Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: Apotek.
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KONSUMEN TERHADAP OBAT GENERIK DAN OBAT BERMEREK DI APOTEK GOLDEN

2024Koleksi Perpustakaan

Pengetahuan adalah hasil penginderaan manusia, atau hasil tahu seseorang terhadap suatu objek dari indra yang dimilikinya. Obat generik adalah obat yang apabila nama patennya habis masa berlakunya, maka perusahaan lain dapat memproduksi obat tersebut. Obat bermerek adalah obat yang di pasarkan dengan nama dagang tertentu yang didaftarkan oleh produsennya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan konsumen terhadap obat generik dan obat bermerek di Apotek Golden Bogor. Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif, merupakan penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran atau deskriptif tentang suatu keadaan secara objektif. Penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan konsumen terhadap obat generik dan obat bermerek di Apotek Golden Bogor sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 responden yang bersedia mengisi kuesioner. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden yang membeli obat di Apotek Golden 66% berjenis kelamin perempuan, persentase berdasarkan usia yaitu konsumen 26-35 tahun sebesar 43%, sedangkan berdasarkan pendidikan konsumen berlatar belakang SMA/SMK yaitu sebesar 59%, berdasarkan pekerjaan konsumen yaitu pekerjaan pegawai swasta 33%, berdasarkan sumber informasi yaitu sumber informasi tenaga kesehatan sebanyak 79% dan lingkungan keluarga sebanyak 42%. Tingkat pengetahuan konsumen terhadap obat generik dan obat bermerek di Apotek Golden menunjukan bahwa dari 100 responden tingkat pengetahuan di nilai ̎ Cukup ̎ sebanyak 48(48%) responden.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN KEFARMASIAN DI POLI DOKTER IN HOUSE APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR

2024Koleksi Perpustakaan

Pelayanan Kefarmasiankadalah pelayananilangsungmdanibertanggung jawab kepadajpasien terkait sediaan farmasiidengan tujuan untuk mencapai hasil yang jelas guna meningkatkannkualitas hidup pasien. Kepuasan adalahukonsep dasar dalam memahami hubungan perusahaan dengan pelanggannya. Penelitian ini bertujuanpuntuk mengetahui gambaran tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan kefarmasian berdasarkan 5 dimensi di Apotek Kimia Farma Juanda Bogor. Penelitian iniumerupakan penelitianudeskriptif observasional menggunakan data prospektif dengan pendekatan crossisectional. Teknik pengambilan sampel terbagi menjadi dua bagian, pertama pengambilan 30 sampel untuk uji validitas dan reliabilitas dan yang kedua menggunakan Teknik purposivejsampling dengan jumlah 86 responden. Pengumpulanudata menggunakan kuesioner. Data hasil penelitianumenunjukkan gambaran tingkatmkepuasan terhadap pelayanan kefarmasian berdasarkan 5 dimensi yaitu bukti langsung kategori sangat puas (52,33%), dimensi kehandalan kategori sangat puas (38,37%), dimensi ketanggapan kategori sangat puas (29,07%), dimensi jaminan kategori sangat puas (44,19%) dan dimensi empati kategoribsangat puas (46,51%).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

GAMBARAN PERILAKU PEMBELIAN OBAT TANPA RESEP DI APOTEK SUKAHATI CIBINONG BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Pembelian obat tanpa resep dokter merupakan hal yang umum sering dijumpai dalam kehidupan masyarakat, seperti di apotek sukahati. Pembelian obat tanpa resep dokter dapat menimbulkan masalah, misalnya penggunaan obat yang tidak terkendali serta tingginya tingkat pembelian obat tanpa resep dokter oleh masyarakat di daerah Apotek Sukahati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik konsumen serta gambaran perilaku konsumen terhadap pembelian obat tanpa resep di apotek, Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif menggunakan kuesioner yang disebar kepada 53 responden yang diambil secara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran berdasarkan karakteristik konsumen terhadap 53 orang responden didapatkan hasil Sebanyak 26 responden berjenis kelamin wanita atau sebesar 64,2%, banyaknya responden berusia 36-45 tahun sebesar 45,2% dengan tingkat pendidikan SMA sebanyak 50,9% dan responden bekerja sebagai wiraswasta atau 45,3%, dan penghasilan diatas Rp 3.000.000 atau sebanyak 69,8%, sedangkan berdasarkan gambaran perilaku pembelian obat secara internal maupun eksternal mempunyai pengaruh yang sama yaitu 40% di nyatakan setuju, sangat setuju 50%,netral 10%,tidak setuju 0% dan sangat tidak setuju 0%. Bahwa kedua faktor internal dan external memiliki pengaruh yang sama dalam melakukan pembelian obat tanpa resep dokter di apotek sukahati Cibinong Bogor.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN TERHADAP KEPUASAN PASIENDI APOTEK KIMIA FARMA CIPAYUNG BOGOR

2023Koleksi Perpustakaan

Kualitas pelayanan dapat didefinisikan sebagai seberapa jauh perbedaan antara kenyataan dan harapan para pelanggan atas pelayanan yang mereka terima. Kualitas pelayanan ukurannya bukan hanya ditentukan oleh pihak yang melayani saja, tetapi lebih banyak ditentukan oleh pihak yang dilayani. Kepuasan pasien merupakan cerminan kualitas pelayanan kesehatan yang diterima. Mutu pelayanan merujuk pada tingkat kesempurnaan pelayanan dalam menimbulkan rasa puas pada diri setiap pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kualitas pelayanan terhadap kepuasan paisen di apotek Kimia Farma Cipayung Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional, Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 95 pasien. Teknik pengambilan sampel adalah puposive sampling. Data primer diperoleh dari survei kepada pasien dengan menggunakan kusioner. Metode yang digunakan yaitu IPA (Importance Performance Analysis). Hasilnya dijabarkan dan dibagi pada empat bagian pada diagram kartesius. Hasil dari penelitian dengan metode Importance Performance Analysis dari 15 atribut kualitas pelayanan kefarmasian terhadap kepuasan pasien di apotek kimia farma cipayung didapat rata-rata tingkat kesesuaian sebesar 92,06 %. Hal ini menunjukkan bahwa pasien merasa puas dengan pelayanan kefarmasian yang diberikan oleh apotek kimia farma cipayung.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK ARUBA FARMA KOTA DEPOK

2022Koleksi Perpustakaan

Tuntutan konsumen terhadap kualitas pelayanan kefarmasian menuntut adanya perubahan orientasi pelayanan, yang pada awalnya menuju perubahan pelayanan yang berorientasi pada pelanggan. Apotek sebagai penyedia layanan, dituntut memberikan layanan terbaik untuk mencapai kepuasan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen terhadap kualitas pelayanan kefarmasian di Apotek Aruba Farma Kota Depok. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan kuesioner yang disebar kepada 95 responden yang diambil secara purposive sampling. Hasil studi ini menurut sosiodemografi responden berdasarkan jenis kelamin diperoleh hasil tertinggi yaitu wanita dengan skor 53%. Berdasarkan usia diperoleh hasil tertinggi yaitu pada usia 35-49 dengan skor 33%. Berdasarkan tingkat pendidikan terakhir diperoleh hasil tertinggi yaitu pendidikan SMA dengan skor 58% dan berdasarkan pekerjaan diperoleh hasil tertinggi yaitu pegawai swasta dengan skor 40%. Data penelitian ini menghasilkan lima dimensi kualitas pelayanan, yaitu : Dimensi Bukti Fisik sebesar 93% (sangat puas), Dimensi Keandalan sebesar 81% (sangat puas), Dimensi Ketanggapan sebesar 82% (sangat puas), Dimensi Jaminan sebesar 84% (sangat puas), dan Dimensi Empati sebesar 80% (puas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumen yang membeli obat di Apotek Aruba Farma Kota Depok sudah merasa sangat puas (84%) terhadap kualitas pelayanan kefarmasian.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail