BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei,
yang penularannya terjadi secara kontak langsung. Penyakit skabies umumnya
menyerang individu yang hidup berkelompok seperti asrama dan pesantren.
Prevalensi skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor terlihat meningkat
pada Tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau
tidaknya hubungan perilaku santri putra terhadap kejadian skabies di Pondok
Pesantren Darul Muttaqien Kecamatan Parung. Penelitian ini menggunakan
metode deskripstif untuk melihat hubungan perilaku santri putra terhadap
kejadian skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor . Total populasi 933
santri putra. 300 santri putra sebagai sampel diambil berdasarkan rumus Slovin.
Analisis data menggunakan metode Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawacara mulai dari
kebiasaan mandi,kebersihan handuk, kebersihan tempat tidur dan kebersihan
pakaian. Kesimpulan dari penelitian ini meliputi sosiodemografi santri, distribusi
frekuensi dan terdapat hubungan perilaku santri terhadap kejadian skabies di
Pondok Pesantren Darul Muttaqien Kecamatan Parung dengan nilai p value yaitu
sebesar 0,032 dimana p < α (0,05) yang artinya terdapat hubungan yang bermakna
antara perilaku terhadap kejadian skabies.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Skabies adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei var
hominis, yang ditularkan melalui kontak langsung. Prevalensi skabies di Klinik
Mardi Waluya semakin meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
Gambaran hasil terapi penggunaan obat krim permethrin yang diresepkan terhadap
penyakit skabies di Klinik Mardi Waluya. Jenis dan desain penelitian adalah
deskriptif observasional, dengan menganalisis data pasien secara rektrospektif dari
rekam medis pasien rawat jalan pada bulan September – November 2022. Penelitian
ini telah dilakukan di Klinik Mardi Waluya Cianjur pada bulan Februari 2023.data
Diolah secara analisis deskriptif dengan menggunakan microsoft excel. Pasien
terbanyak penderita skabies yaitu pada usia remaja awal (12-16 tahun) sebanyak 75
orang (39%). Jumlah pasien laki-laki 66% (127 orang). Pekerjaan paling banyak
yang menderita penyakit skabies adalah pelajar dengan persentase 72% (138 orang)
dan pendidikan paling banyak penderita skabies adalah sekolah tingkat dasar
dengan persentase 36 % (68 ) pasien. Hasil efek terapi obat krim permethrin dalam
durasi pemakaian dalam 2 minggu yang sembuh yaitu 78% (149 orang) pasien yang
belum sembuh 22% (42 orang).
BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei,
yang penularannya terjadi secara kontak langsung. Penyakit skabies umumnya
menyerang individu yang hidup berkelompok seperti asrama dan pesantren.
Prevalensi skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor terlihat meningkat
pada Tahun 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau
tidaknya hubungan perilaku santri putra terhadap kejadian skabies di Pondok
Pesantren Darul Muttaqien Kecamatan Parung. Penelitian ini menggunakan
metode deskripstif untuk melihat hubungan perilaku santri putra terhadap
kejadian skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor . Total populasi 933
santri putra. 300 santri putra sebagai sampel diambil berdasarkan rumus Slovin.
Analisis data menggunakan metode Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawacara mulai dari
kebiasaan mandi,kebersihan handuk, kebersihan tempat tidur dan kebersihan
pakaian. Kesimpulan dari penelitian ini meliputi sosiodemografi santri, distribusi
frekuensi dan terdapat hubungan perilaku santri terhadap kejadian skabies di
Pondok Pesantren Darul Muttaqien Kecamatan Parung dengan nilai p value yaitu
sebesar 0,032 dimana p < α (0,05) yang artinya terdapat hubungan yang bermakna
antara perilaku terhadap kejadian skabies.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh adanya tungau Sarcoptes
scabiei var hominis yang penularannya bisa secara kontak langsung maupun tidak
langsung. Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah serangkaian perilaku
yang berperan aktif dalam mewujudkan dibidang kesehatan. Tujuan dilakukan
penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan PHBS dengan kejadian skabies
di Pesantren SPQ At-Tartil Sukabumi. Penelitian ini bersifat non-eksperimental
menggunakan metode cross sectional dan pengambilan data secara deskriptif
dengan prospektif menggunakan kuesioner. Populasi pada penelitian ini adalah
seluruh santriwati di Pesantren SPQ At-Tartil. Sampel penelitian diambil secara
total sampling yaitu sebanyak 110 responden. Analisis data menggunakan analisis
univariat dan bivariat dengan menggunakan metode uji chi-square. Hasil penelitian
menunjukkan usia 12-13 sebanyak 48 responden (43,64%), kelas paling banyak 7-
8 sebanyak62 responden (67,27%), dimensi kebersihan pakaian cukup (51,8%),
kebersihan kulit cukup (49,1%), kebersihan tangan dan kuku kurang (65,5%),
kebersihan handuk cukup (53,6%), kebersihan tempat tidur dan sprei kurang
(59,1%), PHBS kurang (46,36%), kejadian tungau skabies sebanyak (68,18%),
Nilai signifikasi yang didapat 0,000 lebih kecil dari (0,05) yang menunjukkan
terdapat hubungan yang signifikan antara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
dengan kejadian skabies di Pesantren SPQ At-Tartil Sukabumi.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh Sarcoptes scabiei, yang penularannya terjadi secara kontak langsung. Penyakit skabies umumnya
menyerang individu yang hidup berkelompok seperti asrama dan pesantren. Prevalensi skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor terlihat meningkat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh
kepatuhan penggunaan krim permetrin (obat skabies) terhadap efek terapi skabies
pada santri putra di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor. Jenis penelitian ini
adalah observasional dengan menggunakan metode deskripif untuk melihat
gambaran tingkat kepatuhan terhadap efektifiktas penggunaan krim permethrin
pada pasien skabies di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Bogor . Total populasi
100 santri putra. 80 santri sebagai sampel diambil berdasarkan rumus Slovin. Analisis data menggunakan metode Chi-Square dengan taraf signifikansi 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada pengaruh yang signifikan antara
kepatuhan dengan efek terapi obat skabies dengan P-Value >0,05.