Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Klinik
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN HASIL TERAPI PENGGUNAAN OBAT KRIM PERMETHRIN DI KLINIK MARDI WALUYA

2024Koleksi Perpustakaan

Skabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei var hominis, yang ditularkan melalui kontak langsung. Prevalensi skabies di Klinik Mardi Waluya semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran hasil terapi penggunaan obat krim permethrin yang diresepkan terhadap penyakit skabies di Klinik Mardi Waluya. Jenis dan desain penelitian adalah deskriptif observasional, dengan menganalisis data pasien secara rektrospektif dari rekam medis pasien rawat jalan pada bulan September – November 2022. Penelitian ini telah dilakukan di Klinik Mardi Waluya Cianjur pada bulan Februari 2023.data Diolah secara analisis deskriptif dengan menggunakan microsoft excel. Pasien terbanyak penderita skabies yaitu pada usia remaja awal (12-16 tahun) sebanyak 75 orang (39%). Jumlah pasien laki-laki 66% (127 orang). Pekerjaan paling banyak yang menderita penyakit skabies adalah pelajar dengan persentase 72% (138 orang) dan pendidikan paling banyak penderita skabies adalah sekolah tingkat dasar dengan persentase 36 % (68 ) pasien. Hasil efek terapi obat krim permethrin dalam durasi pemakaian dalam 2 minggu yang sembuh yaitu 78% (149 orang) pasien yang belum sembuh 22% (42 orang).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AKTIVITAS PENGHAMBAT ENZIM α-GLUKOSIDASE DAN KADAR TOTAL FLAVONOID INFUSA DAUN JAMBLANG (Syzygium cumini L)

2023Koleksi Perpustakaan

Kepuasan merupakan penilaian pasien terhadap kualitas mutu kinerja layanan serta pertimbangan biaya yang akan dikeluarkan dengan manfaat pelayanan yang diterima, dimana semakin baik kualitas pelayanan jasa yang diterima akan berpotensi meningkatkan loyalitas pasien itu sendiri. Loyalitas merupakan komitmen pasien untuk melakukan pembelian produk/jasa secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan dengan loyalitas pasien di Klinik Insani Citeureup Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observational dengan metode cross sectional. Pengambilan data secara prospektif menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling untuk dianalisis menggunakan uji Spermans’ Rho pada SPSS 26 dengan jumlah sampel sebesar 93 pasien. Hasil penelitian persentase terbesar sosiodemografi usia dewasa awal (47,31%), jenis kelamin perempuan (77,42%), SMA (49,46%), dan wiraswasta (39,78%). Pada tingkat kepuasan sangat puas pada dimensi tangible (80,6%), reliability (87,1%), responsiveness (87,1%), assurance (83,9%), dan empathy (83,9%) dengan persentase loyalitas pasien 100,0% loyal pada semua dimensi. Pengujian hubungan (spearmans’rho) diperoleh hasil signifikansi 0,000 dengan koefisien korelasi 0.626 artinya terdapat hubungan antara tingkat kepuasan dengan loyalitas pasien di Klinik Insani Citeureup Bogor dengan tingkat keeratan hubungan yang kuat, dengan demikian semakin baik atau tinggi tingkat kepuasan pasien akan berpotensi meningkatkan loyalitas pasien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN TINGKAT KEPUASAN DENGAN LOYALITAS PASIEN DI KLINIK INSANI CITEUREUP BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Kepuasan merupakan penilaian pasien terhadap kualitas mutu kinerja layanan serta pertimbangan biaya yang akan dikeluarkan dengan manfaat pelayanan yang diterima, dimana semakin baik kualitas pelayanan jasa yang diterima akan berpotensi meningkatkan loyalitas pasien itu sendiri. Loyalitas merupakan komitmen pasien untuk melakukan pembelian produk/jasa secara berulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan dengan loyalitas pasien di Klinik Insani Citeureup Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observational dengan metode cross sectional. Pengambilan data secara prospektif menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purposive sampling untuk dianalisis menggunakan uji Spermans’ Rho pada SPSS 26 dengan jumlah sampel sebesar 93 pasien. Hasil penelitian persentase terbesar sosiodemografi usia dewasa awal (47,31%), jenis kelamin perempuan (77,42%), SMA (49,46%), dan wiraswasta (39,78%). Pada tingkat kepuasan sangat puas pada dimensi tangible (80,6%), reliability (87,1%), responsiveness (87,1%), assurance (83,9%), dan empathy (83,9%) dengan persentase loyalitas pasien 100,0% loyal pada semua dimensi. Pengujian hubungan (spearmans’rho) diperoleh hasil signifikansi 0,000 dengan koefisien korelasi 0.626 artinya terdapat hubungan antara tingkat kepuasan dengan loyalitas pasien di Klinik Insani Citeureup Bogor dengan tingkat keeratan hubungan yang kuat, dengan demikian semakin baik atau tinggi tingkat kepuasan pasien akan berpotensi meningkatkan loyalitas pasien.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI PENYIMPANAN OBAT DAN ALAT KESEHATAN DI KLINIK GMC CICURUG

2023Koleksi Perpustakaan

Bagian yang penting untuk terlaksananya kegiatan di bidang kefarmasian adalah pengelolaan obat. Penyimpanan obat adalah serangkaian kegiatan yang bertujuan untuk melindungi obat yang disimpan dari risiko kehilangan, kerusakan, pencurian, dan cacat fisik yang dapat mempengaruhi kualitas obat. Penyimpanan adalah salah satu hal yang penting dalam pengelolaan obat di klinik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian penyimpanan obat dan alat kesehatan di ruang pelayanan klinik dengan Peraturan CMenteri Kesehatan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian observasi dengan cara mengamati objek dan hasilnya dipaparkan secara deskriptif, dan pengambilan data dilakukan secara dokumentasi dan dikonfirmasi pada pengelola dan penanggung jawab klinik GMC Cicurug. Hasil penelitian menunjukan penyimpanan obat dan alat kesehatan di Klinik GMC Cicurug di pelayanan dipisahkan berdasarkan bentuk sediaan serta khasiatnya. Penyimpanan obat di ruang pelayanan mencapai persentase 50% dan alat kesehatan di ruang pelayanan mencapai persentase 38,46% yang sesuai dengan Permenkes No. 34 Tahun 2021 tentang standar pelayanan kefarmaisan di Klinik dan Permenkes No. 4 Tahun 2014 tentang cara distribusi alat kesehatan yang baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PENGGUNAAN OBAT ANTI TIROID PADA PASIEN HIPERTIROID DI KLINIK PERMATA SUKABUMI

2023Koleksi Perpustakaan

Hipertiroid adalah penyakit akibat kadar hormon tiroid terlalu tinggi di dalam tubuh. Pasien dengan peningkatan kadar hormon tiroid yang tidak diobati akan beresiko menurunnya kualitas hidup, oleh karena itu diperlukan terapi untuk mengontrol kadar hormon tiroid pada batas normal dan meminimalkan gejala dari hipertiroid, salah satunya dengan obat antitiroid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat anti tiroid pada pasien hipertiroid di Klinik Permata Sukabumi terhadap jenis kelamin, pekerjaan, usia serta obat tambahan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dengan menggunakan rekam medik pasien periode oktober-desember 2021 di rawat jalan Klinik Permata Sukabumi. Dari sebanyak 370 pasien Pasien Hipertiroid didominasi oleh Perempuan 68,1% (252 orang) dari pada Laki-Laki 31,9% (118). Usia paling banyak untuk pasien hipertiroid adalah pada usia lansia awal (46-55 tahun) sebanyak 99 orang (26,76%). Untuk Pekerjaan, Ibu Rumah Tangga memiliki persentase paling besar pengidap hipertiroid yaitu sebanyak 132 pasien (35,7%) dan untuk obat tambahan yang sering digunakan untuk pasien hiperteiroid adalah bisoprolol yaitu sebanyak 59,5% (220 Orang).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

EVALUASI KESESUAIAN PELAYANAN FARMASI KLINIK DI APOTEK KIMIA FARMA 335 SUKABUMI MENURUT PERMENKES NOMOR 73 TAHUN 2016

2022Koleksi Perpustakaan

Pelayanan kefarmasian yang baik adalah pelayanan yang berorientasi langsung dalam proses penggunaan obat, untuk menjamin keamanan, efektifitas dan kerasionalan penggunaan obat dengan menerapkan ilmu pengetahuan dan fungsi dalam perawatan pasien. Standar pelayanan kefarmasian sangat diperlukan dalam menjalankan suatu apotek. Suatu apotek tidak menggunakan standar pelayanan farmasi dalam menjalankan apotek maka tidak akan tercapai derajat kesehatan yang optimal bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelayanan farmasi klinik dan mengevaluasi kesesuaiannya dengan PMK No. 73 Tahun 2016. Penelitian ini bersifat observasional dengan pengumpulan data melalui resep yang masuk ke apotek secara prosfektif pada periode Mei – Juni 2021. Penerapan standar pelayanan farmasi klinik belum dilaksanakan secara maksimal di apotek Kimia Farma 335 Sukabumi. Hasil penelitian dari 90 resep, gambaran pelayanan farmasi klinik yang dilakukan pada pengkajian resep 92,2%, dispensing 100%, PIO 100%, konseling 100%, PTO 7,78%, untuk home pharmacy care dan MESO tidak dilakukan 100%. Evaluasi kesesuaian pelayanan farmasi klinik dari 90 resep didapatkan hasil pengkajian resep sesuai 92,22%, dispensing sesuai 100%, Pelayanan Informasi Obat (PIO) sesuai 100%, Konseling sesuai 100%, serta pemantauan Terapi Obat (PTO) sesuai 7,78%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail