2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Eye shadow compact powder adalah sediaan kosmetik untuk mewarnai
kelopak mata dengan sentuhan artistic. Ekstrak mahkota kembang sepatu
(Hibiscus rosa sinensis L) mengandung pigmen alami antosianin yang berwarna
merah keunguan. Tujuan penelitian ini untuk memformulasikan ekstrak mahkota
kembang sepatu sebagai pewarna pada formulasi eye shadow dalam bentuk
compact powder dan melakukan uji kesukan serta uji iritasi pada panelis.
Formulasi sediaan eye shadow yang dibuat dengan menggunakan zat warna
ekstrak mahkota kembang sepatu dengan konsentrasi 4% (F1), 6% (F2) dan 8%
(F3) dengan bahan tembahan talcum, titanium oksida, kaolin, parafin liquid,
nipasol, oleum rose. Pengujian yang dilakukan antara lain adalah uji organoleptik,
uji homogenitas, uji pH (derajat keasaman), uji daya oles,uji kesukaan dan uji
iritasi. Pemeriksaan organoleptis menunjukkan bahwa aroma keseluruhan sediaan
eye shadow adalah aroma oleum rose dan bentuk formulasi eye shadow adalah
berbentuk padat (compact powder) dengan warna F1 berwarna abu-abu muda, F2
berwarna abu-abu, F3 berwarna abu-abu tua. Untuk F3 adanya ketidak stabilan
warna pada saat 30 menit setelah dijadikan formulasi. Hasil uji kesukaan
menunjukkan F3 lebih disukai pada tekstur, aroma dan kecerahan warn. Hasil uji
iritasi bahwa pada sediaan eye shadow dengan ekstrak mahkota kembang sepatu
dalam bentuk compact powder tidak menunjukkan adanya iritasi pada keseluruhan
formulasi. Kesimpulan yang di dapat setelah di lakukan penelitian bahwa ekstrak
mahkota kembang sepatu dapat dijadikan formulasi eyeshadow dengan
menggunakan ekstrak mahkota kembang sepatu dalam bentuk compact powder.
Dan formulasi yang dibuat tidak menunjukkan adanya iritasi pada panelis.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Selain pengobatan kimia, salah satu bahan alam secara empiris telah digunakan
sebagai penumbuh rambut adalah daun rambutan. Untuk memperoleh data
karakteristik ekstrak etanol 96% daun rambutan meliputi uji fitokimia, organoleptis,
dan pH. Aktivitas pertumbuhan dari ekstrak daun rambutan terhadap kelinci putih
jantan dengan parameter uji tesktur, warna, panjang dan bobot rambut Penelitian ini
diperlukan tiga ekor kelinci yang masing- masing diperlakukan sama dan di bagi
menjadi 5 kelompok pengujian yaitu kontrol negatif, kontrol positif, ekstrak
5%,10%,15%. perlakuan dilakukan sehari 2x pagi dan sore dijam yang
samapengamatan tekstur rambut kelinci memiliki tekstur yang kasar, warna rambut
kelinci yang berubah menjadi kecoklatan setelah diolesi esktrak daun rambutan
selama 21 hari rata- rata panjang rambut hari ke-21 ekstrak 15% rata- rata memiliki
kemampuan pertumbuhan 16,57±5,62 mm dari perpanjangan rambut setiap
perlakuan terlihat bahwa pada hari ke- 21 hasil penimbangan bobot rambut ekstrak
daun rambutan mempunyai kenaikan bobot pada disetiap kelinci. Karakteristik
ekstrak etanol 96% daun rambutan memiliki pH 5,5, pada uji organoleptis ekstrak
daun rambutan memiliki bau khas, warna hijau kecoklatan dan homogen. Pengujian
fitokimia dari ekstrak daun rambutan positif mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Hasil pengukuran bobot rambut masing- masing ekstrak memiliki bobot lebih baik dibandingkan kontrol negatif tetapi tidak lebih berat dibandingkan kontrol positif.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun afrika (Gymnanthemum amygdalinum Del.) merupakan salah satu
tanaman yang digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk
memformulasikan ekstrak etanol 70% daun afrika menjadi sabun mandi cair
dengan variasi konsentrasi 1% (F1), 3% (F2) dan 6% (F3) yang stabil secara
fisik dan disukai oleh panelis. Hasil pengujian fitokimia ekstrak etanol 70%
daun afrika mengandung senyawa yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin.
Dilakukan pengujian stabilitas mutu fisik untuk mengetahui konsentrasi yang
paling baik dalam sediaan sabun mandi cair. Uji stabilitas fisik sediaan sabun
cair meliputi : organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, dan tinggi busa sabun
mandi cair daun afrika dilakukan selama 28 hari pada suhu 4 ̊C, 25 ̊C dan 40 ̊C.
Hasil pengujian stabilitas fisik sabun mandi cair ekstrak etanol 70% daun afrika
setiap formula stabil dalam suhu 25 ̊C dan formula terbaik serta disukai oleh
panelis dari parameter warna, bau dan tekstur yaitu formula 1.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Bakteri Propionibcaterium acnes merupakan bakteri anaerob fakultatif
yang dapat menyebabkan jerawat. Daun sirih hijau (Piper betle L.) merupakan salah
satu tanaman yang memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri
Propionibcaterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bahwa
ekstrak etanol 96% daun sirih hijau memiliki kandungan golongan senyawa
metabolit sekunder, larutan uji memiliki aktivitas antibakteri dan ada perbedaan
aktivitas antibakteri dari lama penyimpanan larutan uji terhadap bakteri
Propionibaterium acnes. Metode meliputi serbuk simplisia daun sirih hijau
diekstraksi secara maserasi dengan pelarut etanol 96% dan pengujian aktivitas
antibakteri menggunakan difusi cakram. Larutan uji dengan konsentrasi 5%, 7,5%
dan 10% disimpan dalam waktu 0, 3, 7 dan 10 hari pada suhu ruang. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% daun sirih hijau mengandung alkaloid,
flavonoid, tanin, saponin, steroid dan fenol. Larutan uji memiliki daya hambat
terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Diameter zona hambat terbesar
ditunjukkan oleh larutan uji konsentrasi 10% berbeda signifikan dibandingkan
konsentrasi 5% dan 7,5%. Pengaruh lama penyimpanan selama 3, 7 dan 10 hari
terjadi penurunan aktivitas antibakteri menunjukkan diameter zona hambat semakin
kecil. Larutan uji konsentrasi 10% pada hari ke-0, 3, 7 dan 10 berturut-turut sebesar
16,92 mm, 14,39 mm, 11,86 mm dan 10,98 mm, menurun dari kategori kuat sampai
sedang.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tanaman pegagan (Centella asiatica (L.) Urb) merupakan salah satu tanaman obat
yang memiliki kandungan senyawa bioaktif flavonoid, alkaloid, saponin, tanin,
triterpenoid, dan fenol. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak
etanol 70% herba pegagan menjadi sediaan gel facial wash dan menguji aktivitas
antioksidan. Herba pegagan dimaserasi dengan etanol 70%, dibuat sediaan gel
facial wash dengan variasi kosentrasi ekstrak 2,5; 5; dan 7,5% menjadi sediaan
facial wash dengan mutu fisik baik dan memiliki aktivitas antioksidan. Hasil
menunjukan ketiga formulasi memenuhi syarat mutu fisik sediaan dari parameter
uji organoleptis, homogenitas, pH, daya busa, dan daya sebar. Berdasarkan hasil
evaluasi yang dilakukan dari ketiga kosentrasi tersebut pada kosentrasi 5% dan
7,5% tidak memenuhi syarat viskositas yang baik. Hasil uji aktivitas antioksidan
menggunakan metode perendaman 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl (DPPH)
menunjukan formulasi gel facial wash dengan kosentrasi 7,5% memiliki nilai IC50
terbaik sebesar 100,243 ppm termasuk kedalam kategori antioksidan sedang.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Daun alpukat ( Persea americana Mill) merupakan tanaman yang sudah sejak
lama dikenal masyarakat Indonesia serta digunakan sebagai obat tradisional untuk
mengobati berbagai macam penyakit, salah satunya adalah kolesterol. Kandungan
senyawa yang terdapat pada daun alpukat adalah polifenol, flavonoid, saponin,
kuersetin. Daun alpukat yang di ekstrak dengan metode infus, dipekatkan dan dibuat
deret konsentrasi hingga diperoleh persen hambat dan nilai IC50 kemudian
ditentukan kadar fenol, flavonoid dan steroidnya. Hasil penelitian menunjukan
bahwa ekstrak air daun alpukat mengandung senyawa fenolik dengan aktivitas
penurunan kadar kolesterol dengan nilai IC50 48.30ppm, kadar total fenol 201.1 mg
GAE/g, kadar total flavonoid 37.3 mgQE/g, kadar total steroid 92.06 mg/g sitosterol,
hasil tersebut menyatakan bahwa daun alpukat dapat dijadikan sebagai bahan baku
obat alternatif dalam menurunkan kadar kolesterol.
2023 · Book · Koleksi Perpustakaan
Serum merupakan bentuk sediaan kosmetik yang mudah untuk
diaplikasikan ke kulit dalam jumlah yang sedikit dan mampu memberikan
perasaan nyaman pada pengguna. Keunggulan utama dari sediaan serum adalah
dapat menghasilkan efek yang diinginkan lebih cepat karena mengandung zat
aktif dengan konsentrasi tinggi dan cepat diabsorbsi kulit. Daun dan kulit buah
jeruk nipis mengandung senyawa flavonoid, yang berperan dalam menghambat
radikal bebas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui golongan senyawa
metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak daun jeruk nipis (XDJ) dan kulit
jeruk nipis (XKJ), mendapatkan formulasi serum wajah dari XDJ dan XKJ yang
diuji aktivitas antioksidannya, serta yang memenuhi syarat mutu fisik sediaan.
Kemudian serum wajah dibuat dengan variasi formula ekstrak daun jeruk nipis F1
(0,50%) dan F3 (0,80%) ,serta ekstrak kulit jeruk nipis F2 (0,50%) dan F4
(0,80%). Aktivitas antioksidan dilakukan dengan metode peredaman radikal bebas
DPPH yang diukur absorbansinya dengan spektofotometer UV-Vis pada panjang
gelombang 515,5 nm. Hasil penelitian menunjukan XDJ mengandung flavonoid,
saponin, tanin, dan terpenoid, sedangkan XKJ mengandung alkaloid, flavonoid,
saponin, dan tanin. Aktivitas antioksidan pada XDJ dan XKJ memiliki hasil IC50
berturut-turut 69,740 ppm dan 50,297 ppm. Aktivitas antioksidan pada sediaan
serum wajah F1, F2, F3, dan F4 dengan IC50 berturut-turut 88,622 ppm, 74,012
ppm, 66,732, 60,494 ppm, dan semua formulasi sediaan serum wajah memenuhi
mutu fisik sediaan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Antioksidan merupakan sebagai inhibitor yang bekerja menghambat
oksidasi dengan cara bereaksi dengan radikal bebas reaktif yang membentuk
radikal bebas tidak reaktif yang stabil. Daun jambu biji merah mengandung
aktivitas antioksidan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin.Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui mutu fisik sediaan gel dan mengetahui nilai IC50
yang terbaik dari sediaan gel ekstrak etil asetat daun jambu biji merah. Daun
Jambu Biji Merah (Psidium guajava L.) di ekstraksi dengan metode maserasi
menggunakan pelarut etil asetat dan dibuat sediaan gel menggunakan variasi
konsentrasi ekstrak pada formula I, II, dan III berturut-turut 2%, 4%, dan 6%.
Dilakukan evaluasi karakteristik fisik meliputi organoleptik, pH, daya sebar,
viskositas. Uji aktivitas antioksidannya terhadap DPPH dan dihitung rata-rata nilai
IC50 pada formulasi I, II, dan III berturut-turut 78,56 ppm, 71,62 ppm dan 77,91
ppm. Dari ketiga formulasi yang paling efektif aktivitas antioksidannya yaitu pada
formulasi II. Pengukuran aktivitas antioksidan mengggunakan spektrofotometri
UV-Vis dan dilakukan cycling test dengan formulasi yang terbaik menggunakan
metode 6 siklus didapatkan hasil IC50 81,21 ppm.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Karies gigi merupakan penyakit pada jaringan keras gigi, seperti email,
dentin dan sementum yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans.
Tanaman yang dapat digunakan sebagai antibakteri yaitu rimpang temu putih dan
daun stevia. Oleh karena itu, rimpang temu putih dan daun stevia diformulasikan
kedalam sediaan pasta gigi untuk menghambat pertumbuhan bakteri
Streptococcus mutans. Tujuan dari penelitian ini untuk mendapatkan formulasi
dan stabilitas sediaan pasta gigi yang baik. Ekstraksi rimpang temu putih
dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 96% dan ekstraksi daun
stevia menggunakan cara infusa dengan pelarut air. Ekstrak rimpang temu putih
diformulasikan menjadi 3 konsentrasi, yaitu 15%, 20% dan 25%, sedangkan infus
daun stevia dengan konsentrasi 0,2%. Sediaan pasta gigi ekstrak temu putih dan
infus daun stevia diuji mutu fisik (organoleptik, pH, homogenitas, viskositas dan
pembentukan busa) dan uji antibakteri. Hasil stabilitas pada uji pH dan uji
antibakteri formula 2 (E20% I0,2%) dan formula 4 (I0,2%) selama 28 hari dianalisis
secara statistik dengan metode ANOVA dan Kruskal-wallis, sediaan pasta gigi
ekstrak etanol 96% temu putih dan infus daun stevia 0,2% memiliki mutu fisik
yang memenuhi persyaratan mutu pada SNI 12-3254-1995 dan memiliki stabilitas
yang baik.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Kolesterol merupakan lipid amfipatik membentuk komponen struktural esensial
yang terdapat pada lapisan eksternal membran sel dan merupakan lipoprotein
plasma. Masyarakat modern memiliki pola makan yang tidak teratur dan
cenderung mengkonsumsi makanan cepat saji dan merokok sehingga
menyebabkan kadar kolesterol dalam darah tidak terkendali. Beberapa tumbuhan
dipercaya dapat menurunkan kadar kolesterol secara in vitro diantaranya ialah
daun Yakon. Tujuan penelitian ini adalah menentukan penghambatan
pembentukan kolesterol, mengetahui kadar total fenol, flavonoid, dan kadar total
fitosterol ekstrak daun yakon dari hasil maserasi bertingkat. Pengujian
penghambatan pembentukan kolesterol dilakukan secara in vitro menggunakan
Spektrofotometri UV-Vis (Shimadzu UV mini-1240) pada panjang gelombang
672 nm. Hasil pengujian aktivitas penghambatan pembentukan kolesterol
menunjukan nilai IC50 paling aktif yaitu ekstrak etanol 96% sebesar 5,943 ppm
dengan kadar total fenol sebesar 478,85 mg GAE/g, flavonoid sebesar 47,47368
mgQE/g dan kadar total sterol sebesar 241,9312 mg/g β-sitosterol.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Trichophyton mentagrophytes merupakan jamur yang dapat menyebabkan
peradangan. Salah satu tipe peradangan pada kulit yang disebabkan oleh
Trichophyton mentagrophytes ialah tinea pedis yang biasa menimpa sela jari serta
telapak kaki. Minyak nilam dan minyak pala sudah banyak digunakan sebagai
antijamur dan antimikroba. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelompok
senyawa fitokimia yang terkandung dalam minyak nilam dan minyak pala.
Memperoleh sediaan lotion kombinasi minyak nilam dan minyak pala dengan
stabilitas mutu fisik yang baik dan memiliki aktivitas antijamur terhadap
Trichophyton mentagrophytes. Formulasi lotion kombinasi minyak nilam dan
minyak pala dibuat perbandingan 1:1 dengan konsentrasi 15% (F1), 25% (F2), dan
35% (F3). Uji Stabilitas mutu fisik lotion dilakukan secara cycling test dan uji
aktiivitas antijamur menggunakan metode difusi cakram. Hasil uji fitokimia
menunjukkan minyak nilam mengandung flavonoid, steroid, dan terpenoid. Minyak
pala mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, steroid dan terpenoid. Stabilitas
lotion semua formula menunjukkan mutu fisik sesuai persyaratan untuk parameter
organoleptis, homogenitas, pH, dan daya sebar dan viskositas. Zona hambat F1, F2,
dan F3 berturut-turut sebesar 23,6 mm; 28,3 mm, dan 35,9 mm, semuanya termasuk
kategori sangat kuat. Zona hambat terbesar terdapat pada F3. Hal ini menunjukan
bahwa semakin tinggi konsentrasi semakin besar zona hambat yang dihasilkan.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Perona pipi merupakan salah satu kosmetika dekoratif yang digunakan untuk
memberikan warna rona pada pipi. Salah satu bahan alam yang dapat dijadikan
pewarna alami adalah kayu secang (Caesalpinia sappan L). Ekstrak kayu secang
dapat memberikan warna merah sampai dengan merah keunguan karena
mengandung pigmen brazilein. Tujuan penelitian ini membuat sediaan krim
perona pipi dari ekstrak kayu secang dan mengevaluasi mutu fisik sediaan serta
menguji kesukaan (hedonik). Ekstrak kayu secang diperoleh dengan cara infusa
dan metode freeze drying. Sediaan krim perona pipi dibuat 3 formula dengan
konsentrasi 2,5%, 3%, dan 3,5% ekstrak kering kayu secang. Hasil pengujian
organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar dan viskositas menunjukkan mutu fisik
yang baik sesuai dengan SNI (16-4399-1996). Hasil pengujian hedonik
menunjukkan bahwa sediaan krim perona pipi dengan ekstrak kayu secang
konsentrasi 3,5% yang paling disukai.
2022 · Book · Koleksi Perpustakaan
Sinar matahari mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, di samping itu
paparan sinar matahari berlebih juga dapat menyebabkan kulit menebal,
kehilangan kekenyalan, dan kulit menjadi keriput. Pemanfaatan susunan tabir
surya adalah salah satu cara perlindungan kulit dari sinar matahari. Daun yakon
(Smallanthus sonchifolius (Poepp.) H. Rob) memiliki kandungan flavonoid dan
fenolik yang tinggi sehingga cenderung dimanfaatkan sebagai bahan aktif yang
berfungsi dalam pembuatan krim tabir surya. Tujuan dibalik tinjauan ini adalah
untuk memformulasi dan menentukan potensi sediaan krim tabir surya dengan
berbagai variasi konsentrasi ekstrak etanol daun yakon. Ekstraksi serbuk daun
yakon dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Hasil
rendemen ekstrak yang di dapat sebesar 6,5%. Kemudian, dibuat sediaan krim
tabir surya dengan variasi konsentrasi ekstrak: tanpa ekstrak (F1); 0,1% (F2);
0,5% (F3); 1% (F4); dan 2% (F5). Kelima formula diuji karakteristik mutu fisik
dan nilai SPF-nya. Berdasarkan hasil uji yang diperoleh, ekstrak daun yakon dapat
dibuat sediaan krim tabir surya dan memenuhi persyaratan uji karakteristik mutu
fisik yaitu organoleptis, homogenitas, viskositas, daya sebar, pH, dan daya lekat.
Nilai SPF yang di dapat dari F1, F2, F3, F4, dan F5 berturut-turut sebesar 0,504;
0,845; 1,214; 2,693 (proteksi minimal); 4,127 (proteksi sedang). Semakin banyak
penambahan jumlah konsentrasi ekstrak daun yakon, maka semakin besar juga
nilai SPF yang didapat.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Tabir surya merupakan zat yang mengandung bahan pelindung kulit
terhadap sinar UV. Tabir surya alami dapat berasal dari tanaman yang banyak
mengandung senyawa fenolik. Daun alpukat (Persea americana Mill.) dan daun
sirsak (Annona muricata L.) mengandung senyawa antioksidan golongan
flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai Sun Protection Factor
(SPF) dari ekstrak etanol 70% daun alpukat dan daun sirsak secara tunggal
maupun kombinasi dengan metode spektrofotometri. Ekstrak tunggal maupun
kombinasi dibuat konsentrasi 50 ppm, 100 ppm, 150 ppm, 200 ppm, dan 250
ppm. Perbandingan kombinasi ekstrak daun alpukat dan daun sirsak dibuat 1:1,
1:2, dan 2:1. Hasil penelitian nilai SPF ekstrak daun alpukat dan daun sirsak
pada 5 konsentrasi tersebut termasuk kategori perlindungan minimal. Nilai SPF
tertinggi konsentrasi 250 ppm untuk ekstrak daun alpukat dan daun sirsak sebesar
2,4375 dan 7,7812. Kombinasi dengan perbandingan 1:2 mempunyai aktivitas
tabir surya paling tinggi, konsentrasi 250 ppm dengan nilai SPF 19,873 termasuk
kategori perlindungan sedang.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jerawat (Acne vulgaris) adalah penyakit kulit yang terjadi akibat adanya
peradangan yang dipicu oleh bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus
aureus, dan Staphylococcus epidermidis. Daun sirih hijau (Piper betle Linn)
mengandung senyawa flavonoid, fenol dan tanin yang dapat menghambat
pertumbuhan bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas
antibakteri dari ekstrak dan sediaan salep ekstrak etilasetat daun sirih hijau (Piper
betle Linn) terhadap bakteri Propionibacterium acne dan mengevaluasi mutu fisik
sediaan salep. Pengujian aktivitas antibakteri ekstrak dan sediaan salep
menggunakan metode difusi sumuran dengan konsentrasi 2%, 4% dan 6% kontrol
negatif basis tanpa ekstrak dan kontrol positif tetrasiklin. Parameter uji mutu fisik
sediaan salep ekstrak daun sirih meliputi organoleptik, pH, homogenitas, daya
sebar dan viskositas. Hasil uji menunjukkan ekstrak dan sedian salep memiliki
aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acne. Zona hambat
ekstrak konsentrasi 2%,4% dan 6% berturut-turut sebesar 12,06 mm; 13,46 mm
dan 15,2 mm termasuk kategori kuat. Zona hambat sediaan salep konsentrasi
2%,4% dan 6% berturut-turut sebesar 10,63 mm; 12,2 mm; 14,1 mm kategori
kuat. Uji mutu fisik sediaan salep pada 2%, 4% dan 6% memenuhi persyaratan
mutu fisik sediaan yang baik meliputi organoleptik, pH, homogenitas, daya sebar
dan viskositas.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Lotion merupakan suatu sediaan kosmetik berbentuk emolien cair yang
digunakan pada daerah tubuh dengan tujuan melembabkan dan melembutkan
kulit. Lotion adalah pilihan paling tepat sebagai pelembab yang ringan atau bila
digunakan untuk seluruh tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai IC50
dari ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dan juga pada sediaan body lotion
ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu, serta untuk mengetahui nilai IC50 yang
terbaik dari beberapa formulasi. Dalam penelitian ini digunakan 3 formulasi (FI,
F2, F3), Konsentrasi ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu dalam sediaan body
lotion adalah 0,34%; 0,37% dan 0,40%. Pengujian aktivitas antioksidan pada
ekstrak etanol 70% daun ubi jalar ungu memiliki nilai IC50 sebesar 24,11 ppm,
sedangkan nilai IC50 pada sediaan formulasi I, II dan III secara berturut-turut yaitu
35,71 ppm, 32,92 ppm, dan 30,61 ppm. Nilai IC50 terbaik berada pada formulasi
3.
2021 · Book · Koleksi Perpustakaan
Jerawat adalah kelainan berupa peradangan pada lapisan pilosebaseus yang
disertai penyumbatan dan penimbunan bahan keratin yang dipicu oleh bakteri.
Salah satu agen utama penyebab terjadinya inflamasi jerawat yaitu bakteri
Propionibacterium acnes. Sediaan salep merupakan bentuk sediaan yang memiliki
konsistensi yang cocok digunakan untuk terapi penyakit kulit yang disebabkan oleh
bakteri. Bunga mawar merah (Rosa chinensis Jacq). mengandung flavonoid yang
bersifat antibakteri yang merupakan turunan flavonoid yaitu senyawa antosianin.
Senyawa ini merupakan zat pewarna alami yang larut air, mudah diserap tubuh yang
berfungsi menghentikan infeksi dan antibakteri. Tujuan dari penelitian ini adalah
untuk menentukan aktivitas antibakteri pada sediaan salep ekstrak mahkota bunga
mawar merah terhadap bakteri Propionibacterium acne serta menetukan mutu fisik
sediaan salep dari ekstrak mahkota bunga mawar merah. dengan uji menggunakan
metode sumuran. mutu fisik meliputi: uji organoleptik, homogenitas, pH, uji daya
sebar dan viskositas dari ekstrak sediaan salep mahkota bunga mawar merah. dibuat
tiga formula sediaan salep dengan konsentrasi ekstrak yang diformulasi kebasis
sebesar 5%, 10% dan 15%. Hasil penelitian menunjukan ekstrak mahkota bunga
mawar merah mengandung senyawa kimia alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin.
Aktivitas antibakteri ekstrak mahkota bunga mawar merah konsentrasi 5%, 10%,
15% diperoleh zona hambat masing-masing sebesar 13,99 mm, 17,05 mm, 21,02
mm, 22,36 mm. Sediaan salep ekstrak mahkota bunga mawar merah F1, F2, dan
F3 diperoleh zona hambat masing-masing sebesar 11,2 mm, 12,83 mm, 17,8 mm,
21,94 mm yang menunjukan sediaan salep dengan kategori kuat pada konsentrasi
15%. Pada uji mutu fisik sediaan salep dengan hasil organoleptik warna coklat,
aroma khas ekstrak mawar merah, memiliki pH 4,5-6,5 viskositas pada kisaran
2000-50000 cPs sesuai dengan literatur.