Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

EEM MASAENAH

62 karya publik ditemukan.

2026: 142025: 142024: 32023: 162022: 72021: 8

POTENSI ANTIOKSIDAN BAKTERI ENDOFIT TANAMAN SIRIH MERAH (Piper cf. fragile. Benth)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Bakteri endofit yang hidup di jaringan tanaman mampu menghasilkan senyawa metabolit sekunder yang sama dengan tanaman inangnya. Bakteri endofit yang diperoleh dari tanamansirih merah (Piper cf. fragile. Benth) mempunyai potensi menghasilkan senyawa antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyeleksi bakteri endofit yang mempunyai aktivitas antioksidan yang berasal dari daun, batang, dan akar tanaman sirih merah (Piper cf. fragile. Benth) dan mengetahui kandungan senyawa aktifnya yang berperan sebagai antioksidan. Masing-masing isolat difermentasikan dalam media NB (NutrientBroth). Hasil fermentasi dipisahkan antara supernatan dan biomassa. Supernatan diekstraksi dengan etilasetat. Ekstrak kental yang diperoleh diuji aktivitas antioksidan secara kualitatif dan kuantitatif dengan metode peredaman radikal bebas menggunakan pereaksi ABTS. Hasil uji menunjukan dari 15 isolat bakteri endofit hanya 4 isolat yang menunjukan aktivitas antioksidan secara kualitatif. Isolat dengan kode SMB1 dan SMD 3.1 mempunyai nilai IC50 berturut –turut 23,11 ppm dan 94,88 ppmdan trolox sebagai kontrol positif mempunyai nilai IC50 sebesar 4,041 ppm. Dari hasil uji kuantitatif dipilih isolat dengan kode SMB 1 untuk dianalisis dengan GC-MS. Hasil GC-MS menunjukan isolat dengan kode SMB 1yang diduga mengandung senyawa1,2-Benzenediccarboxylic acid, bis(2-ethylhexyl)ester dengan persentase kemiripan 93%.

SEDIAAN GEL PEWARNA RAMBUT DARI EKSTRAK DAUN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.)

2021 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penggunaan produk kosmetika maupun perawatan tubuh yang mengandung bahan alami akhir-akhir ini lebih dipilih oleh masyarakat, salah satu jenis kosmetika yang digemari adalah pewarna rambut. Daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) dapat digunakan sebagai pewarna alami karena mengandung antosianin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan formula terbaik dari pewarna rambut dalam bentuk sediaan gel yang mengandung ekstrak etanol 70% daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) berdasarkan mutu fisik dan kesukaan. Ekstrak kental diperoleh dengan cara diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 70% dan penambahan asam sitrat 3% kemudian maserat di rotary evaporator kemudian di waterbath hingga didapatkan ekstrak kental. Formula sediaan gel pewarna rambut dibuat dengan 3 konsentrasi ekstrak daun bayam merah yang berbeda, yaitu konsentrasi 10% (F1), 15% (F2) dan 20% (F3). Hasil sediaan berbentuk gel dan berwarna coklat. Hasil seluruh sediaan gel (basis gel, F1, F2 dan F3) diuji stabilitas menggunakan metode cycling test. Pada uji pH, kisaran 2,5 hingga 3,56. Uji viskositas kisaran 5.500 sampai 49.000 cps. Uji daya sebar kisaran 5,35 sampai 5,89 cm. Rambut hasil bleaching yang telah direndam di dalam sediaan gel selama 4 jam pada basis gel, F1, F2 dan F3 secara berturut-turut menghasilkan warna black brown, nut brown, pearl copper, dan olive brown. Hasil stabilitas terhadap pencucian dapat bertahan 4 kali pencucian pada F1. Hasil stabilias terhadap sinar matahari tidak mengalami perubahan terhadap rambut yang diberi perlakuan. Uji kesukaan menunjukan pada sampel rambut yang telah diberi pewarna, panelis lebih menyukai F1 untuk parameter warna dan tekstur, sedangkan aroma lebih menyukai F2. Uji kesukaan pada sediaan gel, panelis menyukai F1.