No. 845 Gel Hand sanitizer merupakan gel pembersih tangan yang memiliki aktivitas
antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri hingga membunuh
bakteri. Sediaan gel memiliki viskositas dan daya sebar tinggi sehingga dapat
menyebar luas pada permukaan kulit dan memberikan sensasi dingin ketika
digunakan karena gel memiliki kandungan air yang tinggi. Escherichia coli
merupakan salah satu bakteri yang digunakan sebagai tanda atau indikator adanya
kontaminasi feces dan kondisi sanitasi yang tidak baik terhadap makanan dan
minuman. Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) merupakan tumbuhan
yang mengandung alkaloid yang bersifat antibakteri. Tujuan dari penelitian ini
untuk memperoleh zona hambat pada gel ekstrak buah belimbing wuluh terhadap
Escherichia coli dan untuk memperoleh konsentrasi berapa yang memiliki
aktivitas antibakteri dari gel ekstrak buah belimbing wuluh terhadap Esherichia
coli serta mengetahui mutu fisik dari sediaan gel hand sanitizer meliputi uji
homogenitas, pH, uji daya sebar, viskositas dan uji organoleptik dari sediaan
ekstrak etanol 96% buah belimbing wuluh dengan menggunakan metode sumuran.
Dibuat tiga formula sediaan gel hand sanitizer dengan konsentrasi ekstrak buah
belimbing wuluh sebesar 0,3%, 0,6% dan 0,9%. Hasil pengujian aktivitas dari gel
hand sanitizer ekstrak buah belimbing wuluh diperoleh diameter zona hambat
sebesar 9,2 mm, 11,53 mm dan 13,46 mm yang menunjukkan sediaan gel hand
sanitizer dengan kategori kuat pada konsentrasi 0,9%. Gel hand sanitizer ekstrak
buah belimbing wuluh mempunyai mutu fisik yang baik. Hasil uji organoleptik
gel hand sanitizer dengan konsentrasi 0,3% berwarna cokelat muda, konsentrasi
berwarna 0,6% coklat sedang, dan konsentrasi 0,9% berwarna coklat tua, aroma
khas ekstrak buah belimbing wuluh dengan pH antara 5,13-5,42 daya sebar 5 cm
dan viskositas sesuai dengan literatur yaitu 2000-50000 cPs.
Kata kunci: Antibakteri, Averrhoa bilimbi L., escherichia coli, hand sanitizer.