,
pencurian, dan cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas obat. Penyimpanan
adalah salah satu hal yang penting dalam pengelolaan obat di klinik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penyimpanan obat dan alat kesehatan di
ruang pelayanan klinik dengan Peraturan CMenteri Kesehatan. Penelitian ini
termasuk jenis penelitian observasi dengan cara mengamati objek dan hasilnya
dipaparkan secara deskriptif, dan pengambilan data dilakukan secara dokumentasi
dan dikonfirmasi pada pengelola dan penanggung jawab klinik GMC Cicurug.
Hasil penelitian menunjukan penyimpanan obat dan alat kesehatan di Klinik GMC
Cicurug di pelayanan dipisahkan berdasarkan bentuk sediaan serta khasiatnya.
Penyimpanan obat di ruang pelayanan mencapai persentase 50% dan alat
kesehatan di ruang pelayanan mencapai persentase 38,46% yang sesuai dengan
Permenkes No. 34 Tahun 2021 tentang standar pelayanan kefarmaisan di Klinik
dan Permenkes No. 4 Tahun 2014 tentang cara distribusi alat kesehatan yang baik.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Hipertiroid adalah penyakit akibat kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam
tubuh. Pasien dengan peningkatan kadar hormon tiroid yang tidak diobati akan
beresiko menurunnya kualitas hidup, oleh karena itu diperlukan terapi untuk
mengontrol kadar hormon tiroid pada batas normal dan meminimalkan gejala dari
hipertiroid, salah satunya dengan obat antitiroid. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran penggunaan obat anti tiroid pada pasien hipertiroid di
Klinik Permata Sukabumi terhadap jenis kelamin, pekerjaan, usia serta obat
tambahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan
data secara retrospektif dengan menggunakan rekam medik pasien periode
oktober-desember 2021 di rawat jalan Klinik Permata Sukabumi. Dari sebanyak
370 pasien Pasien Hipertiroid didominasi oleh Perempuan 68,1% (252 orang)
dari pada Laki-Laki 31,9% (118). Usia paling banyak untuk pasien hipertiroid
adalah pada usia lansia awal (46-55 tahun) sebanyak 99 orang (26,76%). Untuk
Pekerjaan, Ibu Rumah Tangga memiliki persentase paling besar pengidap
hipertiroid yaitu sebanyak 132 pasien (35,7%) dan untuk obat tambahan yang
sering digunakan untuk pasien hiperteiroid adalah bisoprolol yaitu sebanyak
59,5% (220 Orang).
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Pelayanan kefarmasian yang baik adalah pelayanan yang berorientasi
langsung dalam proses penggunaan obat, untuk menjamin keamanan, efektifitas
dan kerasionalan penggunaan obat dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan
fungsi dalam perawatan pasien. Standar pelayanan kefarmasian sangat diperlukan
dalam menjalankan suatu apotek. Suatu apotek tidak menggunakan standar
pelayanan farmasi dalam menjalankan apotek maka tidak akan tercapai derajat
kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
gambaran pelayanan farmasi klinik dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan PMK
No. 73 Tahun 2016. Penelitian ini bersifat observasional dengan pengumpulan data
melalui resep yang masuk ke apotek secara prosfektif pada periode Mei – Juni 2021.
Penerapan standar pelayanan farmasi klinik belum dilaksanakan secara maksimal
di apotek Kimia Farma 335 Sukabumi. Hasil penelitian dari 90 resep, gambaran
pelayanan farmasi klinik yang dilakukan pada pengkajian resep 92,2%, dispensing
100%, PIO 100%, konseling 100%, PTO 7,78%, untuk home pharmacy care dan
MESO tidak dilakukan 100%. Evaluasi kesesuaian pelayanan farmasi klinik dari
90 resep didapatkan hasil pengkajian resep sesuai 92,22%, dispensing sesuai 100%,
Pelayanan Informasi Obat (PIO) sesuai 100%, Konseling sesuai 100%, serta
pemantauan Terapi Obat (PTO) sesuai 7,78%.