Sebanyak 81 item atau buku ditemukan

SEDIAAN KRIM KOMBINASI EKSTRAK ETANOL 70% DAUN JAMBU MAWAR (Syzygium jambos (L.) Aston), DAUN JAMBU BOL (Syzygium malaccense (L) Merr, & L.M. Perry), YANG MEMILIKI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN

No. 864 Antioksidan adalah solusi untuk mencegah terjadinya oksidasi pada radikal bebas yang menyebabkan berbagai penyakit. Salah satu tanaman yang mengandung aktivitas antioksidan yaitu daun jambu mawar dan daun jambu bol. Kandungan senyawa fenol dan flavonoid terkandung pada daun jambu mawar, daun jambu bol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan stabilitas yang sangat baik dari komposisi krim daun jambu mawar dan daun jambu bol berdasarkan uji mutu. metode penelitian dimulai dari masing-masing daun jambu mawar, daun jambu bol penentuan kadar air, diekstraksi menggunakan metode maserasi, uji fitokimia, formulasi pembuatan krim dan uji aktivitas antioksidan. Formula krim ini menggunakan ekstrak daun jambu mawar dan daun jambu bol pada formula 1 dengan perbandingan (2:2), formula 2 (3:1), formula 3 (1:3) dan kontrol positif (SariAyu) pengujian aktivitas antioksidan yang diukur secara spektrofotometri UV-Vis. Hasil penelitian ini menunjukan nilai IC50 berturut-turut sebesar 67,29 ppm, 12,43 ppm dan 122,15 ppm. Antioksidan paling kuat ditemukan pada formula 2 dengan perbandingaan (3:1). Sediaan krim diuji selama 28 hari pada suhu kamar (27oC), dan diuji Cycling Test pada suhu rendah (4oC), dan suhu panas (40oC). Evaluasi sediaan dengan parameter sediaan krim, yaitu warna hijau, aroma khas, homogen, dengan pH 4-6,5, daya sebar dengan nilai 5-7 cm, daya lekat 2-300 detik, viskositas 4000-40000 cPs. Kata kunci: Krim, Daun jambu mawar, Daun jambu bol, antioksidan, Stabilitas

AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN MUTU KOMBUCHA KOMBINASI DAUN JAMBU MAWAR (Syzygium jambos (L.) Alston) DAN DAUN JAMBU BOL (Syzygium malaccense (L.) Merr. & L.M. Perry)

No. 854 Kombucha adalah minuman fermentasi larutan teh dan gula oleh SCOBY (Symbiotic culture of bacteria and yeast) yang bermanfaat sebagai antioksidan. Daun jambu mawar dan daun jambu bol merupakan tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan yang dapat dibuat menjadi minuman kesehatan teh kombucha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder, aktivitas antioksidan serta evaluasi sediaan kombucha kombinasi daun jambu mawar dan daun jambu bol. Kombucha daun jambu mawar dan daun jambu bol dibuat dengan perbandingan konsentrasi yang berbeda dengan perbandingan 1:3, 1:5, dan 5:1. Kombucha yang diperoleh dilakukan uji fitokimia, uji organoleptik, uji pH, uji kadar total asam titrasi, dan aktivitas antioksidan. Kombucha kombinasi daun jambu mawar dan daun jambu bol mengandung flavonoid, saponin dan tanin. Kombucha kombinasi daun jambu mawar dan daun jambu bol memiliki kisaran pH 2,8 - 3,0 dan kisaran total asam 1,06 – 1,28%. Aktivitas peredaman radikal bebas DPPH memiliki kisaran inhibisi 76,00% - 84,04%. Aktivitas inhibisi DPPH tertinggi pada kombucha kombinasi daun jambu mawar dan daun jambu bol dengan perbandingan 1:3. Oleh karena itu, kombucha kombinasi daun jambu mawar dan daun jambu bol berpotensi sebagai antioksidan. Kata kunci: Antioksidan, Daun Jambu Mawar, Daun Jambu Bol, Kombucha

STANDARISASI FRAKSI AIR DARI EKSTRAK ETANOL 96% DAUN SALAM (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp.)

No. 848 Daun salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp).) memiliki manfaat sebagai antidiabetes, antikolesterol, antihipertensi, dan antidiare. Penelitian ini bertujuan mengetahui kualitas pada fraksi air dari ekstrak etanol 96% daun salam, meliputi parameter spesifik, parameter non spesifik, dan kandungan kimia ekstrak berdasarkan aturan BPOM dan Farmakope Herbal Indonesia. Fraksi air daun salam diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% kemudian dipartisi menggunakan etil asetat dan air, fraksi air daun salam dilakukan pengujian parameter spesifik, parameter non spesifik, dan kandungan kimia ekstrak. Hasil penelitian yang diperoleh pada fraksi air daun salam berbentuk kental, warna coklat kehitaman, bau yang khas dan berbentuk kental, kadar sari larut air 72,3%, kadar sari larut etanol 65,5%, kadar air 20,7%, bobot jenis 1,0411 g/mL, kadar abu total 1,75%, kadar abu yang tidak larut asam 0,25%, kadar abu larut air 99,75%, tidak tercemar logam Cd dan Hg, logam Pb 0,14 ppm, pada cemaran mikroba ALT sebesar 6,5×101 cfu/gram, kapang 1×101 dan khamir < 10 cfu/gram, kadar total fenol 212,14 mg GAE/ gram, kadar total flavonoid 160 mg/QE/gram. Fraksi air dari ekstrak etanol 96% daun salam perlu dilakukan standarisasi lebih spesifik dan teliti agar diperoleh hasil yang sesuai standar. Kata kunci : Syzygium polyanthum, Fraksi air, Standarisasi, Kadar total fenol dan flavonoid